13 April 2026
Beranda blog Halaman 36004

Kelompok Tani Mandiri Nusantara Malut Kembangkan Tanaman Tomat Varietas

Jakarta, Aktual.co — Kelompok Tani Mandiri Nusantara, Provinsi Maluku Utara (Malut), mengembangkan varietas tanaman tomat unggulan dengan menggandeng sejumlah petani besar, guna meningkatkan produksinya secara kualitas maupun kuantitas.

“Pengembangannya melalui perkawinan silang maupun cara lainnya yang kini terus dicoba untuk menemukan varietas terbaik dan menjadikannya sebagai produk unggulan,” kata Ketua Kelompok Tani Mandiri Nusantara Malut, Setiawan, di Ternate, Minggu (24/5).

Kelompok itu, katanya, berkeinginan agar buah tomat varietas baru hasil pengembangan petani setempat, mampu menjadi produk unggulan di nusantara. Dia mengatakan, varietas tomat baru yang saat ini digalakkan penanamannya dan pengembangannya itu dinamai ‘Tamara’ yang diambil dari singkatan Tomat Maluku Utara.

Menurutnya, tomat jenis ini sedikit berbeda dari tomat biasa dengan ciri khas dagingnya relatif tebal dan bijinya tergolong sedikit, sehingga dapat disebut sebagai tomat buah atau tomat sayur karena bentuknya yang montok serta molek.

Mayoritas petani di kawasan itu, katanya, kini fokus pada penanaman tomat jenis Tamara, sehingga produk yang akan dihasilkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Malut maupun di provinsi sekitar Malut, bahkan jika memungkinkan memenuhi permintaan ekspor.

Sedangkan lahan yang dipilih untuk menanam tanaman tomat ini tidak sulit, karena hampir 70 persen kawasan lahan pertanian di Malut dinilai cocok dan dapat digunakan sebagai media untuk tanaman Tamara tersebut.

“Daerah lainnya saat ini juga mempunyai produk unggulan tanaman pertaniannya seperti Gorontalo dengan jagungnya, Brebes dengan bawang merahnya, Manado dengan cabai dan Malut akan muncul dengan tomatnya atau Tamara tersebut,” ujar Setiawan.

Dia mengatakan, berbagai cara akan terus dilakukan oleh para petani untuk dapat segera memberikan yang terbaik bagi daerah, termasuk pelaksanaan penanaman secara terpadu dan teratur dengan didorong rasa tanggung jawab yang tinggi, guna mewujudkan cita-cita bersama.

“Mari memberikan dukungan untuk para petani kita agar mereka selalu semangat dan bekerja keras meraih impian kita semua yakni melalui hasil pertanian yang bisa membawa prestasi tersendiri bagi daerah melalui Tamara,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ini Kronologis Kecelakaan KA di Cirebon Versi Polisi

Jakarta, Aktual.co — Kereta api penumpang Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya menabrak kereta api barang yang sedang berhenti di Stasiun Warudhuwur, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/5) malam.

“Kronologis kereta api barang yang sedang berhenti di Stasiun Warudhuwur telah ditabrak dari belakang oleh kereta api penumpang Bangunkarta,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Minggu (24/5).

Dia menuturkan, tabrakan dua kereta api itu terjadi pukul 19.15 WIB menyebabkan dua korban luka-luka, sedangkan seluruh penumpang lainnya selamat dan sudah dievakuasi.

“Seluruh penumpang sudah dievakuasi.”

Selanjutnya petugas terkait sedang berupaya melakukan penarikan gerbong yang melintang di lokasi kejadian. Kepolisian Resor Cirebon Kota dan Kabupaten telah menerjunkan anggota Dalmas dan Brimob untuk membantu pengamanan di tempat kejadian.

“Untuk rencana selanjutnya penarikan lokomotif dan gerbong yang terguling dan melintang di jalur perlintasan kereta api.”

Polisi sampai saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui penyebab tabrakan yang melibatkan dua kereta api itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Muktamar Muhammadiyah ke 47 di Makassar Bahas Enam Agenda

Jakarta, Aktual.co — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, Muktamar Muhammadiyah Ke-47 di Makassar bakal membahas enam agenda strategis.

Haedar mengatakan, enam bahasan strategis tersebut terdiri dari tiga agenda umum meliputi masalah keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan, kemudian tiga agenda internal meliputi rekomendasi isu aktual dan strategis, pemilihan pimpinan dan program kerja.

“Bahasan tentang Indonesia berkemajuan sudah dibahas di sidang tanwir Samarinda satu tahun lalu. Pada muktamar ini disosialisasikan. Muhammadiyah menilai ada krisis kehidupan berbangsa. Kehidupan politik ekonomi makin liberal. Kami menawarkan rekonstruksi kehidupan kebangsaan,” kata Haedar dalam media gathering Muktamar Muhammadiyah di Makassar, Sabtu (23/5) malam.

Haedar mengatakan, muktamar juga akan memformulasikan kembali tentang NKRI atau bagaimana memposisikan Indonesia dalam perspektif Muhammadiyah. “Tentang keumatan akan dibahas masa depan Islam. Islam tetap akan jadi pilar penting. Muktamar akan mereaktualisasi peran Islam dalam kebangsaan.”

Untuk isu-isu aktual dan strategis, lanjut dia, Muhammadiyah sekarang melakukan jihad konstitusi dengan melakukan yudicial review terhadap empat Undang-undang (UU) yakni UU Rumah Sakit, UU Migas, UU Ormas dan UU Sumber Daya Air.

“Untuk pemilihan ketua kami belum bisa memberikan gambaran calon-calonnya. Saat ini para calon belum mengembalikan formulir, kita tunggu hingga akhir Juni. Ada 39 nama yang nanti akan dipilih lagi menjadi 13 untuk kemudian dipilih ketua dan sekretaris,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kecelakaan KA di Cirebon Tak Pengaruhi Jalur Selatan

Jakarta, Aktual.co — Insiden kecelakaan KA Bangunkarta dan KA barang di Stasiun Waruduwur Kabupaten Cirebon, tidak mempengaruhi perjalanan KA di jalur selatan.

“Kecelakaan KA di Stasiun Waruduwur itu tidak berimbas ke jalur selatan, karena perjalanan KA di jalur itu bisa dialihkan menggunakan jalur alternatif masih Cirebon-Prupuk-Tegal,” kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung Zunerfin, Minggu (24/5).

Dia menyebutkan, dampak insiden itu tidak berimbas pada pengalihan perjalanan KA ke jalur selatan, sehingga tidak ada satupun KA dari jalur utara yang dialihkan perjalanannya ke jalur selatan.

Hanya saja, kata dia, KA Harina Bandung-Semarang-Surabaya dan sebaliknya mengalami keterlambatan perjalanan, karena adanya pengalihan jadwal perjalanan melalui jalur alternatif itu sehingga harus menunggu giliran melintas.

“KA Harina dari Surabaya ke Bandung dan sebaliknya biasa melintas di jalur Stasiun Waruduwur, setelah insiden itu pindah jalur gunakan jalur Cirebon-Prupuk-Tegal,” kata Zunerfin.

Lebih lanjut Zunerfin menyebutkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Daop II Cirebon untuk mengetahui kondisi terkini. “KA dari Bandung hanya ada dua KA yang melintas di jalur itu, sejauh ini hanya ada keterlambatan perjalanan saja,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Delapan Tewas, 40 Luka-luka Kecelakaan Bus di Tiongkok

Jakarta, Aktual.co — Delapan orang dinyatakan telah meninggal dunia dan lebih dari 40 orang lagi cedera akibat kecelakaan bus di Provinsi Hunan di Tiongkok Tengah.

Kecelakaan itu terjadi pada pukul 11.40 waktu setempat Sabtu (23/5), ketika bus yang membawa 52 pegawai perusahaan dari Ibu Kota Provinsi Hunan, Changsha, menabrak penghalang jalan di jalan raya dari Changsha.

“Semua penumpang tersebut sedang dalam perjalanan. Mereka akan ke Gunung Langshan untuk berlibur,” seperti yang dikutip Xinhua, Minggu (24/5).

Bus tersebut diperkirakan oleng, karena hujan lebat telah mengguyur wilayah tersebut.  Hal tersebut berdasarkan hasil penyelidikan awal. Pengemudi bus tersebut telah ditahan. Semua penumpang yang cedera telah dirawat di rumah sakit. Lima orang berada dalam kondisi kritis.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

KNKT Selidiki Kecelakaan Kereta di Cirebon

Jakarta, Aktual.co — Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Tim Internal PTKA dikerahkan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan KA di Stasiun Waruduwur Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

“KNKT sudah turun ke lokasi kejadian dan Tim Internal PTKA juga sudah melakukan penyelidikan di lokasi untuk memastikan penyebab kejadian itu,” kata Kepala Humas PTKA Agus Komarudin ketika dihubungi, Minggu (24/5).

Menurut dia, kedua tim itu sudah berada di lokasi kejadian di Stasiun Waruduwur Cirebon sejak Sabtu malam dan Minggu ini melanjutkan penelitiannya.

“Tim itu langsung bergerak sesuai dengan prosedur tetap setiap insiden transportasi harus diselidiki KNKT.”

Sedangkan Tim Internal PTKA merupakan tim dari sejumlah direktorat terkait dengan operasional, administrasi serta lainnya. “Hasil penyelidikan tim itu akan diketahui dalam beberapa hari ke depan, untuk memastikan penyebab kecelakaan itu.”

Menurut Agus, insiden di Stasiun Waruduwur bukan tabrakan KA, namun KA Bangunkarta yang tengah melaju ke Semarang menyenggol KA barang yang sedang berhenti di stasiun itu.

Akibatnya, jalur utara mengalami hambatan perjalanan KA dan baru Minggu pagi kembali dilintasi satu jalur yakni jalur satu sehingga KA harus bergantian masuk.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu, satu korban luka yakni petugas KA barang saat ini dirawat di RS Cirebon. Satgat perbaikan jalur rel saat ini tengah melakukan evakuasi lokomotif dan sejumlah gerbong di stasiun itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain