5 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37215

Perawatan Minim, Ratusan Benda Cagar Budaya Tulungagung Terancam Punah

Jakarta, Aktual.co — Ratusan benda cagar budaya di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur terancam punah atau hilang ataupun rusak akibat lemahnya pengawasan dan minimnya perawatan dari lembaga terkait, sehingga berpotensi dicuri ataupun dirusak oknum warga yang tidak bertanggung jawab.

Salah satu benda atau situs cagar budaya yang mengalami kerusakan akibat lemahnya pola pengawasan dan pemeliharaan adalah situs Pancuran Songo yang ada di Kecamatan Sendang.

Dua bagian situs serupa patirtan berbentuk “yoni omben jago” atau tempat keluarnya sumber mata air saat ini diketahui telah rusak/patah.

Menurut analisa Ketua Komunitas Peduli Peninggalan Majapahit dan Kediri di Tulungagung, Bambang Eko Ariadi, kerusakan tersebut disebabkan ulah pengunjung yang tidak terawasi dengan baik.

“Memang tidak hilang. Dua yoni yang patah masih tersimpan, tapi kerusakan seperti itu harusnya bisa dicegah,” ujarnya.

Situs Pancuran Songo hanyalah satu di antara ratusan benda/situs/kawasan cagar budaya yang terkesan dibiarkan ada tanpa tersentuh upaya pelestarian ataupun sekadar perawatan rutin.

Data resmi yang dikeluarkan Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, sejak Museum Wajakensis di Boyolangu berdiri pada 1996 hingga sekarang, sudah ada sedikitnya 300-an benda cagar budaya yang telah teregistrasi.

Namun dari jumlah sebanyak itu, menurut keterangan Koordinator Wilayah Juru Pelihara BPCB Trowulan Tulungagung-Trenggalek, Hariyadi, hanya 15 situs yang dikelola langsung oleh lembaganya.

“Benda, situs ataupun kawasan cagar budaya yang tidak dikelola langsung oleh BPCB secara otomatis menjadi kewenangan (pemerintah) daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada saat pendirian museum wajakensis yang menjadi sentra penyimpanan sebagian benda cagar budaya daerah, seluruh situs dan artefak budaya yang pernah ditemukan telah diinventarisasi.
Hasilnya, lanjut Hariyadi, ada lebih dari 300 benda/situs yang terverifikasi. Namun dari jumlah itu, hanya sebagian kecil yang telah dikelola dengan baik.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Ahmad Pitoyo secara implisit mengakui lemahnya pengawasan sebagian besar situs ataupun benda cagar budaya yang tersebar di wilayah tersebut.

Selain terkendala masalah anggaran yang minim, ia berdalih ada beberapa kelompok masyarakat yang menolak dilakukannya eskavasi atas satu atau lebih situs cagar budaya yang ada di lingkungannya dengan alasan menjaga kesakralan.

“Bagaimanapun kami selalu bekerja sama dengan perwakilan BPCB Trowulan yang ada di Tulungagung untuk menjaga dan mengawasi benda-benda cagar budaya yang ada di daerah sini,” kilahnya.

Saat ditanya data benda/situs cagar budaya daerah, pihak Dinas Pariwisata Tulungagung sendiri hanya mencatat sebanyak 47 situs yang telah terverifikasi.

Jumlah tersebut jauh dibanding data benda/situs cagar budaya yang pernah di data pihak BPCB Trowulan pada 1996 yang mencapai 300-an lebih.

“Tahun ini kami (pemda) bekerja sama dengan BPCB Trowulan berencana melakukan verifikasi ulang terhadap benda-benda, situs, maupun kawasan cagar budaya yang ada. Tapi mungkin karena anggarannya terbatas, penelitian akan dilakukan bertahap,” ujarnya

Artikel ini ditulis oleh:

Tarif Parkir Kota Malang Naik

Malang, Aktual.co — Tarif Parkir di Kota Malang dipastikan akan naik. Kepastian kenaikan ini menunggu hasil kajian dari Dinas Perhubungan yang nanti akan berpayung hukum Peraturan Walikota Malang.
Atas kenaikan ini, Dishub Kota Malang memastikan pelayanan parkir di Kota Malang akan meningkat seiring dengan rencana kenaikan tarif parkir.
Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto mengatakan, nominal kenaikan tarif parkir memang belum dipastikan, karena masih dalam pembahasan.
“Pekan ini akan kami ajukan usulan nominal kenaikan tarif parkir ke dewan,” tutur Handi, Senin (30/3) di Malang, Jawa Timur.
Usulan kenaikan tarif parkir adalah Rp 2 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp 4 ribu untuk kendaraan roda empat. Saat ini, tarif parkir untuk kendaraan roda dua masih sebesar Rp 700 dan Rp 2 ribu untuk kendaraan roda empat.
“Nominal itu angka maksimal, bisa jadi nanti tarifnya di bawah angka itu,” katanya.
Ia menambahkan, nantinya juru parkir yang melanggar, akan dikenai sanksi bagi jukir sebesar Rp 50 juta. “Sanksi ini akan dimasukkan dalam Perda,” tandasnya
Ia menambahkan, Dishub juga akan melakukan inventaris ulang titik parkir di Kota Malang. Saat1 ini titik parkir mencapai 2 ribu titik.

Artikel ini ditulis oleh:

Bappenas: 85 Persen Batu Bara Jadi Komoditas Ekspor

Jakarta, Aktual.co — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Andrinof A. Chaniago mengkritik banyaknya komoditas batu bara dari Kalimantan yang di ekspor ke luar negeri, padahal komoditas tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk menuntaskan masalah defisit listrik di Pulau itu.

Menurutnya, hasil tambang batu bara di Kalimantan seharusnya dimanfaatkan terlebih dahulu untuk konsumsi rumah tangga dan industri di daerah setempat, bukan di ekspor yang hanya memberi keuntungan pada segelintir kelompok.

“Ada 85 persen batu bara kita ekspor ke negara lain, dan hanya 15 persen untuk daerah, seharusnya batu bara kita pakai. Akhirnya kita defisit listrik kan,” ujar Andrinof di Palangkaraya, Senin (30/3).

Sebagai gambaran, di Kalteng yang menjadi provinsi terluas di Kalimantan, cadangan terbukti batu bara sebanyak 40 juta ton dengan potensi produksinya mencapai 1,05 miliar ton. Selain batu bara, Kalteng juga kaya akan logam mulia, logam dasar, mineral industri, dan juga penghasil utama untuk batu bara metalurgi. Data tersebut menurut dokumen Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalteng.

Namun, batu bara yang dapat menjadi bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Uap itu, menurut Andrinof tidak dioptimalkan dengan baik untuk pemenuhan kebutuhan daerah. Rasio elektrifikasi di Kalteng baru 70 persen. Kegiatan industri pun masih lesu.

Oleh karena itu, kata Andrinof, selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat, listrik dari batu bara juga dapat dioptimalkan untuk membangun kawasan industri dan fasilitator teknologi untuk kawasan industri.

“Itu adalah terjemahan dari konsep kemandirian dan ketahanan ekonomi yang diusung sendiri oleh Provinsi Kalteng,” kata dia.

Andrinof menekankan prioritas pembangunan di Kalteng adalah pembangunan pembangkit listrik. Dia mengkritik jika terdapat rencana pembangunan di Kalteng yang bertujuan untuk terus meningkatkan ekspor batu bara, tanpa mengutamakan pemenuhan kebutuhan listrik.

“Jangan sampai potensi daerah tidak dimanfaatkan oleh pemerintah setempatnya, malah dialirkan ke luar negeri, dan luar negerilah yang memanfaatkan potensi daerah itu,” kata dia.

Andrinof juga mengaku khawatir jika pertumbuhan ekonomi Kalteng yang mencapai 6,12 persen dicapai karena kontribusi-kontribusi sektor yang tidak berkualitas.

Sektor yang tidak berkualitas itu, menurut dia, sektor ekonomi yang hanya menguntungkan kalangan masyarakat tertentu, yang justeru mengakibatkan tingkat ketimpangan ekonomi semakin melebar.

Jika potensi sumber alam Kalteng dapat dioptimalkan, kata Andrinof, pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut seharusnya mencapai 8-9 persen.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustin Teras Nanang menyebutkan pemerintah provinsi juga mengagendakan pembangunan pembangkit listrik dalam waktu dekat, selain peresmian pembangunan rel kereta api.

Agustin mengatakan dalam rencana ke depan, potensi batu bara di Kalteng akan diutamakan untuk kepentingan daerah. Batu bara yang di ekspor, kata dia, hanya batu bara dengan kandungan kalori yang tinggi dan diperolehkan sesuai peraturan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

“Utamanya untuk ‘domestic market obligation’. Perbandingannya 70 persen untuk domestik, 30 persen untuk ekspor,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pegiat FAM Luncurkan Buku Kumpulan Cerpen

Jakarta, Aktual.co — Pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, Aliya Nurlela, kembali merilis buku terbarunya berupa kumpulan cerpen berjudul “Sepucuk Surat Beku di Jendela”.

“Ada 17 cerpen beragam tema di buku ini, di antaranya tentang kematian, karma, hukum adat, penipuan, konflik rumah tangga, persaingan bisnis, kehilangan, pengkhianatan, juga persoalan cinta,” ujarnya di Jakarta, Senin (30/3).

Menurut perempuan asal Ciamis, Jawa Barat itu, buku cerpen ini telah diluncurkan secara resmi bertepatan dengan perayaan Ulang Tahun ke-3 Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia yang digelar pada 1 Maret 2015 di Pare, Kediri, Jawa Timur.
Buku tersebut merupakan buku fiksi berikutnya, setelah tahun sebelumnya meluncurkan buku cerpen “Flamboyan Senja” dan novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh” yang berlatar Kota Galuh (Ciamis) terbit.

Dia mengungkapkan cerpen-cerpen di buku itu ditulisnya sepanjang kurun waktu 2013-2014 dan sebagiannya telah dipublikasikan di sejumlah media massa lokal dan nasional. Melalui buku cerpen ini dia berharap pembacanya semakin luas dan beragam.

Terkait judul “Sepucuk Surat Beku di Jendela”, papar Aliya Nurlela, dilatarbelakangi atas kecintaannya pada bahasa surat yang sekarang jarang dipakai lagi.

Tak heran pula bahasa surat ikut mewarnai sebagian cerpen di buku ini, meskipun disampaikan penulis secara singkat dan dibumbui bahasa puitis.

“Bahasa surat itu indah. Langsung menyentuh ke hati pembaca. Saya mencoba bernostalgia dengan bahasa surat, untuk mengingatkan generasi sebelumnya bahwa bersurat-suratan itu pernah menjadi hobi yang asyik dan menyenangkan,” kata Aliya Nurlela.

Di buku “Sepucuk Surat Beku di Jendela”, selain surat-surat untuk sahabat, ide cerpen yang ia kembangkan salah satunya terinspirasi dari kisah nyata dirinya ketika terkena penyakit Bell’s Palsy.

Akibat penyakit itu, ia pernah sedih dan terpuruk, bahkan kehilangan rasa percaya diri yang membuatnya mengurung diri beberapa lama.

Cerpen-cerpen yang ditulisnya bukan sekadar permainan kata dan estetika, tetapi lebih dari itu. Dia berupaya memberikan pesan-pesan bermakna, bukan semata imajinasi, khayalan atau kekosongan belaka.

Sejumlah karya Aliya Nurlela lainnya yang telah terbit, sebagiannya buku bersama, di antaranya Sedekah Kunci Pembuka Pintu Rezeki (2010), dan 100 persen Insya Allah Sembuh (2011).

Selain itu, Aku Bahagia Jadi Muslimah (2014), Ensiklopedi Penulis Indonesia Jilid 1 (2014), Fesbuk (2012), Jembatan Merah (2013), Semangkuk Kata Cinta (2013), dan Love My Heart (2013).

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Lapak Naik, Pedagang Pasar Dinoyo Lakukan Aksi

Malang, Aktual.co — Puluhan pedagang Pasar Dinoyo, hari ini (30/3) menggelar aksi demo di depan lokasi pasar, Jalan MT Haryono, Lowokwaru, Kota Malang.
Pedagang menuntut agar Perjanjian Kerjasama (PKS) segera dilakukan adendum, karena dinilai terlalu berat bagi para pedagang.
Mereka menolak pengundian yang akan dilakukan pada tanggal 31 Maret besok, lantaran belum ada kesepakatan PKS antara PT Citra Gading Asritama (CGA) selaku investor dengan pedagang.
Dalam aksinya mereka juga membawa replika pocong yang menandakan telah matinya hak-hak pedagang yang sudah dikebiri oleh investor.
Keluhan utama pedagang, seperti yang pernah diungkapkan sebelumnya, yakni masalah pembayaran cicilan yang diserahkan kepada pihak Bank. Pedagang mengaku keberatan bila skema dilakukan seperti itu.
Pada adendum pertama, pedagang diberi batas waktu cicilan selama 15 tahun dengan harga lapak Rp 41 juta. Sedangkan saat ini, pedagang dipaksa membayar Rp 55 juta dengan batas waktu cicilan hanya 11 bulan.
Arifin salah satu pedagang pasar yang turut andil dalam demo kali ini mengaku, skema harga seperti adendum pertama itu sebenarnya sudah disepakati oleh para pedagang, namun, ternyata pihak investor merubah harga tersebut.
“Saat ini harga naik Rp 55 juta dengan waktu cicilan hanya 11 bulan,” kata Arifin saat ditemui disela aksi, Senin (30/3).
Harga dan skema cicilan tersebut, lanjut Arifin, sangat memberatkan, apalagi tesiar kabar, bila pedagang tak mampu mencicil, maka lapak akan diserahkan kepada pihak lain.
“Kalau itu diterapkan kita gak bisa beli, jelas pedagang akan keberatan,” tandasnya.
Pedagang akhirnya membubarkan diri setelah pihak investor memenuhi tuntutan mereka. Dimana skema pembayaran tetap dilakukan selama jangka waktu 14 tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Kiat Alami Cegah dan Hilangkan Sel Kanker dalam Tubuh

Jakarta, Aktual.co — Anda mungkin mengetahui, bahwa sebagian besar kanker bisa dicegah melalui cara sederhana, berupa diet atau gaya hidup sehat dalam keseharian.  Fakta menyebutkan, hampir satu dari setiap dua orang menderita kanker dalam hidup mereka. Dan, dokter ahli kanker sering menawarkan ke pasiennya seperti, operasi, kemoterapi dan radiasi – yang ternyata tidak pernah menyembuhkan kanker secara total.

Apakah Anda ingin membunuh sel kanker secara alami?  Jonathan Landsman dan Dr Lise Alschuler, seorang ahli onkologi naturopati kepada NaturalNews, bicara tentang bagaimana meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, mengurangi inflamasi ‘selular’, menyeimbangkan hormon serta gula darah ditambah melancarkan pencernaan dan detoksifikasi. Berikut, lima strategi utama dalam membantu Anda untuk menghilangkan kanker secara alami

1. Sikapi masalah dengan cinta
Bernie Siegel, MD, seorang pelopor dalam bidang kedokteran menyarankan, bahwa jalan menuju kesembuhan yakni cinta. Dr Siegel menjelaskan, “sistem kekebalan tubuh yang kuat dapat mengatasi kanker jika tidak diganggu, serta pertumbuhan emosi terhadap diri yang lebih besar yang diterima, membantu menjaga sistem kekebalan yang kuat.”

Intinya, ketika berhadapan dengan kanker, penderita harus menerima kekuatan serta pengampunan, rasa syukur atau penerimaan diri.

2. Aktif dalam bergerak
Kebanyakan pasien kanker akan sembuh total dengan lebih aktif secara fisik. Dalam beberapa kasus, orang mungkin “latihan secara berlebihan,” yang bisa menghasilkan jumlah peregangan secara positif.

Tapi, secara umum, manfaat olahraga meliputi, bernapas lebih baik, sirkulasi, mobilitas, kekuatan otot, daya tahan dan menghirup oksigen.

3. Diet sehat
Anda semua memiliki sel kanker dalam tubuh.  Namun, sistem kekebalan tubuh yang sehat akan membuat kita terhindar dari bahaya kanker. Dan, tidak ada cara yang lebih baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat dibandingkan dengan makan makanan yang kaya sayuran bebas bahan kimia, buah-buahan, dan rempah-rempah serta minum minuman segar (bersih) berupa air mineral. Hindari makanan olahan, untuk mengurangi bahan beracun dalam tubuh Anda.

4. Tingkatkan asupan gizi
Semua orang memiliki kebutuhan masing-masing yang spesifik berdasarkan kecenderungan genetik serta kebiasaan gaya hidup masa lalu. Tapi, bila Anda meningkatkan asupan gizi, Anda dapat mengurangi risiko kanker.

Dengan mempertimbangkan suplemen, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang berkualitas dan bertanya tentang tentang vitamin A, B, C, D, ditambah mineral seperti zinc, selenium, magnesium, enzim pencernaan dan probiotik untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

 5. Latihan pernapasan
Terkadang, pasien salah paham dengan mengonsumsi obat konvensional, dalam meningkatkan energi mereka. Latihan pernapasan, tai chi, meditasi dan meningkatkan kebiasaan tidur Anda akan membantu mengembalikan energi Anda.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain