4 April 2026
Beranda blog Halaman 36131

Pemkot Makassar Diminta Serius Kelola Aset Daerah

Makasar, Aktual.co —DPRD kota Makassar, Sulawesi Selatan meminta  Wali Kota Makassar, M Ramdhan “Danny” Pomanto memberi perhatian khusus pengelolaan dan penggunaan aset daerah.
Menyusul banyaknya aset pemerintah kota yang beralih fungsi dan diserobot oleh pihak lain.
Permintaan DPRD kota Makassar yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) ini mengemuka dalam sidang paripurna terhadap Laporan Kerja Pertanggungjawaban Walikota Makassar tahun 2014, yang digelar siang tadi Senin (18/5).
Saat memberi rekomendasi kepada Wali Kota, juru bicara Pansus Azis Namu mengatakan pengelolaan aset daerah menjadi catatan khusus yang harus menjadi perhatian utama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
“Pencatatan dan Inventarisasi harus dimaksimalkan. Ini untuk menghindari lepasnya aset. Baik karena sengketa maupun penyerobotan,” kata dia.
Selain soroti aset, Pansus juga memberi rekomendasi lain. Seperti disegerakannya penelitian di pembuatan peta elektronik senilai Rp 500 juta per kecamatan, agar program tepat guna dan sasaran.
Karena pembuatan peta elektronik itu menggunakan anggaran yang cukup besar, Pansus menyarankan anggarannya sebaiknya diambil dari APBD pokok, bukan perubahan.
Selain itu, banyaknya jabatan yang masih kosong di lingkup pemerintahan kota Makassar khususnya perangkat kecamatan dan kelurahan menjadi sorotan anggota Pansus. Sehingga direomendasikan untuk diisi untuk maksimalkan pelayanan.
Terakhir, Walikota sebagai owner perusda harus serius memberikan perhatian kepada PD Terminal, PD Pasar, PD Parkir, PDAM, dan RPH yang sampai saat ini belum maksimal dalam menyumbangkan dividen ke kas Pemerintah Kota Makassar.

Artikel ini ditulis oleh:

Pakar Kecantikan: Sesuaikan Kondisi Kulit Wajah dengan Produk Facial

Jakarta, Aktual.co —Wajah cantik dan terlihat berseri adalah impian setiap wanita. Wanita memiliki cara khusus untuk merawat wajah mereka. Kebanyakan dari mereka merawatnya dengan cara melakukan cuci muka dengan berbagai obat atau sabun khusus wajah.

Namun tahukah Anda sangat fatal jadinya, jika produk yang Anda pakai tidak sesuai fungsinya dan justru membuat wajah anda semakin rusak bahkan iritasi.

Bekerja terlalu keras dapat membuat kulit wajah cepat mengeriput dan timbul lingkar hitam di sekitar bawah mata. Hal ini dapat menyebabkan wajah Anda terlihat kusam dan tua. Dianjurkan dalam beberapa pekan, Anda melakukan perawatan seperti facial atau totok wajah agar kulit menjadi lebih rileks.

Demikian dilansir FemaleFirst, Daphne Metland, pendiri The Good Free Spa, dari Inggris berkeliling untuk menawarkan  perawatan spa terbaik. Dan, dia membagikan beberapa tips dalam memilih perawatan seperti facial dan spa.

Jika Anda telah menemukan merek dan jenis obat facial yang akan dgunakan maka itu merupakan titik awal yang baik. Namun, bila Anda belum menemukan obat yang sesuai, sebaiknya segera konsultasikan kepada pakarnya agar wajah Anda tidak terjadi iritasi.

Berikut beberapa tips yang cocok untuk pilihan facial Anda.

1. Hydrating
Kulit Anda kering dan Anda ingin perawatan yang sehat. Kemungkinan untuk masalah ini yaitu, cream, serum dan masker pelembab, dimana baik digunakan.

2. Anti penuaan
Anda ingin mengatasi munculnya garis-garis halus dan kerutan serta membantu kulit terlihat lebih kencang dan gemuk. Kemungkinan untuk masalah pengelupasan kulit, produk berbasis kolagen dan pijat rahang cocok dengan Anda.

3. Anti noda
Kulit Anda rentan terhadap jerawat dan dapat sensitif dan iritasi, sehingga Anda ingin perawatan yang ‘menenangkan’ kulit Anda.  Kemungkinan untuk solusi masalah ini yakni, topeng tanah liat ‘deep cleansing’, nutrisi zat seng dan ekstraksi.

4. Detoksifikasi
Kulit terasa kasar dan telah kehilangan cahaya alami. Kemungkinan terjadi pengelupasan kulit, timbulnya minyak, dan kelembutan enzim kulit yang menurun. Detofikasi adalah solusinya.

5. Brightening
Kulit Anda rentan terhadap kemerahan dan iritasi. Anda ingin menyeimbangkan warna kulit. Kemungkinan untuk solusinya yaitu, krim kaya vitamin dan masker pelembab.

Artikel ini ditulis oleh:

Demam Batu Akik, Pedagang Baksopun Alih Profesi

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah pedagang di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu mengalihkan komoditas perdagangannya dengan menjual batu akik dan memanfaatkan pinggiran jalan sebagai lokasi usaha.

Salah seorang pedagang Imran (54) warga Jalan Sirandorung, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu mengaku awalnya menjadi pedagang bakso keliling. Namun, dengan banyaknya masyarakat yang mengalami “demam” batu akik, ia mengganti barang dagangannya dan lebih memilih untuk menjual batu perhiasan tersebut.

“Untungnya lebih lumayan. Jual bakso kita harus keliling, kalau batu akik hanya duduk dan langsung kita pasangkan cincinnya,” kata Imran di Rantauprapat, Senin (18/5).

Awalnya, Imran kurang tertarik untuk mencari nafkah dengan menjual batu akik. Namun setelah mengetahui tingginya minat masyarakat, ia memutuskan untuk membeli mesin pembuat batu akik.

Dalam seharinya, mantan pedagang bakso itu bisa meraih keuntungan mencapai Rp200 ribu. “Kalau dibanding jual bakso, jauh sekali untungnya. Dari situlah saya beralih jual batu akik,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Suparman (47) yang berjualan di sekitar Jalan Siringo-ringo, Rantauprapat yang mengganti komoditas dagangan semula yakni berdagang sembako ke pasar mingguan setempat.

Setiap harinya, Suparman mengaku mampu meraih keuntungan hingga Rp250 ribu. “Kalau saya hanya jual bongkahan batunya saja. Setiap harinya bisa untung lumayanlah, terutama hari libur. Apalagi membeli batunya langsung ke rumah warga di gunung,” katanya.

Suparman mengaku cukup banyak teman-temannya yang beralih profesi menjadi pedagang batu akik setelah mengetahui keuntungan yang didapatkan per hari.

“Tetangga saya ada yang supir becak bermotor, ada yang berjualan mainan keliling, dan buruh bangunan, semua beralih jadi tukang batu cincin,” katanya tanpa menyebutkan nama teman-temannya tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

DPRD DKI Diusulkan Bentuk Pansus Usut Izin Reklamasi Ahok

Jakarta, Aktual.co —Beberapa anggota Badan Legislasi Daerah (Balegda) DKI bakal permasalahkan izin reklamasi yang dikeluarkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk pengembang Pulau G.
Izin bernomor 2239 tahun 2014 itu dianggap bermasalah lantaran dikeluarkan sebelum rancangan peraturan daerah (Raperda) Zonasi Pesisir dibahas dan disepakati DPRD DKI.
Dua anggota Balegda, Prabowo Sunirman dan Maman Firmansyah, mengatakan akan desak pimpinan dewan membentuk panitia khusus (Pansus) untuk usut keputusan Ahok itu.
“Keputusan itu telah dikeluarkan, kita minta dipansuskan dulu atau kita minta moratorium dulu sebelum dibahas,” ujar Prabowo, di DPRD DKI, Senin (18/5).
Ketika ditanyakan soal moratorium, apakah bakal mengancam perubahaan pengembang Pulau G, keduanya kompak menjawab itu bukan urusan dewan. “Nggak ada urusan soal Podomoro (pengembang) terancam ijinnya,” kata Prabowo. Maman ikut menimpali, “(Urusan ijin) Itu mah bukan urusan dewan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Agung Laksono: Putusan PTUN Tak Adil

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Jakarta, Agung Laksono yang hadir dalam persidangan, menilai putusan PTUN atas sengketa kepengurusan partai beringin tersebut tidak adil.
“Putusan tidak adil,” kata Agung seusai mengikuti sidang pembacaan putusan sengketa Partai Golkar di PTUN Jakarta, Senin (18/5).
Dia juga meyakini pihak Kementerian Hukum dan HAM akan mengajukan banding atas putusan PTUN Jakarta. 
“Yang banding Menkumham, kalau kami tergugat intervensi,” kata Agung.
Dalam persidangan tersebut, Aburizal Bakrie sebagai ketua Umum hasil Munas Bali tidak hadir. Wakil Ketua Umum Golkar versi Munas Bali Nurdin Halid mengungkapkan ARB tidak hadir karena ada acara lain. 
“Beliau tadinya mau hadir, tapi tadi ada acara yang lebih penting sehingga berhalangan hadir,” kata Nurdin.
Majelis Hakim PTUN memutuskan mengabulkan sebagian gugatan kubu Aburizal Bakrie atas SK Menkumham yang mengesahkan kepengurusan partai beringin dibawah kepemimpinan Agung Laksono.
Majelis Hakim PTUN memerintahkan Menkumham selaku Tergugat mencabut SK tersebut karena dinilai bertentangan dengan undang-undang.

Artikel ini ditulis oleh:

Balegda Diminta Libatkan Kementerian, Bahas Raperda Zonasi Pesisir

Jakarta, Aktual.co —Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI  diminta cermati kembali Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) sebelum lakukan pembahasan. 
Anggota Balegda dari Fraksi Gerindra Prabowo Soenirman menilai Raperda Zonasi Pesisir merupakan pintu masuk bagi mega proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta (Pantura). 
Sedangkan megaproyek reklamasi, kata dia, bukan hal yang sederhana. Untuk itu dia meminta perlunya dilibatkan berbagai lembaga terkait dalam pembahasan Raperda Zonasi Pesisir itu. 
“Ya kita minta dulu semua dilibatkan, dan perlunya kajian yang jelas naskah akademiknya, tidak hanya sekedar menuruti kemauan pengembang,”  kata Prabowo, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (18/5).
Pendapat senada juga disampaikan Ketua Fraksi PPP Maman Firmansyah. Selain perlu libatkan kementerian terkait, dewan juga harus mendengarkan tanggapan masyarakat pesisir. “Semua pihak terkait pokoknya harus dilibatkan, termasuk masyarakat pesisir,” ujar Maman.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain