15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37187

Sosiolog: Pemblokiran Situs Islam Harus Lebih Cermat

Jakarta, Aktual.co — Sosiolog Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Najib Azca, mengatakan kebijakan pemblokiran situs-situs Islam radikal sesuai permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), harus lebih cermat agar tidak menimbulkan keresahan publik.

“Pemblokiran memang sebagai salah satu upaya tepat, tapi harus lebih cermat dan berhati-hati dalam memblokir situs Islam. Jangan sampai dinilai otoriter,” kata Najib di Yogyakarta, Rabu (1/4).

Penutupan secara sporadis situs-situs Islam, justru rentan menimbulkan aksi protes dari masyarakat serta tudingan otoriter.

Najib membenarkan bahwa internet memang saat ini menjadi salah satu media favorit para kaum radikal serta terorisme untuk menyebarkan ke desa. Melalui perangkat internet tersebut, semakin banyak kaum muda yang tertarik mendalami paham-paham radikal.

“Ada tren belakangan ini generasi baru jihadis atau teroris menjadikan internet sebagai media paling efektif menyebarkan pahamnya kepada masyarakat,” kata dia.

Pada dasarnya, menurut dia, pencegahan terhadap bahaya penyebaran paham radikal paling efektif dilakukan oleh keluarga masing-masing.

“Perilaku mereka yang mengarah radikalisme atau menjadi teroris karena informasi yang mereka peroleh dari sumber terbuka,” kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memerintahkan pemblokiran terhadap 19 situs yang dinilai radikal atas permintaan BNPT.

“Kita telah minta penyedia layanan (ISP) untuk pemblokiran situs tersebut tadi atas permintaan BNPT, situs tersebut dianalisis oleh BNPT dan dinilai mengandung paham radikalisme dan meminta untuk di blokir,” kata Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail Cawidu.

Ia mengatakan, awalnya terdapat 26 situs yang diminta, namun dalam perkembangannya ternyata hanya terdapat 19 karena dua ternyata duplikasi, empat sudah hilang, dan satu sudah ditutup.

Artikel ini ditulis oleh:

Garuda Akan Buka Rute Penerbangan Mamuju-Makassar-Balikpapan

Jakarta, Aktual.co — Maskapai Garuda Indonesia, akan membuka rute penerbangan dari Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat-Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan-Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Tahun ini adalah tahun menggembirakan, karena Garuda menyatakan akan membuka secara resmi rute penerbangan dari Mamuju-Makassar-Balikpapan untuk memberikan pelayanan pada masyarakat provinsi ini,” kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Kamis (2/4).

Ia mengatakan, pesawat Garuda yang akan menerbangi Mamuju menuju Balikpapan berkapasitas 100 orang penumpang, yakni pesawat Garuda CRJ Bombardier.

Menurut dia, kalau pesawat Garuda CRJ Bombardier terisi maksimal, maka pada tahun depan pesawat ditingkatkan dengan Boeing 738 dengan kapasitas 140 orang penumpang.

Gubernur berpendapat Garuda tidak akan rugi membuka rute Mamuju-Balikpapan, karena masyarakat asli Provinsi Sulbar banyak mendiami sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

Ia mengatakan sejak dahulu, cukup banyak masyarakat Sulbar yang merantau ke sejumlah daerah di Kalimantan Timur.

Dia memprediksi lebih dari 20 persen warga di Kalimantan Timur berasal dari Sulawesi Barat, sehingga potensi penumpang untuk rute itu cukup tinggi dan tidak akan merugikan maskapai tersebut.

Selama ini, warga asal Sulbar di Kalimantan Timur yang hendak ke Mamuju harus terbang ke Makassar lebih dahulu untuk kemudian menumpang bis dari Makassar ke Mamuju yang berjarak lebih dari 450 kilometer dengan waktu tempuh 10 jam.

“Selain sangat melelahkan, juga biayanya mahal karena harga tiket pesawat Balikpapan-Makassar dibandingkan jika rute penerbangan dibuka, sehingga masyarakat akan mendukung dengan dibukanya rute penerbangan ini,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

KSAD: TNI AD dan TNI AU Siap Pulangkan WNI di Yaman

Jakarta, Aktual.co — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, TNI AD dan TNI AU, siap membantu memulangkan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Yaman.

“TNI AD akan bekerja sama dengan TNI AU untuk segera mengevakuasi WNI yang tinggal di negara asing tersebut,” katanya seusai meresmikan gedung Media Center Kodam I/Bukit Barisan di Jalan Rotan Medan Petisah, Medan Sumatera Utara, Rabu (1/4).

KSAD mengatakan, pemulangan WNI itu, karena semakin memburuknya kondisi keamanan di Yaman.

Pengembalian WNI tersebut, menurut dia, tergantung perintah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, dan TNI AD siap melaksanakan tugas untuk kepentingan bangsa dan negara.

“TNI AD dan TNI AU akan berkoordinasi mengenai pesawat terbang yang akan digunakan untuk memindahkan WNI ke Tanah Air,” ucap mantan Pangkostrad itu.

Nurmantyo menyebutkan, personel TNI AD dipersiapkan dengan baik untuk menjemput WNI di negeri itu.

“Pihak TNI AD, tinggal menunggu perintah dari Kemlu untuk menjemput WNI yang tinggal di Yaman,” kata jenderal bintang empat itu.

Sebelumnya, menurut keterangan Kementerian Luar Negeri RI, saat ini jumlah WNI di wilayah Yaman sekitar 4.159 orang dan tersebar di berbagai kawasan, diantaranya adalah 2.686 orang berstatus mahasiswa dan 1.488 buruh migran.

Artikel ini ditulis oleh:

Pejabat Militer: Direbutnya Kembali Kota Tikrit Buat Lemah IS

Jakarta, Aktual.co — Dibebaskannya Tikrit, Ibu Kota Provinsi Salahudin, membuat lemah kelompok fanatik Negara Islam (IS), tapi pertempuran sengit dan berdarah diperkirakan akan berkecamuk saat pembebasan Provinsi Anbar dan Mosul di Irak Utara.

Perdana Menteri Irak, Haider Al-Abadi mengumumkan pembebasan Tikrit, sekitar 170 kilometer di sebelah utara Ibu Kota Irak, Baghdad, setelah pertempuran sekitar satu bulan melawan petempur IS. Sebanyak 30.000 prajurit Irak dan ribuan anggota milisi Sunni dan Syiah sekutunya telah terlibat dalam serangan terbesar di Irak untuk merebut kembali bagian utara Provinsi Salahudin, termasuk Tikrit dan desa serta kota kecil penting lain, dari anggota IS.

“Direbutnya Tikrit adalah pukulan besar bagi kelompok IS. Tapi itu bukan pukulan terakhir. Sekarang ini, hanya masalah waktu untuk merebut kembali semua Provinsi Salahudin,” kata Brigadir Jenderal Abdullah Al-Jubouri, seorang ahli militer, yang dilansir dari Xinhua, Kamis (2/4).

Al-Jubouri berkeras, anggota IS tak kehilangan banyak anggota dalam pertempuran di Tikrit, sebab kelompok itu telah menarik sebagian besar petempur dan senjata beratnya ke arah Mosul, sekitar 400 kilometer di sebelah utara Ibu Kota Irak, Baghdad.

“Daesh (nama IS dalam Bahasa Arab) masih memiliki kemampuan untuk pertempuran sengit, tapi pembebasan Tikrit telah membuat lemah semangat kelompok itu untuk menang, yang diraihnya sejak serangan kilat IS di berbagai provinsi Sunni pada Juni tahun lalu,” katanya.

“Kekalahan petempur IS di Tikrit telah mengubah peraturan pertempuran, sebab gerilyawan fanatik tersebut sekarang menyadari mereka berperang melawan anggota keamanan yang berbeda, mereka terlatih, siap bertempur, memiliki perlengkapan baik,” kata Al-Jubouri.

“Terlebih lagi, IS menyadari serangan bunuh diri, garis pertahanan, bom pinggir jalan dan gedung yang mereka pasangi jebakan, tak cukup untuk melindungi mereka dari pasukan keamanan,” ia menambahkan.

Pembebasan Tikrit dan belakangan beberapa daerah lain di provinsi Irak Utara itu akan mencegah petempur fanatik menggunakan jalur pasokan mereka di antara Provinsi Diyala, Kirkuk, Anbar dan Nineveh. Salahudin berada di tengah semua provinsi tersebut.

“Itu akan menurunkan kemampuan bergerak kelompok tersebut untuk mengirim senjata dan petempurnya dari satu provinsi ke provinsi lain, dan itu akan melicinkan jalan bagi pembebasan provinsi lain,” kata Al-Jubouri.

Pembebasan Tikrit juga penting buat ratusan ribu keluarga Sunni yang telah meninggalkan tempat tinggal mereka setelah anggota IS menguasai kota kecil tempat tinggal mereka di Provinsi Salahudin.

Terlebih lagi, kemenangan di Tikrit adalah tindakan ke arah perujukan nasional ketika upaya untuk mempersatukan pemuda Syiah dan anggota suku Suni guna memerangi musuh kejam dan akan merapatkan barisan di kalangan masyarakat Sunni dan Syiah serta membuat masyarakat Sunni merasa mereka tak lagi dipecah-belah oleh pemerintah pimpinan Syiah.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketua Komisi X Menilai BOPI dan Kemenpora Tak Hargai Anggota Dewan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya, menilai bahwa Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga, tidak menghormati rekomendasi dari Komisi X DPR RI.

Hal ini karena, BOPI tidak memberikan rekomendasi kepada dua klub peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL), untuk mengikuti kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu pada musim ini yang akan dimulai pada 4 April mendatang.

“Kami sebagai wakil rakyat, telah menjalankan tugas, fungsi dan kewenangan yang diatur dan dilindungi Undang-undang. Semestinya semua pihak, terutama institusi negara dalam hal ini Kemenpora dan BOPI, menghargai dan menghormati lembaga negara DPR RI,” kata Teuku Riefky dalam siaran kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/4).

Ditegaskan politisi dari Partai Demokrat ini, Komisi X DPR RI, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) antara Komisi X dengan perwakilan PSSI, PT Liga Indonesia dan juga dihadiri oleh Ketua BOPI, Noor Aman, sepakat untuk memberikan kesempatan kepada dua klub ISL yakni, Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya, untuk mengikuti kompetisi ISL yang akan dimulai pada 4 April dengan catatan.

“Semestinya BOPI sebagai lembaga mandiri yang dibentuk pemerintah, menghormati dan menindaklanjuti rekomendasi Komisi X dalam RDPU 26 Maret 2015, dimana telah disebutkan pada poin 2, Komisi X DPR RI menekankan bahwa pelaksanaan kick off ISL 2015 akan dilaksanakan pada 4 April 2015 yang diikuti 18 klub,” tegasnya.

“Berdasarkan pasal 74 ayat 2 UU No 42 tahun 2014 Jo UU 17 tahun 2014 tentang MD3, setiap pejabat negara, pejabat pemerintah, badan hukum, warga negara, atau penduduk wajib menindaklanjuti rekomendasi DPR,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Riefky, pihaknya akan menanyakan keputusan BOPI ini kepada Menpora, Imam Nahrawi dalam RDPU yang akan diselenggarkan pada pekan depan.

Sebelumnya, BOPI mengumumkan bahwa, dua klub ISL, Arema dan Persebaya tidak direkomendasikan untuk mengikuti kompetisi ISL musim ini, karena alasan permasalahan dualisme yang pernah mendera dua klub tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Golkar dan KMP Tetap Ajukan Hak Angket Menkumham

Jakarta, Aktual.co — Ketua Fraksi Partai Golkar, Ade Komarudin menegaskan bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan hak angket terhadap Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.
Hal itu menyusul hasil keputusan PTUN Jakarta yang mengabulkan permohonan kubu Aburizal Bakrie (Ical) terkait SK Menkumham soal kepengurusan Partai Golkar.
“Ya ingin tegaskan bahwa Hak Angket akan tetep kami jalankan, sebagai fungsi pengawasan kami sebagai wakil rakyat tentu adalah hak kami,” ucap Ade, di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (1/4).
Menurut dia, akan menjadi salah bilamana hak angket yang diinisiasi Golkar tidak dilanjutkan.
“Justru kami salah kalau tidak terus melanjutkan apa yang kami anggap untuk diselidiki, apa yang terjadi terhadap keputusan Menkumham,” tegasnya.
Oleh karena itu, meski telah mendapatkan putusan dari PTUN, baik Golkar maupun fraksi partai politik di KMP akan tetap melakukan hak angket.
“Jadi kami telah bersepakat bersama dengan pimpinan KMP lainnya, untuk melanjutkan hak angket tersebut,” tandas Ade.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain