6 April 2026
Beranda blog Halaman 36380

393 Kilometer Jalan di Jambi Naik Status

Jakarta, Aktual.co — Sepanjang 393 kilometer jalan milik Provinsi Jambi naik status menjadi jalan nasional, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi, Benhard Pandjaitan di Jambi, Sabtu (9/10).
Dia menjelaskan, jalan berstatus provinsi sepanjang 393,1 kilometer itu resmi naik statusnya menjadi jalan nasional sejak 23 April 2015 lalu. Artinya ada potensi anggaran sekitar Rp150 miliar yang bisa dialihkan untuk pembangunan dan perawatan jalan provinsi lainnya.
Kenaikan status jalan ini kata Benhard akan ditindaklanjuti dengan penyerahan aset ke Menteri PU. Dengan naiknya status jalan nasional, maka ruas jalan nasional di Provinsi Jambi menjadi 1.317,93 kilometer. Itu nantinya akan jadi beban APBN.
“Status jalan provinsi yang awalnya sepanjang 1.544 kilometer berkurang menjadi 1.151 kilometer. Artinya kita punya potensi keuntungan dari pengalihan status jalan itu Rp150 miliar. Anggaran itu nantinya dialihkan untuk memperbaiki ruas jalan yang sangat rusak berat. Dan Pemprov berupaya akan memprioritaskan sejumlah jalan status kabupaten dinaikan jadi jalan provinsi,” katanya.
Jalan provinsi yang naik status menjadi jalan nasional itu terletak di enam kabupaten/kota. Yakni Merangin, Kerinci, Muarojambi, Tanjab Barat, Tanjab Timur dan kota Sungaipenuh.
“Kedepan juga ada rencana pengembangan wilayah, kita buka jalan baru. Contoh usulan Kabupaten Muarojambi tentang pembangunan jembatan Batanghari-III untuk pecahkan kemacetan. Dan jalan kabupaten bisa dimungkinkan jadi jalan provinsi,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

BPBD Larang Wisatawan Berenang di Pantai Sawarna

Jakarta, Aktual.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, melarang wisatawan yang hendak menikmati akhir pekan untuk berenang di pesisir Pantai selatan Lebak guna menghindari kecelakaan laut.
“Peringatan ini karena ketinggian gelombang pesisir Pantai Lebak berpeluang 1,5 sampai 3,0 meter juga tiupan angin kencang,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi saat dihubungi di Lebak, Sabtu (9/5).
Ia mengajak wisatawan tidak berenang di sekitar Pantai selatan Lebak, karena khawatir tersapu gelombang tinggi.
Sebab pesisir Pantai Selatan Lebak berhadapan langsung dengan Perairan Samudera Hindia yang memiliki karakter berbeda dengan pantai di Banten bagian utara.
Gelombang karakter Pantai Selatan Lebak cukup tinggi juga banyak karang-karang, sehingga berbahaya bagi pengunjung yang berenang di sekitar pantai itu.
Ia meminta para wisatawan yang akan menikmati wisata laut di pesisir Pantai Selatan Lebak sebaiknya tidak berenang untuk menghindari kecelakaan.
Berdasarkan laporan BMKG Banten prakiraan tinggi gelombang perairan Selatan Lebak berkisar 1,5 meter sampai 3,0 meter dengan rata-rata kecepatan angin 24 kilometer per jam.
Tiupan angin bergerak dari tenggara dengan kisaran tiga sampai 12 knot.
Gelombang bergerak dari arah tenggara dengan jarak pandang empat sampai tujuh kilometer.
BPBD Lebak mengimbau pengunjung tidak berenang di sekitar Pantai Binuangeun, Bagedur, Panggarangan, Pulau Manuk, Sukahujan, Cihara, Bayah, Ciantir dan Sawarna berbahaya bagi wisatawan.
“Kami mengingatkan imbauan ini agar ditaati oleh wisatawan guna mencegah kecelakaan laut,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pengelola Hutan Bengkulu Klaim Tak Ada Penambang Batu Akik Ilegal

Jakarta, Aktual.co — Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan tidak ada lagi warga dari dan luar daerah itu yang menambang batu akik ilegal di dalam kawasan hutan negara di Kecamatan Air Rami.
“Tidak ada lagi penambangan batu akik. Mereka sudah keluar dari hutan,” kata Kepala Kantor Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Mukomuko, Jasmin Sinaga di Mukomuko, Sabtu (9/5).
Ia mengatakan, warga tidak lagi melakukan penambangan batu akik di kawasan hutan negara tepatnya di bukit pengeran di Kecamatan Air Rami sejak peristiwa salah satu penambang tertimbun bekas galiannya sendiri.
Namun, lanjutnya, pihaknya tidak begitu mengetahui peristiwa penambang yang meninggal tertimbun bekas galiannya karena penambang yang meninggal itu bukan warga setempat.
Ia mengatakan, penambang di hutan negara itu tidak hanya tertimbun tetapi diduga jasad penambang itu tidak bisa dievakuasi sampai sekarang.
“Bagaimana mau mengevakuasinya kalau batu yang menimbunnya seberat satu ton,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, tidak ada alat berat atau mobil yang bisa masuk ke dalam kawasan hutan melakukan evakuasi jasad penambang batu akik tersebut.
Kemungkinan, lanjutnya, sejak peristiwa itu warga lain menjadi tidak berani lagi melakukan penambangan batu akik.
“Kemungkinan masih ada yang berani tetapi jumlahnya tidak banyak lagi,” ujarnya.
Ia berharap, dengan kejadian itu dapat menjadi pengalaman bagi warga untuk tidak melakukan penambangan batu akik ilegal dalam kawasan hutan negara di daerah itu.
“Tidak hanya tambangnya yang ilegal. Mereka yang merusak kawasan hutan negara juga melanggar hukum,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kebakaran Pasar Johar Jadi Tontonan Ribuan Warga

Jakarta, Aktual.co — Ribuan warga memadati ruas jalan di sekitar lokasi kebakaran yang terjadi di Pasar Johar Semarang, Sabtu, sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Selain menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di sekitar Pasar Johar, kerumunan warga juga menyulitkan sejumlah pedagang yang berusaha menyelamatkan barang dagangannya.
Sejumlah anggota kepolisian terlihat menutup beberapa akses jalan dan menghalau warga yang tidak berkepentingan agar menjauh dari lokasi kebakaran.
Arus lalu lintas di Jalan Agus Salim, Jalan Pemuda, Jalan KH. Wahid Hasyim terpaksa dialihkan guna menghindari kemacetan lalu lintas yang lebih parah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran di Pasar Johar yang merupakan bangunan cagar budaya tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Kebakaran yang diduga terjadi akibat hubungan arus pendek listrik itu diketahui pertama kali dari salah satu kios pakaian.
Bangunan lantai satu pasar tersebut dihuni sebagian besar oleh pedagang pakaian, sementara lantai dua dihuni para pedagang buku.
Hingga pukul 23.30 WIB, api yang membakar pasar terbesar di Kota Semarang itu belum berhasil dipadamkan oleh puluhan petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan belasan unit mobil pemadam kebakaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

KSPI Tolak Pengunduran Jaminan Pensiun

Jakarta, Aktual.co —  Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan menolak pengunduran jaminan pensiun sebagaimana diusulkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
“Bila pemerintah tidak menjalankan jaminan pensiun per 1 Juli 2015 maka Presiden telah melanggar Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial,” kata Said Iqbal melalui siaran pers, di Jakarta, Sabtu (9/5).
Said mengatakan, bila pemerintah tidak menjalankan program jaminan pensiun, KSPI siap untuk menggugat karena telah melanggar undang-undang.
“Buruh akan menggugat Presiden dan para menteri terkait ke pengadilan negeri melalui gugatan ‘class action’ dan juga akan menggugat pidana 8 tahun penjara bagi pengusaha yang tidak mau membayar dana pensiun untuk buruh,” tuturnya.
Menurut Iqbal, buruh juga menolak usulan Apindo tentang iuran pensiun yang hanya tiga persen. Dia mengatakan iuran sekecil itu akan menyebabkan manfaat pensiun yang diterima sangat rendah.
“Buruh menginginkan manfaat pensiun 60 persen hingga 75 persen dari gaji terakhir sebagaimana diterima pegawai negeri sipil,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Petugas Kesulitan Padamkan Kebakaran Pasar Johar

Jakarta, Aktual.co — Puluhan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang terlihat mengalami kesulitan saat memadamkan kobaran api yang membakar hampir seluruh bagian Pasar Johar yang terbakar mulai Sabtu (9/5) pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi kebakaran di Semarang, Minggu dini hari, embusan angin yang cukup kencang menyulitkan puluhan petugas dalam memadamkan kebakaran.
Selain embusan angin kencang, jenis barang dagangan pedagang seperti pakaian dan buku juga mempercepat api menjalar ke seluruh bangunan pasar terbesar di Kota Semarang, Jateng.
Petugas pemadam bahkan terpaksa beberapa kali mengisi ulang truk tangki yang digunakan menyemprotkan air ke bangunan yang terbakar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran di Pasar Johar yang merupakan bangunan cagar budaya tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Kebakaran yang diduga terjadi akibat hubungan arus pendek listrik itu diketahui pertama kali dari salah satu kios pakaian.
Bangunan lantai satu pasar tersebut digunakan oleh sebagian besar oleh pedagang pakaian, sementara lantai dua dihuni para pedagang buku.
Hingga pukul 00.10 WIB, api masih membakar pasar yang terdapat 1.000 pedagang dengan nilai transaksi uang mencapai belasan hingga puluhan miliar rupiah per hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain