12 April 2026
Beranda blog Halaman 35986

Minggu Depan, Penyebab Kecelakaan Bangunkarta Diketahui

Jakarta, Aktual.co — Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan penyebab terjadinya kecelakaan Kereta Api Bangunkarta di dekat Stasiun Waruduwur, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/5) malam, akan diketahui pada minggu depan setelah melalui proses penyidikan di lapangan.
“Saya minta seminggu ini sudah ada laporannya, paling lama minggu depan,” kata Menhub usai bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh di Semarang, Minggu (24/5).
Jonan mengaku belum dapat memastikan apakah kecelakaan KA Bangunkarta itu akibat kesalahan manusia atau kesalahan yang menyangkut hal teknis.
“Saya belum tahu karena kalau ‘human error’, seperti yang saya katakan tadi yakni kesalahan pengoperasian sinyal atau salah memindah wesel, tapi kalau elektrik tidak mungkin dan kalau salah mindah wesel tidak mau atau sistem pemindahan wesel elektrik itu yang harus dibenahi,” ujarnya.
Kendati demikian, dirinya memastikan proses penyelidikan secara internal terkait dengan kecelakaan KA Bangunkarta sudah mulai berjalan.
Dijelaskan bahwa kecelakaan KA Bangunkarta di dekat Stasiun Waruduwur tersebut tidak berdampak besar pada perjalanan kereta api, baik di jalur selatan maupun di jalur utara, karena dikategorikan sebagai kecelakaan ringan jika dilihat berdasarkan kerugian dan jumlah korban.
KA Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya mengalami kecelakaan saat akan memasuki Stasiun Waruduwur, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/5), pukul 19.15 WIB. Kereta itu anjlok dan menimpa gerbong kereta barang yang sedang berhenti di Stasiun Warudhuwur.
Evakuasi KA Bangunkarta sudah selesai sejak Minggu pukul 05.00 WIB sehingga jalur utara dapat dilalui kereta lagi tanpa harus memutar.

Artikel ini ditulis oleh:

Bangun Pasar Klewer, Pempus Janji Kucurkan Dana

Jakarta, Aktual.co — Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Sri Agustina mengatakan Pemerintah Pusat akan kembali mengucurkan dana sebesar Rp97,2 miliar melalui APBN 2016 untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Klewer Solo yang terbakar pada 27 Desember 2014.
“Secara keseluruhan pembangunan pasar Klewer yang merupakan pusat perdagangan tekstil terbesar di Jawa Tengah memerlukan dana Rp159 miliar, dan yang dikucurkan tahun 2016 itu kekuranganya,” kata Sri Agustina kepada wartawan disela rapat koordinasi rencana pamerangan pangan nasional di Liji Gandrung rumah dinas Wali Kota Surakarta, Minggu (24/5). 
Pemerintah Pusat baru mengucurkan dana untuk revitalisasi Pasar Klewer pasca terbakar senilai Rp61,8 miliar di APBN Perubahan tahun ini, sehingga masih ada kekurangan dana Rp97,2 miliar yang rencananya diajukan di APBN 2016 mendatang.
Dengan demikian, diharapkan pembangunan Pasar Klewer bisa rampung pada 2016.
“Juni pembangunan Pasar Klewer akan mulai dikerjakan. Tahap pertama tahun ini memang untuk kontruksi dulu,” 
Ia mengatakan pembangunan Pasar Klewer tidak bisa rampung setahun sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo, saat mengunjungi Pasar Klewer pasca terbakar akhir Desember lalu.
Ada beberapa faktor, di antaranya pembangunan kembali Pasar Klewer baru bisa dianggarkan pada APBN Perubahan.
Dikatakan sementara mepetnya waktu pelaksanaan pembangunan Pasar Klewer menggunakan dana APBN Perubahan, dikhawatirkan tidak bisa rampung sesuai target waktu yang ditetapkan selesai akhir tahun.
Atas kondisi ini, Pemerintah Pusat baru mengalokasikan anggaran tambahan di APBN 2016.
“Kami pastikan rampung 2016 itu, jadi tidak perlu khawatir tidak selesai. Pembangunan dilakukan bertahap,” katanya.
Pemerintah Pusat menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan pembangunan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

Reshuffle Kabinet Diharap Tak Timbulkan Masalah Baru

Jakarta, Aktual.co — Presiden Jokowi diharap memastikan jika reshuffle kabinet yang nantinya benar dilakukan, tak diintervensi kepentingan politik.
Reshuffle kabinet diharapkan nantinya tak justru menimbulkan masalah baru.
“Jangan-jangan orang tidak puas pada Jokowi, bukan pada menterinya,” kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, di Jakarta, Minggu (24/5).
Dirinya mencurigai jika ada pihak-pihak dengan sejumlah kepentingan yang berusaha mendapat kekuasaan dari lemahnya pemerintahan Jokowi-JK.
“Bagaimanapun, partai politik selalu menjadi dominan. Jangan-jangan ini upaya untuk mengubah komposisi kementerian menjadi 60 persen parpol dan 40 persen nonparpol,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Penipuan Cyber Online, Puluhan WNA Diamankan Polisi

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 29 Warga Negara Tiongkok dan Taiwan diamankan oleh Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya.
Mereka diduga melakukan penipuan dengan menggunakan cyber online yang targetnya warga negara mereka sendiri.
“Diduga melakukan pelanggaran keimigrasian yang berada di Indonesia untuk melakukan kegiatan ilegal,” kata Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Krishna Mukti di Jakarta, Minggu (24/5).
Ke-29 WNA itu terdiri dari delapan orang dari Tiongkok, dan 21 orang dari Taiwan, yang terdiri atas 17 laki-laki dan 12 perempuan.
Barang bukti yang ditemukan antara lain uang tunai Rp 365 juta, 2 buah iPad, 31 unit HP, 29 passport, 15 unit HT, 18 unit telepon PSTN, 22 modem internet. Selain itu, ditemukan juga narkoba jenis amphetamin.
Para pelaku dikenakan Pasal 34 ayat (1) dan pasal 28 ayat (1) jo Pasal 50 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 2 UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana perdagangan manusia dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. 
Tak hanya itu, ke-29 WNA ini juga melanggar Pasal 120 dan Pasal 124a UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Artikel ini ditulis oleh:

Implementasi Jargon Politik Tak Terlihat, Jokowi di Zona Tak Stabil

Jakarta, Aktual.co — Situasi politik yang terjadi setelah enam bulan pemerintahan dinilai membuat Presiden Jokowi berada di zona tidak stabil.
Hal ini dikatakan oleh Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo, di Jakarta, Minggu (24/5).
“Salah satunya disebabkan kondisi ekonomi yang tidak baik sehingga terjadi titik gejolak sosial,” kata Ari.
Rencana jangka menengah, seperti pembangunan infrastruktur berpotensi melambat.
“Implementasi jargon politik, seperti kedaulatan pangan, kedaulatan energi, hingga kedaulatan politik, belum terlihat,” katanya.
Kemudian, kementerian di bidang hukum dan ekonomi juga dinilai mengalami kemunduran. Sehingga, tingkat kepuasan publik menurun.

Artikel ini ditulis oleh:

Anggota TNI Dikeroyok Empat Orang Anggota Brimob di Balikpapan

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak empat anggota Brimob Polda Kaltim mengeroyok seorang anggota TNI yang sedang cuti, Prada Taufik Akbar, di Tana Paser, ibukota Kabupaten Paser, 150 km barat daya Balikpapan.
“Kami belum tahu penyebab peristiwa itu, tapi Prada Akbar kini dirawat di RS Tentara dj Hardjanto di Balikpapan,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Letkol Inf Andi Gunawan, Minggu (24/5) malam.
Begitu pula, keempat anggota Brimob yang melakukan pengeroyokan terhadap anggota Peleton Kesehatan Detasemen Markas Brigade Infanteri Lintas Udara 3/I Kostrad Kariango, Makassar, Prada Taufik Akbar, sudah ditahan di Mako Brimob Polda Kaltim.
Keempat anggota Brimob Polda Kaltim adalah Bhayangkara Dua (Bharada) Rizky dan tiga orang temannya yang kemudian diketahui berasal dari Sub Detasemen Brimob Kompi 3 Pelopor yang bermarkas di Tana Paser.
Kapendam juga menjelaskan tidak ada ekses lanjutan dari peristiwa ini, karena Komandan Kodim 0904 Tana Grogot Letkol Rimoko langsung bertemu dengan Kepala Polres Paser AKBP Anggie Yulianto Putro dan pimpinan Brimob Polda Kaltim untuk meluruskan permasalahan.
“Tentu saja disesuaikan dengan hukum dan perundangan yang berlaku dan aturan di korps masing-masing,” tegas Kapendam.
Kejadian pengeroyokan sendiri terjadi Kamis (21/5) malam pukul 23.45 waktu setempat.
Menurutnya, berdasarkan keterangan sejumlah pihak pada pukul 23.30 Prada Akbar ditelepon oleh Bharada Rizky. Mereka janji bertemu di sebuah kafe.
Namun sebelum pergi ke kafe yang dijanjikan, Rizky mengajak Akbar bertemu di Jalan Syamsul Bahri, jalur 2, Tanah Grogot. Akbar pun mengajak seorang temannya dengan berboncengan naik motor ke tempat tersebut.
“Di situlah, setelah ngobrol sekitar tiga menit, akhirnya terjadi pengeroyokan,” katanya.
Dari keterangan yang ada, sebelum kejadian Prada Akbar sempat bertanya kepada Bharada Rizky, jadi atau tidak ke kafe, yang dijawab Rizky tidak jadi, lalu tiba-tiba Bharada Rizky dan tiga orang lain mengeroyok dan memukul Prada Akbar menggunakan kayu.
Akibat kejadian tersebut, Prada Akbar mengalami luka di bagian kepala, gigi depan patah satu, telinga memar, dan kedua pipinya bengkak.
“Korban juga segera mendapat visum dari RS Panglima Sebaya di Grogot, kemudian dirujuk ke RST Tentara dr Harjanto di Balikpapan,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain