16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37167

PT Petrokimia Gresik Lakukan Penghematan Rp30,67 Miliar

Jakarta, Aktual.co —   PT Petrokimia Gresik melakukan penghematan hingga Rp30,67 miliar, setelah melakukan berbagai inovasi yang diciptakan di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Hidayat Nyakman mengatakan penghematan itu merupakan bukti adanya Iklim dan budaya inovasi dalam perusahaan yang setiap tahun digalakkan dalam acara tahunan Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG), dan tahun ini merupakan yang ke-29.

“Di tengah persaingan dunia usaha yang kian kompetitif, PT Petrokimia Gresik terus menggalakkan inovasi di lingkungan perusahaan, terbukti Iklim dan budaya inovasi mampu menghasilkan berbagai ide kreatif yang berujung pada efisiensi dan efektifitas perusahaan, baik dari segi waktu, tenaga, maupun biaya,” ujar Hidayat di gresik, Jatim, Kamis (2/4).

Nyakman berharap melalui berbagai inovasi, perusahaan dapat memaksimalkan segala sumber daya untuk mengembangkan potensi yang ada guna memenangkan persaingan.

Oleh karena itu, pihaknya akan semakin mendorong karyawan untuk membudayakan inovasi di lingkungan kerja, dengan tujuan menciptakan perbaikan sistem dan proses kerja yang berdampak pada efisiensi, efektifitas, dan nilai tambah di segala aspek operasional perusahaan untuk mencapai target perusahaan.

“Tidak ada perusahaan yang maju dan mampu bersaing kecuali dengan meningkatkan kemampuan inovasinya,” kata Nyakman dalam keterangan persnya.

Sementara itu, untuk kegiatan tahunan KIPG pada tahun ini mengangkat tema “Inovasi dan Keunggulan untuk Kelangsungan Hidup Perusahaan”.

Dalam kegiatan itu, setidaknya terdapat 820 gugus inovasi yang terdaftar, atau meningkat 9 persen jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya ada 749 gugus inovasi.

Selain itu, dari adanya gugus inovasi Petrokimia Gresik berhasil merealisasikan penghematan sebesar Rp30,67 miliar dan masih berpotensi untuk hemat sebesar Rp60,8 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Saksi Ahli: KPK Terlalu Lama Melakukan Penyidikan Terhadap SDA

Jakarta, Aktual.co — Sidang gugatan praperadilan Suryadharma Ali kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang tersebut, kubu bekas Menteri Agama itu menghadirkan saksi ahli dari kalangan akademisi. Saksi ahli yang dihadirkan merupakan pakar hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII) Mudzakkir. 
Dalam kesaksiannya, Mudzakkir berpendapat proses penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Suryadharma Ali (SDA) dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji terlalu lama. Padalah, penyidikan harusnya berjalan cepat.
“Kalau proses penyelidikannya sudah sempurna, begitu naik penyidikan, sudah lengkap terus ditetapkan tersangka bagus. Tapi, konsekuensinya harus cepat diajukan ke penuntutan,” kata Mudzakkir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/4).
Mudzakkir mengatakan, KPK melakukan kesalahan dengan terlalu lama menyidik kasus SDA. Dia menduga, hal ini diakibatkan proses penetapan SDA sebagai tersangka dilakukan tidak sesuai prosedur.
“Kalau selama enam bulan tidak diajukan ke pengadilan itu tidak boleh. Itu membuktikan proses yang lengkap tadi tidak benar. Ini menunjukkan proses penetapan tersangka tidak benar juga. Faktanya sampai enam bulan belum naik kepenuntutan,” ujarnya.
Dia menilai KPK tergesa-gesa dalam menetapkan tersangka kepada SDA. “KPK menetapkan tersangka tidak sesuai dengan UU dalam menetapkan tersangka. Harus dibuktikan dulu ada tidak tindak pidana,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Harga Elpiji Naik Capai Rp10.000/Tabung di Solo

Jakarta, Aktual.co — Harga gas elpiji non subsidi ukuran 12 kilogram di tingkat pangkalan di Kota Solo, Jawa Tengah naik hingga Rp8.000 per tabung, dan tingkat pengecer mencapai Rp10.000 per tabung. Kenaikan harga elpiji khususnya non subsidi atau isi 12 kg tabung warna biru mulai berlaku sejak 1 April 2015.

“Kami tidak diberitahu soal kenaikan elpiji 12 kg, dan saat mengambil barang langsung dinaikkan harganya,” ujar Ketua Bidang (Kabid) Elpiji 12 kg Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Surakarta, Tien Suprapto di Solo, Kamis (2/4).

Tien Suprapto menjelaskan harga elpiji 12 kg sebelumnya hanya Rp133.200 per tabung, kini menjadi Rp141.200 per tabung. Kenaikan harga sekitar Rp8.000 per tabung, sedangkan harga hingga pengecer diperkirakan tambah sekitar Rp4.000 per tabungnya sehingga menjadi Rp145.200 per tabung.

Menyinggung soal banyaknya keluhan masyarakat, dia menjelaskan, belum kelihatan dampaknya karena kenaikan baru per 1 April atau dua hari ini. Sehingga, masyarakat menganggap biasa-biasa saja.

“Kami melihat kejadian harga elpiji yang sering naik dan turun itu, ditanggapi amsyarakat masih biasa, dan permintaan pasar tetap stabil,” katanya.

Menurut dia, pasokan elpiji ukuran isi 12 kg ke Solo masih lancar dan mencukupi. Stok barang masih mampun mencukupi permintaan pasar. Begitu juga elpiji tiga kg harga tetap stabil Rp15.500 per tabung, dan pasokan lancar sehingga stok cukup.

“Kami belum melihat ada gejolak soal elpiji non subsidi itu, dan kebanyakan pemakai masuarakat kalahan menegah ke atas,” katanya.

Menurut dia, kenaikan harga elpiji non subsidi tersebut kemungkinan dampak melemahnya nilai rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat atau seperti halnya BBM khusus premium dan solar.

Siti (54) warga Kerten Laweyan Solo menjelaskan, harga elpiji ukuran 12 kg sekarang pada tingkat pengecer mencapai Rp146.000 per tabung atau mengalami kenaikan hingga sekitar Rp10.000 per tabung.

“Harga elpiji 12 kg sebelumnya dijual sekitar Rp135.000 hingga Rp136.000 per tabung, tetapi kini naik menjadi Rp146.000 per tabung,” katanya.

Menurut Siti, kenaikan harga elpiji khusus 12 kg tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat terutama yang menggunakan gas non subsidi itu.

“Saya berharap Pemerintah dapat meninjau kembali kenaikan harga elpiji khususnya ukuran 12 kg itu, agar dapat mengurangi beban masyarakat, kata Siti mengaku ibu rumah tangga.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pertandingan Arema-Persija Tak Terpengaruh Putusan BOPI

Jakarta, Aktual.co — Laga Arema Indonesia, menjamu Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, MAlang, Jawa Timur, Sabtu (4/4), tidak terpengaruh keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan akan tetap digelar sesuai jadwal.

General Manager Arema Ruddy Widodo di Malang, Kamis memastikan laga Arema melawan Persija Jakarta tetap dilaksanakan sesuai jadwal, meski BOPI telah mengumumkan jika Arema tak lolos verifikasi sebagai peserta LSI 2015.

Bahkan, rombongan Persija diagendakan datang ke Malang pada Kamis (2/4) ini untuk melakoni laga perdana kompetisi tertinggi di Tanah Air itu dijamu tuan rumah Arema.

“Sebagai salah satu tim anggota PSSI, kami yakin Arema tetap memiliki hak untuk mengikuti kompetisi selama keanggotaannya tidak dihapus dari PSSI. Oleh karena itu, kami tetap lanjut dan tidak terpengaruh keputusan BOPI,” katanya di Malang, Kamis (2/4).

Manajemen, lanjutnya, sudah memperkirakan keputusan BOPI tersebut, bahkan kalaupun manajemen Arema yang berkompetisi di ajang LSI membawa dua kontainer data dan bukti-bukti, tetap tidak akan ada artinya. Oleh karena itu, manajemen, pemain, pelatih dan seluruh komponen tim tetap fokus untuk menghadapi pertandingan perdana menjamu Persija Jakarta.

Lebih lanjut, Ruddy mengatakan pihaknya tidak menjadikan keputusan BOPI sebagai acuan dan Arema hanya berpegang pada pengelola LSI, yakni PT Liga Indonesia. Arema adalah tim sepak bola profesional dan selama Arema tidak di hapus oleh PT Liga, Arema akan terus menjalani kompetisi sesuai jadwal.

Artikel ini ditulis oleh:

Kabareskrim Akan Patahkan Tudingan Kriminalisasi

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, akan mematahkan tudingan kriminalisasi yang dilayangkan oleh berbagai pihak terhadap Polri. Tudingan yang selama ini berkembang, Polri dinilai melakukan kriminalisasi atas penetapan tersangka Abraham Samad, Bambang Widjojanto serta Denny Indrayana.
“‎Selama ini kan kita bisa membuktikan yang kita lakukan bukanlah kriminalisasi termasuk pada pak AS, pak BW yang lain-lain kita profesional saja yah itu kan hanya pendapat sebagian orang yg saya kira paham akan hukum itu sendiri tapi pura-pura tidak paham gitu kan,” kata Budi Waseso di Jakarta, Kamis (2/4).
Dia pun memastikan, pihaknya dalam bertugas tak melakukan kriminalisasi terhadap seseorang. “Tapi yakinlah kita tidak mengkriminalisasi seseorang‎‎,” kata dia.
Namun, ketika ditanyakan kapan, pihak penyidik melakukan penahanan terhadap Denny Indrayana dalam kasus payment gateway, Budi Waseso mengatakan penahanan itu tergantung dari sikap Denny. “Selama beliau proaktif dalam memberikan keterangan-keterangan dan panggilan-panggilan saya kira tidak perlu ditahan, karena beliau juga sudah dicekal ya,” ujarnya.‎Polri, kata Budi, juga tidak terpengaruh dengan sikap Denny yang membangun opini yaitu dikriminalisasi atas kasus tersebut. Budi mempersilahkan Denny melakukan hal itu.‎
“Itu kan silakan orang untuk menyampaikan ya namanya juga pembelaan diri silakan tapi Polri akan bekerja sesuai fakta hukum yang ada. Yakin lah itu kita tidak akan main-main,” ujarnya.‎

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pengamat Minta Menpora Tak Campuri Sepakbola Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Pengamat sepak bola, Dali Taher, meminta kepada pemerintah khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga, untuk tidak mencampuri lagi permasalahan sepakbola Indonesia.

“Saya pikir sudah cukup, jangan terlalu mengintervensi sepakbola,” ujar Dali Tahir ketika dihubungi wartawan, Kamis (2/4).

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai pengurus FIFA itu, menilai Menpora tidak mengerti dengan peraturan sepakbola.

”Saya pernah hubungi Menpora, meminta kepada pemerintah untuk ngobrol dengan saya dan membicarakan semua permasalahan sepak bola. Namun sampai sekarang belum terealisasi, yang ada semakin hari malah semakin membebani sepak bola itu sendiri,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dali mengatakan, sepakbola memang punya semua lapisan masyarakat Indonesia, namun sepakbola juga punya kebiasaan, peraturan, dan aturan yang sangat memiliki privacy yang tinggi.

“Wakil Presiden, Jusuf Kalla malah mendorong kick off ISL berjalan dengan lancar dan mengatakan Menpora tidak usah mencampuri urusan klub yang mau berkompetisi,” tambah Dali.

Pernyataan Dali Taher ini terkait dengan keputusan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), yang tak memberikan izin kepada dua klub Indonesia Super League (ISL) yakni, Arema Indonesia dan Persebaya untuk berkompetisi di kasta tertinggi di Tanah Air.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain