5 April 2026
Beranda blog Halaman 36372

Polisi Gadungan Tewas Ditembus Peluru Usai Rampas Motor

Jakarta, Aktual.co — Kepala kepolisian sektro (Kapolsek) Cikupa, Tangerang Kompol Gunarko mengatakan pelaku yang tewas tertembus anggotanya merupakan pelaku perampasan sepeda motor yang kerap beraksi dengan modus berpura-pura menjadi anggota polisi.
“Dia berpura-pura mencegat pengendara motor, mengaku polisi,” katanya, Minggu (10/5).
Dikatakan Gunarko dari aksinya tersebut pelaku berhasil merampas sepeda motor jenis matic milik Arif. Modus yang digunakan oleh pelaku sendiri terbilang nekad, pasalnya pelaku menuduh korbannya kalau kendaraan yang dimiliki oleh korban adalah hasil kejahatan.
“Lalu merampas motor Yamaha Mio milik Ade Arif pada 17 April 2015,” tambahnya.
Sementara itu menurut korban Arif bahwa pelaku melakukan perampasan dengan berpura-pura menjadi anggota polisi yang menuduh sepeda motornya merupakan hasil curian.
“Dia bilang motor saya ini hasil nyuri dan mau dibawa ke kantornya,” ujar Arif.
Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan senpi air shoftgun jenis revolver merek win gun warna silver, 9 kunci leter T, motor hasil curian.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Marzuki dan Gede Pasek Diminta Tak Lupa Jasa SBY

Jakarta, Aktual.co — Mantan Ketua DPR Marzuki Alie diminta untuk tak melupakan jasa Susilo bambang Yudhoyono (SBY) terhadap dirinya.
Hal ini dikatakan Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul, Minggu (10/5). Menurut Luhut, SBY pernah membantu Marzuki pada kasus korupsi di PT Semen Baturaja sekitar awal tahun 2000.
“Jadi tolonglah jangan seperti kacang lupa kulitnya. Sudah dibantu di SP3 oleh Pak SBY sekitar tahun 2004,” kata Ruhut.
Dia menambahkan, jika bukan karena SBY, kemungkinan Marzuki alie sudah tersangkut kasus hukum pada tahun 2000 lalu. SBY memberi bantuan kepada Marzuki lantaran komitmennya yang menentang perilaku korupsi.
Tak hanya Marzuki, Luhut juga mengingatkan Gede Pasek Suardika, yang juga kader Demokrat, untuk berhenti menjelek-jelekan SBY dan pengurus Demokrat. Popularitas Pasek saat ini dianggap lantaran SBY yang sudah membesarkannya.
“Tolonglah dengan Pak Marzuki Alie yang saya hormati dan Pak Pasek jangan lagi melakukan hal-hal yang tidak baik,” ujarnya.
Diketahui, Marzuki Alie dan Gede Pasek Suardika dikabarkan akan mengikuti bursa calon ketua Umum Partai Demokrat yang akan digelar saat Kongres partai pada 11-13 Mei 2015 di Surabaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: SBY Ingin Bangun Poros Baru PDIP-Demokrat

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik Idil Akbar mengatakan bahwa Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin membangun poros baru antara Partai Demokrat dengan PDIP.
Hal ini dikatakan terkait undangan Kongres Partai Demokrat yang dilayangkan kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“SBY dalam hal ini ingin membangun poros baru antara PDIP-Demokrat, baik di parlemen maupun bisa jadi untuk kepentingan Pemilu 2019,” kata Idil, Minggu (10/5).
Menurutnya, hal tersebut merupakan upaya SBY membangun koalisi baru Demokrat-PDIP, meskipun ini masih bersifat spekulatif.
Sebelumnya, pada Jumat (8/5) lalu, Partai Demokrat melalui tiga utusannya yaitu Edhie Baskoro Yudhoyono, Syarief Hasan dan Agus Hermanto, menemui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediamannya dalam rangka mengundang Megawati untuk menghadiri Kongres Partai Demokrat.

Artikel ini ditulis oleh:

Pembangunan Desa Mandiri di Sumbar, Kemensos Gandeng Universitas Andalas

Padang, Aktual.co — Kementerian Sosial RI menggandeng Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), untuk bekerja sama dalam pembangunan desa mandiri di Sumbar.

“Kerja sama antara Unand dan Kemensos ini telah ditandatangani dalam nota kesepahaman pada Kamis lalu,” kata Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol Unand Eriyanty, di Padang, Minggu (10/5).

Dia menyebutkan ruang lingkup kerja sama ini yakni dalam hal pengembangan model, pendampingan sosial, serta peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat.

Kemudian juga meliputi kerja sama dalam peningkatan keswadayaan dan partisipasi serta kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat.

Selain itu kerja sama ini juga dalam hal penyuluhan sosial, penelitian, pendidikan, pelatihan, penyediaan data dan informasi.

Serta melakukan penjaminan dan perlindungan dan pemberdayaan sosial kemasyarakatan.

Kesemua aspek ini katanya, merupakan tolok ukur pembangunan desa mandiri di Indonesia.

“Selain Unand secara keseluruhan kerja sama ini melibatkan 14 perguruan tinggi di Indonesia,” katanya.

Dimana sasaran dari pembangunan desa mandiri ini kata dia, di provinsi sesuai lokasi perguruan tingginya masing-masing.

Sementara itu Rektor Unand Werry Darta Taifur menyatakan kegembiraannya memperoleh kepercayaan dari Kemensos untuk bekerja sama melakukan pembangunan desa mandiri di Indonesia, khususnya di Sumbar.

Hal ini menurutnya membuktikan bahwa sumber daya yang dimiliki Unand mulai mendapat perhatian dari pemerintah.

Untuk itu katanya, ke depan Unand akan mempersiapkan para ahli dan pakar yang akan ikut dalam kerja sama tersebut.

Dia berharap upaya ini dapat berhasil dan menjadikan Unand sebagai pelopor pembangunan desa mandiri di Sumbar.

Selain itu dia juga berharap kerja sama dengan Kemensos ini terus berlanjut, tidak sampai pembangunan desa mandiri saja.

Namun ke depan akan ada lagi jalinan kerja sama antara Unand dan Keme

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kubu Agung Sebut PKPU Berbahaya

Jakarta, Aktual.co — Sekjen DPP Golkar kubu Agung Laksono, Zainudin Amali menyebut bahwa Peraturan KPU (PKPU) berbahaya, karena melawan UU tentang partai politik.
Hal ini terkait dengan penyelesaian sengketa parpol, utamanya sengketa kepengurusan yang dilakukan secara internal melalui Mahkamah Partai.
“Dalam UU itu disebutkan putusan Mahkamah Partai sifatnya final dan mengikat alias inkracht,” kata Zainudin, Minggu (10/5).
Menurut Zainudin hal itu berbahaya karena KPU dianggap menghalangi, bahkan melarang Golkar mengikuti penyelenggaraan pilkada 2015.
Pasalnya, dalam PKPU yang disusun disebutkan bahwa yang dapat mengikuti pilkada adalah partai yang mendapat SK menkumham, namun bila SK digugat, maka KPU berpedoman pada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Dia menambahkan, sebenarnya KPU cukup menanyakan ke pemerintah soal partai mana yang sah dan berhak ikut pemilu.

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Jadikan Kasus TPPI Sebagai Rujukan Pencegahan Korupsi SDA?

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP pastikan kajian pencegahan korupsi bersama beberapa Kementerian, khususnya di sektor Sumber Daya Alam (SDA), berjalan dengan lancar.
Dia mengatakan, saat itu kajian yang juga melibatkan Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sudah memasuki tahap perencanaan program.
“Kajian SDA itu kan dengan banyak Kementerian. Sekarang masih jalan , itu bertahap ‘action plan-nya’,” ujar Johan saat berbincang dengan Aktual.co, Minggu (10/5).
Ketika berdiskusi masalah kajian tersebut, Johan juga disinggung masalah korupsi yang melibatkan PT TPPI, dan BP Migas (sekarang SKK Migas). Seharusnya, perkara itu bisa dijadikan rujukan KPK maupun Kementerian ESDM, untuk mengetahui bagaimana pola korupsinya.
Namun demikian, Johan tidak bisa menjawab hal itu. Dia berdalih belum mengetahui permasalahan itu secara detil. Padahal kasus tersebut sebelumnya pernah dilaporkan ke KPK.
“Soal TPPI aku masih nggak dapat informasi detilnya,” pungkasnya.
Diketahui, dikasus yang terjadi pada 2009 itu BP Migas telah melanggar prosedur dengan menunjuk langsung PT TPPI sebagai penjual minyak mentah (kondensat) bagian negara.
Padahal perusahaan tersebut tengah terbelit utang dengan Pertamina yang nilainya mencapai Rp1,3 triliun. Hal itulah yang membuat berbagai pihak bertanya-tanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain