12 April 2026
Beranda blog Halaman 36036

Soal Rohingya, KNPI Aceh Desak Indonesia Putus Hubungan Diplomatik dengan Myanmar

Banda Aceh, Aktual.co — Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Utara Anwar Puteh, mendesak Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Myanmar. Langkah yang sama dinilai perlu dilakukan oleh seluruh negara terhadap Myanmar. 
Pasalnya, negara itu dinilai telah melakukan genosida terhadap warga Rohingnya di Provinsi Rakhine, Myanmar.
“Kita mengutuk tindakan represif dan genosida terhadap warga rohingya,” ujar Anwar Puteh kepada Aktual.co, Jumat (22/5).
Ditambahkan, pihaknya mendesak PBB untuk lebih serius memberikan kepedulian dalam penanganan pengungsi dan warga Rohingya yang masih bertahan di Myanmar. 
“Dan saatnya Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Myanmar atas dasar kemanusiaan,” ujar Puteh.
Disebutkan, Indonesia tidak akan rugi jika memutuskan hubungan diplomatik dengan negara itu. Selain itu, Indonesia harus memiliki sikap tidak bekerjasama dengan negara yang melakukan genosida. Menurutnya, tidak ada tempat untuk negara yang membiarkan genosida terjadi di dunia ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Surat Terbuka Ketum PSSI Kepada Menpora

Jakarta, Aktual.co — Konflik antara Menpora Imam Nahrawi dan PSSI, semakin hari semakin memanas. Yang Terbaru, Menpora telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk Tim Transisi yang akan mengambilalih kepengurusan PSSI.

Dengan demikian, PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator kompetisi Indonesia Super League (ISL), berencana menggelar turnamen Pra Musim, setelah Kemenpora melarang kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu untuk bergulir.

Namun, lagi-lagi turnamen tersebut gagal terlaksana karena terbentur dengan perizinan, karena Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tak memberikan izin untuk diselenggarakannya turnamen tersebut.

Dengan demikian, kegiatan sepakbola resmi pada saat ini, praktis tidak ada untuk menghibur pecinta olahraga tersebut.

Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, kemudian melayangkan surat terbukanya kepada Menpora Imam Nahrawi. Surat tersebut diterbitkan pada hari ini, Jumat (22/5).

Berikut beberpa petikan surat terbuka La Nyalla kepada Menpora:

Kepada Menpora Imam Nahrawi

Bismilahirrohmannirrohim,

Assalamu’alaikumWr. Wb,

Yang saya hormati Menteri Pemuda dan Olahraga, Saudara Imam Nahrawi. Saya, La Nyalla Mahmud Mattalitti, Presiden PSSI masa bakti 2015-2019. Saya tidak perlu memperkenalkan lebih jauh, karena kita tentu sudah saling mengenal, jauh sebelum Anda menjadi menteri.

……………….

Anda melalui BOPI justru memaksa PSSI untuk “menelantarkan anak” (anggota) kami. Persebaya dan Arema untuk tidak boleh berkompetisi dengan alasan yang tidak substansif. Padahal pemaksaan BOPI kepada PSSI terkait hal itu adalah jelas-jelas pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 3 tahun 2015 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan Statuta PSSI serta Statuta FIFA. Sehingga sejatinya BOPI memaksa PSSI untuk melakukan pelanggaran hukum dan Statuta. Bahkan FIFA sampai bersurat bahwa BOPI atau siapapun di luar Member Association dilarang ikut menentukan siapa yang boleh dan tidak boleh mengikuti kompetisi atau berapa peserta kompetisi. Karena itu domain Member Association. Bukan pihak ketiga.

Puncaknya Anda malah mengeluarkan keputusan sanksi administrative dengan tidak mengakui aktivitas keolahragaan PSSI dengan alasan karena Persebaya dan Arema tidak dilarang oleh PSSI untuk mengikuti kompetisi. Lalu dengan menggunakan semua instrumen kekuasaan, Anda meminta semua institusi pemerintahan dan alat negara, mulai dari kepolisian, imigrasi hingga kepala daerah se-Indonesia untuk tidak melakukan pelayanan publik kepada PSSI. Luar biasa semangat Anda untuk menghentikan sepakbola di Indonesia.

Karena Indonesia negara hukum, bukan monarki absolut, maka kami terpaksa menguji keputusan Anda dalam menggunakan kekuasaan melalui PTUN. Apalagi dari pasal-pasal  pelanggaran yang Anda gunakan dan tuduhkan, tidak satupun yang dilanggar PSSI.

Kami juga terpaksa mengadukan secara langsung aksi Anda ke DPR RI hingga ke Wakil Presiden. Bahkan kepada Presiden melalui surat. Karena ingat, Negara ini bukan hanya pemerintah. Tetapi Negara ini
diisi oleh eksekutif, legislatif, yudikatif dan rakyat. Anda pemerintah, saya rakyat. Dan kelak Anda juga akan menjadi rakyat.

Saya sudah berusaha menemui Anda di kantor Anda tiga kali. Tetapi tidak berhasil bertemu. Saya berniat untuk duduk dan berbicara dengan Anda. Tentang keputusan Anda yang bisa berakibat fatal bagi sepakbola Indonesia bila FIFA sebagai induk sepakbola dunia member sanksi. Deadline sudah disampaikan FIFA melalui suratnya. Tanggal 29 Mei 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

AIIB Beroperasi Akhir 2015

Jakarta, Aktual.co — Setelah pertemuan tiga hari di Singapura untuk membahas kebijakan, Para calon anggota pendiri Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) mengatakan AIIB yang dipimpin Tiongkok akan beroperasi pada akhir tahun ini.

Pertemuan ketua juru runding yang melibatkan 57 calon anggota AIIB ini “mengakhiri pembicaraan dan menyelesaikan pasal-pasal perjanjian untuk AIIB,” kata sebuah pernyataan oleh sekretariat multilateral sementara bank, Jumat (22/5).

Pasal-pasal kesepakatan diharapkan “siap ditandatangani pada akhir Juni dan AIIB akan beroperasi pada akhir tahun ini,” kata pernyataan.

“Dalam pertemuan tiga hari, para ketua negosiator juga membahas rancangan kerangka lingkungan dan sosial serta rancangan kerangka kebijakan pengadaan, di antara topik-topik lainnya,” tambahnya.

Pertemuan di Singapura, putaran kelima pembicaraan sejak bank itu diperdebatkan pada Oktober, yang diketuai bersama oleh Shi Yaobin, wakil menteri keuangan Tiongkok, dan Yee Ping Yi, wakil sekretaris kementerian keuangan Singapura.

Kesimpulan dari pertemuan itu datang sehari setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan rencana investasi 110 miliar dolar AS untuk proyek infrastruktur di Asia dalam sebuah langkah yang jelas untuk melawan peluncuran AIIB.

Jumlah ini hanya sedikit lebih tinggi dari perkiraan 100 miliar dolar AS modal AIIB.

Jepang dan Amerika Serikat adalah penentang terbesar awal tahun ini ketika Beijing mulai merayu anggota-anggota untuk AIIB.

Washington mempengaruhi secara mencolok, dan akhirnya gagal, mencoba untuk menghalangi sekutunya mengambil bagian dalam proyek (AIIB), yang dikritik tidak akan menerapkan standar lingkungan dan tata kelola yang sama diberlakukanoleh badan-badan internasional lainnya, seperti Bank Pembangunan Asia, sebuah lembaga yang telah berdiri lama di mana Tokyo memainkan peran kunci.

Tetapi para pendukung mengatakan kekhawatiran atas pengaruh Tiongkok tidak semestinya dan berlebihan, dan bahwa partisipasi lebih dari 50 negara, termasuk yang beragam seperti Inggris dan Iran, akan melemahkan kekuatan Beijing.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Kesiapan Mabes Polri soal Kasus Petral

Jakarta, Aktual.co — Bareskrim Polri mengisyaratkan akan mempelajari data tentang Pertamina Energy Trading Limited (Petral), setelah Pertamina membubarkan perusahaan yang berada dibawahnya itu.
“Yang nggak siap itu siapa?” kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti ketika ditanya kesiapannya menyelidiki kasus Petral, Jakarta, Jumat (22/5).
Sebelumnya pada Kamis (21/5), mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi Faisal Basri menyambangi Bareskrim Polri. Faisal bertemu dengan para penyidik Bareskrim untuk menceritakan masalah-masalah yang ada di Pertamina Energy Trading Limited (Petral).
“Teman-teman Bareskrim ingin tahu tentang kasus Petral, jadi saya jelaskan,” kata Faisal.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi tentang kasus mafia migas. Mereka mendapatkan temuan yang sama, yaitu adanya beberapa nama yang disinyalir terlibat mafia migas di Indonesia. “Saya punya data. Di sini (Bareskrim) juga punya data. Ada beberapa yang cocok (datanya).”
Meski demikian, Faisal enggan membuka nama-nama tersebut. Sementara Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor E. Simanjuntak mengatakan pembicaraannya dengan Faisal memperjelas duduk permasalahan kasus Petral.
Dia mengatakan hasil pertemuan tersebut akan dijadikan dasar bagi Polri untuk melakukan penyelidikan. “Pasti akan kami tindak lanjuti,” kata Victor.
Pada Rabu (13/5), PT Pertamina secara resmi menghentikan operasional Petral dan selanjutnya akan dilakukan upaya likuidasi terhadap perusahaan-perusahaan di dalamnya. Kegiatan bisnis Petral, terutama yang menyangkut ekspor dan impor minyak mentah dan produk kilang, akan sepenuhnya dijalankan oleh Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina.
Dengan keputusan penghentian tersebut, segala hak dan kewajiban Petral yang masih ada, akan dibereskan atau diambil alih oleh Pertamina, termasuk segala betuk aset juga akan dimasukan sebagai bagian dari BUMN tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kubu Agung Beri Sinyal Tolak Islah

Jakarta, Aktual.co — Pengurus Golkar Kubu Agung Laksono memberi sinyal menolak islah dengan kubu Aburizal Bakrie, karena dianggap hanya sebagai alat politik menuju pilkada.
Selain itu juga, akan berupaya melakukan banding terhadap putusan PTUN, lantaran menganggap banyak kejanggalan. 
Wasekjen DPP Golkar kubu Agung, Lamhot Sinaga, mengatakan upaya banding ditempuh akibat banyak kejanggalan-kejangalan dalam putusan PTUN.
“Mengembalikan kepengurusan hasil Munas Riau dianggap dapat mengacaukan bangunan hukum, peraturan dan perundang-undangan,” kata Lamhot, di Jakarta, Jumat (22/5).
Menurutnya, jika hasil PTUN dijadikan dasar islah, maka islah hanya akan sebagai ‘menang-menangan’ Golkar versi kubu Ical. Akibatnya, islah ini nantinya akan bersifat temporary.
Lamhot menilai islah hanya sekedar untuk bisa ikut Pilkada serentak 2015 tanpa menyelesaikan persoalan mendasar ditubuh partai Golkar.
“Mereka lupa, persoalan mendasar di partai Golkar ada pada Ical dan kroni-kroninya, baik perilaku, tindakan, dan langkah politiknya yang telah memporak-porandakan partai yang sangat kami cintai ini,” katanya.
Dengan alasan inilah, lanjutnya, maka Mahkamah Partai Golkar (MPG) beberapa waktu lalu membuat keputusan yang bersifat rekonsiliatif. Karena dalam diktumnya mengamanatkan untuk mengakomodir kepengurusan hasil Munas Bali dengan kriteria Prestasi, Dedikasi, Loyalitas Dan Tidak Tercela (PDLT).
Selain itu, kata Lamhot, MPG juga memerintahkan memulihkan para kader-kader yang telah dipecat oleh Ical. Keputusan MPG inilah yang menurutnya layak diimplementasikan dalam konteks islah untuk menyelesaikan persoalan mendasar ditubuh Partai Golkar. Bukan islah menang-menangan yang bersifat jangka pendek dan sarat dengan muatan pragmatis.
Meski begitu, Lamhot yakin, JK akan sangat bijaksana untuk menyadarkan kubu Ical.
“Kami menyambut baik upaya yang dilakukan pak JK, sebagai mantan ketua umum dengan memberikan perhatian agar konflik ini segera berakhir,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Gaji ke-13 PNS Bakal Cair Sebelum Bulan Ramadhan

Jakarta, Aktual.co — Kabar baik bagi Anda para Pegawai Negeri Sipil (PNS), gaji ke-13 PNS kabarnya akan cair sebelum bulan Ramadhan tiba. Dalam hal ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Yuddy Chisnandi memastikan segera mena‎ndatangani pencairan gaji ke-13 bagi para PNS dilakukan pekan depan. Yang untuk selanjutnya akan diserahkan kepada Presiden untuk mendapat persetujuan.
“Sudah, ini sedang dibereskan, nanti dua atau tiga hari ke depan saya akan tandatangani, untuk kemudian diserahkan ke presiden untuk mendapatkan persetujuan,” kata Yuddy, di Jakarta, Jumat (22/5).
Mengacu pada tradisi, lazimnya gaji tambahan tersebut dibayarkan pada bulan Juli, namun bila surat pencairan kali ini langsung mendapat persetujuan dari Presiden, maka dipastikan gaji ke-13 tersebut akan cair bulan Juni atau sebelum Ramadhan.
Pencairan gaji tambahan ini, kata Yuddy, sudah sejak lama direncanakan. Dalam hal ini, Presiden memang meminta pencairan gaji tambahan tersebut dipercepat.
‎”Pak Presiden mengerti khususnya saat Lebaran supaya punya uang lebih, kan kebutuhannya banyak, Pak Presiden memang minta harus dipercepat,” tandas Yuddy.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain