18 April 2026
Beranda blog Halaman 36019

Pemerintah Siap Gelontorkan Rp20,7 Triliun Dana Desa

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, bahwasanya pemerintah sudah siap menggelontorkan dana sekitar Rp 20,7 triliun untuk daerah. Dana tersebut sudah dialokasikan ke dalam APBN 2014.
Dia mengatakan, total dana yang bisa didapatkan masing-masing daerah minimal sebesar Rp 225 juta. Namun, hal itu masih bisa bertambah sesuai dengan aspek-aspek pertimbangan lainnya, seperti jumlah penduduk serta pendapatan daerah.
“Rp20,7 triliun untuk dana desa. 280 Kabupaten yang sudah siap. Minimal tiap desa akan menerima dari pemerintah Rp 225 juta. Hitungan kami dana desa keseluruhan, paling kecil Rp 750 juta, yang ditambahkan dari dana pemerintah dengan daerah,” papar Bambang, dalam diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (24/5).
Kendati demikian, untuk bisa mendapatkan alokasi dana tersebut, setiap Bupati harus lebih dulu melengkapi persyaratan yang diberikan pemerintah pusat, salah satunya mengenai rincian penggunaan dana.
“Kami mengingatkan, untuk segera menyelesaikan penyalurannya. Bupati juga harus komitmen dengan APBD,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

DPR Ingatkan Janji Jokowi Bangung Tol Sumatera dan Kalimantan

Jakarta, Aktual.co — Salah satu rencana jangka panjang yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK), adalah pembangunan infrastruktur. Khususnya transportasi di pulau-pulau besar seperti Sumatera dan Kalimantan.
Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Ghazali Abbas Adan pun mengingatkan, bahwa pembangunan infrastruktur transportasi di pulau-pulau besar yang dijanjikan itu, harus segera terealisasi.
“Ada jalan-jalan penghubung di Sumatra dan trans Kalimatan dan Sulawesi. Ini janji Jokowi. Harus ditepati,” tegas Abbas dalam sebuah diskusi, di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (24/5).
Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro yang juga hadir dalam dikusi tersebut pun mengungkapkan, untuk infrastruktur transportasi di Sumatera sudah berjalan.
Dia mengatakan, pemerintah sudah menunjuk salah satu kontraktor untuk membangun tol trans Sumatera yang akan dibangun mulai dari Lampung hingga Sumatera Selatan.
“Tol Sumatera, dan Trans Kalimantan dan Sulawesi (akan segera dilakukan). Bahwa untuk tol Sumatra untuk di mulai peletakan batu dari Bakauheni, Lampung sampai Sumatra Selatan, PT Hutama Karya sudah di tunjuk,” beber Bambang.
Lebih jauh disampaikan Bambang, untuk pulau Kalimantan, saat ini pemerintah fokus kepada transportasi darat, yakni lintasan Kereta Api Listrik. Namun demikian, belum ada perkembangan lebih lanjut.
“Untuk Kalimantan, Kereta untuk manusia dan barang,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Bulog Berharap Kasus Beras Sintetis Segera Selesai

Jakarta, Aktual.co — Badan Urusan Logistik (Bulog) tidak mau berandai-andai ikhwal adanya informasi jika beras sintetis yang ditemukan masyarakat, merupakan hasil impor dari Cina.

Direktur of Plannning and Business Development Badan Urusan Logistik (Bulog), Fadzri Santosa mengatakan bahwa kesimpulan asal muasal beras, biarlah aparat penegak hukum yang menyampaikannya.

“Belum tahu (dari Cina atau bukan), kita tunggu saja penyelidikannya jangan berandai-andalah,” ujar Fadzri kepada wartawan di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5).

Apalagi, sambung dia, hasil laboraturium belum menemukan kebenaran soal beras sintetis tersebut. “Belum keluar dan pihak Bareskrim juga belum ada perkembanganya, kita tunggu saja.”

Kendati demikian, sambung dia, Bulog akan membantu pihak penegak hukum dalam menyelesaikan kasus ini secara jelas. “Kita juga bantu aparat agar ini dapat selesai, karena ini tentu dahsyat juga dampaknya keresahan di masyarakat, pedagang (beras) terkena imbasnya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Wisnu

Longsor Kembali Terjadi di Desa Jemblung Jateng

Jakarta, Aktual.co — Longsor kembali terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Minggu (24/5) pagi. Longsor susulan terjadi sebanyak lima kali dan yang terbesar berlangsung pada pukul 10.10 WIB

Koordinator Posko Aju Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Andri Sulistyo mengatakan, longsoran tersebut berasal dari mahkota atau ujung bekas longsoran yang terjadi pada tanggal 12 Desember 2014.

Menurut dia, longsoran itu bergerak sejauh 40 meter hingga sebelah barat rumah warna putih (satu-satunya rumah yang masih saat terjadinya longsor pada tanggal 12 Desember 2014, red.) di sektor selatan dan tidak menjangkau ruas jalan utama Banjarnegara-Karangkobar.

“Longsoran tidak membahayakan dan masih pada lokasi aman. Tim Reaksi Cepat BPBD Banjarnegara sedang melakukan pengecekan lapangan serta memberikan sosialisasi kepada warga untuk tetap tenang dan waspada,” kata dia di Jawa Tengah.

Dia menduga longsoran tersebut terjadi akibat adanya rekahan-rekahan tanah, yang mengering karena wilayah itu sudah memasuki musim kemarau. “Sudah seminggu ini tidak ada hujan.”

Disinggung mengenai rencana relokasi bagi korban bencana tanah longsor Dusun Jemblung, Andri mengatakan bahwa pembangunan hunian tetap sudah mulai dilakukan di Dusun Suren, Desa Ambal, Kecamatan Karangkobar.

Menurut dia, 27 keluarga yang selamat dari bencana tanah longsor yang terjadi pada tanggal 12 Desember 2014 itu masih menempati hunian sementara yang disediakan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Bencana tanah longsor yang melanda Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, pada hari Jumat, 12 Desember 2014, sekitar pukul 17.30 WIB, menimbun sekitar 35 rumah warga.

Sementara jumlah warga Dusun Jemblung yang tertimbun longsor diperkirakan mencapai 108 orang. Jumlah tersebut belum termasuk warga luar Dusun Jemblung yang kebetulan melintas saat bencana itu terjadi.

Dalam operasi pencarian korban longsor yang dilaksanakan hingga hari Minggu (21/12) sebanyak 95 jenazah berhasil ditemukan, 64 jenazah di antaranya teridentifikasi sebagai warga Dusun Jemblung.

Selanjutnya, enam jenazah korban longsor Dusun Jemblung ditemukan petugas gabungan secara bertahap di tempat terpisah sehingga secara keseluruhan jumlah jenazah yang ditemukan mencapai 101 orang.

Hingga saat ini, sebanyak 27 keluarga korban longsor yang selamat menempati hunian sementara berupa rumah-rumah warga yang disewa oleh Pemkab Banjarnegara.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Presiden Jokowi Masih Teliti Kebenaran Beras Pelastik

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku, masih meneliti kebenaran beras plastik, yang belakangan ini telah meresahkan masyarakat Indonesia.

“Beras itu, sedang diuji di tiga laboratorium termasuk di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lab umum. Kita tunggu saja hasilnya,” kata Jokowi disela kunjungannya di kegiatan Car Free Day Solo, Minggu (24/5).

Menuru Jokowi, isu beras plastik di Bekasi itu masih diteliti, terlebih terkait motifnya. Namun, hal ini tidak masuk logika karena harga beras plastik kabarnya lebih mahal dibanding beras biasa. “Hal ini, masih kita dalami. Jangan semua bicara tetapi tidak memberikan penyelesaian. Ini, baru kita dalami,” kata Jokowi.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Hadi Ruduatmo mengatakan, pihaknya terus melakukan operasi pasar di wilayah Solo menyusul adanya isu beras plastik.

Namun, pihaknya belum menemukan adanya beras plastik tersebut di Solo. Kendati demikian, Pemerintah Kota Surakarta tetap mewaspadai isu tersebut dengan cara melakukan operasi di pasar-pasar sehingga masyarakat lebih tenang dan tidak perlu khawatir.

Jokowi menghadiri kegiatan Car Free Day di sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo, dengan didamipingi Wali Kota Surakarta, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono, dan Kepala Polda Jateng Irjen Pol Noer Ali.

Presiden dan rombongan dalam kesempatan tersebut berjalan kaki mulai dari kawasan Gendengan Solo hingga ke bundaran Gladak atau berjarak sekitar empat kilometer.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mensos Ucapkan Terimakasih untuk Warga Aceh yang Bantu Rohingya

Jakarta, Aktual.co — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa terima kasih, atas upaya masyarakat Aceh yang ikut membantu penanganan pengungsi Rohingya.

“Atas nama pemerintah kami sampaikan terima kasih atas seluruh upaya pemda dan masyarakat Aceh,” kata Mensos di Langsa, Minggu (24/5).

Khofifah mengatakan, sejak awal para pengungsi itu terdampar di perairan Aceh Utara, Pemerintah Aceh sudah melakukan upaya layanan dan sudah disampaikan ke pemerintah pusat.

“Kalau masyarakat Aceh pasti dasarnya sangat kuat dalam upaya ini, maka mudah-mudahan seluruh ikhtirar ini dicatat malaikat, dan malaikat tidak akan salah mencatat.”

Berdasarkan data jumlah pengungsi Rohingya dan Bangladesh berjumlah 1.759 jiwa di empat titik tersebut dengan rincian sebanyak 564 jiwa di Punteut Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

Sebanyak 672 jiwa ditampung di Pelabuhan Kuala Langsa, Kota Langsa, 476 jiwa di Bireun Bayeun, Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur, dan sebanyak 47 jiwa di gedung milik pemda Kabupaten Aceh Tamiang.

Pada 10 Mei lalu gelombang pertama pengungsi Rohingya tiba di perairan Aceh Utara dan dibantu oleh nelayan setempat yang menyelamatkan mereka.

Sejak itu, berbagai bantuan disalurkan baik dari masyarakat maupun Pemerintah Aceh bergerak cepat membantu mereka.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung kondisi pengungsi Rohingya di Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur dan akan menyerahkan bantuan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain