18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37143

Polres Tanjung Balai Gagalkan Penyelundupan 20Kg Shabu Asal Malaysia

Medan, Aktual.co — Kepolisian Resort Tanjung Balai, Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis Shabu asal Malaysia seberat 20 kilogram. Tiga tersangka masing-masing Guntur, Halim dan Didit juga turut diamankan.

Kasat Narkoba Polres Tanjung Balai M. Junjung Siregar menerangkan, penangkapan tersebut berkat informasi yang diterima bahwa akan ada kapal nelayan yang akan membawa Shabu, melakukan transaksi di tengah laut.

“Ya, waktu itu ada informasi bahwa ada bot nelayan membawa sabu dari Malaysia, dan kita tindak lanjuti dengan langsung meluncur ke tengah laut. Kita temukan mereka. Setelah di geledah ternyata ada shabu 20 kilogram yang berasal dari Malaysia,” terang Junjungan kepada wartawan, Jumat (3/4).

Junjungan mengatakan, ketiga tersangka tersebut merupakan jaringan internasional yang sudah lama diburu. Saat ini ketiganya sudah ditahan dan terancam hukuman seumur hidup. Sementara, penerima barang haram itu dengan inisial “A” masih terus diburu.

Sementara itu, Guntur, salah seorang tersangka mengungkapkan dirinya menerima pekerjaan itu dengan upah Rp15 juta.

“Ngambilnya melalui orang sana (Malaysia-red) dan bertransaksi di tengah. Dapat upah 15 juta dan akan dibawa ke tanjung balai. Kami kerja sebagai nelayan,” tutur Guntur yang mengaku sudah melakukan pekerjaan haram itu sebanyak 2 kali.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bantah DPC Tak Pilih Megawati di Munas, PDIP: Survei CSIS Tidak Valid

Denpasar, Aktual.co — Ketua Panitia Lokal Kongres IV PDIP, I Wayan Koster membantah kabar survei yang menyebut terdapat sekitar 30 persen kader di tingkat DPC tak menginginkan kembali Megawati Soekarnoputri memimpin partai berlambang banteng gemuk dalam lingkaran tersebut.

“Tidak ada itu. Kalau soal survei, itu tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” kata Koster di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Jumat (3/4).

Menurutnya, seluruh kader dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota sepakat kembali mendukung Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Umum DPP PDIP periode 2015-2020.

“Kita sudah punya keputusan saat Rakernas di Semarang lalu, seluruh DPD dan DPC bulat mendukung Megawati sebagai ketua umum periode 2015-2020,” tegasnya.

Menurut dia, tak ada sosok lain selain Megawati yang akan dicalonkan sebagai ketua umum.

“Tidak ada alternatif lain. Ibu Mega yang mampu mengonsolidasikan dan mempersatukan kader PDIP,” tegas Koster.

Anggota DPR RI itu kembali menegaskan ketidakpercayaannya terhadap survei yang telah dilansir baru-baru ini.

“Kita tidak percaya. Tidak perlu kita menelisik suara lain. Itu akan hilang sendiri,” katanya.

Sebelumnya, peneliti CSIS, Philips J. Vermonte mengungkapkan Megawati Soekarnoputri kemungkinan besar akan tetap dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDIP. Tetapi, ada fakta yang mencuat dari sensus yang dilakukan pada periode 16-19 Februari 2015, yakni ada 30 persen kader PDIP tak akan memberikan suaranya kepada Megawati Soekarnoputri untuk maju kembali sebagai ketua umum.

“Ada 30 persen DPC yang tidak akan memilih Megawati sebagai ketum jika ada calon lain muncul di kongres,” kata Vermonte.

Dari 2.000 responden pimpinan PDIP di 28 provinsi dan 467 DPC mayoritas masih memilih Megawati sebagai ketua umum yaitu 320 DPC (68,5 persen), sedangkan Jokowi hanya memperoleh 76 DPC (16,27 persen) dan Puan Maharani 25 DPC.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Dor…., Bripka Oktaviano Bunuh Diri

Banda Aceh, Aktual.co — Seorang personel polisi dari Polres Bireuen, Bripka Oktaviano (35) dilaporkan tewas dengan cara menembakkan senjata api ke kepalanya, Jumat (3/4) sore. Letusan senjata jenis revolver SNW 38 milik korban terdengar oleh tetangga sebanyak satu kali.

Informasi yang dihimpun Aktual.co menyebutkan setelah terdengar suara letusan senjata itu, terdengar teriakan dari istri dan mertua Oktaviano. Teriakan itu mengejutkan tetangga dan langsung mendatangi rumah korban.

Pria yang bertugas di Polsek Juli, Kabupaten Bireuen itu lalu dilarikan ke Rumah Sakit Fauziah Bireuen dengan menggunakan mobil milik mertuanya. Saat dibawa, korban masih hidup dan terlihat sulit bernafas.

“Kami menyusul ke rumah sakit dengan mobil lain. Kami duga, korban meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit,” sebut tetangga korban, Rosmanidar asal Dusun Selatan, Desa Cot Gapu, Bireuen.

Tetangga juga menyebutkan dia sangat mesra dengan istrinya, Vera. Sehingga, kejadian itu sangat mengejutkan seluruh warga Desa Cot Gapu. Sejumlah rekan korban, Kapolres dan sejumlah petinggi Polres Bireuen juga hadir untuk melayat. Jenazah langsung dimakamkan sore itu juga.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pelindo III Klaim Pengembangan Pelabuhan Benoa Sesuai Rencana Kemenhub

Jakarta, Aktual.co — PT Pelindo III Persero resmi menggandeng enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengembangkan kawasan Pelabuhan Benoa. Ke enam badan usaha tersebut adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Menurut Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto, rencana pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa yang dilakukan oleh Pihaknya bersama enam perusahaan plat merah itu mengacu pada Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

“Pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa menjadi pusat wisata marina merupakan poin utama dalam pengembangan kawasan tersebut,” kata Edi dalam siaran pers, Jakarta, ditulis Jumat (3/4).

Ia menyebutkan, beberapa rencana untuk menjadikan kawasan Pelabuhan Benoa sebagai pusat wisata marina antaa lain penyiapan terminal marina, pengerukan alur pelayaran menjadi 12 meter LWS (low water spring), penambahan panjang dermaga penumpang dan penyiapan pengembangan terminal kapal pesiar.

“Kami juga akan membangun dermaga petikemas dan lapangan penumpukan serta fasilitas untuk curah cair,” ujarnya.

Ia menambahkan, masing-masing perusahaan melakukan kajian secara menyeluruh meliputi aspek bisnis, finansial, kelayakan, lingkungan, legalitas, risiko, dan aspek lainnya untuk menentukan pola kerjasama yang optimal dan layak.

“Pola kerjasamanya belum ditentukan, bisa jadi seperti ketika pembangunan jalan tol Bali Mandara dengan masing-masing BUMN memiliki saham di dalamnya atau bisa juga dengan pola kerjasama lainnya,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kinerja Keuangan Terus Merugi, Krakatau Steel Bakal Tutup Pabrik Hulu

Jakarta, Aktual.co —  Dalam rangka memperbaiki kinerja keuangannya, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menyatakan bahwa pihaknya akan menghentikan secara penuh pengoperasian pabrik hulu miliknya.

“Kami akan menghentikan pabrik slab yang merupakan penghasil bahan baku baja untuk perseroan,” kata Direktur Utama Krakatau Steel, Sukandar di Jakarta, ditulis Jumat (3/4).

Menurutnya, rendahnya harga baja di pasar membuat perseroan harus melakukan efisiensi. Pasalnya, dengan begitu, perseroan dapat terlepas dari biaya produksi pabrik slab yang meningkat.

“Pabrik hulu akan di stop, seperti pabrik slap dan lain-lain. Karena saat ini kondisinya sedang over supply sehingga harga terus turun. Jadi akan lebih efisien jika kita beli saja,” ungkapnya.

Meski begitu, perseroan hingga saat ini belum memutuskan apakah akan melakukan impor atau akan mengambil bahan baku melalui anak usahanya yakni PT Krakatau Posco.

“Kita akan mengutamakan mengambil bahan baku dari Posco. Tapi kita tidak menutup kemungkinan akan melakukan impor. Dengan begini akan lebih murah dibandingkan kita melakukan produksi,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pelindo III Gandeng Enam BUMN Keroyok Pengembangan Pelabuhan Benoa

Jakarta, Aktual.co — PT Pelindo III Persero resmi menggandeng enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengembangkan kawasan Pelabuhan Benoa. Ke enam badan usaha tersebut adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. Pasalnya, kawasan Pelabuhan Benoa memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan perekonomian di Provinsi Bali.

“Selama ini, Pelabuhan Benoa menjadi pintu masuk bagi wisatawan asing yang berlibur ke Bali dengan menggunakan kapal pesiar. Bali masih sebatas menjadi tujuan, nantinya akan kita jadikan sebagai pusat kapal pesiar (turn around cruise port), artinya para turis itu akan memulai perjalanannya dari Bali,” ujar Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto dalam siaran persnya, ditulis Jumat (3/4).

Ia memastikan, sinergi yang dibangun bersama enam perusahaan plat merah ini akan berjalan lancar. Hal serupa pernah dilakukan ketika dalam membangun jalan tol Bali-Mandara beberapa waktu lalu.

“Pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa ini merupakan satu kesatuan dengan jalan tol Bali Mandara. Jadi keberhasilan dalam membangun jalan tol tersebut akan kami lanjutkan untuk membangun kawasan Pelabuhan Benoa,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain