4 April 2026
Beranda blog Halaman 36098

Pakistan-Afganistan Sepakat Kerjasama Intelijen

Jakarta, Aktual.co — Badan intelijen Pakistan dan Afghanistan, sepakat berbagi informasi dan berkoordinasi kegiatan melawan Taliban, kata juru bicara militer Pakistan, Selasa (19/5).

Naskah Kesepahaman (MoU) telah ditandatangani oleh Badan Intelijen Pakistan (ISI) dan Direktorat Keamanan Nasional Agfhanistan (NDS), kata Mayor Jenderal Asiam Bajwa, juru bicara militer Pakistan, di Twitter-nya.

“Kesepakatan itu meliputi berbagi dan berkoordinasi informasi terkait kegiatan intelijen kedua negara tersebut,” kata Bajwa, seperti dikutip AFP, Selasa.

Meski demikian, belum jelas kapan MoU itu ditandatangani.

Pakistan memiliki pemerintahan sipil, tapi militer dan ISI masih sangat berpengaruh di negeri itu, terutama terhadap kebijakan-kebijakan terhadap negara tetangga Afghanistan.

Perdana Menteri (PM) Pakistan Nawaz Sharif berjanji untuk mendukung Afghanistan memerangi Taliban saat ia mengunjungi Kabul pekan lalu. Kunjungan ini merupakan upaya mencairkan hubungan bilateral yang terjadi selama bertahun-tahun terakhir.

Kunjungan Sharif ke Kabul adalah kali pertama sejak Presiden Ashraf Ghani mulai memimpin Afghanistan pada September tahun lalu.

PM Pakistan mengunjungi Afghanistan di tengah kekhawatiran semakin maraknya serangan oleh Taliban di Afghanistan.

Para pejabat Afghan berkali-kali menuduh Pakistan mendidik dan melatih pemberontak Taliban, yang telah menyulut perang selama 13 tahun dengan tentara lokal dan internasional di Afghanistan.

Tapi Ghani justru secara aktif merangkul Pakistan, meskipun negeri itu dituduh menjadi pendukung Taliban, sejak memimpin negeri itu. Langkah ini disebut-sebut pengamat sebagai strategi untuk memaksa para militan mau bernegosiasi di meja perundingan.

Artikel ini ditulis oleh:

Aksi 20 Mei, Jokowi Dimungkinkan Temui Demonstran

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto menegaskan tidak masalah bagi Presiden Joko Widodo untuk menemui demonstran pada 20 Mei 2015.
“Kalau Presiden berkenan, dan segala sesuatu dimungkinkan, saya rasa tidak ada masalah (untuk menemui demonstran),” kata Andi, di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (19/5).
Ia mengatakan, pada peringatan reformasi 20 Mei 2015, Jokowi akan tetap berada di Jakarta.
Bahkan pada Senin (18/5), Presiden sudah bertemu dengan beberapa elemen mahasiswa untuk berdiskusi soal politik dan hak asasi manusi.
Andi memastikan perspektif presiden soal 20 Mei erat kaitannya seputar kasus Trisaksi, tragedi Semanggi, dan awal reformasi. Dipastikan pemerintah telah banyak berinteraksi dengan kelompok-kelompok yang terkait dengan reformasi 1998.

Artikel ini ditulis oleh:

Dihalangi Buat Paguyuban, Penghuni Apartemen ‘Curhat’ ke Djarot

Jakarta, Aktual.co —Di tengah gencarnya Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mendorong pembentukan RT/RW atau paguyuban apartemen di Jakarta, pengakuan mengejutkan justru datang dari pemilik unit apartemen. Mereka ternyata justru merasa dihalangi pihak pengelola dalam membentuk paguyuban.
Irmensyah, salah satu penghuni sekaligus pemilik apartemen di Pancoran River Side mengaku sudah membentuk paguyuban bersama pemilik apartemen lainnya awal tahun 2015. Namun bukannya didukung, pengelola apartemen yakni PT. Graha Rayhan Tri Putera justru tidak mengakui keberadaan paguyuban bentukan para pemilik apartemen.
“Menurut aturan setahun setelah penerimaan kunci, pemilik atau penghuni harus difasilitasi oleh pengelola untuk membentuk P3RSS. Tapi karena hal ini tidak sama sekali dilakukan akhirnya kami punya inisiatif sendiri,” kata Irmensyah yang turut hadir dalam acara pertemuan pengelola apartemen seluruh Jakarta di Balai Agung Pemprov DKI, Selasa (19/5).
Serah terima kunci, kata Irmensyah, sudah terjadi Maret 2014. Paguyuban, bukan tidak memberi perlawanan atas tudingan pihak pengelola yang menganggap pembentukan paguyuban ilegal. Namun pihak Pemerintah Provinsi DKI melalui Dinas Perumahan seakan ‘berpihak’ pada pengelola.
“Bahkan ada upaya pengelola yang coba memecah belah. Jadi kalau masuk ke apartemen, itu ada spanduk yang menyatakan pembentukan paguyuban tidak sah selain bentukan pengelola. Mana ada bikin pengelola?,” keluh Irmensyah.
Untuk itu, para penghuni apartemen di Pancoran River Side berharap dengan adanya forum pertemuan ini, pemprov bisa lebih memperhatikan hak-hak para penghuni dan pemilik apartemen. “Dari Pemda kita butuh bantuan sekali, tolong support kami, kita adalah sebagai pemilik dan penghuni apartemen,” harap Irmensyah.

Artikel ini ditulis oleh:

Misbakhun: Pernyataan SBY Soal Sudirman Said Hanya Pencitraan

Jakarta, Aktual.co — Pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang mengatakan bahwa pemberantasan mafia migas seringkali berhenti di meja SBY sewaktu menjabat sebagai presiden, menuai polemik.
Politikus Golkar Mukhamad Misbakhun mengatakan bahwa dirinya meyakini bahwa Menteri ESDM tidak sembarangan dalam menyampaikan pernyataan kepada publik.
“Apa yang dikatakan Sudirman Said selaku Menteri ESDM bukan hal sembarangan. Tentunya apa yang dia sampaikan berdasarkan data yang valid. Karena, Sudirman Said punya reputasi yang bagus selama ini,” ucap Misbakhun, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5).
Menurut dia, permasalahan dunia migas di Indonesia memang sangat sarat dengan permainan pemburu rente yang bisa dikategorikan sebagai mafia migas. Oleh karena itu, tidak mudah memang bagi Menteri ESDM untuk melawan dan memberantas mafia migas tersebut.
“Sudirman Said tidak boleh surut dan takut terhadap ‘ancaman’ dari mantan Presiden SBY. Justru ancaman SBY tersebut momentum bagi Sudirman Said untuk membongkar siapa otak dari mafia migas serta siapa saja yang menikmati ‘uang preman’ jatah setoran para mafia migas tersebut,”
“Penyataan Mantan Presiden SBY bagi saya adalah pencitraan semata. Bagaimanapun juga dia adalah ketua umum partai demokrat yang pernah memimpin negara ini dimana mafia migas gagal di berantas selama 10 tahun jadi presiden,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Ketua Bawaslu Ditetapkan Sebagai Tersangka Dana Hibah Pilgub Jatim

Surabaya, Aktual.co — Subdit III Tindak Pidana Korupsi, Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, menetapkan 6 pejabat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah Rp 142 miliar untuk Pilgub Jawa Timur 2013 lalu.
Enam orang tersebut adalah,  Ketua Bawaslu Jawa Timur, SF, AMR (Sekertaris Bawaslu Jatim), SSP dan AP (anggota Bawaslu Jatim), GSW (Bendahara Bawaslu Jatim), serta IDY (rekanan penyedia barang dan jasa).
Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, Kombespol Idris Kadir, mengatakan, modus yang dilakukan para tersangka yakni, membuat kontrak fiktif pengadaan barang dan jasa.
“Nah, kontrak fiktif itu merubah  anggaran biaya. Dan  sisa pembiayaan anggaran tidak disetorkan,” jelasnya.(19/5).
Kombes pol Idris merincikan, model penyalahgunaan dana Pilgub Jatim yang dilakukan Bawaslu, seperti anggaran  kegiatan di hotel selama satu minggu. Tetapi, pelaksanaannya  hanya tiga hari saja. 
Tidak hanya itu, ada laporan pengadaan 2 ribu unit spanduk. Tetapi,   realisasinya hanya ada  800 spanduk.
Dan dari hasil audit BPKP, akibat mark-up anggaran tersebut, kerugian negara mencapai Rp 5,6 miliar.
Sementara, terungkapnya kasus dugaan korupsi dana hibah ini sendiri, justru dari laporan mantan pejabat di Seketariatan Bawaslu Jawa Timur bidang pengadaan barang dan jasa, Samudji Hendrik Susilo.
“Jadi laporan itu menyebutkan adanya penyalahgunaan dana hibah untuk Pilgub Jawa Timur 2013, yang total anggarannya senilai Rp 142 miliar. 80 persennya, digunakan untuk honor komisioner dan petugas pengawas lapangan di 38 kabupaten dan kota.” lanjutnya.
Namun, setelah Inspektorat Jawa Timur melakukan audit, ternyata ada sisa dana SILPA sebesar Rp 5 miliar, yang seharusnya dikembalikan. Tapi, saat dilakukan pemeriksaan di bulan September 2014 lalu, diketahui Bawaslu Jawa Timur hanya menyetor Rp 2,4 miliar dari total Rp 5 miliar tersebut.
Terkait penyidikan tersebut, penyidik saat ini bisa mengamankan uang negara senilai Rp 520 juta, sebagai barang bukti.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Zaskia Suka Busana Muslimah yang Simpel dan Nyaman

Jakarta, Aktual.co — Menyambut bulan Suci Ramadan yang jatuh pada pertengahan bulan Juni 2015 mendatang, artis Zaskia Adya Mecca memiliki rencana berburu baju Lebaran.

Ditemui di sebuah acara Fashion Show Lebaran, Istri dari Hanung Bramantio ini mengaku bahwa menjadi kebiasaan di Hari Raya Idul Fitri untuk mengenakan baju baru.

“Biasa ya, karena lagu Dea Anada ‘pake baju baru Alhamdullilah’, jadi mainset kita Lebaran ya baju baru,” seloroh Zaskia, di Jakarta, Selasa (19/5).

Bintang film ‘Hijab’ ini mengaku, bahwa dirinya termasuk orang yang senang mengenakan busana muslimah yang simpel dan nyaman dalam setiap momen.

 “Aku kalau Lebaran lebih senang  menggunakan pakaian yang nyaman, bukan yang memakai dres berwarna putih, makanya disini aku mau lihat Zalora Koleksi,” ungkap ibu dua anak tersebut.

Terkait fashion busana muslim Lebaran 2015,  kata Zaskia, ia tidak memiliki gambaran seperti apa ke depannya.

 “Pertanyaan sulit buat aku jika ditanyakn tentang mode fashion ke depannya, karena aku sendiri basicly bukan seorang Desainer, aku merancang baju sesuai mood dan seleraku. Jadi aku nggak tahu ke depannya apa yang akan hits,” jelasnya menutup pembicaraan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain