Kupang, Aktual.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meningkatkan pembangunan kepariwisataan pada 2021 karena sektor itu dianggap mampu menggerakkan ekonomi masyarakat setempat secara cepat.

Kepala Badan Perencanaan,Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah NTT, Cosmas D. Lana, kepada wartawan di Kupang, Sabtu (5/9), mengatakan hal itu dalam kegiatan berbagi informasi keberhasilan pembangunan dalam dua tahun kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef A. Nae Soi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Ia mengatakan upaya menciptakan pariwisata yang unggul dengan daya dukung dari sektor lainnya terus dilakukan Pemerintah Provinsi NTT selama dua tahun kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef A Nae Soi sehingga pembangunan ekonomi masyarakat ikut bertumbuh dengan pesat.

Dia mengatakan pembangunan pariwisata NTT dengan pendekatan inklusif dan berbasis sumber daya lokal itu dengan strategi community based tourism mengalami kemajuan yang pesat.

Cosmas menyebutkan peningkatan kualitas beberapa destinasi wisata prioritas, seperti Pantai Liman, Pegunungan Fatumnasi, Koanara, Lamalera, Pantai Wolwal dan Pantai Praimadyata, serta kawasan Mulut Seribu mulai memberikan dampak yang nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat.

“Dalam mendorong pembangunan pariwisata Pemerintah Provinsi NTT telah membangun sejumlah homestay dan pembangunan cottage pada sejumlah destinasi wisata itu guna menunjang pembangun pariwisata yang berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi warga,” kata dia.

Keberhasil dalam pembangunan sektor pariwisata di NTT, kata Cosmas, juga dibuktikan dengan dilakukannya pengelolaan bersama terhadap destinasi wisata super premiun Labuan Bajo.

“Dalam kepemimpinan Viktor-Josef berhasil melobi dan mendapat persetujuan pemerintah pusat untuk bersama-sama mengelola destinasi wisata super premium Labuan Bajo,” katanya didampingi Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi NTT Benyamin Lola.(Antara)

(Warto'i)