13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37195

Batik Air Bakal Buka Rute Bengkulu-Bandung

Jakarta, Aktual.co — Maskapai Batik Air menyampaikan minat kepada pengelola Bandara Fatmawati untuk membuka penerbangan rute baru Bengkulu-Bandung, dan Bengkulu-Palembang pulang-pergi.

“Kami sudah menerima surat penawaran dari Batik Air untuk membuka rute baru dari Bengkulu ke Bandung dan Bengkulu-Palembang,” kata Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu, Gandoz di Bengkulu, Rabu (1/4).

Ia mengatakan maskapai baru tersebut sudah melakukan survei potensi penumpang dari Bengkulu menuju dua kota tujuan itu. Pihak maskapai tambah dia tinggal menunggu persetujuan dari Bandara Fatmawati Bengkulu dan berkoordinasi dengan Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Selain maskapai Batik Air yang selama ini belum memiliki rute penerbangan ke Bengkulu, maskapai Garuda tambah Gandoz juga berencana membuka rute serupa, Bengkulu-Bandung dan Bengkulu-Palembang. “Persoalannya kalau dua bandara tujuan ini sudah setuju maka kita harus menyediakan apron atau tempat parkir pesawat,” ucapnya.

Saat ini tambah Gandoz apron Bandara Fatmawati hanya mampu menampung tiga hingga empat pesawat. Sementara Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengharapkan maskapai penerbangan membuka rute Bengkulu-Batam-Malaysia untuk mendukung pariwisata Provinsi Bengkulu. “Kita perlu membuka akses hingga ke luar negeri, potensinya adalah Bengkulu-Batam-Malaysia, apalagi rute Bengkulu-Batam sudah dibuka oleh Lion,” katanya.

Saat ini ada empat maskapai penerbangan yang memiliki rute Jakarta-Bengkulu pulang pergi yakni Citilink, Garuda, Lion dan Sriwijaya. Sementar yang melayani rute Bengkulu-Batam diterbangi pesawat milik maskapai Lion.

Artikel ini ditulis oleh:

PTUN Kabulkan Permohonan ARB, Ini Kata Fraksi Golkar di DPR

Jakarta, Aktual.co — Ketua Fraksi Partai Golkar, Ade Komarudin, bersyukur atas putusan sela yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terhadap SK Menkumham soal dualisme partai Golkar yang dilayangkan Ketua Umum Munas Bali Aburizal Bakrie (Ical).
“Saya bersyukur pada Allah SWT sebagaimana saudara-saudara tahu keputusan PTUN putusan sela penundaan atas keputusan Menkumham terhadap partai Golkar,” kata Ade, di Ruang Rapat Pimpinan Fraksi Golkar, Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (1/4).
Menurut dia, dengan adanya putusan pengadilan tersebut maka yang diakui adalah kepengurusan hasil Munas Riau, yakni di bawah kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie dengan Sekjen Idrus Marham.
“Artinya bahwa partai Golkar secara vertikal berlaku, adalah yang di bawah kepemimpinan ARB hingga tingkat bawah di daerah. Dan secara horizontal kepengurusan dalam hal ini adalah fraksi Golkar, DPR, DPRD tingkat I dan  II fraksi yang berdasarkan hasil keputusan ARB hasil Munas Riau,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

‘Liga Futsal Antar Media 2015’ Ajak Awak Media Tangguh di Lapangan

Jakarta, Aktual.co — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, salah satu produk minuman berenergi mengajak para awak media nasional di Jakarta, bergabung menjadi tim futsal yang tangguh di arena futsal yang digelar tanggal 4-5 April 2015 mendatang di Hanggar Pancoran Jakarta.

Mengusung tema “LAKI Jurnalis Berani Berprestasi dan Jujung Sportifitas”, kompetisi tersebut mengusung tajuk “Liga Futsal Extra Joss Antar Media 2015 Piala Menpora”.

Kompetisi ini mengusung awak media untuk menjadi peserta dalam liga tersebut.

“Wartawan itu LAKI banget pokoknya, nggak semua orang bisa tangguh menjalani profesi ini, karena profesi ini menuntut speed, kekuatan fisik, kecerdasan, dan ketekunan uang luar biasa,” terang Eko Swastoto, Public Relation PT Bintang Toedjoe.

Liga futsal antar media 2015 rencananya akan dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi serta didampingi oleh Simon Jonatan selaku Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe.

Artikel ini ditulis oleh:

Dicoret BOPI, Arema Tetap Langsungkan Laga Lawan Persija

Malang, Aktual.co — Keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang mencoret dua nama klub masing-masing Arema Cronus dan Persebaya Surabaya, ternyata tidak dirisaukan oleh jajaran Manajemen tim ‘Singo Edan’.

General Manager Arema Cronus, Rudy Widodo mengatakan, pihaknya sudah jauh hari memprediksi hal tersebut akan terjadi.

“Saya sudah prediksi ini akan terjadi, ini ibaratnya kita bawa dua kontainer data tetap nggak ada artinya,” kata Rudy, ditemui di Stadion Kanjuruhan, Rabu (1/4) sore.

Rudy menegaskan, laga lawan Persija Jakarta, pada Sabtu (4/4) mendatang, akan tetap dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan.

“Besok Persija datang, kami tetap melaksanakan pertandingan itu,” tandasnya.

Alasannya, sebagai tim yang anggota PSSI, Arema Cronus tetap yakin, bahwa dirinya masih berhak mengikuti kompetisi pada tahun ini.

“Selama nggak di delete sama PT Liga nggak masalah kita tetap go a head,” katanya lagi.

Sementara itu, Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji menambahkan, bahwa Manajemen beserta dengan Panpel saat ini sudah mendapat izin pertandingan Sabtu esok.

“Apapun hasilnya kita tetap fokus untuk menyelenggarakan pertandingan lawan Persija,” kata Sudarmaji.

Rapat BOPI yang berlangsung pada dini hari tadi, ternyata meloloskan empat klub, tanpa ada nama Arema Cronus, karena masih terganjal beberapa masalah. Menanggapi hal ini, Sudarmaji, menegaskan kalau saat ini tim sedang menghadapi interpretasi dokumen dari BOPI.

Pasalnya, dokumen yang diserahkan kepada BOPI sama dengan dokumen yang diserahkan tim kepada AFC.

“Kalau kami tetap berpegangan kepada hasil rapat di DPR RI tanggal 26 Maret lalu. Kalau dokumen fisik kita sudah lengkap seperti yang kami serahkan di AFC. Kita hanya menghadapi interpretasi BOPI,” bebernya.

Oleh karena itu, Arema Cronus berharap, bila BOPI menginginkan beberapa pembuktian akan kelengkapan dokumen yang sudah diserahkan, itu bisa dilakukan seiring bergulirnya kompetisi Indonesian Super League (ISL).

“Kalau memang ada yang ingin ditambahkan bisa nanti pada saat kompetisi berjalan hingga pertengahan musim,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Gagal Kelola Blok G, Ahok Lari ke Swasta

Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak mau bersusah payah lagi merenovasi Pasar Blok G, yang pernah jadi salah satu proyek ‘dagangan’ Joko Widodo saat menjabat sebagai Gubernur DKI.
Ketimbang memakai cara Jokowi memoles gedung empat lantai yang menampung pedagang kaki lima di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat itu, Ahok terang-terangan lebih memilih ‘meratakan’ saja Blok G, untuk kemudian diserahkan pengelolaannya ke swasta. 
Alasannya, Blok G dianggapnya tidak laku. “Jadi kami lebih baik (serahkan ke swasta). Sekarang lihat saja para pengusaha termasuk Jakarta Monorail‎ kan ingin bangun (Blok G) seperti model Tanah Abang Blok A, Blok B gitu. Yang standar seperti itu,” ujar dia di Balai Kota DKI, Rabu (1/4).
Selain itu, alasan lainnya karena dibutuhkan biaya yang tak sedikit untuk merenovasi Blok G, sedangkan kualitasnya tak meningkat. “Perbaiki lagi enggak ketemu‎. Perbaiki lagi lebih mahal jatohnya. Nah caranya gimana biar enggak keluar duit? Lelang aja ke swasta. Cuma pembagiannya mesti jelas buat kami, jangan kayak kasus Blok A lagi,” ujar dia.
Pasar Blok G diketahui sempat jadi sorotan pemberitaan saat Jokowi melakukan pembenahan besar-besaran di sana. Saat itu, lewat ‘operasi’ besar-besaran di Tanah Abang, seluruh PKL Tanah Abang dipindah ke sana.
Jokowi saat itu juga sesumbar pengunjung Blok G bakal meningkat dan bisa bersaing dengan blok-blok lainnya di Tanah Abang. Kenyataannya, Blok G tetap sepi pembeli dan kalah bersaing. Akibatnya, para pedagang pun memilih kembali turun ke jalan.

Artikel ini ditulis oleh:

JK Bakal Lantik Ketua dan Pengurus Baru HIPMI

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2015-2018 Bahlil Lahadalia (tengah), didampingi anggotanya saat jumpa pers di Gedung Palma One, Jakarta, Rabu (1/4/2015). ‎Bahlil diangkat menjadi Ketua HIPMI menggantikan Raja Sapta Oktohari, melalui proses yang panjang dalam musyawarah nasional (Munas). Munas yang pertama di Bandung berakhir deadlock, karena tak ada mendapatkan keputusan. Munas dilanjutkan di Bogor hampir sebulan kemudian, dan terpilih‎lah Bahlil mengalahkan 2 kandidat lain, yaitu Bayu Priawan Djokosoetono dan Bagus Hermanto. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Berita Lain