3 April 2026
Beranda blog Halaman 16

Valorant Patch 12.04 Maret 2026, Killjoy Rework dan UI Progression Hub Baru

Aktual.com – Pada 3 Maret 2026, Valorant menghadirkan Patch 12.04 dengan perubahan penting yang memperbaiki pengalaman bermain. Saat ini Patch 12.04 menyediakan berbagai pembaruan yang sayang dilewatkan bagi pemain Valorant di PC.

Update ini membawa pembaruan pada Killjoy dengan peningkatan kualitas dan perbaikan bug, serta perubahan besar pada UI Progression Hub, yang membuat navigasi progres dan informasi lebih mudah dipahami.

Selain pembaruan fitur, patch ini juga memperbaiki beberapa masalah bug pada agen lain dan mengatasi masalah stuttering yang sudah lama terjadi, sehingga performa game menjadi lebih stabil dan nyaman dimainkan.  Untuk Anda yang ingin langsung merasakan pengalaman bermain dengan tingkat rank tinggi, beli akun valorant bisa jadi pilihan untuk memulai dengan lebih cepat.

Perubahan Killjoy di Patch 12.04

Patch ini memberikan dua jenis perubahan pada Killjoy. Dua perubahan ini yakni perbaikan kualitas penggunaan dan perbaikan bug. Salah satu fokus utama adalah peningkatan penempatan turret Killjoy. Sekarang, pemain bisa merotasi Turret dan melakukan quick flip saat memasangnya. Hal ini memberikan lebih banyak fleksibilitas untuk menempatkan Turret sesuai strategi pertahanan yang dibutuhkan dalam pertandingan.

Selain itu, beberapa bug yang mengganggu kemampuan Killjoy juga diperbaiki. Contohnya, masalah di mana Nanoswarm kadang tidak terlihat saat pemain bergerak cepat keluar masuk jangkauan deteksi sudah diatasi. Bug lain seperti Nanoswarm tidak terlihat setelah Killjoy di-suppress dan hilangnya vision cone Turret di minimap saat klik kanan juga sudah diperbaiki.

UI Overhaul Progression Hub

Perombakan UI Progression Hub menjadi salah satu pembaruan terbesar di patch ini, khususnya untuk platform PC. Halaman End of Game dan Career kini tampil dengan desain baru yang lebih terorganisir. Tab Progression, Summary, dan Timeline mendapatkan layout yang diperbarui sehingga informasi statistik dan progres menjadi lebih jelas.

Salah satu perubahan penting adalah penggantian tab Battlepass di menu utama dengan tab Progression yang membuka sebuah halaman terpusat. Progression Hub kini merangkum Battlepass, weekly missions, active event passes, serta progress lain di satu tempat, sehingga memudahkan pemain melihat status kemajuan tanpa perlu berpindah-pindah menu.

Meski begitu, fitur scroll wheel untuk navigasi tier Battlepass dan event pass masih belum berfungsi saat ini. Riot Games berjanji akan memperbaikinya pada patch berikutnya, Patch 12.05. Perubahan UI ini diharapkan memperlancar dan memperjelas pengalaman meninjau progres game bagi pemain Valorant.

Perbaikan Bug Lain di Patch 12.04

Patch 12.04 juga menangani beragam masalah bug di beberapa agen Valorant lain. Untuk Jett, efek suara saat passive gliding sudah diatur agar tidak terdengar dari sisi lain Astra’s Cosmic Divide. Harbor kini tidak lagi mengalami aktivasi Storm Surge di ronde berikutnya jika kemampuannya dipakai di akhir ronde.

Selain itu, indikator minimap Nightfall milik Fade kini sudah akurat sesuai radius aslinya, membantu pemain dan tim dalam strategi tempo. Bug pada Chamber yang membuat efek suara reaktivasi muncul dua kali saat suppress juga diperbaiki. Begitu juga dengan Skye, Seekers-nya sudah mulai muncul di minimap mode observer saat ia menjadi attacker.

Tidak ketinggalan, Sova mendapatkan beberapa voice line baru yang menambah variasi suara selama bermain. Sementara untuk peta Breeze, Riot memperbaiki collision untuk perangkat Arc Rose Vyse dan Spycam Cypher. Dengan kumpulan perbaikan ini, game menjadi lebih stabil dan lebih sesuai dengan standar yang diharapkan komunitas.

Masalah stuttering yang sempat mengganggu sejak Patch 12.03 juga diatasi sebagian melalui hotfix parsial, dan penyelesaian lebih lengkap sudah ada di Patch 12.04. Hal ini membantu mengurangi gangguan performa pada banyak perangkat.

Patch 12.04 Valorant menghadirkan pembaruan signifikan yang memperbaiki kualitas gameplay dan antarmuka. Perubahan pada Killjoy dengan peningkatan penempatan turret dan perbaikan bug membuat kemampuan agen ini lebih andal. Perombakan UI Progression Hub juga memudahkan akses informasi progres dan penyajian data yang lebih jelas. Selain itu, patch update ini memberikan banyak perbaikan bug di agen lain turut meningkatkan pengalaman bermain secara keseluruhan.

Untuk Anda yang ingin langsung menikmati pengalaman Valorant dengan rank tinggi tanpa harus naik level dari awal, beli akun valorant di eldorado.gg bisa menjadi cara praktis. Dengan akun yang sudah siap pakai, Anda bisa langsung fokus bermain dan menikmati perubahan baru di patch ini. Coba cek pilihan akun yang tersedia di eldorado.gg sekarang!

DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Pengusutan Tuntas

Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun

Jakarta, aktual.com – Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat untuk membahas penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (31/3). Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dan dihadiri Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin, kuasa hukum korban, serta perwakilan KontraS dan koalisi masyarakat sipil.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Adang Daradjatun, menegaskan sikapnya terhadap peristiwa tersebut. “Kami mengutuk keras kasus ini dan harus diselesaikan,” kata Adang, di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Ia menilai penanganan perkara ini tidak boleh berlarut-larut karena berdampak luas. “Ini menyangkut hubungan internasional, memalukan bila tidak dituntaskan,” ujar Adang.

Menurutnya, aparat penegak hukum perlu mendapat dukungan penuh agar mampu mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh. “Perlu dukungan untuk terus mengungkap secara tuntas,” ucapnya.

Dalam forum yang sama, Adang juga menyinggung perkembangan penanganan perkara yang dinilai belum menunjukkan hasil signifikan. Ia mendorong adanya langkah-langkah lanjutan, termasuk membuka kemungkinan ditemukannya bukti baru.

“Kalau tidak bergerak, harus ada upaya lain untuk menemukan bukti baru,” katanya.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menjadi sorotan karena menyasar aktivis yang aktif dalam isu hak asasi manusia. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.

DPR menilai akan menjadi preseden buruk ketika penegakan hukum sangat rendah. Misalnya, hanya memecat pelaku tanpa menyeret ke peradilan umum. Sebab, DPR melihat kasus ini sebagai kasus pidana pelanggaran HAM berat.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Bupati Lebak Singgung Wakilnya Eks Napi, Amir Hamzah Balas: Pernyataan Tak Pantas dan Merugikan Politik

(Kiri) Bupati Lebak Hasbi jayabaya, (Kanan) Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah
(Kiri) Bupati Lebak Hasbi jayabaya, (Kanan) Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah

Lebak, aktual.com – Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah merespons pernyataan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya yang menyinggung soal mantan narapidana dalam acara halalbihalal. Amir menilai pernyataan tersebut tidak pantas dan justru dapat merugikan secara politik.

“Kalau saya akan melaksanakan tugas saya terus, justru yang harus diperhatikan adalah sifat bupati, menurut saya sikap demikian itu merugikan secara politik, merugikan bupati,” katanya, Selasa (31/3/2026).

Amir kemudian menyinggung kegagalan Hasbi dalam kontestasi Pileg sebelumnya. Ia juga menilai kemenangan Hasbi dalam Pilkada tidak lepas dari peran pihak lain, termasuk keluarga.

“Bupati harus ingat jangan merasa menang karena dia saja, harus ingat, Bupati kemarin kalah menjadi calon anggota DPR, ini (menang pilkada) faktor JB (Jayabaya) dan saya,” tambahnya.

Amir juga mengaku tersinggung dengan pernyataan Hasbi yang menyinggung masa lalunya sebagai mantan narapidana. Ia menilai ucapan tersebut merupakan bentuk penghinaan pribadi yang disampaikan di ruang publik.

“Ketika dia (Hasbi) menyebut, misalkan, si Amir mantan narapidana ‘uyuhan geus jadi wakil bupati geh’ (masih mending mantan napi jadi wakil bupati juga). Nah, itu kan penghinaan pribadi, makanya saya bangkit dari duduk, mau sampaikan ke Bupati, jangan ngomong seperti itu,” kata Amir.

Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak ada kaitannya dengan tugasnya sebagai wakil bupati dan membuatnya merasa dipermalukan di depan umum.

“Saya merasa terhina saat itu karena di khalayak umum dia bicara pribadi, dan tidak ada kaitan dengan pekerjaan, makanya spontan saya ingin peringatkan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amir mengungkapkan bahwa sindiran dengan bahasa keras bukan kali pertama ia dengar dari Hasbi. Ia bahkan menyebut sejumlah kepala dinas dan ASN juga kerap menerima perlakuan serupa.

“Ini kedua kalinya dan mungkin kalau di beberapa dinas sebenarnya sering ngomong-ngomong kasar seperti ini. Yang tidak layaklah bahasa-bahasa itu disampaikan dalam sebuah rapat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Amir menilai capaian pembangunan di Kabupaten Lebak sebenarnya sudah cukup baik, terutama pada sektor infrastruktur. Namun, menurutnya, komunikasi dan gaya kepemimpinan dapat memengaruhi citra pemerintah daerah secara keseluruhan.

“Dibandingkan dengan daerah lain, kita bagus, jalan kota kita bagus, pengairan bagus, jalan desa, jalan kabupaten bagus, komposisi APBD kita bagus dibandingkan dengan daerah lain yang setara dengan kita. Tapi, karena koordinasinya kurang, banyak pidato yang menyakitkan, yang bagus jadi jelek akhirnya,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

KPK Segera Tahan Dua Anggota DPR Tersangka Korupsi Dana CSR BI-OJK

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi Asep Guntur Rahayu memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/9/2025). ANTARA/Rio Feisal.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi Asep Guntur Rahayu memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/9/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Jakarta, aktual.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan penahanan dua anggota DPR RI sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, Satori dan Heri Gunawan, tidak lama lagi akan dilakukan.

“Ditunggu ya. Enggak dalam waktu yang lama lagi,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (30/3).

Sementara itu, Asep mengakui banyaknya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK menyebabkan perubahan strategi dalam penanganan perkara kasus CSR BI dan OJK tersebut.

“Kami juga akhir-akhir ini sedang menangani beberapa perkara, lumayan banyak yang OTT, sehingga tentunya perkara yang OTT itu harus mendapat perhatian lebih karena memang kami langsung melakukan penahanan dan lain-lain itu waktunya dibatasi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dia mengatakan banyaknya OTT tersebut membuat KPK mengatur ulang waktu maupun sumber daya manusia, terutama dalam penyelesaian untuk penahanan kedua tersangka kasus CSR BI dan OJK.

Saat ini, KPK masih melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi dalam penyaluran dana program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) atau dugaan korupsi dalam penggunaan dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan Penyuluh Jasa Keuangan (PJK) tahun 2020–2023.

Perkara tersebut bermula dari laporan hasil analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan pengaduan masyarakat, kemudian KPK melakukan penyidikan umum sejak Desember 2024.

Penyidik KPK telah menggeledah sejumlah lokasi yang diduga menyimpan alat bukti terkait dengan perkara tersebut.

Beberapa lokasi tersebut seperti Gedung Bank Indonesia di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, yang digeledah pada 16 Desember 2024, dan Kantor Otoritas Jasa Keuangan yang digeledah pada 19 Desember 2024.

Pada 7 Agustus 2025, lembaga antirasuah itu menetapkan anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024 Satori (ST) dan Heri Gunawan (HG) sebagai tersangka kasus tersebut. Adapun keduanya saat ini merupakan anggota DPR RI periode 2024-2029.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kemhan Pastikan Investigasi Masih Berjalan

terutama Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Aktual/DOK MABESAD

Jakarta, aktual.com – Kementerian Pertahanan memastikan dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) meninggal dunia akibat meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon. Kedua prajurit tersebut gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Senin, 30 Maret 2026.

“Dua prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara dua lainnya mengalami luka berat,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait dalam keterangannya, Selasa, (31/3).

Ia menjelaskan, insiden yang merenggut nyawa dua prajurit tersebut terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah Lebanon Selatan. Saat itu, sejumlah personel Satgas TNI tengah menjalankan tugas pengawalan untuk mendukung operasional UNIFIL.

Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih belum dapat dipastikan. “Hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku,” ucap Rico.

Rico menambahkan, dua prajurit yang mengalami luka berat telah mendapatkan penanganan medis secara intensif dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan di Beirut, Lebanon.

“Langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis dilakukan secara cepat sesuai prosedur operasional Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan pasukan perdamaian harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, Kementerian Pertahanan meminta seluruh pihak yang terlibat konflik untuk menghormati hukum humaniter internasional, termasuk menjamin keamanan personel penjaga perdamaian.

“Indonesia tetap berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dunia dan mendukung stabilitas kawasan melalui partisipasi dalam misi perdamaian PBB,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan markas besar UNIFIL guna memastikan keselamatan seluruh personel di wilayah konflik.

Diketahui, rangkaian serangan di Lebanon pada akhir Maret telah menyebabkan total tiga prajurit TNI gugur dalam misi UNIFIL. Sehari sebelumnya, pada 29 Maret 2026, satu prajurit TNI juga dilaporkan meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Prajurit yang gugur tersebut adalah Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon dari Batalion Infanteri 113/Jaya Sakti, yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalion Mekanis Kontingen Garuda XXIII-S.

Sementara tiga prajurit lainnya yang mengalami luka-luka, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan, telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan setempat.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Jelang Penyesuaian BBM Non Subsidi, Eddy Soeparno Minta Pemerintah Antisipasi Migrasi ke Pertalite

Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno. Aktual/DOK MPR RI

Jakarta, aktual.com – Jelang pengumuman harga BBM Non Subsidi yang diperkirakan pada 1 April mendatang, Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno meminta pemerintah untuk mengantisipasi migrasi pengguna BBM Non-Subsidi ke Pertalite yang merupakan BBM subsidi.

Bagi Eddy Soeparno, migrasi ke BBM subsidi tanpa kontrol dari pemerintah justru akan membuat APBN semakin terbebani karena potensi subsidi energi yang tidak tepat sasaran.

“Saat ini adalah momentum untuk membenahi subsidi hanya kepada yang membutuhkan dan memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran kepada mereka yang berhak. Karena itu harus ada antisipasi yang komprehensif agar disparitas harga tidak menyebabkan migrasi ke BBM subsidi,” tegasnya.

Waketum PAN ini menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran. Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Eddy telah mengingatkan bahwa kebijakan subsidi energi harus terus dibenahi agar tidak dinikmati oleh kelompok yang tidak berhak.

“Keadilan dalam distribusi energi adalah kunci. Subsidi harus benar-benar menyasar masyarakat yang tidak mampu dan membutuhkan dan tidak justru dinikmati oleh kelompok yang tidak berhak,” tegasnya.

Doktor Ilmu Politik UI ini juga memandang perlunya evaluasi terhadap mekanisme pemberian subsidi, dari subsidi ke produk menjadi subsidi kepada penerima langsung.

“Sebagai pimpinan Komisi Energi di DPR RI pada periode sebelumnya, kami melakukan simulasi pemberian subsidi BBM dan LPG 3 kg langsung kepada penerima subsidi berdasarkan pendataan yang lebih akurat. Jika usulan ini dilanjutkan maka kita bisa menghemat subsidi dan kompensasi energi secara signifikan, karena tidak ada lagi harga subsidi BBM dan LPG 3 kg di pasaran. Masyarakat penerima subsidi akan menerima langsung dana tunai untuk digunakan membeli BBM dan LPG berdasarkan harga pasar,”

Eddy juga mengingatkan bahwa setiap langkah reformasi kebijakan energi harus tetap mempertimbangkan aspek ketahanan fiskal dan daya beli masyarakat.

“Mengingat ruang fiskal kita terbatas, “right sizing” dan “right targetting” subsidi merupakan keharusan. Dengan demikian kebijakan energi ke depannya memiliki keseimbangan antara keberlanjutan fiskal dan perlindungan sosial,” tutup Anggota Komisi XII DPR RI ini.

Berita Lain