13 April 2026
Beranda blog Halaman 35997

PPP Bali Tegaskan Bukan Kelompok ‘ISIS’

Denpasar, Aktual.co — Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Bali, Puji Suhartono menegaskan jika PPP Bali bukan kelompok yang tak memiliki sikap kala partainya terbelah dua.
“Posisi PPP sekarang telah mengalami kontraksi. Di mana posisi PPP sebenarnya. Kami akan klarifikasi di hadapan ketua umum (Romy),” kata Puji pada acara Musyawarah Wilayah PPP Provinsi Bali di Hotel Grand Shanti Denpasar, Minggu (24/5).
Dari beberapa informasi yang berkembang, Puji menuturkan jika DPW PPP Bali disebut tak memiliki sikap tegas kala partai itu terbelah dua. PPP Bali tak tegas berada di kubu Romy atau Djan Faridz
“Bali disebut masuk tiga wilayah yang dianggap sebagai ISIS (Ikut Sana Ikut Sini) alias cari aman,” sebut dia. Puji membantah jika Bali tak memiliki sikap tegas atas dualisme kepemimpinan di tubuh partai berlambang ka’bah tersebut.
“Bali tidak berfikir yang sedangkal itu. Bali ini daerah kecil, minotitas. Kita posisikan tegak lurus untuk keputusan yang ada,” ucapnya.
Puji mengakui jika partainya sempat gamang dalam menentukan pilihan. “Kita tidak hadir di (Muktamar kubu Romy) Surabaya, abu-abu di (Muktamar kubu Djan Faridz) Jakarta. Kami ingin bersama-sama,” ucapnya.
Dalam perjalanan, pemerintah mengakui hasil Mukmatar Surabaya sebagai kepengurusan yang sah. “Tapi ternyata pemerintah mengakui Mukmatar Surabaya. Kami setelah keputusan itu sepakat untuk bersama-sama Mas Romy membesarkan dan membangkitkan PPP,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Seiring Perang Saudara, Mempelai Padang Pasir Perlahan Mulai Kenangan

Jakarta, Aktual.co — Objek wisata Palmyra merupakan situs kota kuno yang dalam catatan sejarah dikenal dengan nama Tadmor. Dikutip dari laman Wikipedia, objek wisata Palmyra ini, merupakan kota penting karena letaknya yang strategis di oasis yang berbatasan dengan Damaskus dan Efrat di Deir ez-Zor. 
Biasanya, Palmyra menjadi tempat pemberhentian bagi para wisatawan dan pelancong yang melintasi padang pasir Suriah. Saking terkenalnya kota ini sampai disebut Mempelai Padang Pasir.
Sayangnya, peninggalan bersejarah ini sekarang terlihat dengan kondisi memprihatinkan di Suriah. Sejak adanya perang saudara yang tengah melanda Suriah harus menjadikan sebagian besar situs-situs tersebut rusak hingga menjadi puing-puing belaka, tak terkecuali Palmyra
Mirisnya Situs Palmyra sekarang tak lagi menjadi pusat pariwisata yang ramai seperti dahulu. Tetapi di sana masih tersisa serangkaian monumen berukuran besar yang mengisyaratkan kejayaan Tadmor pada zaman Yunani kuno. Sekedar diketahui, bangunan paling mencolok di Palmyra adalah kuil besar Baal, kuil dengan arsitektur Helenistik yang dianggap sebagai bangunan bernilai religius paling penting dari abad pertama Masehi di Timur Tengah.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pemerintah Janjikan 2016 Akan Alokasikan Rp40 Triliun Dana Desa

Jakarta, Aktual.co — Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) berjanji akan menambah alokasi dana desa pada 2016 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah merencanakan akan mengalokasikan dana tersebut dua kali lipat.
“Pada 2016 akan lipat dua kan dana desa dari Rp 20 triliun ke Rp 40 triliun,” beber Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro dalam diskusi bertema ‘Menagih Janji Kesejahteraan Daerah’, di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (24/5).
Namun demikian, lanjut Bambang, agar dana yang sudah disediakan bisa segera cair, setiap Kepala Daerah diminta untuk mempersiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan, seperti rincian penggunaan dana tersebut.
Dia mengatakan, seperti halnya dana desa yang dialokasikan untuk 2015. Seharusnya dana tersebut sudah bisa digelontorkan pada April lalu, namun karena masih banyak daerah yang belum memenuhi persyaratan, maka penciaran dana tersebut terpaksa diundur.
“Hambatannya, harusnya April sudah keluar. Tapi banyak daerah yang belum menerbitkan peraturan Bupati terkait alokasi dana tersebut,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Baku Tembak Kelompok Bersenjata dengan Aparat Kembali Terjadi di Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Tim gabungan TNI/Polri kembali terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata di kawasan Desa Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Minggu (24/5) dinihari. Akibatnya, Muhammad Reza alias Cagee (28) warga Pidie, tewas diterjang timah panas polisi pada bagian pinggang kiri tembus ke punggung. Dua rekannya, Muhammad Nasir (27) warga Pirak Timu, Aceh Utara dan Nasir Khadafi (28) warga Pidie ditembak pada bagian kaki dan kini ditahan di Mapolres Pidie.
Informasi yang dihimpun Aktual.co, menyebutkan polisi dan TNI yang selama ini menyisir sejumlah lokasi di Pidie bertemu dengan kelompok bersenjata itu di lintas Jalan Negara Medan-Banda Aceh. Kelompok itu di berhenti di salah satu kios. Hingga, kontak tembak tak bisa dihindarkan.
“Saya dan Reza duduk di kedai menunggu teman lain. Tiba-tiba aparat mengepung dan terjadi kontak tembak,” ujar Muhammad Nasir di RSU Tgk Chiek Ditiro, Pidie.
Polisi menemukan satu senjata, satu magazen dan 30 butir peluru. Senjata itu diduga milik Cagee. Kapolres Pidie AKBP Muhajir membenarkan peristiwa itu. Disebutkan, pihaknya terus mengembangkan penyelidikan dan penyidikan dan terus memburu kelompok kriminal bersenjata di wilayahnya.
Sebelumnya, polisi juga terlibat kontak tembak di Pidie. Akibatnya, tiga orang tewas dalam kejadian itu. Ketiganya diduga anggota Din Minimi-orang yang paling dicari-aparat keamanan di Aceh saat ini. Din Minimi diduga kuat terlibat sejumlah aksi kriminal dengan senjata api di Aceh Utara, Aceh Timur, dan Kota Lhokseumawe.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pemerintah Siap Gelontorkan Rp20,7 Triliun Dana Desa

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, bahwasanya pemerintah sudah siap menggelontorkan dana sekitar Rp 20,7 triliun untuk daerah. Dana tersebut sudah dialokasikan ke dalam APBN 2014.
Dia mengatakan, total dana yang bisa didapatkan masing-masing daerah minimal sebesar Rp 225 juta. Namun, hal itu masih bisa bertambah sesuai dengan aspek-aspek pertimbangan lainnya, seperti jumlah penduduk serta pendapatan daerah.
“Rp20,7 triliun untuk dana desa. 280 Kabupaten yang sudah siap. Minimal tiap desa akan menerima dari pemerintah Rp 225 juta. Hitungan kami dana desa keseluruhan, paling kecil Rp 750 juta, yang ditambahkan dari dana pemerintah dengan daerah,” papar Bambang, dalam diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (24/5).
Kendati demikian, untuk bisa mendapatkan alokasi dana tersebut, setiap Bupati harus lebih dulu melengkapi persyaratan yang diberikan pemerintah pusat, salah satunya mengenai rincian penggunaan dana.
“Kami mengingatkan, untuk segera menyelesaikan penyalurannya. Bupati juga harus komitmen dengan APBD,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

DPR Ingatkan Janji Jokowi Bangung Tol Sumatera dan Kalimantan

Jakarta, Aktual.co — Salah satu rencana jangka panjang yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK), adalah pembangunan infrastruktur. Khususnya transportasi di pulau-pulau besar seperti Sumatera dan Kalimantan.
Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Ghazali Abbas Adan pun mengingatkan, bahwa pembangunan infrastruktur transportasi di pulau-pulau besar yang dijanjikan itu, harus segera terealisasi.
“Ada jalan-jalan penghubung di Sumatra dan trans Kalimatan dan Sulawesi. Ini janji Jokowi. Harus ditepati,” tegas Abbas dalam sebuah diskusi, di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (24/5).
Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro yang juga hadir dalam dikusi tersebut pun mengungkapkan, untuk infrastruktur transportasi di Sumatera sudah berjalan.
Dia mengatakan, pemerintah sudah menunjuk salah satu kontraktor untuk membangun tol trans Sumatera yang akan dibangun mulai dari Lampung hingga Sumatera Selatan.
“Tol Sumatera, dan Trans Kalimantan dan Sulawesi (akan segera dilakukan). Bahwa untuk tol Sumatra untuk di mulai peletakan batu dari Bakauheni, Lampung sampai Sumatra Selatan, PT Hutama Karya sudah di tunjuk,” beber Bambang.
Lebih jauh disampaikan Bambang, untuk pulau Kalimantan, saat ini pemerintah fokus kepada transportasi darat, yakni lintasan Kereta Api Listrik. Namun demikian, belum ada perkembangan lebih lanjut.
“Untuk Kalimantan, Kereta untuk manusia dan barang,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain