2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 147

BMKG Prakirakan Jakarta Berawan Tebal Hingga Malam Hari

Langit Jakarta berawan

Jakarta, aktual.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jakarta berawan tebal pada Jumat (28/11), mulai pagi hingga malam hari.

Suhu udara di Jakarta Barat diperkirakan berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celcius, dengan kecepatan angin 4 hingga 9 kilometer per jam.

Sementara di Jakarta Pusat, suhu udara berkisar antara 26 sampai 33 derajat Celcius, dengan kecepatan angin 3 sampai 8 kilometer per jam.

Lalu di Jakarta Selatan, suhu udara diprediksi sekira 25 sampai 34 derajat Celcius dan kecepatan angin 5 sampai 9 kilometer per jam.

Kemudian di Jakarta Timur, suhu udara sekitar 25 hingga 34 derajat Celcius dan kecepatan angin 3 hingga 8 kilometer per jam.

Di Jakarta Utara, suhu udara diperkirakan mulai 26 hingga 31 derajat Celcius, dengan kecepatan angin mulai 4 hingga 15 kilometer per jam.

Terakhir, di Kepulauan Seribu, suhu udara diprediksi berkisar antara 27 sampai dengan 28 derajat Celcius dan kecepatan angin antara 6 sampai dengan 29 kilometer per jam.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

OJK Pertimbangkan Penambahan Indikator Baru dalam SNLKI

Jakarta, Aktual.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan tengah mengevaluasi kemungkinan penambahan indikator baru dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLKI) untuk memperkuat pemetaan kondisi keuangan masyarakat. Evaluasi ini dilakukan seiring meningkatnya urgensi konsep financial health dalam agenda kebijakan global.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menjelaskan bahwa pemahaman dunia internasional mengenai inklusi keuangan telah mengalami perubahan signifikan dalam 15 tahun terakhir.

“Konsep ini sendiri juga mengalami satu pemahaman kepentingan yang jauh lebih strategis daripada sebelumnya,” tegasnya saat ditemui dalam konferensi pers bersama Queen Máxima di Rumah Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Mahendra menyampaikan bahwa arsitektur sektor jasa keuangan melalui Undang-Undang P2SK 2023 sebenarnya telah memiliki unsur-unsur lengkap untuk mendukung peningkatan kesejahteraan finansial. Ia menambahkan bahwa dasar regulasi tersebut menjadi acuan penting agar penambahan indikator dalam SNLKI tetap konsisten dengan kerangka yang ada.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan survei tidak hanya mengandalkan peran OJK, tetapi juga memerlukan sinergi pemerintah, Bank Indonesia, dan industri jasa keuangan. Ia menekankan bahwa kontribusi industri memegang peranan kunci dalam menyediakan produk yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Kepala Eksekutif Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut SNLKI saat ini menggunakan parameter OECD dan dilakukan melalui survei BPS dengan ukuran sampel yang sangat besar. Ia menegaskan bahwa “lima hal itu ditanyakan… knowledge, skill, confidence, attitude, dan behavior,” namun membuka peluang adanya penambahan indikator baru jika standar internasional bergerak ke arah pengukuran financial health.

Friderica juga menyampaikan bahwa Presiden memberikan apresiasi atas arah pengembangan indikator kesejahteraan finansial dalam survei nasional. Ia menambahkan bahwa pemerintah mendukung langkah OJK untuk menindaklanjuti peluang tersebut melalui kerja sama yang lebih intensif.

Terkait wacana memasukkan ukuran over-indebtedness, Mahendra menyatakan bahwa OJK tengah mendalami opsi metodologi yang valid agar dapat diterapkan. Ia menjelaskan bahwa “kita bisa melihat juga elemen-elemen yang lebih jika indikator tersebut dapat dirumuskan secara tepat dalam kuesioner.”

Selain itu, menanggapi isu rendahnya kesadaran dana pensiun dan tingginya porsi pendapatan pekerja yang habis untuk cicilan, Mahendra menilai perlunya inovasi produk yang lebih inklusif. “Harus ada inovasi pengembangan produk yang cocok bagi berbagai kelompok masyarakat,” ujar Mahendra.

(Nur Aida Nasution)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Kuasa Hukum Arya Danu Minta Kasus Naik ke Penyidikan, Belum Puas dengan Hasil Pendalaman

Jakarta, aktual.com – Tim kuasa hukum keluarga Arya Danu Desak peningkatan perkara ke tingkat penyidikan. Mereka menilai pendalaman bukti dan keterangan saksi masih belum mencapai standar yang diperlukan.

Kuasa Hukum Mira Widyawati menyampaikan ketidakpuasan atas audiensi sebelumnya yang hanya menampilkan narasi otopsi. Mereka mengaku dijanjikan pemutaran visual otopsi, namun hal itu tidak ditampilkan kepada keluarga.

“Kami merasa kurang puas karena tidak diperlihatkan prosesnya secara nyata,” kata Widyawati, Kamis (27/11/2025). Mereka menilai informasi dari forensik masih umum dan belum menjawab inti pertanyaan keluarga.

Rekan kuasa hukum juga menyoroti isu privasi yang muncul dalam proses awal penanganan kasus. “Jangan sampai masalah privasi ini menjadi pengalihan isu,” ujarnya, sambil menekankan potensi adanya hal lain yang lebih substansial.

Polda Metro Jaya sebelumnya menyampaikan keterangan tiga saksi terkait aktivitas check-in Arya Danu di kawasan Jakarta Pusat. Resepsionis hotel, sekuriti, dan penyedia platform pemesanan menyebut adanya riwayat 24 kali check-in bersama seorang perempuan bernama Vara.

Namun tim kuasa hukum menilai informasi tersebut belum menjelaskan tujuan dan konteks check-in tersebut. Mereka juga mendorong polisi mendalami keterangan Saksi V dan Saksi D yang bersama Arya sehari sebelum ditemukan meninggal.

Isu dugaan perselingkuhan juga dinilai belum memiliki dasar yang kuat. “Apakah benar mereka masuk atau keluar kamar bersama, atau hanya memesankan kamar, ini masih kami analisa,” tegas kuasa hukum.

Karena banyak hal dinilai masih samar, tim hukum menilai penyidikan wajib dilakukan untuk memperjelas arah kasus. Mereka menegaskan bahwa penelusuran menyeluruh penting agar tidak ada fakta yang tersembunyi.

(Muhammad Hamidan Multazam)

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Indonesia Bidik Pasar Global, Menkekraf Lepas Kreator ke ATF dan SGCC 2025

Jakarta, Aktual.com — Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong para kreator Indonesia memanfaatkan Asia TV Forum & Market (ATF) dan Singapore Comic Con (SGCC) 2025 sebagai momentum memperluas ekspor intellectual property (IP) nasional. Hal itu disampaikan saat melepas rombongan animator, filmmaker, dan komikus yang akan mengikuti kedua agenda internasional tersebut.

Riefky menegaskan bahwa kehadiran pelaku kreatif harus menghasilkan capaian konkret bagi perluasan pasar. “Kami tidak ingin para kreator hanya hadir sebagai peserta,” ujarnya. Ia menyebut ATF dan SGCC sebagai ruang penting untuk menampilkan daya saing IP Indonesia di industri global.

ATF 2025 yang digelar pada 2–6 Desember di Singapura diikuti enam IP animasi dan film hasil kurasi program Akselerasi Kreatif (AKTIF). Sementara SGCC 2025 pada 6–7 Desember menampilkan 16 IP komik, enam di antaranya memperoleh fasilitasi penuh dari Kemenekraf.

Menurut Riefky, subsektor penerbitan serta film, animasi, dan video menunjukkan kinerja kuat pada semester I 2025. Ekspor penerbitan tercatat mencapai 4 juta dolar AS, sedangkan investasi di film, animasi, dan video menembus Rp 600 miliar. “Para kreator membawa portofolio yang kompetitif, dan tugas kami adalah memastikan mereka bertemu pembeli serta mitra internasional,” katanya.

Kemenekraf memproyeksi potensi transaksi B2C di SGCC mencapai Rp 200 juta, sementara peluang kerja sama proyek berada di kisaran Rp 2–3 miliar. Sebelumnya, data Asosiasi Komik Indonesia (AKSI) mencatat kreator mampu membukukan penjualan langsung 2.000–3.000 dolar AS serta peluang kontrak produksi webtoon hingga 150.000 dolar AS.

Ketua AKSI Sunny Gho menilai dukungan pemerintah membantu memperluas jangkauan kreator. “Dukungan ini membuka pintu yang selama ini sulit dijangkau,” ujarnya.

Dari sektor animasi, peserta ATF 2025, Dieky Suprayogi, menyebut program AKTIF memberikan pemahaman bisnis yang sebelumnya terbatas. Ia menilai tampil di ATF memberi peluang memperluas jejaring global.

Riefky menutup arahannya dengan menegaskan bahwa keterlibatan kreator Indonesia di kedua ajang adalah bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kreativitas di kawasan. Ia menyebut kreativitas peserta sebagai representasi kekuatan ekonomi kreatif nasional di tingkat global.

Laporan: Rachma Putri.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

PN Jakarta Pusat Tolak Eksepsi Mardiono, Gugatan Muktamar X PPP Berlanjut

Muktamar ke-10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan tema "Transformasi PPP Untuk Indonesia" di Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). ANTARA/Aria Ananda.
Muktamar ke-10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan tema "Transformasi PPP Untuk Indonesia" di Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). ANTARA/Aria Ananda.

JAKARTA, Aktual.com — Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak eksepsi kewenangan absolut yang diajukan pihak DPP PPP kubu Mardiono dalam perkara sengketa hasil Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan. Putusan sela tersebut tercatat dalam SIPP PN Jakarta Pusat untuk perkara Nomor 678/Pdt.Sus-Parpol/2025/PN Jkt.Pst, Kamis (27/11/2025).

Dengan ditolaknya eksepsi, gugatan yang diajukan peserta muktamar, Muhamad Zainul Arifin, dipastikan berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara. Majelis hakim menyatakan dalil tergugat bahwa pengadilan tidak berwenang memeriksa perkara itu tidak beralasan hukum. Majelis menilai isi gugatan secara jelas menunjukkan adanya perselisihan internal partai, sehingga termasuk ranah sengketa perdata organisasi sesuai UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

“Perselisihan mengenai hasil forum permusyawaratan tertinggi partai merupakan ranah perdata internal organisasi,” demikian petikan putusan sela yang dibacakan melalui e-Court Mahkamah Agung.

Majelis menegaskan PN Jakarta Pusat berwenang memeriksa sengketa keabsahan proses dan hasil Muktamar X PPP, termasuk tata tertib persidangan, mekanisme pemilihan, serta munculnya dua klaim ketua umum pascamuktamar.

Setelah menolak seluruh eksepsi tergugat, majelis menjadwalkan perkara masuk tahap pembuktian. Berdasarkan SIPP, sidang lanjutan digelar Selasa, 2 Desember 2025 pukul 13.00 WIB di PN Jakarta Pusat.

Kuasa hukum penggugat, Bionda Johan Anggara dari MZA Partners, menyambut baik putusan tersebut. Ia menegaskan pihaknya siap membuktikan dugaan pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan Muktamar X.

“Sengketa ini murni perselisihan internal partai, dan kami siap membuktikan bahwa klaim ketua umum oleh tergugat cacat hukum,” ujarnya.

Konflik internal PPP mencuat pascamuktamar yang menghasilkan dua kubu kepemimpinan. Mahkamah Partai sempat mengeluarkan surat terkait hasil muktamar, namun perbedaan pandangan tetap berlanjut hingga berujung pada gugatan di pengadilan.

Para pihak belum memberikan komentar lebih lanjut menjelang tahap pembuktian. Mahkamah Partai dan DPP PPP dari masing-masing kubu juga belum menyampaikan sikap resmi terkait putusan sela tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Perusahaan China Potensial Garap Proyek Geospasial Rp4 Triliun, DPR Minta Utamakan Kepentingan Nasional

Peran informasi geospasial untuk bangsa dan negara. Foto: Ist

Jakarta, Aktual.com – Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan meminta Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk mengutamakan kepentingan nasional terkait pengadaan data dasar geospasial dan peta dasar wilayah. Target utama tender ini adalah memproduksi data dasar geospasial skala besar (large-scale) dan base maps untuk wilayah urban dan non-urban di seluruh Indonesia.

“Yang jelas, mestinya memprioritaskan kepentingan nasional ya. Kita sendiri (lokal, red) dulu, nanti partnernya siapa, apakah dari China atau yang lain silahkan, itu terbuka,” papar Irsan kepada Aktual.com.

Empat perusahaan asal China berpotensi memenangkan dari tender yang dibiayai dari soft loan Bank Dunia dengan anggaran 238 juta dolar AS, sekitar Rp4 triliun dengan kurs Rp16.500. Proyek ini merupakan bagian dari paket yang lebih besar dari Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASP) dengan kode P180860.

Baca juga:

4 Perusahaan China Ikuti Tender Data Dasar Geospasial Ancam Kedaulatan Peta Data, Teritorial, dan SDA

Keempat perusahan asal Tiongko itu antara lain Asia Air Survey Co., L.td, PT KQ Geo Technologies Co.Ltd, PT Shaanxi Tirain Science & Technology Co.Ltd, dan PT Beijing ZKYS Remote Sensing Information Technology Co.Ltd.

“DPR belum menerima informasi tersebut. Kami harap BIG bisa menjelaskannya dalam RDP dengan Komisi XII DPR mengingat urgensi kepentingan Indonesia yang besar dalam proyek ini,” ucap Irsan.

Menurutnya, kepentingan nasional menjadi prioritas utama karena proyek itu memiliki urgensi besar untuk menyediakan data dasar yang akurat bagi perencanaan ruang, pengelolaan wilayah, serta penentuan potensi sumber daya alam.

Baca juga:

Parlemen Khawatir Perusahaan China Menang Tender Data Dasar Geospasial dan Peta Dasar

“Itu menjadi suatu kemaksimalan progres untuk kita mengetahui tata ruang dan segalanya, untuk menjadi data yang konkrit,” paparnya.

Dengan adanya ketersediaan data tersebut, Pemerintah bisa memastikan potensi sebuah wilayah, baik dari segi sumber daya alam maupun lainnya. “Jadi tidak menebak-nebak agar itu menjadi suatu wilayah yang memiliki cadangan atau potensi-potensi kekayaan alam yang ada di seluruh kepulauan Indonesia,” ucap politisi Partai Nasdem itu.

Karena itulah, ia mengingatkan BIG agar mencari mitra kerja strategis yang menguntungkan Indonesia, bukan negara lain. “Jangan sampai rahasia sumber daya alam kita diketahui negara lain,” ucapnya.

Proyek ini menjadi perhatian publik karena terkait kedaulatan data Indonesia. Publik khawatir dengan perusahaan asing asal Tiongkok yang menjadi pemenang tender berpotensi mengakses atau menduplikasi data sensitif Indonesia, seperti informasi wilayah mineral, kawasan perbatasan, hingga rute infrastruktur vital, dan kawasan rahasia militer.

Laporan: Taufik A Harefa

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi

Berita Lain