17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36430

Jelang Eksekusi Terpidana Mati, Pesawat Tempur Siaga Wilayah Perbatasan

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak tiga pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara jenis F-16 yang mendarat di Bandara El-Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, disiagakan untuk menjaga wilayah terluar perbatasan Republik Indonesia dengan negara tetangga.
Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) El-Tari Kupang Kolonel Pnb Andi Wijaya di Kupang, Selasa, mengatakan kedatangan tiga pesawat tersebut selain untuk menjaga perbatasan di wilayah terluar Indonesia, juga dalam rangka berlatih.
“Mereka juga datang untuk berlatih di sini, sekaligus melakukan pemantauan di perairan NTT yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia,” katanya, Selasa (28/4).
Ia menjelaskan sebagai daerah yang berbatasan dengan kedua negara tersebut, pengamanan wilayah-wilayah terluar tetap harus dilaksanakan.
Antisipasi, katanya, juga diperlukan agar lebih siap jika terjadi sesuatu hal yang mengganggu kedaulatan NKRI.
Sebanyak tiga pesawat tersebut, katanya, tidak secara tetap disiagakan di lanud setempat, namun pada saatnya akan kembali ke pangkalan utama.
“Belum tahu dipastikan kapan mereka akan kembali ke pangkalan, tergantung perintah dari pusat,” ujarnya.
Selama di Kupang, kata Andi, tiga pesawat tersebut akan melakukan latihan-latihan terbang di wilayah Kupang sehingga bisa menjadi perhatian warga Kupang.
Andi juga mengatakan kesiagaan tiga pesawat tersebut di Kupang, tidak berhubungan dengan eksekusi dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran di Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
“Tidak ada hubungannya dengan itu, ini hanya latihan biasa saja dan pemantauan wilayah-wilayah terluar NTT saja,” katanya.
Terkait dengan isu ancaman dari Pemerintah Australia jika dua warganya dieksekusi, ia menyatakan hal tersebut hanya bentuk dari sistem perpolitikan.
“Dan saat ini sudah aman-aman saja,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

3 ‘Penampakan’ Ponsel Baru BlackBerry Bocor ke Dunia Maya

Jakarta, Aktual.co —Setelah melewati masa-masa sulit, BlackBerry dikabarkan bakal mengeluarkan produk terbarunya. Beberapa varian ‘penampakkan’ ponsel BlackBerry tersebut bocor ke dunia maya dalam sebuah foto.

Sebagai Perusahaan ternama dunia, BlackBerry dinilai belum cukup berhasil meraih pangsa pasar ponsel, namun produknya masih relevan bersaing dengan pasar konsumen yang sempit.

Smartphone terbaru BlackBerry yang dikeluarkan pada ‘MWC 2015’ tidak benar-benar mengesankan penggemar gadget, namun masih ada harapan untuk menghidupkan kembali kejayaan yang pernah diraih BlackBerry.

Beberapa waktu yang lalu, BlackBerry memperkenalkan ponsel tampak seperti slider dengan layar double Edge. Penampakan ponsel baru BlackBerry tampaknya bocor dengan desain yang hampir sama. Selain itu, ada dua perangkat BlackBerry lain yang bisa dijadikan penggemar BlackBerry.

Pertama, ponsel BB dengan perangkat melengkung. Ponsel ini dijuluki BlackBerry Slider atau BlackBerry Venice. Ponsel ini dikabarkan memiliki layar 5.1-inch, dengan resolusi 1440 x 2560 piksel.

Saat ini memang belum bisa dikatakan layar melengkung seperti Galaxy S6 edge, atau efek seperti oppo R7. Namun, Smartphone blackberry kali ini terlihat lebih bagus dan inovasi perubahannya sangat menyenangkan.

Untuk dapur pacu, ponsel ini menggunakan CPU octa-core, kamera utama 16MP kamera depan 5MP dengan kapasitas baterai 3.650 mAh. Jika semua itu disematkan, maka ponsel ini bakal jadi unggulan baru ponsel Blackberry.

Namun, ada dua perangkat baru lainnya yang ditampilkan dalam foto. Salah satunya dikatakan sebagai penerus langsung BlackBerry Paspor. Diperkirakan ponsel tersebut mengungsung nama Oslo.

Spesifikasi tidak jauh dari saudaranya, seperti resolusi layar 1440 x 1440 piksel, chipset Snapdragon 800, kamera 13MP dengan OIS dan 3450 mAh baterai. Perangkat ini terlihat mirip pada sisi fisik yang dilengkapi dengan keyboard QWERTY fisik yang luas.

Terakhir, ponsel tersebut diperkirakan pengembangan model P’9984. Artinya, handset Porsche yang memiliki Design baru. Hal ini juga terlihat pada BlackBerry Paspor, tapi model ini desain khusus dan warna-pallet.

Namun, berapa kisaran harga dan kapan akan dilempar ke pasaran, pihak BlackBerry sendiri belum memberikan kepastian. Silahkan menunggu, tidak akan lama lagi, perusahaan akan mengumumkannya ke pasar. (Laporan: Ismed Eka)

Artikel ini ditulis oleh:

Siti Nurbaya Datangi KPK

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Siti Nurbaya mendatangi gedung KPK lewat pintu belakang, Jakarta, Selasa (28/4/2015). Kedatangan Siti Nurbaya ke KPK untuk berkoodinasi terkait eksekusi 47 ribu H lahan perkebunan sawit di Padang Lawas, Sumut, yang selama ini dikuasai terpidana DL Sitorus. AKTUAL/MUNZIR

KPK Apresiasi Hakim Sihar Purba Tolak Praperadilan Jero Wacik

Jakarta, Aktual.co — Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP mengapresiasi keputusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Sihar Purba yang menolak gugatan praperadilan tersangka kasus dugaan korupsi di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, serta Kementerian ESDM, Jero Wacik.
Dia mengatakan, jika pihaknya menghormati keputusan tersebut. Meskipun dari awal KPK  meyakini jika Hakim Sihar Purba akan membuat keputusan tepat sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan.
“Kami menghormati putusan hakim dan sejak awal kami meyakini bahwa hakim itu independen dan akan memutus berdasarkan keyakinan hakim dengan melihat keterangan saksi saksi dan ahli di proses peradilan,” kata Johan saat dikonfirmasi terkait putusan gugatan praperadilan Jero yang ditolak, Jakarta, Selasa (28/4).
Diketahui, Hakim Sihar Purba menolak semua permohonan praperadilan yang diajukan politisi Partai Demokrat itu. Jero yang pernah menjabat sebagai Menteri ESDM  itu mengajukan gugatan praperadilan terkait penetapannya sebagai tersangka oleh KPK.
“Dengan ini menolak permohonan gugatan praperadilan untuk seluruhnya,” kata hakim tunggal Sihar Purba saat membacakan putusan di PN Jaksel, Selasa (28/4).
Dalam putusannya, hakim mempertimbangkan Pasal 1 angka 10 juncto Pasal 77 juncto Pasal 82 KUHAP yang mengatur secara limitatif wewenang hakim praperadilan untuk menangani perkara. Dan penetapan seseorang sebagai tersangka bukan termasuk obyek praperadilan.
“Apa yang menjadi wewenang praperadilan telah diatur secara limitatif, kecuali diubah pada undang-undang yang akan disahkan pada masa yang akan datang,” ujarnya.
Seperti diketahui, KPK menduga Jero Wacik telah melakukan korupsi ketika menjabat sebagai Menbudpar periode 2008-2011. Dia diduga telah melakukan perbuatan yang memperkaya diri sendiri, orang lain atau penyalahgunaan wewenang terkait anggaran di Kementerian yang saat itu dia pimpin.
Akibat korupsi tersebut, diduga negara mengalami kerugian hingga sekitar Rp7 miliar. Alhasil Jero pun dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Sementara itu, untuk kasus pemerasan dan penyalahgunaan wewenang yang Jero lakukan saat menjabat sebagai Menteri ESDM pada 2011-2013, disinyalir berhasil mengeruk uang sebesar Rp9,9 miliar.
Atas kasus tersebut, Jero jerat dengan pasal 12 huruf e atau Pasal 23 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 421 KUHPidana.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Isu Reshuffle, Agus Hermanto: Tidak Berkapabilitas, Tim Ekonomi Jokowi Sangat Lemah

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto angkat bicara terkait isu reshuffle kabinet di pemerintahan Jokowi-JK yang  kian berhembus kencang. Dalam hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu menilai tim ekonomi Jokowi-JK yang ada di Kabinet Kerja sangat lemah, sehingga perlu di reshuffle.
Lemahnya kinerja tim ekonomi Jokowi, kata Agus, bisa terlihat dari kurs rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Agus menilai, kinerja tim ekonomi Jokowi belum mampu me-recovery laju rupiah di pasar dunia. Kenaikan laju Rupiah yang hanya bertahan sebentar pun tak bisa diharapkan.
“Yang ingin kami sampaikan bahwa tim ekonomi Pak Jokowi bukan hanya Kementerian Perekonomian, tim perekonomiannya Pak Jokowi di kabinet ini sangat lemah. Dollar kita ketahui betul-betul kita tidak bisa me-recovery, sekarang memang ada naik tapi belum bisa diharapkan. Ekonomi kita menurut saya turun drastis” ujar Agus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/4).
Tim ekonomi Jokowi, lanjut Agus, juga tidak memiliki kapabilitas. Sehingga Presiden Jokowi perlu memberikan perhatian kepada tim ekonominya itu. “Jadi tim ekonominya betul-betul tidak memenuhi kapabilitas sebagai menteri yang ada di sana. Sehingga ini memerlukan sebuah perhatian,” ujarnya.
Dalam hal ini, Agus mencontohkan, terkait beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang kini sudah tidak dikonsumsi dan dirasakan lagi oleh yang berhak, melainkan oleh masyarakat kelas bawah.
“Beras yang dulu untuk raskin itu sekarang sudah dikonsumsi masyarakat kita yang kelas bawah. Sedangkan masyarakat raskin sudah sangat sedikit sekali menerima raskin,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kinerja Rini Dinilai Buruk, PDIP: Presiden Harus Reshuffle

Jakarta, Aktual.co — Politikus PDIP Masinton Pasaribu menegaskan bahwa Presiden Jokowi harus berani bertindak dengn melakukan evaluasi dan mengganti pembantunya yang tidak sesuai dengan visi misi pemerintah, termasuk Rini Soemarno.
“Menteri Rini sering bertentangan dalam kebijakanya dengan rakyat terkait BBM. Kenaikan BBM akan berimplikasi kepada kehidupan rakyat. Maka, presiden tidak perlu ragu mereshuflenya,” kata Masinton saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (28/4).
Ia berpandangan bahwa jika Presiden Jokowi tetap mempertahankan menteri dengan kinerja yang buruk dalam menjalankan roda pemerintahan, maka hal itu akan menimbulkan sikap apatis rakyat.
“Dampaknya nanti pemerintah, kalau anggota kabinet sebagai pembantu presiden yng berkinerja buruk tetap dipertankan, apalagi tidk sesuai dengan harpan rakyat maka nanti implikasinya adalah rakyat tidk percaya pda kepemimpinan presiden, apatis,” tandas dia.
Isu reshuffle kabinet semakin santer terdengar. Kabarnya ada beberapa menteri yang akan direshuffle dalam waktu dekat ini.
Sebanyak lima menteri mendapat peringkat memprihatinkan, di bawah nilai standar (60) atau KW3 dalam penelitian yang dilakukan Lingkar Studi Perjuangan (LSP). Kelima menteri ini harus segera dievaluasi dan dilakukan perombakan kabinet. 
“Kelima menteri itu yakni Sofyan Djalil, Hanif Dhakiri, Bambang P. Brodjonegoro, Sudirman Said, dan Rini Soemarno,” ungkap Peneliti LSP Gede Sandra.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain