6 April 2026
Beranda blog Halaman 36384

Presiden Ingatkan Polisi-TNI Tak Remehkan ISIS

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo mengingatkan anggota TNI-Polri tidak menganggap enteng keberadaan terorisme, radikalisme, terutama masalah ISIS.
“Tantangan yang paling berat terorisme, radikalisme. ISIS terutama jangan anggap enteng masalah itu,” kata presiden saat memberikan pengarahan terhadap anggota TNI-Polri di Markas Korem Jayapura, Sabtu (9/10).
Menurut presiden, semua negara menganggap keberadaan ISIS ini berbahaya dan selalu dibicarakan dalam berbagai konferensi.
“Semua negara mengatakan tantangan yang paling berat di setiap konferensi dunia, baik di AFEC, G21, di ASEAN Summit di Kuala Lumpur disampaikan terus,” katanya.
Untuk itu presiden mengingatkan anggota TNI-Polri untuk berhati dan tidak lengah terhadap bahaya terorisme dan radikalisme.
Jokowi mengatakan hampir semua negara mengatakan kunci pembangunan sebuah negara paling penting ada 2 hal, yakni stabilitas dan pembangunan infrastruktur.
Presiden mengatakan bahwa pemerintah saat ini fokus untuk melakukan pembangunan infrastruktur yang harus didukung stabilitas stabilitas keamanan maupun stabilitas politik.
“Untuk stabilitas politik saat ini sudah dikatakan bisa diselesaikan secara baik, tetapi stabilitas keamanan, hati-hati yang berkaitan dengan terorisme, radikalisme. ISIS hati-hati dengan yang itu,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Presiden Minta Polisi dan TNI Ubah Pendekatan Tangani Konflik di Papua

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo meminta anggota TNI-Polri mengubah pendekatan dalam menangani konflik yang terjadi di Provinsi Papua.
“Saya ingin agar pendekatan di Papua diubah, bukan pendekatan keamanan represif tetapi diganti pendekatan pembangunan dengan pendekatan kesejahteraan,” kata presiden di depan ratusan Prajurit TNI dan Polri di Markas Korem Jayapura, Sabtu (9/5).
Dia mencontohkan TNI-Polri aktif dalam pelayanan masyarakat, seperti mengajar di sekolah yang kekurangan guru atau membangun jalan di perbatasan.
“Itu akan dilihat masyarakat, itu lho yang membangun jalan, yang mengajar sekolah ada dari TNI-Polri. Saya kira pendekatan-pendekatan seperti itu yang perlu dilakukan,” kata presiden.
Jokowi mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk membangun Papua, tidak ada pikiran yang lain kecuali mensejahterakan rakyat di pulau terbesar di Indonesia ini.
“Untuk urusan ke PU-an (Kementerian Pekerjaan Umum) saja digelontorkan ke Papua Rp6 triliun, besar sekali. Belum urusan untuk pertanian, belum untuk membangun pasar, urusan membangun pelabuhan. Masih banyak lagi yang ingin dimasukan pembangunan di Papua,” ungkapnya.
Presiden menegaskan bahwa sumber daya alam di Papua bisa dinikmati oleh masyarakatnya sendiri.
“Kita ingin menggerakkan roda perekonomian Papua dengan pembangunan infrastruktur, pembangunan pasar dan pembangunan tersebut dirasakan masyarakat,” harapnya.
Kalau tidak dilakukan,lanjut presiden, akan memunculkan kecemburuan sosial dan ekonomi di Pulau Papua yang memiliki kekayaan alam yang melimpah ini.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan bahwa TNI-Polri akan memberikan dukungan penuh, mulai yang bertugas di pelosok perbatasan hingga di ibukota akan mendukung sepenuhnya kebijakan presiden.
“Kami semua akan mendukung penuh atas jalannya pembangunan. Untuk itulah berbagai upaya yang dilakukan TNI-Polri bisa berkontribusi agar rakyat sejahtera seperti yang diinginkan bapak presiden,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Golkar Kubu Agung di NTT Kirim Struktur Kepengurusan

Jakarta, Aktual.co — DPD II kabupaten/kota Partai Golkar Nusa Tenggara Timur kubu Agung Laksono, sudah membuat struktur kepengurusan partai dan mengirimnya ke dewan pimpinan pusat (DPP) guna ditetapkan sebagai pelaksana tugas lalu memproses DPD defenitif guna menghadapi Pilkada 2015.
Ada 22 DPD II Kabupaten dan Kota yang telah melengkapi berkas dan struktur kepengurusan partai berlambang pohon beringin itu dan telah mengirimnya ke DPP pada Jumat dan Sabtu sesuai permintaan DPP Golkar versi Munas Ancol,” kata pelaksana tugas Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT kubu Agung Laksono, Bonefasius Pukan di Kupang, Sabtu (9/5).
Pengiriman berkas ini dilakukan setelah pada rapat koordinasi sebelumnya di Kupang bersama pimpinan pelaksana tugas DPD I Golkar NTT kubu Agung Laksono bentukan DPP gagal merampungkan semua berkas dari DPD II kabupaten/kota karena belum dipersiapkan dengan matang.
“Berkas yang diminta oleh DPP adalah struktur kepengurussan dan pernyataan resmi bermeterai bahwa mendukung kepengurusan Agung Laksono sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol Jakarta dan berkas lainnya yang disyaratkan DPP,” katanya.
Pukan yang dalam kepengurusan DPD I Golkar pimpinan Ibrahim A Medah sebagai wakil ketua DPD itu tidak ingin berkomentar banyak terkait kemungkinan itu menyatakan pihaknya saat ini sedang menunggu bagaimana keputusan formal terhadap dua kubu Golkar tersebut.
“Kami mempercepat proses ini setelah itu disahkan oleh DPP dan persiapan pilkada. Selanjutnya penjaringan bakal calon, survei dan lain-lain. Karena pengurusan kami yang sah. Kalau kami buka pendaftaran, pasti banyak yang mau daftar,” katanya.
Hingga saat ini, katanya pihaknya memegang teguh keputusan Kemenkum HAM dan Undang-Undang tentang Partai Politik.
Sebelumnya dalam rapat koordinasi di Kupang itu, para pengurus yang dikumpulkan tersebut sebagian langsung menyerahkan susunan kepengurusan Plt di masing-masing DPD II berikut dukungan tertulis di atas meterai yang menyatakan mendukung kepengurusan Agung Laksono, tetapi ada juga yang belum lengkap.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Naas..Seorang Anak Tewas Usai Tertabrak Mobil Reli

Jakarta, Aktual.co — Seorang anak tewas dan dua orang lainnya mengalami cedera serius setelah mobil reli menabrak sekelompok penonton pada balap di Australia pada Sabtu, kata polisi dan media lokal.

Polisi negara bagian Australia Barat merilis pernyataan yang mengataka bahwa insiden itu terjadi pada Reli Donelly, yang merupakan bagian dari Kejuaraan Reli Australia Barat.

“Kendaraan yang berpartisiasi dalam ajang reli itu… keluar dari jalur dan bertubrukan dengan sejumlah penonton,” demikian bunyi peryataan itu.

“Laporan-laporan awal mengonfirmasi setidaknya dua orang mengalami cedera serius, di mana satu orang meninggal dunia.” Media setempat mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi di hutan sekitar 80 kilometer ke arah selatan dari ibukota negara bagian Perth, dan dua orang cedera serius serta satu orang anak diterbangkan ke rumah sakit di Perth.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Masyarakat Kembalikan Senpi Hasil Menyerang Polsek Fayit

Jakarta, Aktual.co — Masyarakat kampung Basim, Kabupaten Asmat, Papua, telah menggembalikan senjata api dan magazine yang diambil saat menyerang Polsek Fayit, Kamis (7/5) malam.
Senjata api jenis SS1 beserta dua magazine-nya yang sebelumnya diambil warga Basim itu dilaporkan telah dikembalikan oleh masyarakat setempat, Jumat (8/5).
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Patrige, di Jayapura, Sabtu (9/5), mengaku belum mendapat laporan tentang dikembalikannya senpi oleh masyarakat Basim. Namun dia mengakui penyerangan sekitar 40-an warga ke Polsek Fayid disebabkan adanya warga yang ditempeleng oleh anggota kepolisian.
“Memang dari laporan yang diterima terungkap insiden itu berawal dari Petrus Tama ditangkap karena membawa katapel dan saat dibebaskan yang bersangkutan (Petrus) mengatakan ‘polisi bodoh’,” aku Kombes Patrige seraya menambahkan sesaat mendengar kata tersebut anggota langsung memempeleng yang bersangkutan.
Akibat korban melaporkan insiden yang dialaminya kepada warga, sehingga puluhan warga menyerang polsek dan menggambil senpi serta magazine serta melukasi satu anggota kepolisian, jelas Kombes Patrige.
Kepala Distrik Fayit dilaporkan telah menggeluarkan larangan bagi warganya membawa katapel karena banyak bangunan yang rusak akibat dikatapel warga.
Untuk mencapai Fayit dibutuhkan waktu dua jam perjalanan dengan menggunakan perahu motor

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Efek Pembekuan PSSI, Manajemen Bubarkan Persibas

Jakarta, Aktual.co — Manajemen Persibas Banyumas, Jawa Tengah, akhirnya membubarkan tim sepak bola yang baru dipromosikan masuk Divisi Utama, akibat tidak adanya kepastian kompetisi pada 2015.
“Dalam ‘manager meeting’ terakhir yang digelar di Jakarta pada hari Rabu (6/5), ada empat keputusan yang dihasilkan,” kata Manajer Persibas Didi Rudianto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (9/5) malam.
Ia mengatakan, empat keputusan itu di antaranya Divisi Utama Tahun 2015, ditiadakan dan akan diadakan turnamen yang diikuti oleh klub-klub Divisi Utama untuk memperebutkan Piala Divisi Utama.
Akan tetapi, kata dia, usulan terkait turnamen itu ditolak oleh sebagian besar klub Divisi Utama karena dengan biaya begitu besar hanya memperebutkan satu piala tanpa adanya jenjang, karier, dan kejelasan status.
Selain itu, lanjut dia, dalam pertemuan juga diputuskan bahwa klub-klub Divisi Utama di Jawa Tengah akan menggelar semacam turnamen namun Persibas menolak usulan tersebut.
“Kami menolak karena ketika nanti ada turnamen Divisi Utama di level Jawa Tengah, membutuhkan biaya yang sangat besar, mengumpulkan pemain, melakukan pemusatan latihan, dan sebagainya,” kata dia menegaskan.
Ia mengatakan bahwa keputusan keempat, yakni turnamen Divisi Utama akan digelar setelah Lebaran 2015 jika PSSI tidak dibekukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Akan tetapi, kata dia, pihaknya menolak dengan keras keputusan tersebut.
“Ketika putaran kompetisi itu dimulai setelah lebaran, pertanyaan kami adalah selama menunggu sampai lebaran, siapa yang akan menanggung biaya karena secara umum, PSSI dan PT Liga Indonesia telah tiga kali menganulir keputusan bersama,” katanya.
Dalam hal ini, kata dia, keputusan bersama tersebut terkait dengan masalah “kick off” Divisi Utama, yakni akan dilakukan pada tanggal 24 Februari namun diundur menjadi tanggal 26 Maret dan mundur lagi jadi tanggal 26 April 2015.
Lebih lanjut, Didi mengatakan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab terhadap pemain dan pelatih terkait gaji bulan Mei 2015.
“Harapan kami jika ‘kick off’ jadi dilaksanakan pada tanggal 26 April, kemudian Persibas main pada tanggal 30 April dan tanggal 6 Mei main ‘home’, kita bisa jual tiket terusan,” katanya.
Menurut dia, keputusan untuk memutus kontrak pemain atau membubarkan tim itu karena secara umum keuangan Persibas sudah minus sekitar Rp700 juta.
“Siapa yang akan menanggung? PSSI tidak mau menanggung, PT Liga Indonesia tidak mau menanggung. Kami sekarang dalam posisi pailit,” katanya.
Ia mengatakan jika “kick off” dapat dilaksanakan pada tanggal 26 April, pihaknya bisa menjual tiket terusan sebanyak 2.000 lembar sehingga diprediksi bisa mendapatkan dana sekitar Rp900 juta.
Selain itu, kata dia, sejumlah sponsor yang semula siap mendanai Persibas akhirnya mundur dengan sendirinya setelah mengetahui penghentian kompetisi.
“Sementara utang-utang kami di luar sudah banyak,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain