19 April 2026
Beranda blog Halaman 237

Blak-blakan, KPK Sebut Celah Diskresi dan Data Jadi Akar Korupsi Bea Cukai

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). ANTARA/Rio Feisal
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). ANTARA/Rio Feisal

Jakarta, aktual.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) blak-blakan mengungkap penyebab praktik korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang dinilai masih terus berulang. Lembaga antirasuah itu menyoroti ruang diskresi pejabat serta lemahnya integrasi data sebagai celah utama terjadinya penyimpangan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan praktik korupsi terkait impor barang masih dipengaruhi keputusan pejabat dalam kegiatan tertentu.

“KPK memandang praktik korupsi terkait impor barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai masih dipengaruhi ruang diskresi dan integrasi data yang belum sepenuhnya real-time,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (15/2/2026).

Berdasarkan laporan melalui Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) periode triwulan III 2025–2026, KPK menemukan bahwa implementasi sistem Indonesia Single Risk Management (ISRM) belum berjalan optimal. Sistem yang seharusnya memetakan profil risiko eksportir dan importir secara objektif itu, justru diduga dimanfaatkan melalui praktik “pengkondisian” agar pelaku usaha masuk kategori risiko rendah.

Menurut Budi, kondisi tersebut membuka ruang negosiasi administratif oleh oknum aparat dalam proses risk profiling. Celah ini kemudian memicu praktik rent-seeking dalam penerbitan izin maupun proses clearance, terutama pada komoditas yang masuk kategori Larangan dan Pembatasan (Lartas).

“Sehingga sejumlah catatan tersebut dapat menjadi basis maupun pengayaan untuk koreksi di lingkup Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,” tegasnya.

KPK pun mengimbau agar sektor impor dan kepabeanan melakukan pembenahan tata kelola guna menjaga stabilitas ekonomi nasional, melindungi pelaku usaha yang taat aturan, serta memastikan arus barang lintas negara berlangsung transparan dan akuntabel.

OTT dan Penetapan Tersangka

Sebelumnya, pada Rabu (4/2/2026), KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan DJBC terkait dugaan suap untuk meloloskan barang impor tanpa pemeriksaan fisik detail.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan enam tersangka, yakni Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026; Sisprian Subiaksono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan; Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen; serta pihak swasta John Field (pemilik PT Blueray), Andri (Ketua Tim Dokumen Importasi PT BR), dan Dedy Kurniawan (Manajer Operasional PT BR).

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan pada Oktober 2025 para pihak diduga merencanakan upaya meloloskan barang impor melalui pengaturan parameter jalur merah.

Barang yang masuk jalur merah seharusnya diperiksa secara fisik dengan ketat. Namun, diduga dilakukan penyesuaian rule set hingga 70 persen, lalu parameter tersebut dimasukkan ke mesin targeting oleh Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC).

Akibat pengkondisian tersebut, barang-barang PT BR diduga dapat masuk tanpa pemeriksaan fisik menyeluruh, sehingga berpotensi meloloskan barang ilegal ke Indonesia.

Asep mengungkapkan praktik ini berlangsung melalui beberapa kali pertemuan dan penyerahan uang sepanjang Desember 2025 hingga Februari 2026. Bahkan, terungkap adanya penyewaan “safe house” untuk menyimpan uang dan emas hasil dugaan suap.

Total uang yang diduga diterima oknum di DJBC disebut mencapai Rp7 miliar dan diduga diberikan secara rutin setiap bulan.

Kasus ini kembali menyoroti urgensi reformasi sistem kepabeanan nasional, terutama dalam mempersempit ruang diskresi dan memperkuat integrasi data guna menutup celah praktik korupsi yang berulang.

Dari Pengasingan ke Kursi Kekuasaan, Tarique Rahman Menang dan Pimpin Bangladesh

Tarique Rahman di depan para pendukungnya dari partai BNP di Dhaka, Bangladesh usai kembali dari pelarian politiknya di Inggris. Aktual/X/@trahmanbnp

Jakarta, aktual.com – Pemimpin Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), Tarique Rahman, resmi terpilih untuk memimpin Bangladesh setelah partainya memenangkan pemilu parlemen yang berlangsung damai di bawah pemerintahan sementara yang dipimpin peraih Nobel Perdamaian, Muhammad Yunus.

Dalam pernyataannya seperti dikutip Associated Press (AP), Sabtu (14/2/2026), Tarique menyatakan komitmennya untuk membangun Bangladesh yang lebih demokratis, sekaligus memperkuat institusi negara yang dinilai melemah dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami akan memulai perjalanan dalam situasi yang ditandai oleh ekonomi yang rapuh akibat warisan rezim otoriter, melemahnya institusi konstitusional dan kelembagaan, serta memburuknya situasi hukum dan ketertiban,” ujar Tarique kepada wartawan.

BNP yang dipimpin Tarique berhasil meraih mayoritas kursi di parlemen yang beranggotakan 350 orang dalam pemilu yang digelar Kamis (13/2/2026). Sementara itu, aliansi beranggotakan 11 partai yang dipimpin Jamaat-e-Islami, partai Islam terbesar di negara tersebut, diperkirakan akan menjadi kekuatan oposisi utama.

Pemilu ini menjadi yang pertama sejak tergulingnya mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina pada 2024 menyusul gelombang kerusuhan massal. Sejak saat itu, pemerintahan sementara dipimpin oleh Muhammad Yunus hingga pelaksanaan pemilu terbaru.

Pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Tarique dijadwalkan akan dilantik dalam beberapa hari mendatang. Dalam konferensi pers di ibu kota Dhaka, ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintahannya adalah memperbaiki stabilitas keamanan, memulihkan ketertiban, serta memperkuat kondisi ekonomi nasional yang rapuh.

Tarique bukan sosok baru dalam dunia politik Bangladesh. Ia merupakan putra mendiang mantan Presiden Ziaur Rahman dan mantan Perdana Menteri Khaleda Zia, yang wafat pada Desember 2025. Keluarga Zia dikenal sebagai salah satu dinasti politik berpengaruh di Bangladesh.

Ziaur Rahman sendiri merupakan tokoh militer yang memainkan peran penting dalam kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan dan menjabat sebagai Presiden pada periode 1977–1981. Ia juga pendiri BNP, yang kemudian dilanjutkan kepemimpinannya oleh Khaleda Zia setelah kematiannya pada 1981 akibat percobaan kudeta militer.

Khaleda Zia kemudian menjabat sebagai Perdana Menteri selama dua periode, yakni 1991–1996 dan 2001–2006, serta berperan dalam mengembalikan sistem demokrasi parlementer di Bangladesh setelah periode pemerintahan militer.

Naiknya Tarique ke tampuk kepemimpinan menandai berlanjutnya pengaruh dinasti politik keluarga Zia, yang selama ini menjadi rival utama Liga Awami yang dipimpin Sheikh Hasina, putri presiden pertama Bangladesh, Sheikh Mujibur Rahman.

Selama bertahun-tahun, Tarique memimpin aktivitas politik BNP dari pengasingan di London, Inggris, setelah meninggalkan Bangladesh pada 2008 menyusul kasus hukum yang menjeratnya. Ia kembali ke tanah air pada Desember 2025 untuk mengikuti proses pemilu yang digelar pemerintahan sementara.

Kemenangan Tarique menandai babak baru dalam dinamika politik Bangladesh, sekaligus membuka harapan akan stabilitas politik dan pemulihan ekonomi di negara Asia Selatan tersebut setelah periode ketidakpastian yang panjang.

Gencatan Senjata Dilanggar? Serangan Israel di Gaza Renggut 8 Nyawa

Asap di Gaza yang diserang oleh Israel. Aktual/Anadolu

Jakarta, aktual.com – Pasukan militer Israel kembali melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Gaza Strip, Palestina, meski sebelumnya disebut telah terjadi kesepakatan gencatan senjata.

Dilansir dari Al Jazeera pada Minggu (15/2/2026), sumber dari Rumah Sakit Nasser menyatakan empat orang tewas akibat serangan yang menyasar Kota Khan Younis, Gaza selatan.

Sementara itu, sumber di Rumah Sakit al-Shifa melaporkan empat warga Palestina lainnya meninggal dunia setelah serangan menghantam tenda pengungsi di kawasan al-Faluja, Gaza utara.

Serangan juga dilaporkan terjadi di luar “garis kuning”, yakni garis demarkasi yang memisahkan wilayah timur yang berada di bawah pendudukan Israel dan wilayah barat yang menjadi area aktivitas warga Palestina.

“Militer Israel juga mengatakan telah membunuh satu orang lagi di Gaza pada hari Minggu yang diduga melintasi garis kuning dan menimbulkan ‘ancaman langsung’ bagi pasukannya di sana,” demikian dikutip dari laporan Al Jazeera.

Tak hanya di Gaza, militer Israel juga menggempur wilayah Lebanon selatan. Serangan tersebut diklaim menargetkan bangunan yang diduga sebagai gudang persenjataan milik kelompok Hizbullah.

Menurut otoritas di Gaza dan Lebanon, rangkaian serangan masih terus terjadi kendati kesepakatan penghentian pertempuran telah diumumkan. Situasi ini memicu kekhawatiran akan kembali memanasnya konflik di kawasan.

Di sisi lain, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan kebutuhan dana rekonstruksi bangunan di Gaza mencapai sekitar US$70 miliar. PBB juga mencatat setidaknya 108 korban sipil sejak pengumuman gencatan senjata diberlakukan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak Israel terkait laporan korban dan tudingan pelanggaran gencatan senjata tersebut.

Serangan Drone Guncang Infrastruktur Energi Rusia, Pelabuhan dan Tangki BBM Jadi Sasaran

Rusia & Ukraina saling serang infrastruktur energi. Aktual/Bloomberg

Jakarta, aktual.com – Wilayah pesisir Laut Hitam milik Rusia dilaporkan mengalami serangan drone besar-besaran yang menyebabkan kerusakan pada infrastruktur strategis, termasuk fasilitas pelabuhan dan tangki penyimpanan bahan bakar.

Gubernur Krasnodar, Veniamin Kondratyev, dalam unggahan di Telegram pada Minggu pagi menyebut sistem pertahanan udara bekerja sepanjang malam untuk menangkis serangan drone yang diduga diluncurkan oleh Ukraina.

Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di permukiman Volna, distrik Temryuk. Menurut Kondratyev, sebuah tangki penyimpanan bahan bakar, fasilitas gudang, serta terminal pelabuhan terdampak serangan tersebut.

Layanan darurat mengerahkan sedikitnya 126 personel dan 34 unit peralatan untuk memadamkan sejumlah titik kebakaran. Dua orang dilaporkan dirawat di rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis akibat insiden tersebut.

Salah satu fasilitas yang terdampak adalah Pelabuhan Taman, yang terletak di semenanjung seberang selat dari Krimea—wilayah yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014. Pelabuhan ini merupakan simpul logistik penting yang menangani minyak, gas petroleum cair, biji-bijian, pupuk, serta berbagai komoditas lainnya. Fasilitas tersebut sebelumnya juga dilaporkan menjadi target serangan pada Desember lalu.

Di lokasi lain, kota pesisir Sochi disebut mengalami salah satu serangan terlama dan paling intens. Wali Kota Andrey Proshunin menyatakan kerusakan yang terjadi relatif kecil. Kerusakan ringan juga dilaporkan di desa Yurovka dekat Anapa, menurut otoritas setempat.

Serangan ini menambah panjang eskalasi konflik antara Rusia dan Ukraina. Moskow dalam beberapa bulan terakhir melancarkan gelombang serangan rudal jelajah dan balistik, serta drone bermuatan bahan peledak ke berbagai kota di Ukraina, yang merusak infrastruktur energi dan menyebabkan ratusan ribu warga kehilangan listrik serta pemanas di tengah suhu musim dingin.

Sebaliknya, Ukraina meningkatkan serangan balasan dengan menyasar kilang minyak, terminal energi, pelabuhan, dan sebagian jaringan listrik di wilayah selatan Rusia serta daerah perbatasan.

Pekan lalu, wilayah Belgorod di Rusia melaporkan lebih dari 220.000 pelanggan kehilangan pasokan listrik akibat serangan. Pemerintah daerah setempat menyatakan tengah berupaya memulihkan distribusi air panas, namun bangunan yang terhubung dengan sistem pemanas terpusat diperkirakan belum dapat kembali menerima layanan hingga akhir musim pemanasan.

Situasi di kawasan perbatasan dan pesisir Laut Hitam pun terus memanas, dengan ancaman terhadap infrastruktur energi dan logistik yang semakin meningkat di kedua belah pihak.

5 Negara Sepakat, Awal Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Ramadan. Awal puasa Oman, Turki, Singapura, Australia, dan Uni Emirat Arab menetapkan awal ramadan pada 19 Februari 2026. Aktual/istock.com

Jakarta, aktual.com – Kepastian awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mulai diumumkan sejumlah negara. Sedikitnya lima negara telah menetapkan bahwa puasa Ramadan akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026, berdasarkan hasil perhitungan astronomi dan pemantauan hilal.

Kelima negara tersebut yakni Oman, Turki, Singapura, Australia, dan Uni Emirat Arab. Otoritas keagamaan masing-masing negara telah menyampaikan pengumuman resmi terkait penetapan awal Ramadan.

Di Oman, Komite Utama Pengamatan Bulan menetapkan Rabu, 18 Februari 2026, sebagai hari terakhir bulan Syaban. Sementara Kamis, 19 Februari 2026, ditetapkan sebagai 1 Ramadan 1447 H. Otoritas setempat menyatakan hilal tidak mungkin terlihat pada Selasa, 17 Februari, di seluruh wilayah negara tersebut berdasarkan perhitungan astronomi.

Hal senada disampaikan otoritas keagamaan di Turki. Kepresidenan Urusan Agama Turki menyatakan bulan sabit tidak akan terlihat pada 17 Februari 2026, baik dari kawasan Arab, dunia Islam, maupun Amerika. Dengan demikian, Turki menetapkan awal Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Sementara itu, di Singapura, Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) yang dipimpin Mufti negara tersebut juga mengonfirmasi bahwa 1 Ramadan akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Otoritas setempat menegaskan secara astronomis hilal tidak mungkin terlihat pada 17 Februari, sehingga 18 Februari menjadi hari terakhir Syaban.

Penetapan serupa diumumkan Dewan Fatwa di Australia. Mufti Agung Australia, Dr. Ibrahim Abu Mohamad, memastikan puasa dimulai Kamis, 19 Februari 2026. Namun, malam pertama Ramadan, termasuk pelaksanaan salat Tarawih, akan dimulai pada Rabu malam (18 Februari) setelah matahari terbenam. Dewan Fatwa Australia menegaskan keputusan diambil berdasarkan data astronomi yang memastikan tidak adanya kemungkinan rukyatul hilal pada 17 Februari.

Adapun di Uni Emirat Arab, Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD) memperkirakan Ramadan 2026 akan dimulai pada Kamis, 19 Februari. Meski demikian, penetapan resmi tetap menunggu hasil pengamatan hilal secara tradisional. Prediksi awal menyebutkan awal Ramadan berpotensi jatuh antara 17 hingga 19 Februari, namun indikasi terkuat mengarah pada 19 Februari 2026.

Dengan pengumuman dari lima negara tersebut, umat Muslim di berbagai belahan dunia mulai mempersiapkan diri menyambut bulan suci, baik secara spiritual maupun sosial.

Satgas Cartenz Kantongi Identitas 20 Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air

Grand caravan Smart Air. Aktual/HO

Jakarta, aktual.com – Aparat gabungan yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz mengungkap fakta baru terkait penyerangan disertai penembakan terhadap pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Korowai Batu, Papua. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan penyerangan brutal tersebut dilakukan oleh sekitar 20 anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengatakan, kelompok bersenjata itu keluar dari sebuah penginapan di sekitar lapangan terbang sebelum melepaskan tembakan ke arah pesawat, sehingga memicu kepanikan penumpang dan kru.

“Penembakan ke pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR itu terjadi saat pesawat hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu (11/2),” kata Brigjen Pol Faizal Rahmadani, dikutip dari Antara, Sabtu (14/2/2026).

Menurut Faizal, pelaku penyerangan merupakan gabungan anggota KKB dari kelompok Kanibal dan Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak, berasal dari wilayah Yahukimo.

Hasil olah TKP juga mengungkap tingkat kerusakan signifikan pada badan pesawat akibat rentetan tembakan. Tim menemukan sedikitnya 13 titik tembakan pada badan pesawat, serta mencatat 23 selongsong atau bekas tembakan di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula saat pesawat Smart Air mendarat sekitar pukul 10.30 WIT di Lapangan Terbang Korowai Batu dan bersiap melanjutkan penerbangan ke Dekai. Namun, situasi berubah mencekam ketika kelompok bersenjata tiba-tiba muncul dan langsung melepaskan tembakan.

“KKB tiba-tiba muncul dan menembaki saat pilot pesawat Smart Air sedang menghidupkan mesin sehingga penumpang dan kru turun dari pesawat untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, kelompok bersenjata tersebut juga mengejar kru pesawat dan kembali melepaskan tembakan hingga menyebabkan dua kru pesawat tewas. Jenazah kedua korban kini telah dimakamkan di kota asal masing-masing.

Faizal menambahkan, berdasarkan keterangan saksi, para pelaku diduga bukan merupakan penduduk setempat, karena tidak dikenali oleh warga di sekitar lapangan terbang.

Saat ini, Satgas Damai Cartenz terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku guna memastikan keamanan wilayah serta mencegah terulangnya aksi kekerasan serupa.

“Satgas Damai Cartenz saat ini melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku,” kata Faizal.

Berita Lain