18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36415

Akademisi: ‘Track Record’ Jelek, Rini Soemarno Layak Diganti

Medan, Aktual.co — Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) Agus Suriadi menegaskan bahwa menteri dengan ‘track record’ jelek layak diganti oleh Presiden Joko Widodo.
Terutama, nilai jelek yang diperlihatkan oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, yang merupakan pos penting bagi pendapatan negara.
“Apalagi nilai jelek itu justru diperlihatkan oleh menteri-menteri yang berkaitan dengan ekonomi dan khusus menteri BUMN yang merupakan pos penting bagi upaya peningkatan pendapatan negara melalui badan usahanya harus menjadi titik krusial,” tandas Agus kepada Aktual.co di Medan, Selasa (28/4).
Ditambahkan Agus, terhadap sosok sang menteri yang track recordnya sudah banyak diketahui publik, termasuk sosok yang menjadi catatan khusus KPK, harus segera jadi bahan pertimbangan untuk segera diganti.
“Apalagi isu-isu yang berkaitan dengan pertalite sebagai pengganti premium yang beraroma KKN,” tukasnya.
Publik saat ini sudah cukup kenyang pengalaman dan asam garam bagaimana BUMN Pertamina sering dijadikan alat sekelompok elite untuk memperkaya diri, sejak Orde Baru hingga sekarang.

Artikel ini ditulis oleh:

Remaja Ini Sukses Pecahkan Rekor Dunia Kubus Rubik

Jakarta, Aktual.co — Seorang remaja, Collin Burns memecahkan rekor dunia kubus rubik dalam kompestisi yang di adakan asosiasi ‘cubing’ di kota Doylestown, Pennsylvania, Amerika Serikat,. pada Sabtu lalu.

Waktu yang ditorehkan oleh Burns sekitar 5,25 detik, mengalahkan rekor sebelumnya 5,55 detik yang dipegang oleh pria Belanda Mats Valk.

Dalam sebuah tayangan video kompetisi tersebut menunjukkan, Burns mengalahkan lawannya dalam memecahkan sulitnya kubus rubik. Meskipun, puzzle yang ia susun terjatuh di waktu 5,25 detik, namun dirinya merasa senang.

Laman Mashable melaporkan, bahwa kejuaraan itu sah dan Burns akan memegang rekor dunia resmi.

Rubik, sebuah perusahaan teka-teki kubus rubik yang paling populer di dunia, mengucapkan “selamat” kepada Burns atas pencapaian rekor barunya tersebut melalui Twitter.

“Congratulations to Collin Burns who has just beaten Mats Valk’s 2013 World Record for solving the 3×3 Rubik’s Cube. Collin solved the Cube in 5.25 seconds, wiping 0.3 seconds off the old world..”

Tahun lalu Robot dari perushaan Lego mampu menyelesaikan kubus dengan catatan waktu 3,253 detik, lapor The Verge.

Kubus Rubik adalah sebuah permainan teka-teki mekanik yang ditemukan pada tahun 1974 oleh pemahat dan profesor arsitektur Hungaria, Ernő Rubik.

Kubus ini terbuat dari plastik dan terdiri atas 27 bagian kecil yang berputar pada poros yang terlihat. Setiap sisi dari kubus ini memiliki sembilan permukaan yang terdiri dari enam warna yang berbeda.

Ketika terselesaikan atau terpecahkan, setiap sisi dari kubus ini memiliki satu warna dan warna yang berbeda dengan sisi lainnya. Sebuah  Kubus Rubik dapat menahan 43 miliar posisi yang berbeda.

Artikel ini ditulis oleh:

Kerap Mangkir, Dirut PT PLM Gagal Dijemput Paksa

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) gagal menjemput paksa Direktur Utama PT Panca Logam Makmur (PT PLM), Su di kediamannya di Jakarta.
“Saat penyidik mendatangi rumah Su di Jakarta dan mengetuk pintu beberapa kali, tidak ada jawaban. Penyidik kemudian meninggalkan tempat tersebut tanpa hasil,” kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Kompol Muhadi Walam di Kendari, Selasa (28/4).
Menurut dia, penyidik terus memburu tersangka Su, yang sudah dua kali mangkir dari surat panggilan penyidik Polda Sultra.
“Upaya jemput paksa terhadap tersangka tetap dilakukan, meskipun yang bersangkutan melalui kuasa hukumnya masih melakukan upaya hukum praperadilan di Pengadilan Negeri Kendari,” katanya.
Dirut PT PLM, Su ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Sultra karena diduga terlibat kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) perusahaan yang dipimpinnya senilai Rp 3,7 miliar.
Penyidik Polda Sultra menangani kasus tersebut setelah menerima surat pengaduan dari pihak manajemen perusahaan PT PLM.
Sementara itu kuasa hukum Su, Adi Warman dalam keterangan terpisah mengatakan, kliennya sengaja tidak memenuhi panggilan penyidik kepolisian itu karena mengerti dan memahami hukum.
Menurut dia, dalam menangani kasus TPPU yang diduga melibatkan Su tersebut, penyidik Polda Sultra tidak profesional dan melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
“Klien kami ditetapkan sebagai tersangka tanpa dimintai keterangan lebih dahulu oleh penyidik. Makanya, saat dikirimkan surat panggilan dengan status sebagai tersangka, klien kami tidak bersedia hadir,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Korban Gempa Nepal Alami Cidera, Indonesia Kirim Ahli Bedah Tulang

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia akan mengirimkan tim medis untuk membantu korban bencana gempa bumi di Nepal.
“Tim medis yang kita kirimkan itu antara lain dari dokter bedah tulang karena disesuaikan dengan bencana dan biasanya bencana seperti itu (gempa bumi) maka korban itu mengalami cedera seperti apa. Nah itu kita siapkan,” kata Retno, di Langkawi, Malaysia, Selasa (28/4).
Menlu mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk BNPB, untuk pengiriman bantuan dari Indonesia untuk Nepal.
“Intinya bahwa kita akan mengirimkan tim SAR, tim medis, kemudian akan mengirimkan bantuan, misalnya makanan,” kata Retno.
Saat ini kondisi bandara di Nepal masih kacau sehingga belum memungkinkan untuk mengirimkan bantuan menggunakan pesawat.
Menlu juga mengungkapkan bahwa Indonesia sudah berkomitmen untuk memberikan bantuan ke Nepal senilai satu juta dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Kawal Peringatan Hari Buruh, Polresta Bekasi Turunkan 450 Personil

Jakarta, Aktual.co —Sebanyak 450 personil Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, akan diturunkan untuk menjaga perayaan Hari Buruh Internasional tanggal 1 May 2015. 
Kapolresta Bekasi Kota Rudi Setiawan mengatakan meski hari buruh telah jadi hari libur nasional, pihaknya tetap menyiapkan diri untuk keperluan pengamanan. “Kami tetap menyiagakan personel untuk keperluan pengamanan,” kata dia, di Bekasi, Selasa (28/4).
Diakuinya, beberapa elemen buruh sudah menyampaikan keinginan menggelar unjuk rasa. Mereka ingin bergabung dengan rekan buruh dari daerah lain yang memusatkan aksi di Jakarta. “Ada sekitar dua serikat buruh dari berbagai elemen yang akan mengikuti aksi tersebut,” kata dia.
Pihaknya mempersilahkan para buruh melakukan aksi tersebut, namun pihaknya mengimbau agar mereka tetap bersikap tertib dan mengikuti aturan yang berlaku. Upaya pengamanan yang dilakukan pihaknya adalah mengawal sentra industri demi mengantisipasi penyisiran terhadap pekerja yang bertugas di hari tersebut. “Karena mungkin saja ada yang tengah lembur malam sebelumnya,” ujar dia.
Upaya pengamanan juga difokuskan pada sejumlah objek vital seperti Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bekasi, serta Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi. “Pintu tol juga akan turut kami amankan karena bisa dijadikan salah satu akses rombongan buruh yang akan menuju Jakarta,” katanya.
Menurut dia, upaya pengamanan tersebut merupakan hasil kesepakatan pihaknya bersama dengan sejumlah elemen buruh beberapa waktu sebelumnya. Dalam kesempatan tersebut, ia sempat menyampaikan imbauannya agar hari libur ini bisa dimanfaatkan dengan mengisinya dengan berbagai kegiatan positif semisal menggelar bakti sosial atau kegiatan kesenian.

Artikel ini ditulis oleh:

Pajak Restoran di Tangerang Belum Digarap Maksimal

Jakarta, Aktual.co — Legislator Kabupaten Tangerang, Banten, menyesalkan pajak restoran belum digarap secara maksimal padahal memiliki potensi besar terhadap pemasukan ke kas daerah.
“Sebagai contoh beberapa pemilik restoran di Kecamatan Kelapa Dua, Cikupa dan Kosambi diduga tidak membayar pajak,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang Aditya Wijaya di Tangerang, Selasa (28/4).
Aditya mengatakan pihaknya turun langsung ke beberapa restoran skala besar di mal di Gading Serpong dan Lippo Karawaci dan menanyakan ihwal pajak itu. Seharusnya, katanya, petugas terkait mengunakan sistem jemput bola demi pendapatan asli daerah (PAD) setempat.
Politisi Partai Demokrat itu mengatakan aparat terkait jangan hanya diam atau pasif karena potensi pajak pada restoran relatif besar sebagai penyumbang ke kas daerah. Padahal Perda No.10 tahun 2010 tentang Pajak Daerah telah mewajibkan bagi wajib pajak untuk menyumbang sebesar 10 persen ke pemerintah setempat.
Menurut dia, jika mengacu pada Perda itu bahwa petugas Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) wajib menagih pajak kepada pemilik restoran yang memiliki penghasilan minimal Rp10 juta per bulan. Berbagai restoran besar di Cikupa, Balaraja, Panongan, Sepatan, Kelapa Dua dan Curug memiliki penghasilan diatas Rp10 juta per bulan. Demikian pula pajak restoran di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta terutama di Kecamatan Teluknaga dan Kosambi belum digarap secara baik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang, Iskandar Mirsyad mengatakan APBD tahun 2015 sebesar Rp 4,21 triliun dialokasikan sektor pendidikan, kesehatan dan pembangunan jalan, jembatan dan sarana maupun prasarana publik lainnya. Sedangkan untuk pajak restoran dengan target sebesar Rp 75,7 miliar dan diharapkan penerimaan melebih target.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain