13 April 2026
Beranda blog Halaman 36320

Sebanyak 69 Orang Tewas Dalam Serangan di Depot Senjata di Yaman

Jakarta, Aktual.co — Sedikitnya 69 orang tewas dan 250 orang lagi cedera akibat ledakan-ledakan setelah pesawat-pesawat tempur pimpinan Arab Saudi menghantam satu depot senjata di pinggiran Sanaa, kata seorang pejabat medis pada Selasa (12/5).

“Ini kasus yang terdata sejauh ini,” kata pejabat itu, dengan menambahkan sebagian besar dari mereka yang tewas dan cedera adalah warga sipil, seperti dikutip dari Reuters.

Warga masyarakat mengatakan ledakan-ledakan di satu pangkalan militer di Gunung Noqum, di pinggiran bagian timur ibu kota Yaman, berlangsung hingga tengah hari pada Selasa setelah jet-jet koalisi menghantam depot itu Senin malam.

Paramedis di lapangan telah menyebutkan lima orang tewas dan 20 cedera.

Serangan-serangan tersebut memicu ledakan-ledakan besar yang mengirim reruntuhan dan puing-puing ke kawasan permukiman di kaki gunung itu.

Suatu serangan koalisi pada 21 April atas pangkalan militer di Sanaa yang dikuasai pemberontak menimbulkan ledakan-ledakan yang membunuh 38 orang dan melukai 532 orang lainnya.

Suatu gencatan senjata yang diajukan koalisi akan dimulai pada pukul 22 waktu setempat (pukul 9 WIB) pada Selasa untuk mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan.

Dari Kairo dilaporkan, serangan-serangan udara pimpinan Saudi atas satu pangkalan roket di Yaman pada Senin (11/5) membunuh 90 orang dan melukai 300 lainnya, kata seorang pejabat yang dikutip kantor berita Saba.

Jika benar, jumlah tersebut akan menjadi termasuk yang tertinggi dalam satu insiden tunggal selama lebih enam pekan pemboman oleh alinasi negara-negara Arab di Teluk atas kelompok milisi Houthi sekutu Iran dan tentara Yaman yang setia yang menjadi sekutunya.

Artikel ini ditulis oleh:

Hana Sabar Menunggu Giliran Tampil di Piala Sudirman

Jakarta, Aktual.co — Pemain termuda di tim Piala Sudirman Indonesia, Hana Ramadhini, sabar menunggu untuk bisa turun bertanding pada ajang kejuaraan bulutangkis dunia beregu campuran Piala Sudirman.

Atlet bulu tangkis kelahiran Tasikmalaya 21 Februari 1995 itu hingga menjelang usai babak penyisihan Piala Sudirman ini, masih menunggu kesempatan untuk bisa diturunkan bertanding, namun dirinya sadar masih berada di bawah kelas para seniornya.

“Saya sih sabar saja menunggu, ya kalau tidak di sini (Piala sudirman) yang mungkin di even internasional beregu lainnya,” kata pemain tunggal putri ketiga Indonesia, usai melakukan latihan, di Dongguan, Tiongkok, Selasa (12/5).

“ini even beregu pertama saya, paling tidak saya mendapat pengalaman di sini,” katanya menambahkan.

Hana yang mengaku mengenal olah raga bulu tangkis saat berusia sembilan tahun dari kakak dan ayahnya itu, memimpikan bisa ikut andil mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia yang kini sedang menurun.

“Saya ingin kualitas permainan saya lebih dibagusi dan berharap bisa ikut memperkuat tim Indonesia lagi,” tambah atlet bulu tangkis yang ikut memenangi beberapa kejuaraan “challenge” di Vietnam dan Swiss itu.

Artikel ini ditulis oleh:

SBY Kembali Pimpin Partai Demokrat

Jakarta, Aktual.co — Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2015-2020. SBY merupakan calon tunggal dan terpilih menjadi ketua umum secara aklamasi.
Persetujuan peserta Kongres ke-4 Partai Demokrat langsung dibuat keputusan oleh ketua sidang, EE Mangindaan. Saat memimpin sidang, Mangindaan didampingi Syarief Hasan, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Amir Syamsuddin.
“Menetapkan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua umum terpilih DPP Partai Demokrat periode 2015-2020,” kata Mangindaan saat membacakan SK penetapan SBY sebagai ketua umum di hotel Shangri-La, Surabya, Selasa (12/5)
Menurut Mangindaan penetapan tersebut atas persetujuan seluruh pemilik suara partai Demokrat. Penetapan tersebut membuat ribuan peserta kongres bertepuk tangan dan berteriak “hidup SBY”.
“Dengan demikian maka seluruh pengurus DPP demisioner,”demikian Mangindaan.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemlu: Surat Ancaman Terhadap KBRI Abuja Sedang Diselidiki

Jakarta, Aktual.co — Surat ancaman yang dikirimkan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abuja, Nigeria, telah dilaporkan kepada pihak berwajib dan sedang dalam penyelidikan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir.

“Dalam hal surat ancaman terhadap Staf KBRI Abuja telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Saat ini sedang dilakukan investigasi terhadap surat tersebut dan keseriusan dari acaman tersebut,” kata Arrmanatha Nasir di Jakarta, Selasa (12/5).

Menurut dia, pihak KBRI di Abuja telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Nigeria yang akan menindaklanjuti kasus surat ancaman tersebut.

“Semua ancaman yang dikirimkan ke KBRI selalu ditindaklanjuti secara serius sesuai dengan SOP (standard operational procedure),” ujar dia.

Kabar mengenai ancaman serangan yang diarahkan ke KBRI di Abuja, Nigeria, membuat pengamanan di Gedung KBRI tersebut ditingkatkan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi mengaku sudah mendapatkan laporan mengenai ancaman serangan terhadap KBRI di Abuja itu.

Adapun ancaman tersebut dikirim melalui surat dan diterima oleh pihak KBRI di Abuja, Senin (11/5) pukul 09.00 waktu setempat.

Dalam surat tersebut, kelompok yang menamakan dirinya M.O.G. memperingatkan pemerintah Indonesia untuk tidak mengeksekusi warga Nigeria. Sebelumnya, pemerintah Indonesia mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba asal Nigeria.

Apabila kejadian eksekusi mati terhadap warga Nigeria terjadi lagi, kelompok M.O.G. itu mengancam akan mengambil tindakan untuk menyerang KBRI di Abuja.

Surat ancaman dari M.O.G. itu juga menyebutkan beberapa nama staf di KBRI Abuja.

Artikel ini ditulis oleh:

Sebanyak 26 Pemain Persepam Terancam Putus Kontrak

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 26 orang pemain klub sepak bola Persepam Madura terancam putus kontrak, menyusul kebijakan pemerintah yang membekukan PSSI.

“Dengan adanya kebijakan itu, kami dari manajemen terpaksa harus melakukan negosiasi lagi dengan para pemain yang telah tanda tangan kontrak,” kata Asisten Manajemen Persepam Madura, Nadi Mulyadi ketika dihubungi, Selasa (12/5).

Nadi menjelaskan, dengan adanya keputusan bahwa seleksi Divisi Utama dihentikan, kini para pemain untuk sementara dipulangkan.

Belum lama ini, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)memutuskan menghentikan seluruh kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama 2015 setelah PSSI menyatakan keadaan “force majeure”.

Keadaan “force majeure” terjadi setelah 17 April ketika keluar SK Menpora yang tidak mengakui PSSI kemudian dilanjutkan dengan surat Menpora kepada Polri pada 20 April yang meminta agar kepolisian tidak memberikan izin penyelenggaraan sepak bola di Indonesia.

Maka, Komite Eksekutif PSSI memastikan keadaan force majeure telah terjadi di luar kehendak PSSI bahkan diluar kehendak undang-undang.

Menurut Nadi Mulyadi saat ini pihaknya meminta petunjuk dari PT Liga terkait penghentian kompetisi itu, sehingga pihak manajemen bisa mengambil kebijakan lebih lanjut, terutama terkait dengan kontrak pemain.

“Kami juga meminta meminta petunjuk tentang teknik gaji, mengingat dari 26 orang pemain yang direkrut Persepam itu semuanya telah tanda tangan kontrak,” katanya.

Persepam Madura Utama merupakan salah satu klub sepak bola kebanggaan masyarakat Madura yang dikelola oleh PT Jempol Madura Utama.

Klub sepak bola ini sudah pernah berlaga di ISL 2014 saat dikelola oleh PT Pojur Madura United, namun akhirnya kembali di divisi utama, setelah gagal mempertahankan prestasinya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pelatih: Denmark Tetap Harus Diwaspadai

Jakarta, Aktual.co — Pelatih ganda campuran Richard Mainaky mengaku, tim Indonesia tetap harus waspada tim Denmark, dalam kualifikasi kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman 2015. Pasalnya Denmark cukup kuat setelah tim itu mampu mengalahkan Inggris.

“Kami tidak boleh lengah, meskipun kami punya pasangan kuat Tontowi (Ahmad)/Liliyana (Natsir), Denmark tetap menjadi ancaman bagi kami,” kata Richard seusai mengawasi jalannya latihan tim Indonesia di gedung bulu tangkis Lee Yong Bo Badminton School di Dongguan, Selasa (12/5).

Sedangkan Liliyana sendiri mengaku telah siap untuk mengalahkan pasangan Denmark.

“Kami belum tahu siapa bakal lawan kami, drawing baru akan berlangsung besok (Rabu 13/5),” kata Butet sapaannya.

Tontowi/Liliyana pada kualifikasi grup C1 melawang Inggris, Senin (11/5) harus mengakui kekalahan 17-21 18-21 dari Christopher Adcock/Gabrielle Adcock.

Pada sesi latihan di gedung bulu tangkis yang mengambil nama legenda pemain ganda Tiongkok era 80’an itu, para pemain Indonesia lebih banyak melakukan latihan kebugaran dibanding pemantapan teknik dan strategi.

Tampak beberapa pemain melakukan “sparring partner” dengan pelatihnya, serta melakukan latihan kekuatan otot dengan menaraik tali.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain