Jakarta, Aktual.co — Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengumumkan, hanya 16 klub yang mendapatkan rekomendasi untuk bertarung di kancah Indonesia Super League (ISL).
Dari 18 klub yang rencananya akan mengikuti kompetisi sepakbola di kasta tertinggi di Tanah Air tersebut, Arema Cronus dan Persebaya Surabaya dianggap tak lolos verifikasi.
“Arema dan Persebaya itu punya masalah warisan masa lalu. Kami ingin mendamaikan kedua kelompok agar bersatu,” ujar Ketua Umum BOPI, Noor Aman, dalam jumpa pers-nya di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (1/4).
BOPI menjelaskan, putusan tidak lolosnya dua klub asal Jawa Timur tersebut akibat dualisme yang hingga kini masih mendera.
“Kami khawatir, apabila memberikan rekomendasi klub si-A, ternyata nanti yang menang di pengadilan klub B,” papar Noor Aman.
Sementara itu, di tempat yang sama, Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewabroto mengatakan, bahwa putusan yang hanya meloloskan 16 klub sudah melalui tahapan dan verifikasi yang terukur.
“Verifikasi ini mengacu pada standar FIFA dan AFC. Tak ada tekanan ataupun intervensi mana pun.
Berdasarkan verifikasi BOPI, enam klub memenuhi standar yang sebagai klub sepakbola profesional. Keenam klub tersebut, Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persipura.
Sementara itu, 10 klub, Bali United Pusam, Barito Putera, Persiram Raja Ampat, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Persela Lamongan, Pelita Bandung Raya, dan Gresik United lolos dengan catatan ringan.
Artikel ini ditulis oleh: