Golkar Kubu Agung di NTT Kirim Struktur Kepengurusan
Jakarta, Aktual.co — DPD II kabupaten/kota Partai Golkar Nusa Tenggara Timur kubu Agung Laksono, sudah membuat struktur kepengurusan partai dan mengirimnya ke dewan pimpinan pusat (DPP) guna ditetapkan sebagai pelaksana tugas lalu memproses DPD defenitif guna menghadapi Pilkada 2015.
Ada 22 DPD II Kabupaten dan Kota yang telah melengkapi berkas dan struktur kepengurusan partai berlambang pohon beringin itu dan telah mengirimnya ke DPP pada Jumat dan Sabtu sesuai permintaan DPP Golkar versi Munas Ancol,” kata pelaksana tugas Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT kubu Agung Laksono, Bonefasius Pukan di Kupang, Sabtu (9/5).
Pengiriman berkas ini dilakukan setelah pada rapat koordinasi sebelumnya di Kupang bersama pimpinan pelaksana tugas DPD I Golkar NTT kubu Agung Laksono bentukan DPP gagal merampungkan semua berkas dari DPD II kabupaten/kota karena belum dipersiapkan dengan matang.
“Berkas yang diminta oleh DPP adalah struktur kepengurussan dan pernyataan resmi bermeterai bahwa mendukung kepengurusan Agung Laksono sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol Jakarta dan berkas lainnya yang disyaratkan DPP,” katanya.
Pukan yang dalam kepengurusan DPD I Golkar pimpinan Ibrahim A Medah sebagai wakil ketua DPD itu tidak ingin berkomentar banyak terkait kemungkinan itu menyatakan pihaknya saat ini sedang menunggu bagaimana keputusan formal terhadap dua kubu Golkar tersebut.
“Kami mempercepat proses ini setelah itu disahkan oleh DPP dan persiapan pilkada. Selanjutnya penjaringan bakal calon, survei dan lain-lain. Karena pengurusan kami yang sah. Kalau kami buka pendaftaran, pasti banyak yang mau daftar,” katanya.
Hingga saat ini, katanya pihaknya memegang teguh keputusan Kemenkum HAM dan Undang-Undang tentang Partai Politik.
Sebelumnya dalam rapat koordinasi di Kupang itu, para pengurus yang dikumpulkan tersebut sebagian langsung menyerahkan susunan kepengurusan Plt di masing-masing DPD II berikut dukungan tertulis di atas meterai yang menyatakan mendukung kepengurusan Agung Laksono, tetapi ada juga yang belum lengkap.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby
















