Yogyakarta, Aktual.com – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta seluruh sekolah di lima kabupaten/kota mewaspadai dampak bencana hidrometeorologi memasuki musim hujan.

Wakil Kepala Disdikpora DIY Suhirman di Yogyakarta, Jumat (14/10), menekankan kewaspadaan itu menyusul sejumlah sekolah di Kabupaten Kulon Progo yang terendam banjir akibat hujan deras pada Rabu (12/10).

“Harapan kami para kepala sekolah memantau keadaan lingkungannya, memantau prakiraan cuaca, dan mencermati kondisi bangunan sekolah,” ujar Suhirman.

Menurut dia, Disdikpora DIY bersama dinas pendidikan kabupaten/kota telah berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk mengantisipasi dampak bencana akibat cuaca ekstrem memasuki musim hujan di sejumlah sekolah.

“Kalau yang rawan banjir itu seperti di Temon (Kulon Progo) dan di Pandak, Bantul. Setiap kali cuaca buruk kami koordinasi dengan BPBD,” kata Suhirman.

Untuk mengantisipasi kerusakan bangunan sekolah selama musim hujan, Suhirman mengatakan telah meminta seluruh kepala sekolah, khususnya SMA/SMK untuk mengecek kondisi bangunan secara mendetail.

“Seandainya ada gejala alam yang tidak baik agar langsung berkoordinasi dengan penjaga sekolah untuk mengecek bangunan, apalagi sekarang sudah bisa memantau kondisi sekolah secara daring melalui CCTV,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana meminta seluruh warga di DIY mampu melakukan mitigasi bencana secara mandiri menghadapi cuaca ekstrem selama masa pancaroba.

“Beberapa minggu kemudian ini masa pancaroba. Gejalanya sudah kita lihat seperti hujan lebat dan sebagainya. Dengan kondisi itu kami berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan sesuai dengan tingkat kerawanan dimana mereka berada atau tinggal,” kata Biwara.

(As'ad Syamsul Abidin)