2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36518

Presiden Jokowi Buka Konferensi KAA Antar Parlemen di DPR

Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR RI Setya Novanto melakukan foto bersama tamu undangan yang hadir dalam Konferensi Parlemen Asia-Afrika di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015). Presiden Joko Widodo membuka Konferensi Asia Afrika antar Parlemen di Gedung Parlemen, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015). KAA antar Parlemen digelar guna memperkuat antar parlemen yang akan membahas sejumlah isu di antaranya kerja sama dalam mempromosikan agenda pembangunan pasca-2015, Kemitraan Strategis Asia-Afrika Baru (NAASP) dan pengakuan terhadap Palestina. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Buka KTT Parlemen, Jokowi Apresiasi Inisiatif DPR

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo telah membuka Konferensi Parlemen Asia-Afrika di Gedung Nusantara, DPR, guna memperkuat peran lembaga perwakilan rakyat di kawasan tersebut.
“Saya menyambut gembira dan mengapresiasi inisiatif DPR RI untuk mengadakan Konferensi Parlemen Asia-Afrika pada 23 April 2015,” kata Jokowi dalam pidato pembukaan Konferensi Parlemen Asia Afrika di Jakarta, Kamis (23/4).
Menurut Jokowi, Indonesia memperoleh penghargaan luar biasa karena telah menjadi tuan rumah berbagai peristiwa bersejarah tingkat dunia.
Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan tema dalam konferensi parlemen; ‘Memperkuat Peran Parlemen dalam Kerja Sama Selatan-Selatan untuk Mempromosikan Perdamaian dan Kesejahteraan Dunia’ sejalan dengan keinginan pemerintah untuk melakukan kontekstualisasi nilai-nilai utama Konferensi Asia-Afrika.
“Negara-negara Asia-Afrika kini dituntut untuk melakukan konteksualisasi dan nilai utama yang dulu diperjuangkan oleh para pendahulu pada 60 tahun yang lalu yaitu kesejahteraan, solidaritas, dan stabilitas,” ujar Jokowi.
Dalam pertemuan itu, akan dibahas sejumlah isu diantaranya kerja sama dalam mempromosikan agenda pembangunan pasca-2015, Kemitraan Strategis Asia-Afrika Baru (NAASP), pengakuan terhadap Palestina.
Sejumlah pejabat negara yang akan menyampaikan pidato dalam pertemuan diantaranya Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen Nurhayati Ali Assegaf, Ketua DPR Setya Novanto, mantan presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Ketua DPR Bidang Politik dan Keamanan Fadli Zon, serta Wakil Ketua DPR Bidang Kesejahteraan Rakyat Fachri Hamzah.

Artikel ini ditulis oleh:

Simulasi Pengamanan Peringatan Ke 60 KAA

Sejumlah personil Paspampres melakukan simulasi pengamanan tamu negara yang akan hadir dalam acara peringatan ke-60 Tahun Konferensi Asia Afrika Tahun 2015 di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/4). Berbagai persiapan terus dilakukan untuk lancarnya acara puncak Peringatan ke-60 KAA yang akan berlangsung di Bandung pada tanggal 24 April. aacc2015/Widodo S. Jusuf

Pertemuan Bilateral Thailand-Indonesia

Presiden Joko Widodo (kanan) mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand Prayut Chan O Cha (kiri) di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika tahun 2015 di Jakarta Convention Center, Kamis (23/4). aacc2015/Prasetyo Utomo

Dampak Kecil Konflik Yaman Terhadap Ekspor Toyota Indonesia ke Timur Tengah

Jakarta, Aktual.co — PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan ekspor mobil perusahaan itu ke kawasan Timur Tengah tetap berlangsung dan tidak terganggu konflik di kawasan itu termasuk perang di Yaman.

“Ekspor ke Timur Tengah tetap jalan, masih sesuai jadwal,” demikian kata Direktur TMMIN Edward Otto Kanter di Jakarta, baru-baru ini.

Ia mengakui perang di Yaman, hanya mengganggu distribusi para diler Toyota ke negara-negara teluk, namun tidak mengganggu jadwal ekspor mobil Toyota yang diproduksi di Indonesia. “Memang ada tempat berlabuh yang dipindahkan tapi tidak menghambat ekspor kami,” ujarnya.

Timur Tengah merupakan negara utama tujuan ekspor mobil Toyota yang diproduksi di Sunter (Jakarta) maupun Karawang (Jawa Barat). Menurut Edward, sekitar 70-80 persen dari total ekspor Toyota Indonesia, adalah ke Timur Tengah. Negara yang menyerap mobil Toyota terbanyak antara lain Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain dan Oman. “Yaman hanya sedikit,” katanya.

Mobil Toyota produksi TMMIN yang diekspor ke Timur Tengah antara lain kendaraan serbaguna (MPV) Kijang Innova, Sport Utility Vehicle (SUV) Fortuner dan sedan Vios.

Berdasarkan data TMMIN, pada Januari-Februari 2015, total ekspor mobil utuh (CBU) Toyota ke Timur Tengah mencapai 10.896 unit atau 73 persen dari total ekspor sebesar 14.902 unit. Dari jumlah tersebut, TMMIN paling banyak mengekspor Toyota Fortuner (4.978 unit), kemudian Vios (3.691 unit) dan Kijang Innova (2.227 unit).

Seperti diketahui, hanya beberapa jam setelah Riyadh mengumumkan penghentian serangan udara yang telah berlangsung selama empat pekan, Arab Saudi kembali meluncurkan serangan ke Kelompok Houthi di Yaman.

Wakil Gubernur Aden, Nayef al bakri mengatakan bahwa serangan udara tersebut menyasar tank-tank yang digunakan oleh Kelompok Houthi dan sekutu mereka di kota pelabuhan di Selatan Yaman tersebut.

Kelompok Houthi berhasil merebut markas Pasukan Lapis Baja Ke-35 di Taiz. Pasukan ini sebelumnya telah menyatakan berpihak pada Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi. Sesaat setelah markas direbut, serangan udara yang dipimpin Saudi langsung menghantam markas tersebut. Dilaporkan puluhan orang meninggal dan mengalami luka-luka dalam serangan yang terjadi pada Rabu, 22 April 2015 tersebut.

Serangan udara yang dipimpin Saudi tersebut menyulut protes dari kelompok Houthi dan pro houthi di Sana’a. “Kami mengutuk pengeboman yang menyasar rakyat sipil dan wilayah pemukiman,” kata seorang anggota pasukan pro Houthi, seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (23/2/2015).

Artikel ini ditulis oleh:

Bertemu PM Thailand, Jokowi Bahas Pemberantasan “Illegal Fishing”

Jakarta, Aktual.co — Dalam pertemuan bilateral yang diadakan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Thailand Prayut Chan O Cha, pemerintah Indonesia dan Thailand membahas upaya bersama untuk mencegah dan memberantas pencurian dan perdagangan ikan secara ilegal, yang merugikan kedua negara.

 “Topik utama (pertemuan-red) RI-Thailand kerja sama untuk memberantas ‘illegal fishing’,” kata Sekretaris Kabibet Andi Widjajanto di Jakarta, Kamis (23/4)

Mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan itu antara lain adalah Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko Maritim Indroyono Soesilo dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Pada pertemuan bilateral tersebut, Thailand mengungkapkan komitmen mereka untuk menyelesaikan persoalan pencurian ikan yang dilakukan kapal- kapal ilegal dari negara tersebut yang dilakukan di Indonesia.

“Mereka mengatakan akan menyelesaikan persoalan-persoalan illegal fishing dan menghukum perusahaan-perusahaa mereka yang tidak benar,” kata Menteri Susi usai menghadiri pertemuan bilateral tersebut, di Jakarta Convention Center, Kamis (23/4).

“Mereka mengakui banyak hal yang tidak betul,” tambah Susi. Namun, lanjutnya, pada pertemuan tersebut belum ada komitmen secara tertulis.

Sebelumnya pada Pertemuan Maritim Asia Afrika dalam rangkaian KTT Asia Afrika, Senin (21/4), Thailand berkomitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam menangani pencurian ikan. Thailand akan memperketat pemantauan dan memasang 7.000 sistem perangkat pelacak di kapal mereka sehingga bisa memantau pergerakan kapal.

Indonesia menggelar Pertemuan Maritim dengan negara-negara Small Island Developing States (SIDS), anggota Indian Ocean Rim Association (IORA), Negara-Negara Kepulauan, dan negara yang memiliki laut (Archipelagic and Oceanic Countries) untuk memobilisasi dukungan memperjuangkan sektor kemaritiman menjelang Sidang Umum PBB, September 2015 mendatang di New York.

Sektor maritim terkait laut, kelautan dan sumber daya kelautan (Goal 14) dari dokumen Sasaran Pembangunan Berkelanjutan Pasca 2015 (SDG Post-2015) diharapkan dapat disetujui negara-negara anggota PBB pada Sidang Umum PBB, September 2015 mendatang di New York.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain