1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37635

Tunggu BI Rate, IHSG Pekan Ini Berpotensi Lanjutkan Pola Uptrend

Jakarta, Aktual.co — Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan IHSG masih akan melanjutkan pola uptrend.

“Proses menuju target resistance 5547 masih terus berlangsung,” kata William dalam risetnya.

Dikemukakan selama support terdekat 5.401 masih kuat menghadapi ujian, maka potensi IHSG untuk menembus target resisten 5.547 masih cukup besar. Proses tersebut, lanjut William, akan ditunjang oleh pelemahan dolar AS dalam beberapa waktu mendatang, serta terus meningkatnya keyakinan investor terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

“Pergerakan pekan ini akan dipengaruhi oleh rilis data ekonomi yang akan dilansir ( BI Rate), disinyalir masih akan stabil. IHSG dalam jangka pendek masih berada pada jalur strong uptrend,” kata William.

Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (16/3) di kisaran 5.401–5.547. Adapun saham yang dapat dieprtimbangkan pada perdagangan hari ini, menurut Asjaya Indosurya Securities adalah PWON, MPPA, BBNI, EXCL, JSMR, SMCB, ROTI, DSNG, PGAS.

Artikel ini ditulis oleh:

Rencana Munaslub Kubu Aburizal Dinilai Tidak Legal

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —Poros Muda Partai Golkar menilai Aburizal Bakrie beserta para loyalisnya tidak memiliki legalitas lagi untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (munaslub) Partai Golkar dalam menyikapi pengesahan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly atas kepemimpinan Agung Laksono.

“Silakan saja kalau kubu Aburizal Bakrie mau buat munaslub, tapi dasar legalitasnya kan sudah tidak ada,” kata Juru Bicara Poros Muda Partai Golkar Andi Sinulingga, Minggu (15/3).

Andi mengatakan karena Menkumham telah mengesahkan kepemimpinan Agung Laksono, maka Aburizal Bakrie tidak memiliki legalitas menyelenggarakan munaslub. Sehingga, menurut dia, hal itu jika dipaksakan pun tidak akan ada pengaruhnya bagi partai beringin.

“Jika kepengurusan lengkap Golkar hasil Munas Jakarta sudah disahkan Menkumham maka hanya DPP kepemimpinan Agung Laksono lah yang sah mengatasnamakan Golkar dan berhak menyelenggarakan munas,” terang dia.

Lebih jauh Andi mengatakan langkah kubu Aburizal merencanakan munaslub juga sama artinya dengan menjustifikasi atau mengakui sendiri bahwa Munas Bali memang tidak sah karena tidak sesuai dengan aturan-aturan Partai Golkar.

Diberitakan sebelumnya kubu pendukung Aburizal Bakrie mempersiapkan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar jika proses hukum yang tengah digulirkan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Barat gagal atau ditolak.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Nurdin Halid mengatakan ada dua poin yang bisa menjadi dasar penyelenggaraan munaslub yakni situasi partai yang genting dan Dewan Pimpinan Partai (DPP) melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

“Kita memakai poin yang pertama yakni situasi partai genting,” ujar Nurdin.

Sejauh ini, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah mengakui kepemimpinan Agung Laksono di DPP Partai Golkar, berlandaskan keputusan Mahkamah Partai Golkar.

Menkumham meminta Agung laksono untuk segera membentuk kepengurusan Partai Golkar dengan mengakomodasi kader Golkar yang memenuhi kriteria prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.

Menkumham juga menginstruksikan agar permohonan pendaftaran kepengurusan itu dituangkan dalam akta notaris dan didaftarkan ke Kemenkumham RI sesuai ketentuan.

Pasca pengesahan itu Agung Laksono bersama pendukungnya menyatakan menarik Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih dan memposisikan diri sebagai pendukung pemerintah yang kritis. Selain itu Agung dan loyalisnya juga melakukan safari politik menemui sejumlah petinggi partai pendukung pemerintah.

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan Victor Silaen berpandangan, langkah Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono mendukung pemerintah, akan menambah kekuatan politik pemerintahan Jokowi.

Secara otomatis interaksi antara eksekutif-legislatif diperkirakan bakal semakin baik dan lancar, sehingga kesepakatan politik pun semakin mudah dan cepat.

“Sehingga tak perlu harus menguras energi seperti yang terjadi selama ini,” jelas Victor.

Artikel ini ditulis oleh:

IAI: UU Arsitek Segera Disahkan

Jakarta, Aktual.co — Ikatan Arsitek Indonesia berharap Rancangan Undang-Undang Arsitek yang dibahas DPR RI bisa segera disahkan menjadi undang-undang pada tahun ini.

“Janji Komisi V DPR RI memang demikian. Mudah-mudahan pada Agustus nanti, bersama dengan RUU Jasa Konstruksi sudah bisa disahkan,” kata Sekretaris Jenderal Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Satrio S Herlambang di Balikpapan, Minggu (15/3).

Menurut Satrio, dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015, Indonesia adalah pasar yang terbuka luas bagi negara-negara ASEAN lain. Sangat boleh jadi akan banyak arsitek dari luar Indonesia yang turut menawarkan jasanya di Tanah Air.

“Undang-undang itu kita perlukan terutama untuk melindungi konsumen, yaitu para pengguna jasa arsitek di dalam negeri,” tegasnya.

Satrio menjelaskan, dengan undang-undang tersebut, para arsitek yang berpraktik di Indonesia, baik warga negara Indonesia maupun asing, harus mengikuti standar-standar yang digariskan undang-undang.

Untuk arsitek asing, misalnya, harus sudah yang diakui oleh asosiasi arsitek di negaranya, baru mereka bisa diterima berpraktik di Indonesia.

Sekjen IAI menambahkan, saat ini jumlah arsitek di Indonesia lebih kurang 15.000 orang. Dari jumlah itu, hanya sepertiganya yang menjadi anggota IAI.

Kemudian bila dibandingkan dengan jumlah seluruh penduduk Indonesia yang mencapai 220.000 juta jiwa, maka perbandingannya adalah 1:83.000.

Satrio memberi contoh rasio yang dimiliki Tiongkok. Di Negeri Tirai Bambu yang penduduknya 1,5 miliar jiwa, rasio dengan arsiteknya 1:40.000.

Sementara negara Italia yang menjadi salah satu kiblat arsitektur dunia, rasionya 1:400. Angka perbandingan itu menandakan bahwa Indonesia masih memerlukan sangat banyak arsitek.

“Apalagi pemerintah sekarang fokus pada pembangunan infrastruktur, yang artinya memerlukan banyak arsitektur, baik sebagai perencana, perancang maupun konsultan,” ujar Satrio S Herlambang.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Gabah Akan Ditentukan Minggu Depan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah telah menentukan harga gabah dan akan diumumkan paling cepat satu minggu dari rapat terbatas Presiden RI dengan sejumlah menteri terkait di Istana Bogor, Minggu (15/3).

“Harga gabah sudah didapat dan akan diumumkan minggu-minggu ini,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil usai rapat terbatas tersebut.

Ketika ditanya mengenai teguran Presiden Joko Widodo mengenai dirinya belum mendapatkan laporan harga beras di pasar, Sofyan menjelaskan bahwa presiden hanya mengingatkan untuk melaporkan berita baik atas penurunan harga beras tersebut.

“Selama ini kita anggap penurunan harga beras itu merupakan sebuah berita baik jadi lupa kita laporkan, sekarang kita harus melaporkan berita apapun baik naik atau turun harga beras,” ujar Sofyan.

Namun, operasi pasar masih akan terus dilakukan untuk memantau harga beras di pasar yang masih dianggap tinggi.

Selain itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa pemerintah juga akan segera mengeluarkan empat dari delapan kebijakan yang tertuang dalam paket kebijakan ekonomi guna menstabilkan perekonomian dalam negeri.

Arah paket kebijakan ini ditujukan untuk dapat memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD).

“Kebijakan ini dampaknya bisa langsung, tapi orientasinya jangka panjang, kebijakan tersebut dapat dirasakan dalam jangka pendek. Bisa langsung lah,” kata Menkeu.

“Contohnya untuk insentif pajak repatriasi dividen, kalau peraturan besok keluar berarti mulai periode katakanlah april sudah mulai dilakukan artinya aplikasi untuk mendapatkan insentif tersebut,” ujar Bambang.

Artikel ini ditulis oleh:

Fadli Zon Dan Rektor Unmuh Palangka Raya Bertemu Bahas Kalteng

Jakarta, Aktual.co — Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya H Bulkani menyatakan pertemuannya dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Gedung Parlemen, Jakarta, belum lama ini membahas sejumlah isu dan agenda strategis yang ada di Kalimantan Tengah.

“Pertemuan saya dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon hanya membahas kondisi perpolitikan pada tingkat regional dan daerah Kalimantan Tengah,” kata Bulkani di Palangka Raya, Minggu (15/3).

Ia mengatakan, dari hasil pertemuan itu disepakati bahwa momentum politik lokal seperti pilkada harus bisa memberi warna dan menjadi muara bagi arus besar transformasi masyarakat, sehingga bermuara pada keadilan dan kesejahteraan.

“Momentum politik harus berujung pada lahirnya kebijakan publik yang unggul, terutama dalam persiapan pilkada 2015 khususnya di Kalteng,” ucap Bulkani.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, menurut Bulkani, menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pembahasaan terkait politik nasional yang membutuhkan penguatan dari perspektif daerah dan lokal khususnya di Kalimantan Tengah.

“Saya sangat perlu untuk bisa berkomunikasi secara langsung kepada semua bagian bangsa, terlebih mahasiswa dan pemuda hingga ke daerah, agar kita bisa saling mengerti dan memahami makna tugas dan posisi serta porsi sebagai anak bangsa,” kata Fadli seperti dikutip Bulkani.

Fadli Zon dalam waktu dekat akan berkunjung ke Kota Palangka Raya untuk menyampaikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Pascasarjana Magister Administrasi Publik dan 4.000 mahasiswa S1 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP) pada Sabtu 28 Maret 2015.

Fadli Zon dikenal sebagai seorang pengusaha dan politikus nasional. Pria kelahiran Jakarta tahun 1971 ini lulusan Universitas Indonesia dan Program Magister London School of Economics and Political Science.

Sedangkan Rektor UMP Bulkani kelahiran Buntok, Kalimantan Tengah tahun 1969 dikenal sebagai akademisi karier dan Kandidat Doktor Bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan.

Bulkani aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di dalam dan luar negeri. Dalam kerja sama internasional, terlibat dalam kerja sama bidang pendidikan global dengan USA, Jepang, dan Tiongkok.

Pada 19-20 Maret 2015 Bulkani kembali dijadwalkan berbicara pada forum internasional penyatuan bangsa-bangsa berbahasa Melayu, yang diselenggarakan di Thailand.

Artikel ini ditulis oleh:

Putra Mantan Presiden Iran Dihukum 15 Tahun

Jakarta, Aktual.co — Putera mantan presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani dijatuhi hukuman 15 tahun penjara setelah diadili karena masalah keamanan serta kejahatan keuangan, kata media pemerintah, Minggu (15/3).

Mehdi Hashemi dianggap terlibat dalam unjuk rasa besar-besaran setelah penyelenggaraan pemilihan presiden Iran yang penuh sengketa pada 2009 serta setelah diancam akan ditangkap setelah ia meninggalkan Iran ke Inggris.

Sosok berusia 45 tahun itu ditahan setelah kembali ke Teheran pada September 2012 dan, kendati awalnya dibebaskan dengan jaminan, tiga bulan kemudian ia ditangkap lagi dan diajukan ke pengadilan.

Hukuman yang diterimanya itu terkait dengan masalah keamanan nasional serta penipuan dan penggelapan, kata juru bicara peradilan, Gholamhossein Mohseni-Ejie seperti dikutip di laman dan media resmi.

Hashemi memiliki 20 hari untuk naik banding, kata laporan-laporan tersebut.

Masa hukuman penjara selama 15 tahun itu, jika dikukuhkan oleh pengadilan sekunder, akan menjadi salah satu hukuman terberat yang pernah dijatuhkan terhadap seorang anggota keluarga pejabat setinggi itu.

Hashemi telah memberikan dukungan terhadap Gerakan Hijau yang dipimpin kandidat-kandidat reformis kalah, Mir-Hossein Mousavi dan Mehdi Karroubi, setelah pemilihan presiden.

Pemilihan itu sendiri secara resmi dimenangi oleh Mahmoud Ahmadinejad.

Putera mantan presiden tersebut, yang kerap digambarkan sebagai seorang pengusaha, secara aktif mendukung Moussavi dan menganggap kemenangan Ahmadinejad berbaru kecurangan.

Mousavi beserta isterinya, Zahra Rahnavard, dan Karroubi dikenai penahanan rumah pada 2011 setelah berkali-kali menantang hasil pemilu resmi.

Pemilu itu memberi ruang bagi Ahmadinejad menjabat sebagai presiden untuk kedua kalinya.

Mousavi dan Karroubi dituduh “menghasut” terhadap Rezim Iran dan musuh-musuhnya yang paling sengit mengatakan bahwa kedua orang itu harus menghadapi hukuman mati.

Rafsanjani, yang menjabat sebagai presiden dari 1987 hingga 1997 dan saat ini dianggap sebagai sosok moderat, memiliki hubungan dekat dengan pihak reformis politik Iran.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain