3 April 2026
Beranda blog Halaman 35926

Komisi Perlindungan Anak Turun Tangan Cari Angelina

Denpasar, Aktual.co — Angelina, bocah manis berusia 8 tahun yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya, membuat pihak kepolisian terus melakukan pencarian terhadap keberadaan bocah perempuan yang masih duduk di bangku kelas 2 SD tersebut. Hilangnya Angelina pada Sabtu (23/5) sore pekan lalu dari tempat tinggalnya bersama ibu angkatnya menarik perhatian Komisi Nasional Perlindungan Anak.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait  telah menyambangi kediaman Angelina di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar. Ia juga telah bertemu dengan jajaran Polresta Denpasar.

“Kami berkoordinasi kepada Polresta Denpasar untuk menanyakan perkembangan terbaru kasus hilangnya Angelina,” kata Aris, Senin (25/5).

Ia berharap Angelina dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, Wakapolresta Denpasar, Ajun Komisaris Besar I Nyoman Artana menegaskan jika institusinya terus bekerja menemukan Angelina.

Hanya saja, hingga kini diakuinya belum ada hasil maksimal untuk menemukan keberadaan bocah perempuan berparas manis tersebut.

“Kami sudah maksimal berusaha mencari anak ini. Tapi sampai saat ini beum ada gambaran keberadaan adik kita Angelina,” jelas Artana.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

DPR: Etnis Rohingya Terusir dari Negaranya akibat Terjadi Konflik

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR Fadli Zon didampingi Fadhlullah mengungkapkan bahwa para pengungsi ini terdiri dari berbagai latar belakang tidak semuanya karena diskriminasi etnis.
“Ada yang diantaranya sebagian dari mereka adalah pencari kerja ke Malaysia, bahkan ada isteri yang mencari suami yang tidak kembali ke negaranya setelah bertahun-tahun menjadi tenaga kerja di luar negeri,” katanya saat kunjungan di Langsa, Minggu (25/5).
Dan yang lebih dominan, katanya adalah mereka yang terusir dari negaranya akibat terjadinya konflik etnis dan agama di Rohingya.
Sementara, Fadhlullah yang DPR RI asal Aceh menyampaikan kebijakan yang jelas perlu segera diatur oleh pemerintah sehingga tidak terjadi tumpang tidih aturan dalam pelaksanaan di lapangan.
Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan, masalah pengungsi Rohingya, Myanmar, yang terdampar di Aceh agar dibawa ke Forum Asean untuk mendapatkan solusi yang bijak dalam penanganan “manusia perahu” itu.
“Permasalahan pengungsi Rohingya ini akan saya bawa dalam rapat bersama pemerintah dalam waktu dekat dan seterusnya isu ini akan dibawa ke Forum ASEAN untuk mendapatkan solusi yang bijak dalam penanganannya,” katanya kepada wartawan saat meninjau pengungsi Rohingya dan Banglades di Langsa, Kota Langsa, Minggu (24/5).
Dalam satu bulan terakhir, Indonesia diserbu ribuan pengungsi Rohingya dari Myanmar dan juga dari Bangladesh. Mereka masuk ke Indonesia melalui pesisir wilayah Sumatera dengan menggunakan kapal-kapal kayu.
Entah ke mana arah tujuan awal mereka setelah melarikan dari negara asalnya. Yang jelas mereka akhirnya terdampar di Aceh dan Sumatera Utara lalu diselamatkan nelayan setempat. Di Aceh, para pengungsi gelap itu kini telah ditempatkan di 4 lokasi penampungan.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemensos Serahkan Bantuan Untuk Pengungsi Rohingya

Jakarta, Aktual.co —  Dalam upaya penanganan pengungsi Rohingya, Kementerian Sosial Republik Indonesia juga menyerahkankan bantuan senilai Rp2,3 miliar yang disalurkan dalam bentuk barang di empat titik penampungan pengungsi di Aceh.
Empat penampungan itu adalah Kabupaten Aceh Timur mendapat bantuan senilai Rp611 juta, Kabupaten Aceh Tamiang nilainya Rp171 juta, Kota Langsa Rp609 juta dan Aceh Utara senilai Rp931 juta.
Bantuan itu berupa tenda gulung, matras, perlengkapan keluarga, perlengkapan anak, makanan dan selimut.
Menurut data pemerintah pengungsi Rohingya dan Bangladesh di Aceh jumlahnya mencapai 1.759 orang, 564 orang berada di lokasi pengungsian Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, 672 orang pengungsi di Pelabuhan Kuala Langsa (Kota Langsa), 476 orang di Bireun Bayeun (Kabupaten Aceh Timur) dan 47 orang berada di Kabupaten Aceh Tamiang.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam satu bulan terakhir, Indonesia diserbu ribuan pengungsi Rohingya dari Myanmar dan juga dari Bangladesh. Mereka masuk ke Indonesia melalui pesisir wilayah Sumatera dengan menggunakan kapal-kapal kayu.
Entah ke mana arah tujuan awal mereka setelah melarikan dari negara asalnya. Yang jelas mereka akhirnya terdampar di Aceh dan Sumatera Utara lalu diselamatkan nelayan setempat. Di Aceh, para pengungsi gelap itu kini telah ditempatkan di 4 lokasi penampungan.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemendag: Stok Gula Aman Jelang Ramadhan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa stok gula kristal putih (GKP) menjelang masuknya bulan Ramadhan masih mencukupi, dimana pada 22 Mei 2015 lalu stok tercatat sebanyak 286.000 ton.

“Pasokan aman, stok gula per 22 Mei 2015 sebesar 286 ribu ton. Sementara untuk stok puasa dan lebaran akan ditambah dengan hasil dari musim giling saat ini,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Srie Agustina, seusai mengikuti acara diskusi Pangan Kita, di Jakarta, Senin (25/5).

Srie mengatakan, stok gula tersebut berdasarkan dari 62 pedagang gula dan 344 distributor yang ada, serta di pengecer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Srie mengatakan, produksi GKP akan bertambah kurang lebih 1,1 juta ton pada masa giling, akan tetapi diharapkan produksi bisa lebih banyak meskipun berdasarkan perhitungan dengan tambahan tersebut pada Juli 2015 akan ada surplus sebanyak 353 ribu ton GKP.

“Produksi akan bertambah 1,1 juta ton, ditambah 286 ribu ton,” ujar Srie.

Tambahan tersebut berasal dari stok di pabrik gula (PG) dan pedagang besar sebanyak 269 ribu ton, stok indikatif di distributor sebanyak 6.900 ton dan stok indikatif di pasar sebanyak 9.500 ton.

“Maka ketersediaan kita 1,4 juta ton. Sementara kebutuhan hingga Juli 1,083 ribu ton,” kata Srie.

Srie menambahkan, saat ini beberapa pabrik gula yang ada di Indonesia sudah memasuki musim giling yang diharapkan nantinya mampu memenuhi kebutuhan gula kristal putih khususnya pada bulan Ramadhan.

Kementerian Perdagangan melalui Peraturan Menteri Perdagangan No 35/M-DAG/PER/5/2015 tentang Penetapan Harga Patokan Petani Gula Kristal Putih Tahun 2015, menetapkan HPP GKP sebesar Rp8.900 per kilogram.

Dalam Permendag tersebut, HPP gula kristal putih sebesar Rp8.900 itu mulai berlaku sejak diundangkan sampai dengan musim giling tahun berikutnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

ASEAN Harus Tegas Kasus Rohingya

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan, masalah pengungsi Rohingya, Myanmar, yang terdampar di Aceh agar dibawa ke Forum Asean untuk mendapatkan solusi yang bijak dalam penanganan “manusia perahu” itu.
“Permasalahan pengungsi Rohingya ini akan saya bawa dalam rapat bersama pemerintah dalam waktu dekat dan seterusnya isu ini akan dibawa ke Forum ASEAN untuk mendapatkan solusi yang bijak dalam penanganannya,” katanya kepada wartawan saat meninjau pengungsi Rohingya dan Banglades di Langsa, Kota Langsa, Minggu (24/5).
Fadli bersama rombongan anggota DPR RI lainnya, yakni Fadhlullah (Komisi VI), H Firmandez (Komisi I) dan Prof Bachtiar Aly (Komisi I), berkunjung ke tempat pengungsi Muslim Rohingya di TPI Kuala Langsa.
Fadli menyatakan, para manusia perahu yang saat ini terdampar di Aceh ini adalah masalah kemanusiaan dan harus mendapatkan perhatian dunia internasional.
“Untuk itu, masalah ini perlu dibicarakan secara serius oleh pimpinan Asean agar pengungsian besar-besar warga etnit Rohingya ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejagung Buka Kemungkin Kembali Periksa Walkot Tangsel

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung (Kejagung) berencana akan kembali melakukan memeriksa Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany terkait korupsi dugaan korupsi pembangunan Puskesmas di Tangerang Selatan tahun 2011-2012.
“Tidak tutup kemungkinan, kalo penyidik masih memerlukan untuk penambahan keterangan, jadi tidak tutup kemungkinan (Airin dipanggil lagi),” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), R Widyopramono di Jakarta, Senin (25/5).
Walikota Tangerang Selatan ini, kata Widyo, terakhir diperiksa penyidik beberapa waktu lalu hanya sebagai saksi terkait kasus yang menjerat suaminya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan sebagai pesakitan.‎ “Dia (Airin) sebagai saksi waktu diperiksa,” singkatnya.
Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Dadang M Epid menegaskan akan mengungkapkan keterlibatan Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diani dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel tahun anggaran 2011-2012.‎Dadang M Epid merupakan satu dari tujuh orang yang telah ditetapkan penyidik kejaksaan sebagai tersangka dalam kasus yang juga menjerat suami dari Airin Rachmy Diani yakni Tubagus Chaery Wardhana (Wawan).
Dalam perkara ini Kejagung telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala Dinkes Tangsel Dadang M Epid, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, dan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Promosi Dinkes Tangsel, Mamak Jamaksari serta Sekretaris Dinkes Provinsi Banten, Neng Ulfah. Sedangkan dari pihak swasta, yakni Komisaris PT Trias Jaya Perkasa Suprijatna Tamara, Direktur PT Bangga Usaha Mandiri, Desy Yusandi, dan Komisaris PT Mitra Karya Rattan, Herdian Koosnadi‎.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain