Jakarta, Aktual.co —Pasca dirobohkan pagi kemarin, para pedagang IRTI tidak diperbolehkan dulu berdagang di sana.
Sampai lokasi binaan Lenggang Jakarta selesai dibangun di sisi barat IRTI, November mendatang.
Ujar Kepala Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Pariwisata, Sri Indriastuti, pedagang harus berkorban dulu sementara untuk tidak berdagang hingga Lenggang Jakarta selesai dibangun. 
“Kan memang harus ada pengorbanan dulu sementara. Kita tidak memaksa, yang tidak mau silakan mundur karena banyak pedagang lain yang antre,” kata dia, di Jakarta, Jumat (17/10).
Selama menunggu itu, kata dia, pihaknya tak lepas tangan begitu saja. Para pedagang akan dibina program CSR PT Sosro di Bekasi. 
Untuk kemudian diperbolehkan kembali untuk berjualan di lokasi binaan Lenggang Jakarta. Namun yang menjalani pembinaan hanya pedagang yang dinyatakan resmi oleh Sudin KUMKMP.
Saat ini, pedagang yang terdaftar adalah sekitar 339 pedagang. 
“Kita akan beri pelatihan selama seminggu. Nanti sejak tanggal 20 Oktober 2014,” ujarnya.
Setelah Lenggang Jakarta dibangun dan pedagang sudah diperbolehkan berdagang, pembina dari PT Sosro akan tetap mendampingi sementara untuk mengawasi cara mereka berjualan. 
Untuk biaya pembinaan akan ditanggung seluruhnya oleh PT Sosro yang menghabiskan dana hingga 8 miliar rupiah.
Sementara itu, Kasatpol PP DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso juga mengatakan pedagang IRTI yang masih nekat berjualan akan ditahan dan hak untuk berjualan di Lenggang Jakarta nanti akan dicabut.
“Tunggu sampai pembangunan Lenggang Jakarta ini selesai. Diperkirakan, akhir November 2014 rampung.”

()