12 April 2026
Beranda blog Halaman 35987

Penipuan Cyber Online, Puluhan WNA Diamankan Polisi

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 29 Warga Negara Tiongkok dan Taiwan diamankan oleh Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya.
Mereka diduga melakukan penipuan dengan menggunakan cyber online yang targetnya warga negara mereka sendiri.
“Diduga melakukan pelanggaran keimigrasian yang berada di Indonesia untuk melakukan kegiatan ilegal,” kata Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Krishna Mukti di Jakarta, Minggu (24/5).
Ke-29 WNA itu terdiri dari delapan orang dari Tiongkok, dan 21 orang dari Taiwan, yang terdiri atas 17 laki-laki dan 12 perempuan.
Barang bukti yang ditemukan antara lain uang tunai Rp 365 juta, 2 buah iPad, 31 unit HP, 29 passport, 15 unit HT, 18 unit telepon PSTN, 22 modem internet. Selain itu, ditemukan juga narkoba jenis amphetamin.
Para pelaku dikenakan Pasal 34 ayat (1) dan pasal 28 ayat (1) jo Pasal 50 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 2 UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana perdagangan manusia dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. 
Tak hanya itu, ke-29 WNA ini juga melanggar Pasal 120 dan Pasal 124a UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Artikel ini ditulis oleh:

Implementasi Jargon Politik Tak Terlihat, Jokowi di Zona Tak Stabil

Jakarta, Aktual.co — Situasi politik yang terjadi setelah enam bulan pemerintahan dinilai membuat Presiden Jokowi berada di zona tidak stabil.
Hal ini dikatakan oleh Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo, di Jakarta, Minggu (24/5).
“Salah satunya disebabkan kondisi ekonomi yang tidak baik sehingga terjadi titik gejolak sosial,” kata Ari.
Rencana jangka menengah, seperti pembangunan infrastruktur berpotensi melambat.
“Implementasi jargon politik, seperti kedaulatan pangan, kedaulatan energi, hingga kedaulatan politik, belum terlihat,” katanya.
Kemudian, kementerian di bidang hukum dan ekonomi juga dinilai mengalami kemunduran. Sehingga, tingkat kepuasan publik menurun.

Artikel ini ditulis oleh:

Anggota TNI Dikeroyok Empat Orang Anggota Brimob di Balikpapan

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak empat anggota Brimob Polda Kaltim mengeroyok seorang anggota TNI yang sedang cuti, Prada Taufik Akbar, di Tana Paser, ibukota Kabupaten Paser, 150 km barat daya Balikpapan.
“Kami belum tahu penyebab peristiwa itu, tapi Prada Akbar kini dirawat di RS Tentara dj Hardjanto di Balikpapan,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Letkol Inf Andi Gunawan, Minggu (24/5) malam.
Begitu pula, keempat anggota Brimob yang melakukan pengeroyokan terhadap anggota Peleton Kesehatan Detasemen Markas Brigade Infanteri Lintas Udara 3/I Kostrad Kariango, Makassar, Prada Taufik Akbar, sudah ditahan di Mako Brimob Polda Kaltim.
Keempat anggota Brimob Polda Kaltim adalah Bhayangkara Dua (Bharada) Rizky dan tiga orang temannya yang kemudian diketahui berasal dari Sub Detasemen Brimob Kompi 3 Pelopor yang bermarkas di Tana Paser.
Kapendam juga menjelaskan tidak ada ekses lanjutan dari peristiwa ini, karena Komandan Kodim 0904 Tana Grogot Letkol Rimoko langsung bertemu dengan Kepala Polres Paser AKBP Anggie Yulianto Putro dan pimpinan Brimob Polda Kaltim untuk meluruskan permasalahan.
“Tentu saja disesuaikan dengan hukum dan perundangan yang berlaku dan aturan di korps masing-masing,” tegas Kapendam.
Kejadian pengeroyokan sendiri terjadi Kamis (21/5) malam pukul 23.45 waktu setempat.
Menurutnya, berdasarkan keterangan sejumlah pihak pada pukul 23.30 Prada Akbar ditelepon oleh Bharada Rizky. Mereka janji bertemu di sebuah kafe.
Namun sebelum pergi ke kafe yang dijanjikan, Rizky mengajak Akbar bertemu di Jalan Syamsul Bahri, jalur 2, Tanah Grogot. Akbar pun mengajak seorang temannya dengan berboncengan naik motor ke tempat tersebut.
“Di situlah, setelah ngobrol sekitar tiga menit, akhirnya terjadi pengeroyokan,” katanya.
Dari keterangan yang ada, sebelum kejadian Prada Akbar sempat bertanya kepada Bharada Rizky, jadi atau tidak ke kafe, yang dijawab Rizky tidak jadi, lalu tiba-tiba Bharada Rizky dan tiga orang lain mengeroyok dan memukul Prada Akbar menggunakan kayu.
Akibat kejadian tersebut, Prada Akbar mengalami luka di bagian kepala, gigi depan patah satu, telinga memar, dan kedua pipinya bengkak.
“Korban juga segera mendapat visum dari RS Panglima Sebaya di Grogot, kemudian dirujuk ke RST Tentara dr Harjanto di Balikpapan,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berjumlah Belasan Ribu, Pemerintah Kewalahan Tampung Pengungsi

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah dirasa perlu menggandeng institusi luar dalam mengurus imigran asal Myanmar dan Thailand yang saar ini berada di tempat penampungan sementara.
Hal ini dikarenakan banyaknya jumlah imigran yang mencapai sekitar 15.000 orang.
“Negara kita kelabakan, saat ini mendekati 15 ribu pengungsi, dulunya 11 ribu, yang dikirim keluar itu kurang dan ditambah sekitar 1.700, masih banyak yang belum terselesaikan masalahnya seperti dari Afganistan, sebagian dari Iran, kini Rohingya dan Bangladesh,” kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, di Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/5).
Yasonna menyebutkan bahwa saat ini masih banyak persoalan terkait imigran yang belum selesai, salah satunya persoalan Imigran asal Bangladesh yang sedang dalam proses penyelesaian dokumen.
“Khusus imigran asal Bangladesh, saat ini menunggu penyelesaian dokumen, karena hanya itu mereka bisa dikembalikan ke negaranya,” kata dia.
Selain di Medan, imigran Rohingya ini juga terdapat di Aceh. Mereka terdampar di laut dan diselamatkan oleh warga dan petugas setempat. Pemerintah Indonesia sudah memberikan perhatian dan bantuan untuk kebutuhan mereka sehari-hari. 

Artikel ini ditulis oleh:

Anak Yatim Rohingya Siap Ditampung Kemensos

Jakarta, Aktual.co — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Kementerian Sosial siap menampung anak-anak yatim piatu pengungsi Rohingya di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) di Bambu Apus, Jakarta.
“Kemensos punya ‘safe house’ di Bambu Apus, kita memberi solusi bagi anak-anak yang tidak punya kerabat lagi ditampung di sana,” kata Mensos di Langsa, Aceh, Minggu (24/5).
Selain itu, Kementerian Sosial akan memberikan bantuan untuk menangani trauma para pengungsi Rohingya yang berada di penampungan di Provinsi Aceh.
“Kita akan berikan terapi psikologis bagi para pengungsi Rohingya dan Bangladesh yang saat ini ditampung di sejumlah lokasi di Aceh,” katanya.
Mensos menjelaskan, bantuan pemulihan trauma dilakukan dalam bentuk trauma healing dan konseling.
Nantinya untuk mengatasi kendala bahasa yang ada, Kemensos akan mencari solusinya, agar pemulihan trauma bisa dilakukan secara maksimal.
Berdasarkan data jumlah pengungsi Rohingya dan Bangladesh mencapai 1.759 jiwa di empat titik dengan rincian sebanyak 564 jiwa di Punteut Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.
Sebanyak 672 jiwa ditampung di Pelabuhan Kuala Langsa Kota Langsa, 476 jiwa di Bireun Bayeun Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur dan sebanyak 47 jiwa di gedung milik Pemda Kabupaten Aceh Tamiang.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Batalkan Pertemuan dengan Mahasiswa, Presma Daerah Meluncur ke Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Ketua BEM UI Andi Aulia Rahman mengungkapkan kekecewaannya kepada Presiden Jokowi melalui akun twiternya @andiauliar.
Dengan tagar #JokowiBohong, Andi kecewa karena Jokowi membatalkan rencana pertemuan dengan mahasiswa pada Senin (25/5) esok.
“#JokowiBohong akhirnya benar2 kejadian. Sabtu malam kemarin, Presiden melalui Mensesneg membatalkan agenda pertemua besok dengan sepihak,” ujar Andi.
Menurutnya, mendengar hal ini, beberapa Presiden Mahasiswa (Presma) dari berbagai daerah langsung datang ke Jakarta.
Dirinya bersama beberapa presma yang sudah ada di Jakarta kini berkumpul di kampus UNJ.
“Saat ini, saya & beberapa Presma yang sudah sampai Jakarta, berkumpul di Kampus UNJ. Bahas penyikapan utk #JokowiBohong ini. Doanya kawan :),” katanya.
Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan yang menemui elemen mahasiswa saat unjuk rasa di depan Istana Negara pada Kamis (21/5) lalu, mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan menemui mahasiswa pada Senin (25/5).
“Kami sudah berdiskusi dengan teman-teman. Kalian punya pemikiran yang matang, perlu diapresiasi. Presiden mengatakan akan bertemu dengan rekan mahasiswa Senin,” kata Luhut.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain