2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37634

PMII Pertanyakan Wacana Dana Parpol Rp1 Triliun

Medan, Aktual.co — Pemberian dana subsidi sebesar 1 Triliun kepada Partai Politik (Parpol) yang diwacanakan Pemerintahan Jokowi-JK melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menuai penolakan.
Bendahara Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ahmad Riduan Hasibuan menilai hal itu sebagai wacana yang kabur.
“Ini keputusan keputusan kabur. Pasalnya kehadiran partai politik sebagai tempat perjuangan masyarakat sama sekali tidak menemui titik yang jelas,” kata Riduan dalam keterangan pers, Senin (16/3)
Menurut Riduan, partai politik saat ini justru memberikan rasa antipati bagi rakyat. Rakyat, lanjutnya tidak merasakan manfaat terhadap kehadiran partai politik.
Terbukti, kata Riduan, catatan pemilu 2009 dan 2014 bahwa masyarakat memilih para perwakilannya di parlemen tidak didasari kepercayaan partai, namun lebih kepada sosok Individu.
Bagi masyarakat, sambung Riduan, partai politik tak lebih dari pada gudangnya para politikus yang korup dan hanya menjadi kendaraan kepentingan pribadi dan golongan.
“Hal ini diperparah dengan sikap partai politik saat ini dalam menentukan sikap partainya terkesan berdagang kuasa politik. Padahal jelas jelas keputusan itu sangat merugikan rakyat luas. Misalnya hak interplasi dicabut isunya terima dana, Hak angket Jakarta juga demikian,” kata dia.
Lebih baik, tutur aktifis asal Sumut ini, mendagri mewacanakan memberikan bantuan kepada sasaran dan target yang jelas dan tidak kabur seperti dana subsidi parpol.
“Kalau mau bantu rakyat bantu itu desa-desa yang pembangunan Infrastrukturnya rusak parah. Kampung saya itu bantu Kualuh leidong Labuhanbatu Utara Jalan protokol tetapi seperti Jalan ke sawah, itu langsung pada pokok masalah,” tukasnya.
Ditegaskannya, pemerintahan Jokowi-JK jangan mewacanakan hal-hal yang melukai perasaan rakyat.
“Misalnya lagi, seperti remisi kasus korupsi, dana parpol. Kelihatannnya pemerintahan ini sedang membuat keputusan perdamaian politik agar elite semua merasa senang,” imbuhnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Dilapori Menteri, Presiden Cek Sendiri Harga Beras

Jakarta, Aktual.co — Setelah dilakukan operasi pasar dengan penggelontoran beras untuk masyarakat miskin (raskin) sejak kira-kira 3 (tiga) minggu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum pernah memperoleh laporan mengenai perkembangan harga beras di pasar.
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi mengaku telah melakukan ceking sendiri perkembangan harga beras di pasaran melalui orang-oragnya. Ia pun menyampaikan hasil ceking tersebut dalam rapat terbatas kabinet.
“Meskipun ini adalah terbalik, mestinya saya yang dilapori, tapi saya akan menyampaikan, karena saya tunggu-tunggu tidak ada yang lapor,” kata Jokowi seperti dikutip dalam laman setkab.go.id saat memimpin rapat terbatas kabinet yang membahas Kebijakan Dalam Rangka Menentukan Harga Beras, yang diselenggarakan di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3) petang.
Menurut Presiden Jokowi, di Pasar Cipinang, Jakarta, beras IR3 yang sebelumnya sebelum naik harganya Rp 7800/kg kemudian naik menjadi  Rp 10300/kg, sekarang sudah Rp 7900/kg.
“Artinya hanya terpaut  Rp 100/kg. Ini yang di Cipinang,” terang Jokowi.
Kemudian IR2, menurut Presiden, sebelum naik harganya Rp 8300/kg naik menjadi  Rp 10500/kg, sekarang sudah Rp 8400. “Hanya terpaut Rp 100 dari sebelum naik,” terangnya.
Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh Menko Perekonomian Sofyan Jalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala Staf Kepresidenan Luhut B. Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinov Chaniago, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Kepala Bulog Lenny Sugihat

Artikel ini ditulis oleh:

NHKSI: Marakanya Aksi Jual Diprediksi ‘Selimuti’ IHSG

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan lalu tidak mampu melanjutkan kenaikannya. Masih berlanjutnya pelemahan nilai tukar Rupiah dan sikap ketidakpercayaan pelaku pasar terhadap sikap tenang yang ditunjukkan pemerintah dan masih jualannya investor asing membuat laju IHSG berbalik melemah dan tidak mampu bangkit hingga akhir sesi.

“Padahal laju bursa saham Asia masih bergerak positif sebagai imbas dari penguatan laju bursa saham AS dan Eropa. Tidak banyak sektor dan saham yang menguat dan penguatan lebih banyak pada saham-saham second liner,” ujar kepala riset dari NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI), Reza Priyambada.

Pada perdagangan Senin (16/3) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.385-5.400 dan resisten 5.445-5.466. Menrutnya, false signal kembali terjadi dimana terimbas kembali maraknya aksi jual, apalagi di pekan ini akan ada pertemuan The Fed sehingga pelaku pasar lebih memilih stay away dari pasar.

“Kami belum merubah area support untuk pengingat level bawah yang harus dijaga untuk tidak membuka pelemahan lebih lanjut. Tetap cermati arah pasar dan sentiment yang ada,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Limbah Koran Yang Tembus Pasar di Jerman

Jakarta, Aktual.co — Karya kerajinan replika berbentuk perahu, becak, mobil dan pesawat terbang dari kertas koran bekas karya Wahyudi (39) mampu menembus ekspor ke Jerman.

“Awalnya ada pameran di Indocement tahun 2014, seorang warga Jerman yang datang berkunjung dan membeli karya saya, sampai selarang Alhamdulilah sudah ekspor ke Jerman,” kawa Wahyudi di Bandung, Minggu (15/3).

Limbah koran yang biasa berserakan di tempat sampah oleh Wahyudi diolah menjadi karya berkualitas. Di tangan pria itu tumpukan koran dapat disulap menjadi kerajinan replika beraneka rupa.

Kerajinan replika kendataan, pesawat terbang dan lainya ukurannya bermacam-macam, mulai dari setinggi 15 centimeter sampai ukuran besar setinggi 30 centimeter.

“Bila yang berukuran kecil harganya dari Rp50 ribu, dan yang besar bisa mencapai ratusan ribu hingga Rp1 juta,” kata Wahyudi saat ditemui di Pameran Produk Wirausaha Baru Jabar di halaman Gedung Sate Bandung.

Ia mengaku, replika yang paling sulit untuk dibuat adalah miniatur kapal layar. Untuk membuat satu kapal, diperlukan waktu selama tiga hari.

“Yang susah itu saat membuat benang-benang kapalnya, soalnya rumit dan butuh ketelitian,” katanya.

Wahyudi sudah menjalani bisnis tersebut selama tiga tahun. Awalnya, dia membantu temannya yang menjalani bisnis serupa. Namun karena temannya berhenti, akhirnya Wahyudi yang meneruskan usaha itu.

Sebelum menggunakan kertas koran, ia membuat kerajinan dari bambu dan botol bekas. Namun karena kurang diminati pasar beralih menggunakan limbah koran sebagai bahan baku baru untuk membuat replika. Ternyata, replika dari koran hasilnya lebih bagus dan lebih disukai pembeli.

“Saya kira masyarakat Indonesia bisa lebih bijak untuk mengelola limbah-limbah bekas, agar tidak mencemari lingkungan sekitar, dan ternyata bisa menjadi produk yang memiliki nilai seni dan bernilai tambah,” katanya Wahyudi menambahkan.

Artikel ini ditulis oleh:

NHKSI: Rupiah Diprediksi Kembali Melemah

Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah pekan lalu belum menunjukkan adanya perbaikan, seiring masih tingginya minat pelaku pasar untuk mentransaksikan Dolar Amerika Serikat (AS). Apalagi setelah beredar pemberitaan kenaikan cadangan minyak AS yang membuat harga kontrak minyak kembali turun.

“Ini memberikan kesempatan bagi Dolar AS untuk kembali menguat. Akibatnya laju mata uang dari Euro, GBP, dan Yen terhadap Dolar AS kembali tertekan, pasca menguat sehari sebelumnya.” ujar kepala riset dari NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI), Reza Priyambada.

Pada Senin (16/3) Rupiah diperkirakan Reza berada di bawah target level support 13.179, yakni Rp13.205-13.185 (kurs tengah BI). Menurutnya, belum adanya sentimen positif yang menahan pelemahan Rupiah membuat lajunya kian bergerak turun.

“Harapan akan penurunan yang dapat lebih terbatas kembali sirna dan berpotensi kembali turun,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Korban Kebakaran Penjaringan Terima Bantuan

Jakarta, Aktual.co —Korban kebakaran di Kebun Pala, Kampung Gusti Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, memperoleh bantuan berupa logistik dan juga pakaian layak pakai dari masyarakat.

“Bantuan tersebut merupakan bantuan dari masyarakat yang didistribusikan oleh PKPU, untuk meringankan beban mereka,” kata Manajer Humas Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Sukismo melalui siaran pers di Jakarta, Minggu (15/3).

Dia menjelaskan, bantuan yang didistribusikan PKPU berupa selimut, pakaian layak pakai dan juga berbagai bantuan lainnya.

PKPU, tambah dia, juga menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada para korban kebakaran.

“Selama lima hari di pos pengungsian PKPU memberikan layanan pos dapur air, yang di dalamnya berisi air minum hangat dengan teh, kopi susu, serta pembuatan bubur kacang hijau,” katanya.

Selain itu, PKPU juga mengadakan trauma healing yang dilakukan tim Rescue PKPU kepada anak-anak yang menjadi pengungsi.

Dia menjelaskan, sedikitnya ada 100 rumah yang terbakar dan 500 jiwa yang terdampak.

“Laporan tim relawan PKPU, korban kebakaran sangat membutuhkan tenda, sembako, perlengkapan sekolah, perlengkapan memasak, popok, pembalut dan lain sebagainya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain