2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37225

Ratusan Masyarakat Anti Rasis (Mars) Geruduk Kantor Ahok

Jakarta, Aktual.co — Ratusan massa yang mengatasnamakan Masyarakat Anti Rasis (Mars) menggeruduk Kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Senin (29/3). Mereka mengkritik pernyataan Ahok Jumat lalu yang dianggap merendahkan masyarakat Betawi.
“Ini gubernur kaga ada benernya ngomong ama masyarakat,” teriak koordinator aksi Daud Poliradja dari atas mobil sound di depan Balai Kota.
Daud menilai, ucapan Ahok soal sapi Betawi sama saja merendahkan dan rasis.”Ahok harus minta maaf secara terbuka kepada masyarakat hukum adat betawi,” ungkapnya diamini ratusan demonstran.
Dalam aksinya, Mars juga membawa berbagai spanduk dan poster terkait Ahok. Mereka juga meneriakkan kata-kata tidak senang terhadap kepemimpinan Ahok yang justru sering membuat ‘gaduh’ pemerintahan daerah tanpa membuktikan kerjanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Panglima TNI Dukung Kedaulatan Pangan

Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menyatakan TNI senantiasa mendukung kebijakan pemerintah dalam kepastian mewujudkan kedaulatan pangan, khususnya di daerah perbatasan, pulau-pulau terkecil, dan terluar.
“Saya tekankan kepada seluruh jajaran dan pangkotama untuk bersinergi dengan kekuatan komponen yang terkait dalam membangun kedaulatan pangan. Kita berikan yang terbaik kepada negara,” katanya saat membuka pertemuan dengan 100 ahli pangan atau “100 Expert Meeting” dengan tema “Memastikan Terwujudnya Kedaulatan Pangan” di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (30/3).
Dalam mengatasi persoalan pangan, kata Panglima TNI, tak hanya mengikuti seminar, berkumpul, dan berdiskusi tanpa melakukan tindakan-tindakan yang konkret dalam mengatasi persoalan pangan itu.
“Kita tak perlu banyak seminar dan berkumpul. Tetapi pahami persoalan dengan baik, kemudian melakukan tindakan yang konkret. Intinya TNI siap kapan pun,” kata Moeldoko.
Menurut dia, Nawa Cita yang diusung oleh Presiden Joko Widodo manakala dilakukan secara konsisten, maka Indonesia akan sejahtera, tenteram dan damai.
Indonesia, katanya, juga akan memiliki kemandirian di bidang pangan karena kedaulatan pangan menjadi isu yang strategis. “Kedaulatan pangan sangat penting karena menyangkut hidup rakyat Indonesia,” katanya.
Ia mengatakan kedaulatan pangan menjadi isu strategis bagi negara-negara di dunia dalam mencari lahan pangan guna memenuhi kebutuhan masyarakatnya.
“Pangan menjadi kekuatan strategis dalam membangun stabilitas nasional. Dalam usaha membangun sistem keamanan rakyat semesta. Kepastian kedaulatan pangan harus menjadi keseriusan instansi dan komponen lainnya. Karena sangat terkait dengan aspek lainnya,” ujarnya.
Ketua Forum Purnabakti Eselon Satu Indonesia (Forpesi) Iskandar Andi Nunung mengatakan forum tersebut sebagai wadah untuk menggalang perhatian, minat, dan upaya para anggota dari berbagai bidang dan profesi.
Forpesi berkomitmen turut serta mendorong dan mempercepat pembangunan nasional, sektoral, dan daerah serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan rakyat yang berkeadilan. Oleh karena itu, untuk memastikan terwujudnya kedaulatan pangan, perlu dilaksanakan upaya menyamakan langkah dan tindakan, serta memperkuat sinergi dengan kementerian terkait.
Selain itu, perlu merencanakan, menyiapkan, melaksanakan, pengawasan, dan pengendalian bagi terwujudnya kedaulatan pangan.
“Kedaulatan pangan, terkait aspek produksi, aspek keamanan, politik, ideologi, dan sosbud. Oleh karena itu aspek kedaulatan harus kuat dari semua sektor terkait,” katanya.
Ia mengemukakan perlunya menampilkan pemetaan masalah serta upaya penanganannya. Kekurangan pangan, kata dia, akan menimbulkan keamanan terganggu. Oleh karena itu, kehadiran TNI di bidang pangan bukan suatu kebetulan, tapi hal yang tidak bisa dipisahkan.
“TNI perlu diperkuat sesuai dengan fungsi dan tugas TNI,” katanya.
Dia mengatakan dalam pembangunan kedaulatan pangan, Kementerian Pertanian sudah barang tentu menjadi poros, sedangkan TNI dan segenap instansi terkait lainnya memutar poros tersebut dengan serasi dan seimbang, sehingga terjadi pembangunan kedaulatan pangan yang bagus.
“Karena pembangunan di bidang pangan selama ini cenderung ego sektoral,” katanya.
Jumlah peserta dalam kegiatan itu 169 orang, terdiri atas 109 peserta, empat narasumber dan dua pembicara kunci, 42 penyelenggara dan 12 orang lainnya undangan.
KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, KSAU Marsekal TNI Agus Supriyatna, dan akademisi DR Ir Suryo Wiyono Msc Agr, akan menjadi narasumber dalam kegiatan itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Dianggap Rasis, Ahok Malah Berkata Kasar

Jakarta, Aktual.co — Lagi-lagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuai kecaman. Pernyataan Ahok beberapa hari lalu soal pemberian nama calon anak sapi di peternakan PT KAR (Karya Anugerah Rumpin), memberi nama calon anak sapi USB atau Untuk Sapi Betawi. 
Pernyataan tersebut pun disambut Masyarakat Anti Rasis (Mars) yang memandang sikap Ahok memberi nama sapi itu rasis dan menyinggung warga Betawi. Mereka pun mendesak Ahok meminta maaf kepada masyarakat Betawi atas pernyataannya kemarin.
Namun Ahok yang dimintai tanggapan justru menuding ada yang mempolitisir pernyataannya tersebut.
“Saya kira itu politik aja. Sekarang gini, saya mau tanya kalau anda mengatakan sapi Madura, orang Madura rasis enggak? Harimau Sumatera? Badak Jawa? Sapi Bali? Sapi Sumba? Apa rasis?” kata Ahok di Balai Kota, Senin (30/3). 
“Jakarta itu kan B (pelat polisinya) ya sudah, kebetulan B jadi Betawi. Jadi dimana rasisnya?” sambungnya.
Ahok justru tanpa canggung kembali mengeluarkan kata-kata hinaan yang menurutnya rasis dengan mimik serius.”Kalau rasis itu yang ngatain saya China, bangsat, goblokk, itu baru rasis,” kesalnya.
Rencananya, Mars akan menggelar aksi unjuk rasa yang digelar Senin ini pukul 10.00. Mereka bakal melakukan aksi dari Patung Arjuna Wiwaha menuju Balai Kota. Mereka mengklaim akan melakukan aksi unjuk rasa dengan massa berjumlah 500 orang.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Panduan Cari Tempat Kuliner ‘Halal’ di Meksiko

Jakarta, Aktual.co — Meksiko merupakan salah satu negara terdekat sekaligus menjadi negara perbatasan dengan Amerika Serikat. Saat ini Meksiko sedang giat mempromosikan wisata untuk para turis Mancenagara.

Namun sayang, mencari bahan makanan atau restoran berlogo halal di Mexico City, serta sesuai dengan lidah orang Asia begitu sulit.

Wajar jika selama ini umat Muslim yang menetap di Meksiko umumnya terkonsentrasi hanya di empat kota. Di antaranya, Tequesquitengo di Morelos, Torreón di Coahuila, San Cristobal de las Casas di Chiapas, dan Mexico City. Pasalnya, sekitar separuh dari Muslim di Meksiko saat ini adalah seorang Mualaf.

Misalnya, bagi masyarakat muslim yang menetap di Mexico City, untuk mencari ayam dan daging halal cuma dijual di satu-satunya Masjid di Mexico City, yakni di wilayah Copernico Polanco. Itu pun hanya bisa dibeli hanya sepekan sekali yaitu pada saat selesai salat Jumat. Dan, bukan dalam bentuk toko melainkan hanya dijual di mobil MPV.

Jadi, bila Anda traveler Muslim yang menyambangi negara yang memiliki khas kuliner dengan sebutan ‘Taco’, nggak ada salahya, sebelum memasuki salah satu restoran, nantinya Anda terlebih dulu harus melihat sertifikasi ‘QR’ yang terpasang di lokasi restoran atau pun supermaket tersebut.

Pasalnya, logo yang terdapat di setiap rumah makan di Meksiko ini menandakan, bahwa makanan dan minuman yang dijual didalam telah memiliki sertifikasi halal yang dibeli oleh umat Muslim.

Walaupun komunitas Muslim di Meksiko terbilang sedikit, namun pemandangan toleransi telah menunjukkan keberagaman umat Islam yang ada di seluruh dunia.

Selanjutnya, untuk menunjang dalam bisnis perdagangan bagi umat muslim. Pemerintah Meksiko, juga telah memberlakukan sertifikasi halal khusus bagi Muslim yang menetap maupun turis Muslim Mancanegara.

Artikel ini ditulis oleh:

BBM Naik, Harga Tomat Terkerek Hingga Rp5.000/Kg

Jakarta, Aktual.co — Harga buah tomat mengalami kenaikan hingga Rp5.000 per kilogram di sejumlah pasar tradisional di kota Denpasar, Bali, akibat pengaruh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sehingga berdampak pada distribusi dari agen berkurang untuk pedagang.

“Untuk harga buah tomat saat ini mencapai Rp8.000 per kilogram, dimana sebelum BBM naik harganya masih stabil kisaran Rp3.000 per kilogram,” ujar Putu Agustini, seorang pedagang di Pasar Badung, Denpasar, Senin (30/3).

Selain pengaruh kenaikan harga BBM saat ini, lanjut dia, kenaikan harga buah tomat juga tidak diimbangi dengan ketersediaan barang dan belum adanya panen tomat dari petani.

Putu Agustini mengakui, apabila harga tomat terus mengalami kenaikan, maka pihaknya mengkhawatirkan buah tomat yang dimilikinya cepat membusuk dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar.

“Oleh sebab itu, saya hanya menyetok barang terbatas agar tidak cepat busuk,” ujarnya.

Demikian, Wayan Windi, seorang pedagang di Pasar Kumbasari, Denpasar mengakui kenaikan buah tomat sudah terjadi pada sejak Minggu (29/3) kemarin, karena distribusi dari agen dibatasi akibat kenaikan BBM dan belum adanya panen raya dari petani.

“Saat ini harga tomat per kilogram saya jual Rp7.000, dimana sebelum harga BBM harganya anjlok hingga Rp3.000 per kilogram,” ujar Windi.

Menurut dia, penyebab lain naiknya harga buah tomat karena suplai dari luar Bali dan permintaan untuk barang tersebut juga mengalami peningkatan.

Untuk itu, saya mengharapkan adanya kestabilan harga kebutuhan pokok tersebut dan pemerintah juga diharapkan dapat melakukan upaya nyata dalam menggerakkan operasi pasar secara berkelanjutan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kubu Ical Laporkan Agus Gumiwang ke Bareskrim

Jakarta, Aktual.co — Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie melaporkan ketua Fraksi Golkar kubu Agung Laksono, Agus Gumiwang ke Bareskrim Mabes Polri, Senin (30/3). Partai berlambang beringin versi Munas Bali ini melaporkan Agus Gumiwang lantaran diduga telah memalsukan dokumen milik Partai Golkar.
“Jadi saya dari kuasa hukum Fraksi Golkar ingin melaporkan Agus Gumiwang dalam perkara pasal 263, 167, dan 335,” ujar pengacara Ali Samiarta,, di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Menurut Ali, Agus Gumiwang dinilai melanggar pasal 263 KUHP tentang pemalsuan data. Kubu Agus dianggap telah memalsukan dokumen dengan memakai kop surat milik Fraksi Partai Golkar tanpa izin.
“Pak Agus Gumiwang itu adalah orang yang bukan sebagai anggota Partai Golkar, karena sudah ada surat pemecatannya pada Juni 2014,” jelasnya.
Tak hanya itu, Ali yang juga mewakili Fraksi Golkar pimpinan Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo, melaporkan Agus Gumiwang karena melanggar pasal 335 KUHP karena adanya upaya melakukan kekerasan dalam merebut ruang fraksi partai yang ada di Gedung DPR, Senayan.
“Kami juga melaporkan adanya pelanggaran pasal 167 KUHP yakni memasuki daerah yang dilarang, yaitu memaksa untuk memasuki ruangan fraksi,” tuntasnya.
Sebelumnya, Jumat 27 Maret 2015 lalu, Agus Gumiwang melaporkan perbuatan melanggar hukum yang dilakukan Ketua Fraksi Partai Golkar versi Munas Bali, Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo, yakni menguasasi kantor sekretariat fraksi Partai Golkar dan merobek surat permintaan untuk meninggalkan ruangan fraksi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain