12 April 2026
Beranda blog Halaman 36039

Bareskrim Baru Temukan Beras Plastik di Bekasi

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri tengah berupaya mengusut beredarnya beras mengandung bahan baku sintetis di Bekasi, Jawa Barat, yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Div Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto mengaku sudah membahas kepada seluruh jajarannya, untuk melakukan investigasi ke berbagai daerah untuk menemukan beras plastik tersebut.
“Sudah kita koordinasikan kepada seluruh jajaran menyingkapi perkembangan yang ada di Bekasi,” kata Agus, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).
Namun, pihaknya sejauh ini belum ada temuan baru terkait beras plastik di berbagai daerah. “Sampai saat ini belum ada laporan bahwa di daerah sudah ditemukan. Belum ada penemuan yang lain selain di Bekasi,”  ujarnya.
Untuk itu, dia menghimbau kepada masyarakat untuk tenang menyingkapi peredaran beras asal China tersebut. Agus berharap masyarakat bisa membantu mengungkap kasus peredaran beras plastik yang meresahkan itu.
“Kita berharap masyarakat tetap tidak perlu resah terhadap informasi yang ada. Ada kriteria-kriteri seperti apa, yang asli maupun yang tidak asli dalam hal itu beras plastik, komunikasikan dengan pihak kepolisian  untuk kami tindak lanjuti,” kata Agus,” demikian Agus.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Sudirman Said Ngaku Berani Bubarkan Petral Atas Perintah Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Menteri ESDM Sudirman Said menyampaikan bahwa pembubaran anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni Pertamina Energy Trading Limited (Petral) bukanlah suatu masalah yang besar di sektor migas.

“Petral bukan masalah besar, karena kita harus membehani banyak masalah di sektor migas, mulai dari cadangan BBM yang hanya cukup 18 hari, kita harus tambah banyak storage BBM, sekian puluh tahun kita tidak bangun kilang, cadangan minyak kita hanya tersisa 12 tahun lagi karena kita tidak dorong eksplorasi, dan banyak masalah lainnya yang harus dibehani di sektor ini,” kata Sudirman di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (22/5).

Ia menegaskan bahwa yang membuatnya berani mengambil keputusan untuk mendorong pembubaran Petral lantaran itu merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya berani bubarkan Petral karena mempunyai direct (arahan) yang jelas dari Presiden,” jelas dia.

Ia juga meminta agar publik menunggu hasil dari audit investigasi yang sedang berproses. “Kita tunggu hasil audit investigasi di Petral selama 6 bulan,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Program Sejuta Rumah Bukan Hal Gratis, Pemerintah Harus Pikirkan Sisi Permintaan

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Dr Joubert Maramis mengatakan program sejuta rumah yang akan dilakukan oleh pemerintah agar memikirkan sisi demand atau permintaan.
“Program ini sangat baik untuk pemerataan hasil pembangunan oleh pemerintah, namun ada beberapa hal yg harus di jadikan dasar suksesnya program ini baik dari permintaan maupun penawaran,” kata Joubert, di Manado, Jumat (22/5).
Dia mengatakan pemerintah harus menggunakan sisi permintaan bukan sisi penawaran. Artinya disurvei dulu penduduk miskin mana yang mampu mendapatkan rumah tersebut, karena yang pastinya tidak gratis.
Baru kemudian dibangun sejumlah itu. Jangan karena ada anggaran langsung dibangun sehingga mubasir karena kurang peminat atau jatuh pada orang yang berduit sebagi investasi,” jelasnya.
Katanya, masalah pembiayaan sudah pasti APBN tidak cukup harus digandeng lembaga pembiayaan dari BUMN.
Kemudian, pemeliharaan dan infrastruktur penunjang perumahan harusnya bagian dari anggaran program tersebut karena biasanya rumah sangat sederhana, miskin fasilitas umum dan kurang bagus penataannya.
Dan, katanya, Kementerian yang sediakan dana namun pembangun dan konsep serta pengelola post pembangunan harus profesional. Kementerian menjadi pemilik program dan evaluator dan penilai.
Hal ini penting karena jika kementerian yang memiliki uang sekaligus pembangun dan pengelola pasti tidak efisien.
“Saya kira jika hal-hal itu dilakukan dan dijaga konsiatensinya maka program satu juta rumah dari pemerintahan Jokowi-JK akan berhasil dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Mensos Sidak Gudang Bulog

Mensos Khofifah Indar Parawansa (kiri) didampingi Kepala Divisi Regional Sulawesi Selatan, Abdullah DJawas (kanan) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (22/5). Sidak tersebut mengantisipasi beredarnya beras jenis sintesis atau beras plastik seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Jawa Barat serta mengecek persediaan beras bulog menjelang bulan Ramadhan. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani

Hotel Terbesar Dunia di Mekah akan Dibuka pada 2017

Jakarta, Aktual.co —Mempunyai 12  Menara, dengan 10 ribu kamar dan 70 restoran,  ditambah helipad dan pusat konvensi ukuran besar, menjadi rencana proyek properti Abraj Kudai,  di kompleks Mekah, Arab Saudi, yang dirancang menjadi sebuah Hotel terbesar di dunia dengan jumlah kamar terbanyak. Hotel ini akan dibuka pada  tahun 2017 mendatang.

Dirancang oleh perusahaan arsitektur Dar Al-Handasah, dengan nilai pembangunan mencapai $ 3,5 Miliar, Hotel ini dibangun dan akan membentang sepanjang 1,4 juta meter persegi.

Sebuah cincin dari 12 menara akan diletakkan di atas podium, yang bisa dilihat dari 2 kilometer dari Masjid Al Haram, Masjid Suci di kota Mekah, menurut laman Dar Al-Handasah ini.

Saat ini, Las Vegas adalah Hotel terbesar di dunia dalam hal jumlah kamar. MGM Grand memiliki rekor 6.198 kamar, menurut riset industri perhotelan, STR Inc.

Berikut, lima Hotel di dunia dengan jumlah kamar terbanyak,  berdasarkan survey STR:

1. MGM Grand Hotel, Las Vegas, memiliki 6198 kamar

2. First World Hotel, Malaysia:, memiliki 6.118 kamar

3. Luxor Hotel, Las Vegas, memiliki 4.400 kamar

4. Mandalay Bay Resort, Las Vegas, memiliki 4332 kamar

5. The Venetian, Las Vegas, memiliki 4049 kamar

Artikel ini ditulis oleh:

Forbes DPR-DPD Ingin Aceh Tak Berkonflik Lagi

Jakarta, Aktual.co — Forum Bersama Anggota DPR-DPD RI asal Aceh berharap agar tidak ada lagi konflik yang terjadi di provinsi ujung paling barat Indonesia itu karena dapat menghambat pembangunan.
“Perdamaian yang telah terbina harus terus dijaga sebab dengan kondisi keamanan yang kondusif akan mampu meningkatkan kemajuan daerah dan masyarakat,” kata Sekretaris Forbes DPR-DPD asal Aceh Tagore Abubakar di Jakarta, Jumat (22/5).
Penyataan itu disampaikan di sela-sela pertemuan Pemerintah Aceh dengan Forbes Anggota DPR-DPD RI.
Menurut dia semua komponen di Aceh harus bersama-sama menjaga keamanan sehingga akan mampu menghadirkan banyak investasi.
“Jika kondisi keamanan tidak kondusif maka akan mengganggu pembangunan dan upaya menyejahterakan masyarakat tidak akan terwujud,” katanya.
Pihaknya meyakini dengan kondisi keamanan yang kondusif akan membuat kalangan investor untuk menanamkan modalnya di provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu.
Dalam pertemuan tersebut dari Forbes hadir Khaidir, Muslim, Salim Fakhri, T Riefky Harsya dan Rafly dan dari Pemerintah Aceh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Kepala Bappeda Prof Abubakar Karim dan Wali Nanggroe Malik Mahmud.
Pertemuan tersebut juga dihadiri seluruh bupati/wakil bupati dari Provinsi Aceh.
Konflik berkepanjangan yang berlangsung selama tiga puluh tahun di Aceh berakhir setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman damai (MoU) di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005, antara Pemerintah Pusat dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain