13 April 2026
Beranda blog Halaman 36003

Ingin Tahu Gaya Hidup Sehat, Relawan Muda Ini Akan Mengulasnya

Jakarta, Aktual.co — Kesadaran masyarakat tentang kesehatan saat ini dinilai sebagian kalangan masih rendah atau jauh dari harapan. Bahkan masalah ini bertambah luas dengan rendahnya perilaku serta pengetahuan masyarakat mengenai gaya hidup sehat.

Melihat hal itu, CT Foundation berkolaborasi dengan Trans Tv melalui program Dr Oz Indonesia meluncurkan program Relawan Muda Jelajah Mobil Sehat.

“Bersama Dr Oz, program Jelajah Mobil Sehat ini merupakan program CSR dan social campaign CT Foundation dan Trans Tv dalam bidang kesehatan,” kata Anita Ratnasati Chairul Tanjung saat ditemui di acara Relawan Muda Jelajah Mobil Sehat, dikawasan Gelora Bung Karno sektor 18-19 Jakarta Pusat Minggu (24/5).
 
Mobil sehat ini, sambung dia, akan melakukan kegiatan kesehatan yang bersifat edukatif, preventif dan kuratif dalam mengatasi permasalahn kesehatan di masyarakat dan sekitarnya. Tak hanya itu kegiatan relawan ini akan memberikan bantuan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu melalui partisipasi kaum muda-mudi, untuk turut peduli dengan menjadi relawan muda jelajah mobil sehat.

Sementara itu, kegiatan peluncuran Relawan Muda Jelajah Mobil Sehata CT Foundation dan Dr OZ dihadiri juga oleh berbagai kampus kesehatan dan non-kesehatan di Jabodetabek. Kegiatan positif ini merupakan langkah awal untuk selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan-kegiatan sosial di daerah yang memerlukan layanan pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan gigi dan mulut serta penyuluhan gaya hidup sehat secara cuma-cuma.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ini Sejumlah KA yang Mengalami Keterlabatan Imbas Kecelakaan di Cirebon

Jakarta, Aktual.co — Sembilan kereta api (KA) lintas selatan mengalami keterlambatan akibat kecelakaan KA Bangunkarta di Stasiun Waruduwur, Cirebon, Jawa Barat.

Manajer Komunikasi Perusahaan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Surono mengatakan, keterlambatan yang terjadi berkisar 30 menit hingga tiga jam.

“Hanya satu kereta yang mengalami keterlambatan hingga tiga jam, yakni KA Gajayana dari Gambir tujuan Malang,” kata dia di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (24/5).

Menurut dia, kereta lintas selatan lainnya yang mengalami keterlambatan, yakni KA Purwojaya jurusan Gambir-Purwokerto-Cilacap, KA Senja Utama Solo jurusan Pasar Senen-Solo Balapan terlambat 1,5 jam, dan KA Senja Utama Yogya jurusan Pasar Senen-Yogyakarta terlambat 30 menit.

Selain itu, kata dia, KA Bogowonto jurusan Pasar Senen-Lempuyangan dan KA Progo jurusan Pasar Senen-Lempuyangan terlambat dua jam, serta KA Argo Lawu jurusan Gambir-Solo Balapan, KA Taksaka jurusan Gambir-Yogyakarta, dan KA Sawunggalih jurusan Pasar Senen-Kutoarjo terlambat satu jam.

Sementara untuk KA lintas utara, lanjut dia, tercatat sebanyak 20 kereta yang terpaksa harus memutar lewat jalur Cirebon-Prupuk-Tegal dan sebaliknya. “Dari 20 KA yang memutar itu, tujuh KA tujuan Jakarta dan 13 KA dari arah Jakarta.”

Dia mengatakan, 20 KA lintas utara itu harus memutar sejauh 110 kilometer sehingga memerlukan tambahan waktu sekitar 2,5 jam. Padahal, kata dia, jarak Cirebon-Tegal hanya 76 kilometer.

Selain memutar, lanjut dia, KA-KA tersebut harus menjalani proses langsir lokomotif di Stasiun Prupuk, Kabupaten Brebes, yang masuk wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto.

“Dengan adanya langsiran lokomotif itu, waktu tempuh bertambah 30 menit sehingga jarak 110 kilometer yang seharusnya dapat ditempuh sekitar dua jam, menjadi 2,5 jam.”

Lebih lanjut, Surono mengatakan bahwa KA Bangunkarta sudah selesai dievakuasi pada hari Minggu, pukul 05.00 WIB, sehingga jalur utara dapat dilalui kereta lagi tanpa harus memutar. Kereta Api Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya mengalami kecelakaan saat akan memasuki Stasiun Waruduwur, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/5), pukul 19.15 WIB. KA itu anjlok dan menimpa gerbong KA barang yang sedang berhenti di Stasiun Warudhuwur.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan KA di Cirebon

Jakarta, Aktual.co — Polda Jabar dan Resor Cirebon Kota melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dua kereta api tabrakan di Stasiun Warudhuwur, Kabupaten Cirebon, Sabtu (23/5) malam.

“Masih lidik cari penyebabnya, apa ada sabotase apa ada kelalaian,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Minggu (24/5).

Dia menuturkan, penyelidikan kecelakaan kereta api itu membutuhkan keahlian khusus karena undang-undang yang digunakan bukan tentang kecelakaan di jalan raya.

“Kalau kereta api kan memerlukan keahlian khusus soalnya bukan jalan raya yang menjadi undang-undang lalu lintas.”

Dia menjelasan, proses penanganan hukumnya bukan dengan undang-undang lalu lintas tetapi dengan KUHPidana. “Jadi kejadian tersebut harus dilidik bukan dengan undang-undang lalu lintas, tapi dengan KUHP apa ada kelalaian dan lain-lain.”

Kepolisian telah mengerahkan sejumlah personel dari Dalmas dan Brimob untuk pengamanan di lokasi kejadian. Perkembangan sementara petugas telah menggeser gerbong genset dan selanjutnya akan dilakukan penggeseran lokomotif yang terguling dan perbaikan rel.

“Untuk selanjutnya penanganan dan penyelidikan lebih lanjut akan dilaksanakan oleh Polres Cirebon Kabupaten.”

Kereta api penumpang Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya menabrak belakang kereta api barang yang sedang berhenti di Stasiun Warudhuwur, Kabupaten Cirebon, pukul 19.15 WIB. Peristiwa itu menyebabkan dua korban luka-luka, sedangkan seluruh penumpang lainnya selamat dan sudah dievakuasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sasar Narkoba, Pemain LSI Asal Ternate Terjaring Razia BNN

Jakarta, Aktual.co — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut), intensif melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam, sebagai upaya mengantisipasi peredaran narkoba di daerah ini.

Kabid Pemberantasan BNNP Malut Sadik Kahar mengatakan, razia tersebut telah merupakan program bulanan dari rangkaian program 100.000 penyalahguna narkoba, menyusul ditemukannya relatif banyak pengguna narkoba yang ditangkap aparat kepolisian.

“Dalam razia tersebut, BNNP Malut juga melakukan pengambilan sampel melalui tes urine di TKP kepada para pengunjung tempat hiburan malam, terbukti sedikitnya tiga orang pengunjung tempat hiburan malam di Kota Ternate positif menggunakan narkoba,” kata dia di Ternate, Minggu (24/5).

Menurut dia, dari ketiga orang tersebut, salah satunya berinsial ZMZ yang merupakan salah satu pemain Liga Super Indonesia (LSI) asal Kota Ternate yang pulang kampung, sedangkan dua lainnya masih disembunyikan identitasnya oleh pihak BBNP Malut.

“Dari hasil razia itu, khususnya di Laguna Cafe, kita setelah periksa urine ada tiga orang yang positif, sementara yang satu itu kita belum periksa. Di Q-Beat itu tidak ada, artinya negatif semua.”

Ketiga orang yang terindikasi positif narkoba itu langsung dibawa ke Kantor BNN Perwakilan Malut untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Apabila terbukti murni sebagai pemakai, maka akan direhabilitasi.

“Bagi yang positif akan ada prosesnya, kita asesmen dia, kalau misalnya dia murni pengguna maka kita rehabilitasi, satu rehabilitasi nginap, satu rehabilitasi rawat jalan dan untuk lama rehabilitasinya sendiri tergantung perkembangan dari penggunanya.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kelompok Tani Mandiri Nusantara Malut Kembangkan Tanaman Tomat Varietas

Jakarta, Aktual.co — Kelompok Tani Mandiri Nusantara, Provinsi Maluku Utara (Malut), mengembangkan varietas tanaman tomat unggulan dengan menggandeng sejumlah petani besar, guna meningkatkan produksinya secara kualitas maupun kuantitas.

“Pengembangannya melalui perkawinan silang maupun cara lainnya yang kini terus dicoba untuk menemukan varietas terbaik dan menjadikannya sebagai produk unggulan,” kata Ketua Kelompok Tani Mandiri Nusantara Malut, Setiawan, di Ternate, Minggu (24/5).

Kelompok itu, katanya, berkeinginan agar buah tomat varietas baru hasil pengembangan petani setempat, mampu menjadi produk unggulan di nusantara. Dia mengatakan, varietas tomat baru yang saat ini digalakkan penanamannya dan pengembangannya itu dinamai ‘Tamara’ yang diambil dari singkatan Tomat Maluku Utara.

Menurutnya, tomat jenis ini sedikit berbeda dari tomat biasa dengan ciri khas dagingnya relatif tebal dan bijinya tergolong sedikit, sehingga dapat disebut sebagai tomat buah atau tomat sayur karena bentuknya yang montok serta molek.

Mayoritas petani di kawasan itu, katanya, kini fokus pada penanaman tomat jenis Tamara, sehingga produk yang akan dihasilkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Malut maupun di provinsi sekitar Malut, bahkan jika memungkinkan memenuhi permintaan ekspor.

Sedangkan lahan yang dipilih untuk menanam tanaman tomat ini tidak sulit, karena hampir 70 persen kawasan lahan pertanian di Malut dinilai cocok dan dapat digunakan sebagai media untuk tanaman Tamara tersebut.

“Daerah lainnya saat ini juga mempunyai produk unggulan tanaman pertaniannya seperti Gorontalo dengan jagungnya, Brebes dengan bawang merahnya, Manado dengan cabai dan Malut akan muncul dengan tomatnya atau Tamara tersebut,” ujar Setiawan.

Dia mengatakan, berbagai cara akan terus dilakukan oleh para petani untuk dapat segera memberikan yang terbaik bagi daerah, termasuk pelaksanaan penanaman secara terpadu dan teratur dengan didorong rasa tanggung jawab yang tinggi, guna mewujudkan cita-cita bersama.

“Mari memberikan dukungan untuk para petani kita agar mereka selalu semangat dan bekerja keras meraih impian kita semua yakni melalui hasil pertanian yang bisa membawa prestasi tersendiri bagi daerah melalui Tamara,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ini Kronologis Kecelakaan KA di Cirebon Versi Polisi

Jakarta, Aktual.co — Kereta api penumpang Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya menabrak kereta api barang yang sedang berhenti di Stasiun Warudhuwur, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/5) malam.

“Kronologis kereta api barang yang sedang berhenti di Stasiun Warudhuwur telah ditabrak dari belakang oleh kereta api penumpang Bangunkarta,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Minggu (24/5).

Dia menuturkan, tabrakan dua kereta api itu terjadi pukul 19.15 WIB menyebabkan dua korban luka-luka, sedangkan seluruh penumpang lainnya selamat dan sudah dievakuasi.

“Seluruh penumpang sudah dievakuasi.”

Selanjutnya petugas terkait sedang berupaya melakukan penarikan gerbong yang melintang di lokasi kejadian. Kepolisian Resor Cirebon Kota dan Kabupaten telah menerjunkan anggota Dalmas dan Brimob untuk membantu pengamanan di tempat kejadian.

“Untuk rencana selanjutnya penarikan lokomotif dan gerbong yang terguling dan melintang di jalur perlintasan kereta api.”

Polisi sampai saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui penyebab tabrakan yang melibatkan dua kereta api itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain