6 April 2026
Beranda blog Halaman 36146

Reshuffle Kabinet, PDIP Tunggu Sinyal Jokowi

Medan, Aktual.co — Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengaku bahwa pihaknya masih menunggu sinyal dari Presiden Joko Widodo terkait rencana reshuffle kabinet.
“Kita tunggu sinyal dari presiden, kita bukan pihak yang mendorong-dorong adanya pergantian menteri, kita pihak yang mendorong agar pemerintah ini bekerja sebaik-baiknya untuk rakyat,” kata Hasto, usai membuka fit and properties balon kepala daerah dari 23 kabupaten kota se-Sumut, di Medan, Senin (18/5).
Menurut Hasto, pihaknya akan memberikan masukan terkait reshuffle,  jika memang Jokowi yang memintanya.
“Sekiranya presiden meminta kami akan memberikan masukan, karena ini sepenuhnya hak pregroratif presiden,” ucapnya.
Soal kemungkinan PDI Perjuangan akan memberikan rekomendasi siapa saja menteri yang layak diganti, Hasto tak menampiknya.
“Secara politik memang dimungkinkan, tapi sekali lagi kan tergantung presiden, sehingga dalam saat seperti ini PDI Perjuangan tidak berkeinginan agar resuffle ini akan justru menjadi isu politik yang akan mengurangi konsentrasi kerja pemerintah,” ujar Hasto.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejagung Janji Tuntaskan Kasus Rekening Gendut Kepala Daerah

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung (Kejagung) berjanji akan menuntaskan kasus rekening gendut sejumlah kepala daerah, mulai dari tingkat bupati hingga gubernur.
“Penanganan kasus rekening gendut terus berjalan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kuspenkum) Kejagung Tony Tribagus Spontana di Jakarta, Senin (18/5).
Sebelumnya, Kejagung menerima nama 10 kepala daerah yang diduga memiliki rekening gendut dari Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK). (Baca juga: Ini 8 Kepala Daerah Pemilik Rekening Gendut)
Kejagung menyebutkan empat nama dari 10 kepala daerah itu, yakni Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam dan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, mantan Bupati Pulang Pisau Achmad Amur serta mantan Bupati Klungkung, Bali I Wayan Chandra.
Tony menyebutkan dari ke-10 kepala daerah itu, diantaranya sudah ditangani seperti Gubernur Sultra sudah masuk tahap penyelidikan. “Kemudian mantan Bupati Pulang Pisau, mantan Bupati Klungkung dan Bengkalis,” katanya.
Dia juga berjanji akan melakukan pemeriksaan apakah kasus Wakil Bupati Cirebon dan Bupati Sarmi, Papua merupakan bagian dari 10 kepala daerah yang memiliki rekening gendut. “Nanti kalau keduanya bagian dari laporan PPATK maka akan dikenakan TPPU juga.”
Saat ini, kata dia, untuk kasus Nur Alam penyelidikannya tinggal menunggu keterangan saksi kunci warga negara Hongkong, yang memiliki alamat fiktif perusahaan tambang yang memasok dana melalui rekening orang nomor satu di Provinsi Sultra itu. (Baca juga: Kejagung Pastikan Telusuri Rekening Gendut Bupati Bengkalis Riau)
Nanti kalau sudah ada keterangan dari saksi kunci itu, dia menyatakan segera kasus tersebut dinaikkan atau ditingkatkan ke tahap penyidikan. “Tidak ada politik-politikan dalam penanganan dugaan rekening gendut itu, kita akan tetap bekerja secara profesional.”
Perusahaan tambang yang dimaksud itu Ritchcorp Internasional Limited dan diketahui sudah tidak beroperasi lagi setelah tim Kejagung mendatangi alamat perusahaan, yang bermarkas di Hongkong itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Skandal World Expo Milan, Artha Graha Tegaskan Hanya Bantu Penyelenggaraan

Jakarta, Aktual.co — Artha Graha Peduli menegaskan pihaknya hanya membantu menyelesaikan penyelenggaraan keikutsertaan Indonesia dalam World Expo Milan 2015, menyusul kabar yayasan tersebut mengambil alih tugas Koperasi Pelestari Budaya Nusantara (KPBN).
Menurut siaran pers dari AGP yang diterima di Jakarta, Senin (18/5), atas permintaan almarhum Didi Petet dan sepengetahuan perwakilan Kementerian Perdagangan, yayasan tersebut sama sekali bukan mengambil alih tugas KPBN, tetapi hanya membantu menyelesaikan kegiatan di Indonesia Paviliun yang bersifat darurat.
Tujuannya adalah agar kelangsungan pameran Indonesia dalam World Expo Milan 2015 dapat tetap berjalan dengan lancar seiring kesiapan Tim KPBN pimpinan Didi Petet dan realisasi komitmen dari sponsor lain yang belum selesai.
AGP menyatakan kerja sama yang dilakukan murni sebagai bagian dari kegiatan yang dikoordinasikan oleh KPBN.
Tugas yang dilakukan AGP itu bersifat sementara sampai KPBN bisa mandiri dan memiliki tim lengkap serta membantu program-program yang mengalami keterlambatan dan memfasilitasi hal-hal yang masih belum selesai.
AGP menegaskan keberadaan pihaknya di World Expo Milano 2015 untuk mendukung penuh kegiatan KPBN dan bukan mengambil alih. Yayasan tersebut juga menegaskan pihaknya merupakan bagian dari tim yang akan membantu operasional KPBN.
Sebelumnya, keikutsertaan Indonesia dalam World Expo Milan memang tidak didukung dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Meski tidak memberikan dukungan dana, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman memberikan dukungan berupa imbauan partisipasi dalam kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih enam bulan itu. Dukungan lainnya, datang dari sejumlah pihak swasta nasional seperti Indofood, AKR, Medco, Djarum, Astra dan Sinar Mas.
Pemerintah pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono awalnya memang memutuskan untuk tidak ikut serta dalam perhelatan tersebut lantaran anggaran yang dikeluarkan begitu besar. Dalam kegiatan serupa di Shanghai pada 2010, pemerintah bahkan menggelontorkan dana APBN hingga Rp300 miliar.
Karena itu, Didi Petet atas nama KPBN mengajukan diri untuk mengambilalih penyelenggaraan dan pendanaan dengan menghimpun dana dukungan swasta.

Artikel ini ditulis oleh:

Pansel KY Baru Terima 15 Pendaftar

Jakarta, Aktual.co — Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Yudisial telah menerima 15 berkas pendaftaran calon pengawas eksternal hakim periode 2015-2020.
“Sampai akhir minggu lalu, sudah ada 15 orang yang mendaftar untuk ikut seleksi pemilihan anggota KY,” kata Anggota Pansel Asep Rahmat Fajar, di Jakarta, Senin (18/5).
Asep mengatakan, Pansel mengimbau putra putri terbaik bangsa yang sudah memenuhi syarat untuk segera mendaftar, masa pendaftaran sendiri dibuka sampai 21 Mei 2015.
Walaupun masih minim pendaftaran, kata Asep, Pansel masih cukup optimistis bahwa di empat hari terakhir ke depan, akan ada peningkatan jumlah peserta secara signifikan.
“Semoga empat unsur yang disyaratkan dalam undang-undang dapat terwakili oleh komposisi peserta seleksi nanti,” ucap mantan Juru Bicara KY ini, berharap.
Asep menjelaskan, bahwa sebagai salah satu lembaga negara yang merupakan buah langsung dari reformasi, Komisi Yudisial dengan wewenang yang dimilikinya mempunyai peran yang besar dalam ikut serta membenahi dunia hukum Indonesia.
“Oleh karena itu dalam proses seleksi nanti harapannya akan diperoleh figur-figur yang berintegritas, kompeten dan mempunyai leadership yang tinggi, baik itu yang berasal dari unsur mantan hakim, akademisi hukum, praktisi hukum dan masyarakat,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Menteri Anies Imbau Kepala Daerah Untuk Membangun Kejujuran Soal UN

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengimbau kepala daerah untuk membangun kejujuran pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di daerahnya.

“Yang terpenting pada pelaksanaan UN adalah membentuk insan dan ekosistem yang jujur. Untuk daerah yang indeks integritasnya merah, maka bupati atau wali kota harus memberi perhatian serius. Kepala daerah harus turut serta membangun kejujuran di daerahnya,”ujar Anies dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (18/5).

Kemdikbud juga mengirimkan hasil dan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) sebagai hasil pemetaan pendidikan kepada sejumlah kepala daerah.

“Kami ingin mendorong para siswa di sekolah-sekolah kita menjadi anak-anak yang berprestasi tinggi dan berintegritas.” Beberapa kabupaten/kota yang memiliki IIUN yang tinggi yakni Yogyakarta dengan indeks integritas 82,37, sementara nilai rata-rata UN di Yogyakarta untuk SMA/MA mengalami penurunan sebesar 0,89 poin dari 65,40 pada 2014 menjadi 64,51 pada 2015.

Kabupaten Sleman untuk jenjang SMA/MA mempunyai IIUN sebesar 80,18 dan nilai rata-rata UN mengalami penurunan 0,23 dari 60,20 pada 2014 menjadi 59,97 pada 2015.

“Hal itu membuktikan tingginya IIUN tidak memiliki korelasi dengan peningkatan nilai rata-rata UN,”jelas dia.

Beberapa daerah yang memiliki tingkat capaian UN tinggi dan IIUN tinggi yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, untuk jenjang SMA/MA mengalami penurunan nilai rata-rata sebesar 22,58 poin atau turun dari 69,70 menjadi 47,12. Sementara IIUN sebesar 66,43.

Nilai rata-rata untuk jenjang SMA/MA di Kota Kupang mengalami penurunan 19,8 poin dari 70,20 menjadi 50,40. Sementara IIUN sebesar 72,85.

Nilai rata-rata UN jenjang SMA/MA di sebagian wilayah Papua juga mengalami penurunan hingga 29,49 poin yakni di Kabupaten Dogiyai, sedangkan IIUN 72,19.

Juga di Kabupaten Nduga, Papua, nilai rata-rata mengalami peningkatan 3,03, sedangkan IIUN hanya 18,4.

Hal tersebut, sambung Anies, menunjukkan masih terjadi kekucarangan masif di beberapa daerah.

“Fakta bahwa nilai kejujuran masih memprihatinkan, karena sikap kita yang mendiamkan kecurangan. Ini akan menjadi acuan untuk kebijakan ke depannya.” IIUN tidak hanya ditujukan untuk perbaikan integritas proses pendidikan di siswa, guru dan sekolah tapi mengembalikan praktik kejujuran dan berintegritas di seluruh aspek kehidupan bangsa.

UN hanya salah satu dari delapan Standar Nasional Pendidikan.

“Laporan ini kami sampaikan ke seluruh kepala daerah, sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di semua aspek,”tukas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Datangi Kantor Ahok, Retno Layangkan Surat Protes

Jakarta, Aktual.co — Mantan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Retno Listyarti mendatangi Balai Kota kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Senin (18/5) siang. Tujuannya, melayangkan surat protes langsung kepada Ahok atas pemecatannya.

“Tadi saya ijin dengan kepala sekolah untuk bertemu lawyer dan didampingi ke Balai Kota. Sekarang saya ingin kembali lagi ke SMAN 13 (setelah berkunjung ke Balai Kota),” kata Retno di Balai Kota DKI Jakarta.

Sebelum mengunjungi Balai Kota DKI Jakarta, Retno mengaku telah datang ke SMAN 13 terlebih dahulu sejak pagi. Ia juga mengatakan sempat mengikuti proses upacara yang biasa dilaksanakan setiap hari senin di sekolah tempatnya bertugas.

“Saya sudah kembali bekerja di SMAN 13. Saya tadi pagi mengikuti upacara, bahkan sempat melayat keluarga SMAN 13 yang meninggal,” ujar Retno.

Retno bersama kuasa hukumnya memang tidak sama sekali bertemu dengan Ahok. Mereka pun terpantau berada di kawasan Balai Kota kurang dari setengah jam sejak waktu kedatangan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Penanganan Kasus LBH Jakarta Muhammad Isnur mengatakan, surat keberatan yang disampaikan sebagai bentuk protes menyusul diterbitkan SK pemberhentian tanpa ada teguran atau peringatan terlebih dulu.

“Gubernur punya waktu enam hari kerja untuk menanggapi surat keberatan Ibu Retno. Kalau tidak ditanggapi, laporan akan disampaikan ke Ombudsman dan PTUN,” kata Isnur kala itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain