18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36416

KPK Minta Abraham Samad Segera Dibebaskan

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP menegaskan, jika pihaknya akan segera mengirimkan surat penangguhan penahanan Abraham Samad ke Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).
“Kami akan mengirimkan surat permintaan penangguhan penahanan dengan jaminan lima Pimpinan KPK,” tegas Johan, melalui pesan singkat, Selasa (28/4).
Lebih jauh disampaikan Johan, pihaknya pun berharap jika Kepolisian mengabulkan penangguhan penahanan kepada Abraham. Karena menurutnya, Ketua KPK nonaktif itu selalu menghormati proses hukum yang berjalan.
“Namun demikian Pimpinan KPK berharap Pimpinan Polri untuk menangguhkan penahanan kepada Pak AS, karena sampai saat ini yang bersangkutan kooperatif dalam menjalani proses hukum,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Polda Sulselbar: Penahanan Samad Berdasarkan Fakta Hukum

Makasar, Aktual.co — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), menyatakan bahwa penahanan terhadap tersangka pemalsuan dokumen yang juga ketua non aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad sesuai dengan mekanisme dan prosedur penahanan.
“Penahanan berdasarkan  hasil analisa penyidik berdasarkan fakta hukum,” ujar  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kombespol Joko Hartanto, di Makassar, Selasa (28/4).
Selain itu, penahanan terhadap AS dilakukan karena yang bersangkutan dikhawatirkan akan melarikan diri.
Menurut Joko Hartanto, AS sendiri diancam hukuman  6 tahun penjara sesuai dengan pasa 21 ayat 4 KUHP. “Kita resmi menahannya,” katanya.
Ia menyebutkan, penyidik  memiliki dua bukti kuat untuk menahan Abraham yakni kartu keluarga palsu, KTP, dan pasport asli milik Feriani Lim.
Abraham ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam di ruang Reserse dan Kriminal Umum Polda Sulsel.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Nikita Willy: Berlian Dukung Busana yang Dipakainya

Jakarta, Aktual.co — Memiliki kesibukan sepanjang hari, membuat artis muda Nikita Willy harus menyukai sesuatu dalam menemani kegiatannya tersebut. Ia mengaku, hobi mengoleksi berlian.

“Karena kegiatan aku ini hampir setiap hari. Makanya untuk menemani kegiatanku ini, aku memilih barang yang benar-benar aku sukai, misalnya perhiasan seperti berlian, ” ucap Nikita Willy, dalam video streaming di acara ‘The Majesty Of Paris’ Jewellry Exhibition’, saat ditemui, di Mall MKG 3, kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara, pada Selasa (28/4).

“Selain hobi, kehadiran jewelry ini juga untuk mendukung busana-busana yang setiap saat aku kenakan, ” imbuhnya.

Mantan kekasih Diego Michelle ini kembali membeberkan, bahwa salah satu jenis perhiasan yang disukainya berupa cincin.

“Aku suka jewelry terutama perhiasan berbentuk cincin ini. Apalagi, buatan ‘Adelle Jewellry’ ini buatannya simple dan elegan dan mengerti kebutuhan anak-anak muda sekaligus untuk mendukung penampilan aku. Kebetulan harganya terjangkau,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kanwil DPJ I Klaim Selamatkan Uang Pajak Rp9,8 Miliar

Semarang, Aktual.co — Kantor Wilayah DPJ Jawa Tengah I mengklaim telah menyelamatkan uang pajak yang hampir hilang mencapai Rp9,8 miliar selama periode tri wulan pertama tahun 2015. Penyelamatan keuangan negara itu dilakukan dengan melakukan penyitaan aset kepemilikan terhadap 33 wajib pajak.
“Kita serentak lakukan penyitaan aset kepada wajib pajak yang tidak patuh hukum dalam rangka mencanangkan Hari Penyitaan Aset Penanggung Pajak (Harta-P2),” kata Kabid pemeriksaan penagihan, intelejen, dan penyidikan Kanwil DJP Jateng, Rafael Alun Trisambodo saat melakukan terhadap penyitaan aset mobil miliki penunggak wajib pajak, di jalan Thamrin, Semarang, Selasa (27/4).
Ia mengatakan, upapa penyitaan serentak wajib pajak bertujuan untuk penegakkan hukum (law inforcment) dan kesadaran wajib pajak dalam mencipatkan perpajakan. Tindakan penagihan aktif, tidak sampai dilakukan penyitaan, karena apabila dengan sampai penyitaan wajib pajak tidak melunasi hutangnya, maka tindakan aktif penyitaan dilakukan sampai pemblokiran rekening, pencegahan hingga penyanderaan.
“Semua itu dilakukan sebagai salah satu penegakkan hukum agar tercipta kesadaran wajib pajak dalam memenuhi perpajakan,” beber dia.
Menurut dia, sita bersama yang dilakukan rutin sejak tahun 2013 relah nyata memberikan kontrubusi cukup siginifikan dalam pencarian tugakkan pajak.
Tercatat, dari data realisasi pencarian piutang PPH dan PPN tahun 2014 telah mencapai Rp214 miliar lebih mengalami peningkatan 26 persen. Sedangkan realisasi  pencarian tunggakan pajak tahun 2013 mencapai Rp171 miliar.
Ia berharap, dengan sita bersama wajib pajak rutin, dapat membuka mata wajib pajak dan penunggak pajak, khusus di wilayah Kanwil Jateng terhadap pelaksanaan hukum di bidang pajak.
“Kegiatan ini akan memberikan detteran efect kepada penunggak pajak dan wajib pajak ke depan. Dengan begitu, negara akan memperoleh kekayaan sesuai haknya yang diatur dalam undang-undang,” pungkas dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Abraham Samad Resmi Ditahan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif, Abraham Samad berdoa sebelum menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulselbar, Makassar,Sulawesi Selatan, Selasa (28/4). Setelah menjalani pemeriksaan selama 6 jam dengan 41 pertanyaan, Abraham Samad resmi ditahan di Polda Sulselbar terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani

Beda Perlakuan Samad dengan Bambang Widjojanto, Begini Tanggapan Pimpinan KPK

Jakarta, Aktual.co — Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan rapat internal untuk menanggapi penahanan terhadap Abraham Samad (AS) oleh Bareskrim Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar). Perlakuan itu terasa berbeda ketika Komisioner lembaga antirasuah menanggapi isu penahanan terhadap Bambang Widjojanto (BW).
Saat pemberitaan terkait penahanan BW, pimpinan KPK dengan sigap langsung menghubungi Kapolri, Badrodin Haiti. Hasil dari pembicaraan, yakni pihak Bareskrim Mabes Polri urung menahan Wakil Ketua KPK nonaktif itu.
Bahkan, meski belum resmi ditahan, pihak KPK langsung menggelar jumpa pers dan mengungkapkan secara gamblang mengenai bantuan hukum yang akan diberikan kepada BW. Pimpinan lembaga ‘superbody’ juga bersedia pasang badan agar BW tidak jadi ditahan.
“Kalau proses penahanan ini tentu kami upayakan tidak ditahan atau kalau ditahan mengajukan diri untuk dilakukan penangguhan,” ujar Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP saat jumpa pers di gedung KPK, Kamis (23/4).
“Karena ada isu itu kami berempat mau ke sana dengan jaminan pimpinan KPK,” tegasnya.
Namun demikian, tanggapan berbeda disampaikan Wakil Ketua KPK, Indriyanto Seno Adji terhadap penahanan Abraham Samad. Dia mengatakan, pihaknya harus lebih dulu melakukan Rapat Pimpinan sebelum menentukan pemberian bantuan hukum kepada Abraham.
“Pimpinan KPK belum lakukan Rapim. Namun, mengingat AS masih berstatus pimpinan nonaktif maka kemungkinan pimpinan KPK mempertimbangkan untuk mengajukan permohonan penangguhan penahanan,” papar Indriyanto melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (28/4).
Namun demikian, pernyataan Indriyanto justru bertolak belakang dengan Johan Budi. Johan yang dihubungi secara terpisah justru langsung menyatakan jika pihaknya akan mengirimkan surat penangguhan penahan Abraham ke Polda Sulselbar.
“Kami akan mengirimkan surat permintaan penangguhan penahanan dengan jaminan lima Pimpinan KPK,” ujar Johan saat dikonfirmasi.
Seperti diketahui, Polda Sulselbar menetapkan Samad sebagai tersangka pada Selasa, 17 Februari 2015. Dia diduga memalsukan dokumen milik seorang wanita bernama Feriyani Lim, 28 tahun.
Adapun dokumen yang dipalsukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Paspor. Kasus dugaan pemalsuan dokumen yang melibatkan Samad terjadi pada 2007.
Atas perbuatan itu, dia dijerat Pasal 263, 264, 266 KUHP dan Pasal 93 Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang telah dilakukan perubahan pada UU nomor 24 Tahun 2013 dengan ancaman hukumannya maksimal 8 tahun penjara.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain