Jakarta, Aktual.com — Panitia Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Nusa Dua Bali, memutuskan untuk mengundurkan jadwal dari semula digelar 7 hingga 9 Mei 2016 menjadi 17 hingga 21 Mei 2016.

Bila sebelumnya disampaikan jadwal mundur karena tengah menunggu Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) mengenai kepengurusan DPP Golkar Bali, anggota Steering Committee (SC) Andi Sinulingga menyebut adanya alasan lain.

“Tanggal 7 Mei itu long-weekend, hotel full booking, flight (penerbangan) ke Bali juga enggak ada,” kata Andi di Jakarta, Minggu (17/4).

Disampaikan, tanggal 7 Mei masuk dalam libur panjang. Sebelumnya juga terdapat hari libur dalam rangka memperingati Kenaikan Isa Al Masih dan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. DPP Golkar sendiri juga belum menggelar rapat pleno mengenai (pengunduran) gelaran Munaslub.

“Enggak mutlak legal standing karena ada kompromi politik,” tutur Andi.

Bila jadwal awal sudah disampaikan ke Istana, apakah rencana pengunduran Munaslub sudah disampaikan ke Istana?

“Kalau itu saya belum tahu,” jelasnya.

()

()