13 April 2026
Beranda blog Halaman 35999

Polisi Sita Puluhan Senjata Airsoft Gun Beserta Pemiliknya

Jakarta, Aktual.co — Polres Tabanan, Bali menyita puluhan pucuk senjata jenis  airsoft gun lengkap dengan pelurunya, sekaligus meringkus dua pelakunya yakni I Putu Trijana alias Rundu dan Dewa Lontong.

Kapolres Tabanan AKBP Komang Suartana mengatakan, penyitaan senjata itu bukan berkaitan dengan razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat, sebenarnya melakukan kegiatan razia narkoba, selain menyita senjata juga menyita benda haram seberat 0,68 gram.

Dia mengatakan, rencananya senjata beserta peluru tersebut akan diperjualbelikan di Bali. Terhadap siapa pemasok senjata masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa kedua pelaku.

Terhadap benda haram itu juga diamankan tiga pelaku, berawal dari I Ketut Putrayasa yang ditangkap di Banjar Panti Desa Pandak Gede, Kediri, Tabanan dengan barang bukti, narkoba jenis sabu seberat, 0,1 gram.

Dia menjelaskan, senjata lengkap dengan pelurunya ditemukan di dua tempat kost berbeda, masing-masing di Banjar Jumpayah, Mengwitani, Badung dan Banjar Braban, Kediri, Tabanan. Di tempat kost I Putu Trijana alias Rundu, yang berlokasi Banjar Jumpayah, Mengwitani, Badung , polisi berhasil mengamankan puluhan senjata.

Kemudian setelah menangkap Rundu tim bergerak ke Banjar Braban, Kediri, Tabanan menuju kost tempat Dewa Lontong, mengamankan puluhan peluru. Suartana menambahkan, selain mengamankan barang bukti ini, polisi juga mengamankan sebuah paket narkoba jenis sabu dengan berat 0,68 gram bruto.

Dari tertangkapnya Putrayasa, kemudian polisi meringkus Lilik Budianto dan Eko Nur. “Kami menangkap Lilik, setelah melakukan pemeriksaan terhadap, Putrayasa. Dari Lilik mengamankan sabu seberat 7,7 gram bruto yang didapat di tempat kostnya di Jalan Teuku Umar, Denpasar,” ujar Suartana.

Suartana menambahkan, dari hasil penggeledahan pelaku bernama Eko di kamar kostnya kawasan Dalung Permai, Denpasar, polisi mengamankan narkoba jenis sabu seberat satu gram bruto.

“Para pelaku ini selain berperan sebagai pengedar, mereka juga kerap memakai sabu itu untuk konsumsi pribadi. Untuk barang narkoba ini didapat darisiapa, kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap, tiga pelaku,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Harga Beras di Pasar Tradisional Bengkulu Terus Alami Penurunan

Jakarta, Aktual.co — Perkembangan harga jual beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Rejanglebong Provinsi Bengkulu, dalam beberapa pekan belakangan mengalami penurunan Rp 1.000-2.000 per-kilogram.

Menurut keterangan Ratna 50 tahun, agen beras di kawasan Pasar Atas Curup, harga jual beras berbagai jenis di daerah itu turun antara Rp 1.000-2.000 per-kg atau 10 persen dari harga sebulan lalu.

“Untuk beras lokal jenis IR kualitas asalan kami jual antara Rp7.800 sampai Rp7.900 per kg, harga ini turun jika dibandingkan sebulan lewat yang dijual pedagang Rp9.000 sampai Rp9.500 per kg. Penurunan harga ini karena sekarang sedang musim panen padi sehingga stok beras melimpah,” kata dia, Minggu (24/5).

Selain terjadi penurunan harga jual beras eceran, juga dialami beras kualitas bagus eceran dan beras kemasan ukuran 10 kg dan 20 kg. Untuk beras lokal asal sejumlah kecamatan di Kabupaten Rejanglebong tambah dia, diantaranya beras IR-64 dari Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup per kalengnya dijual Rp150.000 atau Rp9.375 kg.

Kemudian beras asal Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan Rp140.000 per kaleng atau Rp8.750 per kg, dan beras IR-64 asal Kabupaten Lebong di jual Rp8.125 per kg atau Rp130.000 per kaleng.

Sementara itu Kepala Disperindagkop UKM Rejanglebong, Suhandak menyebutkan, stok beras yang ada di daerah itu memasuki bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri nanti diperkirakan mencukupi untuk kebutuhan tiga bulan kedepan.

“Dari pantauan di lapangan stok beras untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Rejanglebong saat ini diperkirakan mencukupi untuk tiga bulan ke depan, apalagi sekarang sedang musim panen sehingga stok di pasaran cukup banyak,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan kesediaan stok beras dan harga jual di tingkatan pedagang pengecer, pihaknya kata dia, juga melakukan pemantauan penjualan beras guna memastikan tidak adanya beras sintetis yang beredar di daerah itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ratusan Orang Meninggal Dunia di India Selatan Akibat Cuaca Panas Ekstrim

Jakarta, Aktual.co — Lebih dari 150 orang dinyatakan telah meninggal dunia kaibat gelombang panas, yang menerpa Negara Bagian Andhra Pradesh dan Telenggana di India Selatan dalam tiga hari belakangan.

“Sementara 90 orang telah meninggal akibat sengatan udara panas di Andhra Pradesh, 70 orang lagi telah meninggal di Negara Bagian Telenggana, yang bertetangga, sejak Kamis (21/5),” kata pejabat kesehatan seperti dikutip Xinhua, Minggu (24/5).

Kebanyakan dari mereka yang meninggal terhadap gelombang panas adalah tunawisma. Sementara itu, pemerintah kedua negara bagian tersebut, telah menyarankan warga agar tidak keluar rumah selama puncak musim panas.

Departemen cuaca telah meramalkan gelombang panas akan berlanjut selama dua hari lagi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Tim Sar Masih Cari Korban yang Terseret Arus Sungai Cicatih

Jakarta, Aktual.co — Dua tim yang berjumlah 10 personel dari Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dikerahkan untuk mencari jasad seorang pemuda yang terseret arus Sungai Cicatih.

“Dua tim dibagi tugasnya, lima orang melakukan pencarian di darat dengan menyusuri aliran sungai dan lima anggota lainnya mencari jasad korban dengan menggunakan perahu karet. Kami pun sudah menyiapkan anggota penyelam jika jasad korban ditemukan di dalam sungai,” kata Ketua FKSD Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiqie di Sukabumi, Minggu (24/5).

Menurut dia, korban yang diketahui bernama Sopian Muhamad Jahid 17 tahun, warga Kampung Lembursawah, RT 01/06, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi ini terseret arus sungai saat sedang menyebrang. Tiba-tiba datang air bah atau banjir bandang sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri pada Sabtu sore, (23/5).

Saat adanya laporan tersebut, pihaknya dibantu warga dan petugas dari TNI serta Polri sudah melakukan pencarian di areal hilangnya korban, namun belum berhasil. Diharapkan di hari kedua pencarian ini jasad korban bisa ditemukan, diduga jasad korban terseret arus sungai belum terlalu jauh.

“Arus sungai pagi ini tidak begitu deras dan relatif tenang sehingga bisa membantu kami dalam melakukan pencarian, namun kami berharap cuaca juga mendukung untuk mempermudah operasi SAR ini.”

Okih menduga jasad korban terselip di bebatuan sungai, karena daerah ini banyak batu sungai yang memiliki diameter cukup besar. Tapi, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah korban sudah meninggal atau belum, karena jasadnya belum ditemukan. Tetapi, jika melihat rentang waktu hilang tenggelamnya, kemungkinan korban bisa selamat sangat kecil.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ini Kata Jusuf Kalla Pertemuan dengan Ical

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masih enggan menjelaskan terkait pertemuan dengan Ketua DPP Partai Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie (Ical). Pertemuan tersebut, diduga untuk mengambil jalan tengah terhadap konflik partai beringin yang menyebabkan adanya dua kepengurusan partai Ical dan Agung Laksono.

“Iya, tunggu-tunggu saja (harinya). Ini baru tahap kedua, liat saja nanti,” kata JK kepada wartawan di Kediaman Dinasnya, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5).

Ketika ditanyakan lebih lanjut, maksud dari tahap dua tersebut. Politikus Golkar itu menjelaskan, hanya pada persoalan teknis untuk mencapai islah. Namun, ketika ditanya kembali, ikhwal pertemuannya dengan Ical akan berlangsung hari ini. JK pun tetap enggan menjelaskannya.

“Ya Nanti lah, yang pasti saya malam ini akan tetap di rumah saja (tidak kemana-mana),” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Wisnu

Dana Pilkada di Pesisir Selatan Rp 23,5 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) menyetujui anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 sebanyak Rp 23,5 miliar.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Selatan Epaldi  mengatakan, anggaran yang disetujui pemkab setempat untuk Pilkada 2015 lebih kecil dari usulan KPU.

Berbeda dengan usulan, sesuai kebutuhan Pilkada 2015, KPU kabupaten setempat mengusulkan dana sebanyak Rp 33 miliar. Sedangkan dana sebanyak Rp 23,5 miliar yang sudah disepakati pemkab dan KPU tersebut akan mengakomodir seluruh kebutuhan biaya di KPU Pesisir Selatan pada Pilkada 2015.

Kegiatan yang akan diakomodir dari dana yang dialokasikan sesuai kebutuhan menurut tahapan Pilkada 2015 adalah untuk operasional KPU, pengadaan logistik dan penyelenggara Pilkada 2015 di tingkat kecamatan dan nagari (desa adat).

Sebesar 49,4 persen dari anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk honor penyelenggara pemilihan ditingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), dan kelompok penyelenggaran pemungutan suara (KPPS) dan panitia pilkada lainnya.

Sekitar 7,5 persen lagi untuk pembelian dan pengadaan barang atau jasa serta perlengkapan tempat pemungutan suara (TPS). Sisanya untuk pencalonan, verifikasi syarat calon, sosialisasi, bimbingan teknis penyelenggara, serta pembiayaan kegiatan-kegiatan lainnya pada semua tahapan Pilkada 2015 di kabupaten itu.

Sementara Komisioner KPU Pesisir Selatan, Medo Patria mengatakan, hingga kini tahapan Pilkada Pesisir Selatan sudah berjalan hingga pengumuman penyerahan syarat dukungan pasangan calon perseorangan bagi calon kepala daerah yang akan maju secara perseorangan.

Untuk pemilihan kepala daerah tersebut, KPU kabupaten setempat telah mengeluarkan Keputusan Nomor 21 tahun 2015 Tentang Hari, Tanggal dan Waktu Pemungutan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan tahun 2015.

Sesuai keputusan itu, pengumuman peneyerahan syarat dukungan perseorangan dilakukan selama 14 hari yakni mulai 24 Mei hingga 7 Juni 2015. Pengumuman dilakukan KPU Pesisir Selatan melalui media massa, baik cetak maupun elektronik.

Sedangkan pemungutan suara pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2015 akan dilakukan pada Rabu tanggal 9 Desember 2015, pukul 07.00 sampai 13.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain