2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37228

Ahli Kesehatan: Hubungan Zikir dengan Kesehatan Fisik Manusia.

Jakarta, Aktual.co — Zikir merupakan media dalam syariat Islam serta melaksanakan fungsi-fungsi sosial sebagaimana mestinya dengan penuh keridhaan. Di sisi lain, zikir juga memberikan manfaat terutama dalam kesehatan dan baik bagi tubuh ketika umat Islam melakukannya.

Berikut manfaat zikir bagi kesehatan:
Dalam cara pengobatan Islam, Di Tarekat yang Mu’tabaroh zikir juga dipergunakan untuk pengobatan pada pasien yang sakit jiwa dan merupakan autoterapi atas ketergantungan narkoba pada diri seseorang.

Hadits sebagai acuannya sebagai berikut, ”Sesungguhnya bagi setiap segala sesuatu itu ada alat pembersihnya, dan sesungghuhnya alat pembersih hati (jiwa) adalah dzikir kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu yang lebih menyelamatkan dari siksa Allah dari pada dzikrullah” (HR. Baihaqi).

Dengan mengistiqomahkan zikir jahr dan dzikir khafi, makadzikir tersebut dapat menunjukkan komitmen seseorang untuk senantiasa menyebut Asma Allah dalam menanamkan suatu kesadaran bahwa tiada Tuhan Selain Allah.

Sedangkan, proses terjadinya penyadaran dan perubahan kondisi psikologis saat melaksanakan zikir dengan khusyu akan ditandai dengan kesempurnaan tujuh tingkat kesadaran (atau dikenal dengan tujuh macam nafsu), yaitu, nafsu ammarah, nafsu mulhimah, nafsu muthmainah, nafsu radhiyah, nafsu mardliyah, nafsu lawammah, dan nafsu kamilah.

Sementara itu, dengan memperbanyak ‘dzikrullah’ diharapkan akan memberikan pengalaman psikologis dan spiritual (ahwal) dan pada waktunya ahwal-ahwalini menjadi semakin permanen sebagai maqam hasil dari usaha untuk mempertahankannya.

Manfaat lain zikir sebagai pengobatan Nafza yang dilakukan di Pusat Thariqah banyak ilmuwan dan ahli kedokteran yang mencoba menulis hubungan antara doa dan zikir dan kesehatan fisik manusia.

Antara lain, orang-orang yang melakukan kegiatan keagamaan secara teratur dan memanjatkan doa kepada Tuhan mereka, ternyata resiko kematian akibat jantung koroner lebih rendah 50 persen.

Sedangkan, kematian akibat paru-paru (emphisema) lebih rendah 56 persen, kematian akibat penyakit hati (cirrhosis hepatis) lebih rendah 74 persen,dan kematian akibat bunuh diri lebih rendah 63 persen dibandingkan dengan orang yang jarang dan tidak melakukan aktivitas keagamaan secara rutin.

Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Larson dan kawan-kawan (1989), terhadap pasien yang memiliki masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi, diperoleh kenyataan bahwa komitmen agama kelompok kontrol lebih baik dan dikemukakan bahwa kegiatan agama seperti doa dan zikir mencegah dari hipertensi.

Di tempat berbeda, penelitian dr. Arman Yurisaldi Saleh, dengan berzikir akan menghilangkan nyeri serta menumbuhkan ketenangan dan kestabilan syaraf. Menurutnya aktivitas berzikir akan mempengaruhi otak dan selanjutnya melalui otak terjadi perbaikan fungsi-fungsi organ yang lain. Subhanallah.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Prihatin Tragedi Longsor Sukabumi

Jakarta, Aktual.co — Yudi Widiana Adia Wakil Ketua Komisi V DPR RI mengaku prihatin atas tragedi  longsor di Kampung Cimerak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. “Kita prihatin atas tragedi longsor itu,” kata Yudi dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Senin (30/3).
Yudi juga berharap Basarnas mengerahkan semua potensi SAR yang ada untuk pencarian dan pertolongan atas tragedi tersebut. “Saya dapat laporan Basarnas sudah mengerahkan bantuan SAR,” ujar Yudi yang merupakan legislator PKS dari Dapil Sukabumi.
Selain itu Yudi Widiana juga mengimbau kepada Pemda, BNPB dan BPBD memberikan sosialisasi terhadap daerah yang berpotensi longsor tidak hanya Sukabumi, kawasan selatan Jawa Barat juga perlu perhatian.
“Memang daerah Jabar Selatan memiliki kemiringan tebing hingga 45 derajat dan berakibat longsor,” sergahnya.
Seperti diketahui, longsor yang terjadi di Kecamatan Cireunghas tersebut disebabkan oleh hujan deras yang terjadi dari Sabtu, (28/3).
Diduga, tanah di permukiman warga sudah labil sehingga tidak bisa menahan aliran air yang akhirnya terjadi longsor. Pencarian masih terus dilakukan terhadap 10 korban bencana tanah longsor ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Pertumbuhan Ekonomi Brasil Hanya Capai 0,1 Persen pada 2014

Jakarta, Aktual.co — Brasil sebagai negara ekonomi terbesar ketujuh di dunia, memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi hanya 0,1 persen selama kurun waktu tahun 2014. Ekonomi Brasil tumbuh dengan cepat selama beberapa dekade terakhir, namun melambat dalam empat tahun terakhir.

Penyebab perlambatan tersebut adalah harga komoditas yang rendah, pertumbuhan global yang melemah, dan kepercayaan investor yang rendah.

BBCBusiness melaporkan, Senin (30/3) di bawah Menteri Keuangan Joaquim Levy, Brasil dipindahkan dari stimulus untuk penghematan. Dari tahun 2011-2014, pemerintah Brasil terus berusaha untuk merangsang ekonomi dengan menawarkan keringanan pajak tenaga kerja, subsidi bensin, dan menurunkan harga listrik.

Mr Levy kembali menahan pengeluaran pemerintah dan menaikkan pajak untuk menyeimbangkan keuangan pemerintah. Akibatnya, para analis memprediksi 2015 menjadi tahun yang sulit bagi ‘Negeri Samba’ tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Mangkir di Sidang Praperadilan Hadi, KPK Malah Minta Surat Penundaan

Jakarta, Aktual.co — Sidang gugatan praperadilan mantan Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Hadi Poernomo ditunda sampai 13 April 2015.
“Termohon tidak hadir di persidangan dan mengirimkan surat, meminta penundaan selama dua minggu,” kata hakim Baktar Jubri Nasution di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (30/3). 
Hakim mengatakan, dalam surat yang dikirim KPK kepada PN Jakarta Selatan lembaga antisuap tersebut beralasan baru menerima surat pemanggilan seminggu sebelum sidang dimulai, sehingga tidak cukup waktu untuk mempelajari materi.
Selain itu, KPK meminta penundaan waktu sidang selama dua minggu lantaran menghadapi tiga sidang gugatan praperadilan dalam waktu bersamaan.
Sidang yang dibuka hakim tanpa kehadiran tim hukum KPK tersebut ditutup dan ditunda hingga 13 April pukul 09.00 WIB dengan toleransi keterlambatan satu jam.
Kuasa hukum Hadi, Maqdir Ismail sempat meminta agar penundaan dipercepat. Namun hakim tidak mengabulkan permohonan kuasa hukum.
“Pertimbangannya karena hari Jumat libur, jadi supaya pemanggilan sah dan tidak ada alasan lagi untuk tidak hadir, ditunda dua minggu. Kalau tidak hadir lagi, kita tinggal,” ujar hakim.
Hakim juga mengatakan pengadilan akan memanggil KPK dengan peringatan. “Sidang ini kita tunda tanggal 13 April, supaya termohon dipanggil dengan peringatan,” kata hakim Jubri.
Maqdir menerima sepenuhnya keputusan hakim untuk menunda sidang. Namun dia menyayangkan sikap KPK yang tidak hadir di dalam persidangan. “Semestinya KPK hadir, walaupun sidang ditunda. Jangan surat-suratan,” ucap dia.
Hadi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penerimaan seluruh permohonan keberatan Wajib Pajak atas Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) Pajak Penghasilan Badan PT BCA, Tbk tahun pajak 1999.
 Kuasa hukum menilai KPK tidak berwenang menyidik kewenangan Dirjen Pajak sesuai pasal 25 dan 26 UU No. 99/1994 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
Dia beranggapan putusan menerima keberatan pajak PT BCA tahun 1999 bukan ranah Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) berdasar pasal 14 UU No. 39/1999 mengenai Pemberantasan Tipikor.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

PDIP Kabupaten Malang Kocok Ulang Bacabup

Malang, Aktual.co — Jelang Pilkada Kabupaten Malang, beberapa partai politik sudah merapatkan barisan. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, sudah melakukan konsolidasi ketat untuk menatap Pilkada yang akan digelar tahun ini.
Ketua DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Malang, Eddy Rumpoko, mengatakan, Pilkada ini adalah momentum strategis bagi partai. Sebab, sebagai partai pemerintah, kader partai berlogo moncong putih ini harus bisa menunjukkan kesuksesannya.
“Sebagaimana pesan Bu Megawati, setiap Pilkada adalah strategis, karena kita saat ini partai pemerintah,” kata Eddy Rumpoko, Senin (30/3) di Malang, Jawa Timur.
Guna persiapan Pilkada, PDI Perjuangan saat ini tengah membahas mengenai evaluasi penjaringan calon sudah resmi dibuka beberapa waktu lalu.
Hal ini dilakukan, lantaran ada beberapa penilaian ulang oleh struktur partai baru terkait pendaftaran bakal calon bupati yang sudah berhasil menjaring lima nama pendaftar itu.
“Kita masih rapatkan soal sistem pendaftaran bakal calon kemarin, kemungkinan ada evaluasi,” tuturnya.
Hasil evaluasi, lanjut dia, bisa berupa pendaftaran bakal calon bupati baru atau juga tetap mempertimbangkan nama bakal calon yang sudah mendaftar, bisa juga DPP PDI Perjuangan langsung menunjuk nama calon yang akan dipasang untuk bertarung di Pilkada.
“Kita evaluasi juga secara umum apakah mereka harus kader partai atau boleh masyarakat secara umum,” tandasnya.
Eddy menegaskan, bahwa struktur PDI Perjuangan Kabupaten Malang sudah definitif periode tahun 2015 – 2020, bukan pelaksana tugas harian. “Kami didukung oleh mereka yang punya pengalaman banyak seperti pak Sujud Pribadi (Mantan Bupati Malang),” Pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintahan Jokowi Lebih Kejam dari Orde Baru

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Joko Widodo lebih kejam dari Orde Baru. Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Heri Gunawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (30/3).
Heri menyebutkan, hal itu bisa dilihat dari pengangkatan para komisaris di jajaran BUMN yang dilakukan oleh pemerintah.
“Rasanya kalau Jokowi tidak tahu, tidak mungkin, kecuali menterinya tidak melaporkan kepada presiden. Cara Jokowi ini lebih kejam dari Orba. Kalau Orba tidak diketahui, tapi ini kelihatan sekali,” kata Heri.
Ia menambahkan, pengangkatan para komisaris seperti Refli Harun yang ditempatkan sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga, Sukardi Rinakit sebagai Komut BTN, dan sejumlah tim sukses Jokowi adalah bentuk balas budi.
“Kita tak bisa pungkiri. Pengangkatan mereka di BUMN dan sejumlah instansi adalah bentuk balas budi. Namun kita berpiir positif saja asal yang diangkat bisa memberikan kontribusi. Kalau tidak, kita akan pertanyakan,” kata politisi Partai Gerindra itu.
Yang pasti, dilihat dari kapasitas dan kemampuan orang-orang yang ditempatkan Jokowi sebagai komisaris tidak sesuai dengan latar belakang dan kemampuan mereka.
“Kami akan pertanyakan dalam waktu dekat kepada Menteri BUMN, Rini Seomarno apakah ada kriteria mengangkat orang. Kalau pengangkatan itu tergantung dari cita rasa. Kalau dia (presiden atau menteri) suka dan yang diangkata bisa mensupport, gak masalah. Tapi kalau polanya begini, agak repot. Sebenarnya kita barharap penempatan komisaris harus the right man and the right place sebab kita ingin profesional,” kata Heri.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain