12 April 2026
Beranda blog Halaman 36035

Setya Novanto Isyaratkan Islah Golkar

Jakarta, Aktual.co — Kisruh Partai Golkar yang melibatkan kubu Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical dan Agung Laksono (AL) sudah menemui titik terang. Pasalnya, kubu Ical, melalui Setya Novanto sudah melontarkan kata ‘islah’.
Dia mengatakan, saat ini kedua kubu sedang memikirkan bagaimana situasi di internal partai berlambang pohon beringin bisa berjalan seiringan, serta imbauan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dirasa menjadi sesepuh partai, pantas sebagai jembatani rujuknya dua kubu tersebut.
‪”Tujuan yang mulia dalam rangka mengadakan islah. Sambil menunggu pak JK pulang dari Jepang. Nanti kan ada tim untuk menjembatani, yang jelas islah,” papar Setya di Bakrie Tower, Jakarta, Jumat (22/5).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPR RI ini pun menjelaskan, satu hal yang mendorong rujuknya dua kubu Partai Golkar itu tidak lain untuk menatap Pilkada serentak yang akan digelar Desember 2015 mendatang.
“‪Makin lama akan bersama-sama untuk memikirkan ke depan. Dua-duanya punya tujuan baik, supaya Pilkada bisa bersama,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Mendag Minta Polri Usut Tuntas Kasus Beras Plastik

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengharapkan pihak penyidik dari Kepolisian Indonesia menyelesaikan kasus peredaran beras sintetik, setelah uji laboratorium dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selesai dilakukan.

“Kami meminta kepada pihak penyidik untuk menelusuri dari hulu hingga hilir untuk memastikan motif, apakah sekedar mencari untung atau tindakan kriminal dengan motif tertentu untuk merugikan pemerintah,” kata Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (22/5)

Rachmat mengatakan, pihaknya akan menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak kepolisian sebagai pihak yang berwenang untuk melakukan proses hukum, setelah hasil dari uji laboratorium tersebut menyatakan bahwa memang benar beras itu mengandung bahan yang berbahaya.

“Kemendag akan terus berkordinasi memberikan data terkait perberasan dan pasar untuk mempercepat penanganan kasus tersebut,” ujar Rachmat.

Rachmat menambahkan, dengan adanya kasus beras sintetis tersebut merupakan momentum untuk menata ulang perdagangan bahan pokok dan lainnya, termasuk diantaranya adalah melakukan pendaftaran setiap merek beras yang akan dijual di dalam negeri.

Sementara itu, Kepala BPOM, Roy Sparingga menyatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan sample dari Polres Bekasi pada 19 Mei 2015 malam. Sample tersebut merupakan sample penyidikan dari pihak kepolisian.

“Kami melakukan (uji lab) dengan sangat hati-hati, diperkirakan hari ini (Jumat 22/5) akan selesai. Nanti hasilnya akan kami sampaikan kepada Polri dalam waktu singkat,” kata Roy.

Roy menambahkan, terkait dengan temuan tersebut, pihaknya telah melaporkan kepada World Health Organization (WHO) untuk menanyakan apakah ada laporan serupa dari negara-negara lainnya.

“Kami mendapatkan informasi, tidak ada laporan di negara manapun pada saat ini. Namun tentunya ini akan menjadi perhatian dari WHO,” kata Roy.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tiga Cabor Ubah Formasi Atlet di SEA Games Singapura

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah cabang olahraga mengubah formasi atlet yang diberangkatkan ke SEA Games 2015 di Singapura, karena terkendala cedera yang diderita beberapa atlet, kata Kepala Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas Suwarno.

“Pergantian pemain menjelang keberangkatan menuju SEA Games 2015 Singapura ada di beberapa cabang olahraga,” kata Suwarno di Jakarta, Jumat (22/5).

Suwarno menjelaskan perubahan formasi atlet yang paling baru, datang dari cabang olahraga bulu tangkis, karena atletnya mengalami cedera saat menjalani kompetisi Piala Sudirman di Dongguan, Tiongkok.

Selain bulu tangkis, beberapa atlet dari cabang olahraga panahan dan menembak juga terdapat pergantian.

“Di antaranya bulutangkis, panahan dan menembak. Semua karena cedera yang dialami atlet belum bisa sembuh dalam waktu dekat,” kata Suwarno.

Namun demikian Suwarno menambahkan pergantian atlet di beberapa cabang olahraga tersebut tidak mengubah jumlah atlet dalam kontingen yang akan diberangkatkan ke SEA Games di Singapura.

Kontingen Indonesia saat ini diisi 501 atlet dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan pada SEA Games ke-28 tersebut.

Suwarno berharap kontingen Indonesia bisa menyumbangkan medali untuk Tanah Air di pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tahun 2015 yang akan dihelat pada Juni mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Faktor Risiko dan Cara Peroleh Vitamin D

Jakarta, Aktual.co —Salah satu dari kita bisa menjadi vitamin D kekurangan tanpa tingkat yang tepat dari sinar Matahari, atau suplemen. Namun demikian, bagi sebagian kelompok orang itu sangat penting mereka mendapatkan tingkat hak Vitamin D – baik karena mereka lebih beresiko kekurangan atau karena kebutuhan mereka lebih besar.

Kelompok-kelompok ini adalah:
1. Anak-anak di bawah 5
2. Wanita hamil dan menyusui
3. Umur di atas 65
4. Orang dengan rendah, atau tidak ada paparan sinar matahari
5. Orang dengan kulit lebih gelap

Berapa banyak vitamin D yang harus diasup?
Direkomendasikan jumlah harian vitamin D sekitar 10 mikrogram per hari (400 IU) untuk orang dewasa. Sementara, untuk bayi dan anak kecil, jumlah harian yang direkomendasikan vitamin D adalah 7-8,5 mikrogram. Jangan berpikir bahwa lebih banyak lebih baik – berlebihan bisa menimbulkan efek samping.

Bagaimana cara mendapatkan Vitamin D?
Kami telah menetapkan bahwa sinar matahari adalah komponen kunci untuk tubuh Anda secara alami memproduksi vitamin D sehingga mendapatkan kesempatan ketika berada di luar, menghirup udara segar dan olahraga memiliki banyak manfaat lain juga.

Anda juga harus makan banyak ikan berminyak seperti salmon, sarden dan makarel, dan telur karena ini adalah sumber yang baik dari vitamin D. Mereka juga menawarkan tingkat yang kuat dari omega 3 dan protein, sehingga layak membuat bagian dari diet Anda.

Pertimbangkan  untuk mengambil suplemen saat cuaca yang buruk. Jika Anda berpikir Anda bisa berada pada risiko kekurangan vitamin D, maka Anda bisa berbicara dengan dokter Anda, yang mungkin dapat menjalankan tes rutin untuk memeriksa kadar vitamin D Anda, demikian FemaleFirst melaporkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Bupati Bakal Tindak Penjual Beras Plastik

Jakarta, Aktual.co — Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi akan menindak tegas penjual beras sintetis atau yang mengoplos beras asli dengan beras sintetis.

“Kalau ada pedagang beras nakal yang mengoplos beras asli dengan beras sintetis, akan diberi sanksi. Kami juga siap mempidana,” ujar Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi di Purwakarta, Jumat (22/5).

Tindakan tegas yang akan diterapkan berupa pencabutan izin usaha.

Selain mengancam akan mempidana, bupati juga akan memberi sanksi berupa pencabutan izin usaha bagi mereka yang menjual beras sintetis, atau mengoplos beras asli dengan sintetis.

Dirinya sudah menginstruksikan agar kepala desa mengambil sampel beras dari para pedagang beras di daerahnya masing-masing. Sampel beras itu dibutuhkan untuk diperiksa di laboratorium.

“Pengujian sampel beras perlu dilakukan agar diketahui apakah beras yang beredar di Purwakarta beras asli atau sintetis,” katanya.

Dedi juga meminta seluruh kepala desa melakukan pendataan pedagang beras yang ada di Purwakarta. Pendataan diharapkan lengkap nama beserta alamat pedagangnya.

Ia menilai, beredarnya beras sintetis atau beras plastik cukup meresahkan masyarakat. Termasuk, masyarakat Purwakarta. Apalagi beras jenis itu pertama kali ditemukan di Bekasi yang informasinya beras itu dari Karawang.

Baik Karawang maupun Bekasi, daerah itu berdekatan dengan Purwakarta. Sehingga, tidak menutup kemungkinan beras plastik itu beredar pula di Purwakarta.

“Tetapi sampai saat ini belum ada laporan dari masyarakat mengenai beras sintetis,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mitra Pinasthika Realisasikan Dana IPO Rp1,19 Triliun

Jakarta, Aktual.co — PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) telah merealisasikan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sekitar 88 persen atau Rp1,19 triliun per akhir Desember 2014. Dari 88 persen dana hasil IPO itu mayoritas telah digunakan untuk pengembangan unit-unit usaha.

“Sisanya, yakni 12 persen atau Rp160 miliar, saat ini mulai memasuki tahap awal untuk pembangunan pabrik pelumas kendaraan bermotor merk Federal Oil melalui anak usaha yakni PT Federal Karyatama (FKT),” ujar Direktur Pengembangan Usaha MPMX Agung C Kusumo dalam siaran pers di Jakarta (22/5).

Adapun dana hasil IPO yang berhasil dihimpun MPMX sebesar Rp1,35 triliun. Sepanjang 2014, MPMX mencatat pertumbuhan kenaikan pendapatan sebesar 16 persen menjadi Rp16,1 triliun, kenaikan laba bruto sebesar 14 persen menjadi Rp2,3 triliun, dan perolehan laba bersih senilai Rp487 miliar.

“Perseroan akan tetap mendorong pertumbuhan bisnis yang positif dengan memperkuat operasional dan memanfaatkan potensi yang tersedia melalui unit-unit usaha sehingga tercipta sinergi bisnis di bawah group MPMX,” katanya.

Direktur Keuangan MPMX Troy Parwata mengatakan bahwa pada 2015 perseroan akan mempertahankan momentum pertumbuhan bisnis. Pada periode Januari-Maret 2015 perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,9 triliun, tumbuh 7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp3,6 triliun. Sementara laba bersih Perseroan mencapai Rp116 miliar.

Dipaparkan, kinerja operasional sejumlah anak usaha juga tercatat tumbuh positif sepanjang kuartal I 2015. Penjualan mobil Nissan-Datsun melalui MPMAuto meningkat 165 persen menjadi 623 unit, premi asuransi melalui MPMInsurance bertumbuh 71 persen. Di bisnis roda dua, penjualan MPMulia stabil diangka 216.000 unit sepanjang Kuartal I 2015.

Di segmen bisnis suku cadang otomotif, Federal Karyatama (FKT) mengoptimalkan peluang pertumbuhan pasar bisnis pelumas antara lain dengan meluncurkan oli khusus mobil dengan merek Federal Mobil dan saat ini sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan pabrik pelumas baru berkapasitas 100 juta liter. Pabrik yang berlokasi di Cilegon, Banten ini direncanakan mulai berproduksi pada akhir 2016.

“MPMX akan terus berusaha mengoptimalkan peluang bisnis untuk meningkatkan nilai perusahaan dan memberikan manfaat yang optimal kepada ‘stakeholders’ dan ‘shareholders’,” kata Troy Parwata.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain