3 April 2026
Beranda blog Halaman 36112

Kabareskrim: Gelar Perkara Kasus BG Secara Terbuka Memang Belum

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso mengaku, pihaknya belum melakukan gelar perkara kasus dugaan korupsi Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan, belum dilakukan secara terbuka. Hanya saja sejauh ini sudah dilakukan secara internal.
“Gelar perkara terbuka belum dilakukan, ‎itu tidak menjadi prioritas karena banyak pekerjaan yang lebih penting. Untuk itu kami masih menunggu kesediaannya pihak lainnya untuk hadir,” kata Budi Waseso di Mabes Polri, Selasa (18/5).
Menurut dia, secara internal gelar perkara itu sudah dilakukan mengundang beberapa penyidik Bareskrim, saksi ahli dan jaksa. (Baca juga: ‎Polri Akui Sudah Gelar Perkara Dugaan Korupsi Komjen BG)
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri, Brigjen Victor E Simanjuntak menuturkan berdasarkan hasil gelar perkara, yang dilakukan oleh penyidik Bareskrim atas kasus dugaan gratifikasi Komjen Budi Gunawan, diketahui perkara tersebut dinyatakan tidak pernah ada.
Gelar perkara dilakukan ‎April 2015 lalu, dan dihadiri tiga pakar hukum yakni Chairul Huda, Teuku Nasrullah, serta Yenti Ginarsih. Turut dihadiri oleh penyidik dari Direktorat lain di Bareskrim. (Baca juga: Pakar Sebut Kasus Korupsi Komjen BG Memang Tak Bisa Dibuka Kembali)

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Predikat ‘Lifetime Achievement’, Mieke Wijaya Mengaku ‘Surprise’

Jakarta, Aktual.co —Sebuah hasil karya dalam dunia hiburan membutuhkan karya kreativitas yang tidak pernah berhenti dan selalu penuh dengan inovasi. Ungkapan di atas, merupakan apresiasi tertinggi yang pernah diraih oleh aktris senior Mieke Wijaya saat ini.

Dimana memasuki usia ke-9 tahun ini, ajang ‘IMA Movie Award 2015’,  istri almarhum aktor Dicky Zulkanain  dipercaya para juri ‘IMA Movie Award 2015’ sebagai predikat ‘Lifetime Achievement’.

Dianggap para juri, terpilihnya aktris Mieke Wijaya, perempuan satu ini telah memberikan kontribusi tak terlupakan untuk kemajuan perfilman Indonesia.

“Saya disuruh naik ke panggung, bersama ketiga sahabat saya cuma untuk membacakan nominasi. Tapi, malah mendapatkan penghargaan. Sungguh ini merupakan surprise buat saya, ” ucap Mieke Wijaya kepada Aktual.co, ditemui di Balai Sarbini, Jakarta.

“Yang jelas, terima kasih untuk penghargaan yang telah diberikan kepada saya ini. Semoga penghargaan ini bisa membuat saya lebih bersemangat lagi untuk berkarya, ” katanya lagi.

Untuk diketahui, di ‘IMA Movie Award 2015’ sebanyak 58 film telah terdaftar. Melalui proses seleksi yang ketat oleh juri-juri berpengalaman dalam seni peran Tanah Air.

Selain itu, kemegahan malam penghargaan IMA 2014 “9olden Age” akan menjadi catatan di dalam sejarah industri perfilman Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Pelantikan Pengurus PSSI Baru Awal Juni 2015

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan mengatakan, pelantikan pengurus baru PSSI periode 2015-2019 akan dilaksanakan awal Juni mendatang.

“Karena ada kewajiban konstitusional di PSSI untuk Kongres FIFA ke-65 di Zurich, Swiss pada 29 Mei, maka pelantikan tersebut baru dilakukan sekembalinya dari Swiss. Untuk tanggalnya, kami akan beritahukan selanjutnya,” kata Hinca di kantor PSSI, Jakarta, ditulis Selasa (19/5).

Menurut Hinca, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Ketua KONI Pusat, Tono Suratman terkait pelantikan tersebut.

“Karena PSSI anggota KONI, jadi yang harus melantik adalah KONI sesuai dengan AD/ART KONI. Oleh karena itu, selama menunggu waktu pelantikan, kami ingin menyiapkannya dengan baik terlebih dahulu,” kata Hinca.

PSSI telah mengumumkan susunan pengurus periode 2015-2019 yang telah dipilih sesuai dengan standar FIFA dan statuta PSSI pada Senin (18/5).

Susunan pengurus tersebut merupakan bentukan Komite Eksekutif PSSI yang terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya (18/4) lalu.

Dalam susunan pengurus baru tersebut, Hinca menyatakan terdapat 17 Komite Tetap, Komite Ad-Hoc, dan tiga Badan Peradilan yang semuanya berjumlah 29 komite.

“Nama-nama pengurus tersebut telah kami hubungi satu per satu dan butuh waktu memang setelah KLB 18 April lalu, hari ini lengkap dan sekarang diumumkannya,” katanya.

Menurut Hinca, diharapkan pengurus baru tersebut dapat memajukan sepak bola nasional melalui berbagai program yang telah dicanangkan dalam KLB 2015 di Surabaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Stok Beras di Jatim Aman Untuk Tujuh Bulan Kedepan

Malang, Aktual.co — Ketersediaan Beras di Bulog Sub Divre Jawa Timur, diperkirakan aman hingga tujuh bulan mendatang.
Kepala Bulog Sub Divre Jawa Timur, Witono, mengatakan stok beras di wilayah kerjanya mencapai 309 ribu ton, dimana angka tersebut merupakan cadangan terbesar di Indonesia.
“Kami masih memiliki cadangan beras sebanyak 309.000 ton di Jawa Timur,” Ucap Witono di Malang, Jawa Timur, Selasa (19/5).
Ia menambahkan, kecukupan beras ini juga ditambah usaha penyerapan dari petani dengan target 8.000-9.000 ton per hari. Pada panen raya Juli dan Agustus mendatang akan dimaksimalkan oleh Bulog, sehingga target serapan beras bisa sesuai dengan target.
“Panen raya kita akan ‘all out’ semaksimal mungkin hingga target 750.000 ton cadangan beras bisa terjangkau,” paparnya.
Sementara itu stok beras di wilayah kerja Sub Divre Malang juga diketahui aman dengan cadangan sebanyak 25.000 ton.
Jumlah itu menurut kepala sub divre Malang, Arsyad mampu mencukupi kebutuhan beras hingga empat bulan kedepan.
“Tidak hanya Malang Raya, karena wilayah kerja kami hingga Pasuruan, jadi stok beras masih aman,” kata Arsyad.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Dinilai Tak Jalankan Tanggung Jawab Sebagai Kepala Negara

Jakarta, Aktual.co — Aktivis Petisi 28, Haris Rusly, mengatakan bahwa selama ini Presiden Jokowi hanya menempatkan dirinya sebagai kepala pemerintah, yang sifatnya melakukan teknis pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik saja.
Bahkan, meski menjabat sebagai presiden tetapi rasa yang disampaikan oleh Jokowi menujukan dirinya masih bekerja seperti Wali Kota maupun Gubernur, setingkat nasional saja.
Hal itu melihat tujuh bulan perjalanan pemerintahan Jokowi-JK yang dinilai amburadul, lantaran terjadi miskordinasi antara lembaga pemerintahan.
“Kita belum melihat adanya perubahan kesadaran dalam melihat dirinya sebagai kepala negara, ia (Jokowi) masih mendifinisikan dirinya sebagai walikota atau gubernur di tingkat nasional, atau artinya hanya merasa sebagai kepala pemerintah yang bertugas untuk membangun infrastruktur saja,” ucap Haris dalam acara diskusi Indonesian Club bertajuk ‘Berlanjutnya Kekacauan Sistem Negara, Krisis Kepemimpinan Nasional dan Ketidakpastian Kebijakan di Era Presiden Joko Widodo’, di Warung Komando, Jakarta, Selasa (19/5).
Lebih lanjut, sambung Haris, seharusnya presiden menempatkan dirinya baik sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Sehingga, presiden mengemban dua fungsi tanggung jawab tersebut.
“Presiden Indonesia itu mengandung dua fungsi, kepala negara dan kepala pemerintah. Sebagai kepala negara berfungsi memimpin jasmani dan rohani, cita-cita arah tujuan dalam berbangsa. Sebagai kepala pemerintah sehari-hari berfungsi memimpin terselenggaranya kebutuhan publik,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Psikolog: Penelantaran Anak Dapat Berdampak Psikologis

Jakarta, Aktual.co — Psikolog dari Klinik Terpadu Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Pela 9 Jane Cindy mengatakan anak yang ditelantarkan bisa mengalami dampak psikologis yaitu merasa ditolak oleh kedua orang tuanya.

“Penolakan yang dirasakan dapat mengakibatkan mereka menarik diri dari lingkungan sosial, menutup diri, tidak mampu menaruh kepercayaan terhadap orang lain dan akhirnya kemampuannya untuk bersosialisasi tidak berkembang dengan baik,” kata Cindy ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (19/5).

Cindy mengatakan ketidakmampuan anak dalam bersosialisasi akan mengakibatkan anak bertumbuh menjadi individu yang penyendiri, tertutup, egosentris serta tidak mampu mengembangkan rasa empati.

Dampak psikologis lain yang mungkin muncul terhadap anak korban penelantaran adalah mereka menjadi sangat sensitif serta mengembangkan perilaku yang agresif dan destruktif.

“Hal-hal tersebut dapat terjadi karena peristiwa traumatis pada anak mengakibatkan anak mengalami kesulitan dalam mengatur perilaku dan emosi mereka,” tuturnya.

Menurut Cindy, anak yang ditelantarkan orang tuanya dapat mengalami trauma.

Pada dasarnya, anak dari berbagai tahapan usia dapat mengalami trauma meskipun tanggapan terhadap trauma akan berbeda-beda.

“Ketika anak berada pada usia di bawah tiga tahun atau lima tahun, mereka belum bisa mengungkapkan atau menjelaskan peristiwa traumatis mereka secara verbal. Setelah lebih dewasa, mereka lebih mampu mengungkapkan secara verbal,” katanya.

Kasus penelantaran anak masih sering terjadi di tanah air dengan kasus terakhir yang menghebohkan masyarakat adalah ketika sepasang orang tua diamankan petugas berwenang dengan tuduhan menelantarkan anak-anaknya.

Petugas gabungan Polda Metro Jaya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Sosial menggerebek sebuah rumah di kawasan Cibubur Jakarta Timur, Kamis (14/5).

Petugas kemudian mengamankan Utomo Permono dan Nurindria Sari terkait dugaan penelantaran terhadap lima anaknya.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas gabungan menyelamatkan kelima anak pasangan tersebut dan menemukan 0,85 gram sabu-sabu.

Polisi telah menetapkan pasangan tersebut sebagai tersangka atas dugaan kepemilikan sabu-sabu berdasarkan Pasal 112 dan 114 Subsider Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain