Bogor, Aktual.com – Organisasi sosial keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) siap berada di garda terdepan untuk turut menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Menjaga keutuhan NKRI merupakan kewajiban setiap warga ‘Nahdliyin’, karena NU bukan sekadar benteng NKRI, namun juga salah satu pendiri republik ini,” kata Ketua Pengurus Cabang NU Kota Bogor, Ifan Haryanto di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/10).

Ia menekankan demikian saat melantik 41 pengurus ranting, majelis wakil cabang (MWC) NU dan empat lembaga NU se-Kota Bogor di Pondok Pesantren Al-Alawiyah, Tanah Sareal, Bogor. Ifan berpesan agar pengurus PCNU tetap istiqamah pada kredo perjuangan, yakni membumikan ajaran ‘ahlussunnah wal jamaah’ (aswaja), menjaga tradisi NU serta menjaga keutuhan NKRI.

Terkait kredo perjuangan menjaga keutuhan NKRI, ia menyatakan bahwa dalam menghadapi isu maraknya gerakan organisasi anti-NKRI, khususnya di Kota Bogor, warga NU diharapkan tetap tenang dan tidak bertindak di luar koridor hukum.

Menurut dia, jika gerakan anti-NKRI tersebut sudah pada tahap mengancam keutuhan NKRI, maka NU mau tidak mau harus berada di garda terdepan untuk menjaga keutuhannya. Ditegaskannya bahwa berbagai bukti komitmen ke-Indonesia-an telah ditunjukkan oleh para pendiri dan pejuang NU.

“Sehingga sebagai warga NU wajar meneladani komitmen ke-Indonesia-an para sesepuhnya,” kata doktor IPB itu.

Ditambahkan pula bahwa salah satu pendiri NU yaitu KH Wahab Hasbullah telah menciptakan lagu ‘Yalal Wathan’ yang mengungkapkan rasa kecintaan terhadap Tanah Air Indonesia pada tahun 1934, jauh sebelum Indonesia merdeka.

(Antara)

()