Pelemahan IHSG Diprediksi Hanya Sesaat
Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gaungan (IHSG) pekan lalu cenderung berakhir di zona merah. Pelaku pasar yang masih melakukan transaksi lebih memilih untuk profit taking setelah sepanjang dua hari sebelumnya terus bergerak naik.
“Lebih tingginya animo pelaku pasar untuk profit taking membuat sentimen kenaikan laju Rupiah pasca rilis surplusnya neraca perdagangan menjadi tidak diperhatikan,” ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Rea Priyambada.
Lebih lanjut dikatakan Reza, meski neraca perdagangan mengalami surplus, namun nilai import dan ekspor justru tercatat turun secara YoY sehingga memberikan gambaran masih melambatnya perekonomian Indonesia. Belum lagi, kata dia, asing yang masih melanjutkan aksi jualnya sehingga menambah sentimen negatif. Bahkan menghijaunya laju bursa saham Asia juga tidak membuat IHSG bergeming.
Pada perdagangan Senin (18/5) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.200-5.216 dan resisten 5.248-5.273. Menurutnya, pelemahan yang terjadi diharapkan hanya pelemahan sesaat.
“Kami harapkan juga tren kenaikan IHSG masih dapat berlanjut, meski kemungkinan juga diiringi aksi-aksi profit taking yang dapat membuat kenaikan sedikit tertahan,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
















