13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36483

Bank DKI Konsolidasi Lewat Family Gathering

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidajat mencoba kartu JakCard bersama Dirut Bank DKI Eko Budiwiyono saat Family Gathering Karyawan Bank DKI di Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (26/4/2015). Bank DKI mentargetkan laba Rp 1,1 triliun pada tahun 2015 ini. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI ini hingga triwulan pertama tahun ini sudah meraup untung Rp302,66 miliar. AKTUAL/Ist

Mensos: Narkoba Sudah Jadi Teror dan Senjata Pemusnah Massal

Jakarta, Aktual.co — Sebagian pihak menganggap Indonesia masih sebagai transito narkoba. Padahal realitasnya narkoba oleh pihak tidak bertanggung jawab dimasukan dalam brownis, kue, dodol, permen dan obat pelangsing. “Masih relevankah anggapan Indonesia sebagai negara transito narkoba dengan kondisi di atas?” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada acara “Dialog Pelajar Lawan Narkoba dan Launching Sekolah Antinarkoba di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng Jakarta, Sabtu (25/4). Dia mengatakan, saat ini Indonesia sudah menjadi negara produsen narkoba dengan korban setiap tahun terus berjatuhan. Menurut dia, narkoba tidak lagi dipersepsikan dengan kondisi darurat, melainkan sudah menjelma menjadi teror sekaligus senjata pemusnah massal. “Indonesia sudah diteror dengan narkoba yang menyerang di semua lini kehidupan dan umur, sehingga menjelma sebagai senjata pemusnah massal yang massif.” Dia mengatakan, untuk mengatasinya tidak bisa Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian saja. Semua elemen masyarakat harus terlibat aktif, termasuk dari para pelajar, mahasiswa, serta para religious leader semua agama tanpa terkecuali. “Dengan melibatkan berbagai pihak, optimis penanganan narkoba bisa dilaksanakan dengan baik guna menyelamatkan generasi bangsa. Tentunya, dengan kekuatan doa dari para religious leader mengiri upaya yang dilaksanakan, ” ujarnya. Selain itu, diperlukan juga pemahaman yang sama terkait penanganan narkoba yang melibatkan berbagai pihak tersebut, seperti lembaga pendidikan, pelajar dan masyarakat lainnya. “Jika channelnya sudah sama, maka pemahaman akan bahaya narkoba pun akan sama. Maka, akan tercipta saling kerja sama dan bergandengan tangan dalam penanganan barang haram tersbut.” Upaya Kementerian Sosial (Kemensos) dengan mengakreditasi 119 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang didukung kanselor dan pekerja sosial (peksos) adiksi, untuk memberikan pelayanan rehabilitasi sosial terhadap korban penyalahgunaan narkoba. “Kemensos mengakreditasi 119 IPWL yang didukung kanselor dan peksos adiksi untuk merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba, saat ini sudah angkatan pertama, ” katanya. Melalui metode integratif dan pendekatan religius, para korban penyalahgunaan narkoba bisa tidak kambuh dengan pencapaian 60 persen. Sedangkan, metode yang tidak dengan pendekatan religius, kemungkinan bisa kambuh lagi dikisaran 80 persen. “Kemensos menyedikan tempat untuk rehabilitasi sosial bagi korban penyalahgunaan narkoba, termasuk bagi mereka yang terkena gangguan jiwa dan mengalami addict instabilitas.” Inisiatif dan upaya yang dilakukan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Kemensos memberikan apresiasi yang positif, sekaligus menjadi mitra strategis dalam pencegahan narkoba. “Kemsos memberikan apresisi terhadap inisiatif IPM untuk bersama-sama mencegah peredaran narkoba khususnya di lingkungan pelajar sekolah.” Untuk menguatkan segala upaya penanganan narkoba. Juga, mesti dibarengi dengan berbagai ritual ibadah, seperti shalat istikharah, shalat tahajud dan ibadah yang lainnya. “Jika diiringi shalat istikharah, shalat tahajud dan ibadah lainnya, pertolongan Allah SWT akan datang dan menguatkan pikiran dan hati kita untuk selalu bergandengan tangan dalam penanganan narkoba, ” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Gempa 5,7 SR Guncang Pulau Morotai

Jakarta, Aktual.co — Gempa bumi berkekuatan 5,7 skala richter  menggoyang barat laut Pulau Morotai Maluku Utara, Sabtu (25/4), pukul 23.41 WIB.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika gempa itu berpusat pada koordinat lintang 3.03 derajat Lintang Utara (LU) dan Bujur 128.03 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 12 km.
Lokasi gempa di utara Halmahera berjarak sekitar 88 kilometer barat laut Pulau Morotai, 172 km timur laut Halmahera Utara, 190 km timur laut Halmahera Barat, 259 km timur laut Sofifi Maluku Utara dan 2.568 km timur laut Jakarta.
BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak menimbulkan ancaman tsunami.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Tim Ekspedisi Militer India Selamat dari Longsoran Salju di Nepal

Jakarta, Aktual.co — Satu tim ekspedisi yang terdiri atas 34 anggota Angkatan Darat India selamat dari salju longsor yang dipicu oleh gempa bumi mematikan di Nepal.
Gempa bumi tersebut mengguncang satu kamp pangkalan di gunung dan menewaskan 18 orang asing, kata media setempat pada Ahad.
Satu lagi ekspedisi sipil yang terdiri atas 11 pendaki gunung dari Negara Bagian Assam di India Timur-laut juga selamat, kata edisi daring Times of India.
Laporan itu mengutip beberapa sumber Angkatan Darat India di Ibu Kota negeri tersebut, New Delhi, bahwa tim mereka membantu mengungsikan 13 mayat pendaki gunung yang tewas akibat salju longsor,
Sedikitnya 18 orang tewas di kamp itu akibat salju longsor, kata bagian informasi Angkatan Darat India.
Beberapa pejabat militer mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima sampai Sabtu pagi, semua korban tewas adalah warga negara asing.
Sebanyak 1.400 orang tewas akibat gempa bumi sangat kuat yang mengguncang Nepal pada Sabtu (25/4) tengah hari dan jumlah korban jiwa diperkirakan bertambah sementara upaya pertolongan masih berlangsung di seluruh negeri tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Turunkan Harga-Harga, Selamatkan Anak-Anak Indonesia

Puluhan wanita yang tergabung dalam “Perempuan Indonesia Menggugat” membawa poster seruan kembalikan Pancasila dalam UUD 45 di Jakarta, Minggu (26/4/2015). Perempuan Indonesia menyerukan ketika Negara atas alasan apa pun menaikkan Harga BBM dan membuat Kebutuhan Pokok, Transportasi, Pendidikan dll naik, maka korban pertama dan utama adalah kaum perempuan. AKTUAL/MUNZIR

Cegah Radikalisme, Tokoh Agama Akan Tingkatkan Peran di Masyarakat

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Nusa Tenggara Timur Jalludin Bethan mengatakan, akan meningkatkan peran dalam upaya mencegah masuknya paham radikalisme gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di daerah ini.
“Sebagai pemimpin umat, kita wajib memberikan pemahaman yang jelas dan benar kepada umat tentang kehadiran sebuah organisasi yang mengatasnamakan agama (apapun) seperti ISIS tersebut agar mereka tidak terjebak,” katanya di Kupang, Minggu (26/4).
Menurut Bethan, upaya untuk mencegah masuknya ISIS di suatu daerah, tidak hanya menjadi tugasnya aparat keamanan semata, tetapi semua komponen bangsa, termasuk di antaranya para pemimpin umat dan tokoh-tokoh agama di masing-masing wilayah.
“Para pemimpin umat dan tokoh-tokoh agama harus mampu memberikan pemahaman yang benar mengenai hadirnya organisasi radikalisme yang mengatasnamakan agama tersebut agar tidak terjebak masuk ke dalam lingkaran mereka,” ujarnya.
Menurut dia, agama apapun yang dianut umat beragama, hanya mengajarkan tentang cinta kasih dan hidup saling berdampingan satu sama lain dalam suasana yang penuh dengan kedamaian.
“Kalau ada agama yang mengajarkan tentang radikalisme dan tindakan kekerasan lainnya, itu bukan agama dan tidak boleh diakui, apalagi menuruti ajarannya,” katanya.
Bethan mengatakan kasus penangkapan jemaat tabliq di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT belum lama ini sebagai contoh lemahnya peran tokoh agama setempat dalam memberikan pemahaman soal eksistensi para jemaat tersebut.
“Ini persoalan sepele, tetapi jika dibiarkan bisa menimbulkan perpecahan dalam kehidupan beragama di daerah ini. Di sini, peran tokoh agama menjadi sangat penting untuk menjelaskan tentang eksistensi jemaat tersebut,” kata dia.
Dia mengatakan, upaya pencegahan perlu terus dilakukan dengan memberikan pemahaman yang benar mengenai geraka radikalisme tersebut, agar masyarakat daerah ini tidak terjebak masuk ke dalam organisasi tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain