21 April 2026
Beranda blog Halaman 43136

RUU Pilkada Disahkan, Jumhur Hidayat, Akan Terus Lakukan Perlawanan



Jakarta, Aktual.co —Aliansi massa yang terdiri dari berbagai elemen, Kamis, 25 September, 2014 menggelar aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) di depan gedung DPR/MPR.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan, bertepatan dengan digelarnya sidang paripurna DPR untuk mengesahkan RUU tersebut. Tokoh aktivis Jumhur Hidayat, mengatakan, bahwa aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan rakyat terhadap RUU Pilkada yang dianggap sebagai bagian dari perampasan hak rakyat serta mengikis nilai-nilai perjuangan untuk keluar dari rezim Orde Baru menuju era reformasi. 
Selain itu, mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) itu juga menegaskan, jika RUU Pilkada itu tetap disahkan, dirinya akan terus melakukan perlawanan.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Maraknya Aksi Jual, IHSG Jatuh 68 Poin

Suasana perdaganagn saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/9/2014). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 68 poin gara-gara maraknya aksi jual. Investor asing lepas saham hingga lebih dari satu triliun rupiah. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.025 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.970 per dolar AS.

KPK Beberkan Barbuk Penangkapan Gubernur Riau

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, saat memberikan keteragan pers soal penangkapan tangan Gubernur Riau Annas Maamun di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/9/2014). KPK menetapkan Gubernur Riau dengan inisial (AM) sebagai tersangka, Dalam kesempatan tersebut KPK membeberkan barang bukti uang miliaran rupiah. Tersangka Annas Maamun, selaku Gubernur Riau diduga menerima suap senilai 156 ribu dollar Singapura dan Rp500 juta, atau setara dengan Rp2 miliar. Dari 9 orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK hanya menetapkan dua orang sebagai tersangka, mereka adalah Gubernur Riau Annas Maamun dan pengusaha kelapa sawit Gulat Mendali Emas Manurung. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Aksi Tuntut Tangkap Setya Novanto

Sejumah Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (26/9/2014), Dalam aksinya mereka membawa se-ekor monyet yang diserahkan kepada petugas KPK, mereka menuntut KPK segera menangkap Anggota DPR Setya Novanto yang menurutnya sebagai calo proyek. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Tim Transisi Jokowi Sambangi KPK

Tim transisi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (26/9/2014). Kepala Staf Kantor Transisi Rini Soemarno datang langsung bersama tiga deputi, Andi Widjajanto, Anies Baswedan dan Akbar Faisal, mereka datang menggunakan tiga mobil yang berbeda.kedatangannya tersebut karena diundang KPK untuk membahas delapan agenda antikorupsi. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Voting Selesai, Pilkada Dikembalikan Lewat DPRD

Pimpinan DPR mengetuk palu saat mengesahkan RUU Pilkada usai melalui voting saat paripurna dengan agenda pembahasan pengesahan RUU Pemilihan Kepala Daerah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/9/2014), dini hari. Voting RUU Pilkada mayoritas anggota DPR yang hadir di paripurna memberikan suaranya untuk mengembalikan pemilihan pilkada lewat DPRD. Ada 361 anggota DPR yang mengikuti voting ini. Hasilnya, 135 anggota DPR mendukung pilkada langsung dan 226 mendukung pilkada lewat DPRD. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Berita Lain