2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37633

Loyalis Ical Mulai Merapat ke Agung Laksono

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR RI dri Golkar yang selama ini berada di kubu Aburizal Bakrie atau ARB secara perlahan-lahan mulai beralih dan merapat ke kubu Agung Laksono.
Hal itu disampaikan Zainudin Amali di Jakarta, Senin (16/3).
“Yang baru saya tahu adalah Mahyudin (Wakil Ketua MPR), Airlangga Hartarto (Komisi VII), Satya Widya Yudha (Wakil Ketua Komisi VII) dan masih banyak lagi. Saya gak ingat nama-namanya,” kata Zainuddin Amali
Apakah Ketua Komisi III DPR RI, Aziz Syamduddin yang selama ini gencar bicara dan menghajar Agung Laksono sudah berbalik ke Agung Laksono. “Saya belum tahu,” katanya.
Dari informasi yang dikumpulkan Aktual.co, pasca putusan Menkumham soal Golkar, politisi Golkar yang selama ini vokal dan mendukung ARB tidak lagi bersuara. Misalnya, Aziz Syamsuddin, tak pernah lagi berkomentar menanggapi putusan Menkumham.
“Sekarang ini yang hanya bicara membela ARB hanya Bambang Soesatyo. Yang lain pada tiarap,” kata sumber Aktual.co.
Selain itu, terjadinya masalah di internal Golkar adalah sosok Nurdin Halid.
“Kubu Agung sebenarnya tak ada masalah dengan ARB, tapi tak suka pada Nurdin Halid. Mengurus partai gak sama dengan mengurus PSSI,” kata sumber itu

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Sindir Menteri Soal Laporan Harga Beras, Menko Sofyan: Menteri Lupa Melapor!

Jakarta, Aktual.co — Dalam rapat terbatas di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3) sore, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyatakan sindiran atas kekecewaannya karena tidak mendapatkan laporan harga raskin (beras miskin) di pasar dari sejumlah pejabat menterinya. Jokowi yang seharusnya mendapat laporan terkait perkembangan harga beras dari para menteri dan pejabat lainnya, justru harus kerja sendiri bahkan balik melaporkan harga beras kepada para menterinya.

Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mencoba menjelaskan penyebab para menteri tak melaporkan perkembangan terbaru harga beras pasca melonjak awal Februari 2015. Menurut Menko Sofyan, menteri teknis yang seharusnya melaporkan harga beras terbaru, justru lupa melapor karena dianggap harga beras sudah turun, sehingga tak perlu ada laporan.

“Jadi mungkin kondisi trennya sudah oke mungkin menteri sudah oke, begitu sensitif ingin tahu day to day. Teman-teman yang memonitor melaporkan, karena harga naik melapor, karena harga turun terlupakan melapor,” kata Sofyan usai rapat terbatas di Istana Bogor, Minggu (15/3)

Secara tegas, kata Menko Sofyan, Presiden Jokowi meminta inisiatif para menterinya untuk melaporkan perkembangan harga, ketika saat naik ataupun turun.

“Dari laporan presiden tadi Pak Presiden inginkan berita apapun dilaporkan sehingga beliau update. Sekarang kita akan melaporkan secara rutin,” kata Sofyan.

“Tetapi selama ini berita baik tidak perlu dilaporkan tetapi kini lupa terlaporkan, kalau berita ini harga beras naik segera kita laporkan. Itu inti masalahnya,” tandasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pasar yang dilakukan baru-baru ini harga beras di Pasar Cipinang untuk jenis IR3 yang tadinya Rp7.800 dan mengalami kenaikan harga hingga Rp9.300 per kiligramnya, sekarang menjadi Rp7.900.

Sedangkan untuk beras jenis IR2 yang sebelumnya seharga Rp7.300 dan mengalami kenaikan hingga Rp10.300 sekarang menjadi Rp8.300 per kilogram.

Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri yaitu Menko Perekonomian, Mensesneg, Menteri BUMN, Menteri ESDM, Menteri Pertanian, Kepala Bulog, Seskab, Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri PU dan Menteri Perdagangan.

Agenda rapat terbatas tersebut dilakukan untuk membahas antisipasi fluktuasi Rupiah terhadap dolar AS dan kebijakan dalam rangka menetukan harga beras.

Artikel ini ditulis oleh:

Mendag Akui Tak Update Harga Beras

Jakarta, Aktual.co — Presiden Jokowi merasa “jengkel” dikarenakan para menteri kabinet kerja tak melaporkan harga beras di pasar.
Hal itu diakui oleh Menteri Perdagangan Rahmat Gobel. Dia menyatakan tak meng-update harga beras sehingga belum mealporkan kepada presiden.
“Pascaoperasi pasar kita belum update, bukan laporannya telat,” ucapnya usai rapat kabinet di Istana Bogor, Minggu (15/3) malam.
Kata dia, harga beras di pasaran masih tinggi meski pun telah dilakukan operasi pasar dan penggelontoran beras miskin. Tak hanya itu, dia mengaku tidak tahu bahwa Presiden harus dilapori setiap perkembangan harga beras.
“Beliau sudah sampaikan masukan, ya memang yang dilaporkan ya kita tahu,” tutup dia.
Seperti diberitakan, saat membuka rapat kabinet terbatas di Bogor, Minggu, Presiden Jokowi menyindir para menteri yang tidak melaporkan perkembangan harga beras kepadanya. Setelah operasi pasar dan penggelontoran beras miskin kurang lebih tiga pekan lalu, belum ada menteri yang melaporkan kepadanya mengenai perkembangan harga beras di pasar. 
Oleh karena itu, Jokowi mengaku telah mengecek sendiri harga beras di pasaran. Menurut Jokowi, kenaikan harga beras hanya Rp 100 rupiah per liter setelah dilakukan operasi pasar. 
“Yang pertama, yang ada di Pasar Cipinang IR3 sebelum naik harganya 7.800 naik 10.300, sekarang sudah 7.900 artinya hanya terpaut 100 rupiah. Kemudian IR 2 yang sebelumnya naik harga Rp 8.300 naik menjadi Rp10.500 sekarang sudah Rp 8400 hanya terpaut 100 dari sebelumnya,” papar Jokowi

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Panggil KPK ke Istana Bahas Penyelamatan SDA

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan para komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membicarakan persiapan gerakan penyelamatan sumber daya alam (SDA).
“Membicarakan persiapan gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam,” kata Plt Ketua KPK Taufiquerachman Ruki di Komplek Istana Negara Jakarta, Senin (16/3).
Ruki mengatakan, gerakan ini merupakan upaya pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola, dari sisi administrasi pemerintahan khususnya dalam penyelamatan sumber daya alam laut perkebunan dan kehutanan.
Hal yang sama juga diungkapkan Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi saat memasuki Kantor Presiden bersama pimpinan KPK lainnya.
“Dalam rangka berkoordinasi dengan Presiden terkait dengan penyelamatan sumber daya alam yang akan di tanda tangani oleh 29 Kementerian,” kata Johan Budi.
Dia mengatakan, kelima pimpinan akan menyampaikan inti dari program KPK untuk penyelamatan sumber daya alam, termasuk mineral batubara, juga kelautan dan kemaritiman.
Johan mengatakan, gerakan nasional ini merupakan upaya pemberantasan korupsi, yakni penindakan dan pencegahan yang dilakukan secara simultan.
“Kami sepakat akan hal itu. Jadi tidak ada yang dilebihkan, jika pencegahan lebih didahulukan, penindakan di belakangkan, itu dua duanya penting bagi KPK,” kata Johan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Rupiah Anjlok ke Level Rp13.000, Anggaran Belanja Modal Semen Indonesia Membengkak

Jakarta, Aktual.co — Terdepresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menyentuh level Rp13.000, menjadi faktor penyebab membengkaknya anggaran belanja modal perusahaan plat merah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Corporate Secretary PT Semen Indonesia, Agung Wiharto mengatakan, terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, memberikan dampak yang sangat signifikan pada kinerja keuangan perseroan, terutama untuk anggaran belanja modal lantaran BUMN berkode saham SMGR itu hingga saat ini masih melakukan pembelian peralatan dari luar negeri dengan valuta asing.

“Memang lebih banyak dari Eropa, tapi dari AS juga ada, dan ini sangat berpengaruh signifikan, capex (belanja modal) jadi membengkak,” kata Agung saat dihubungi wartawan, ditulis Senin (16/3).

Agung menjelaskan, saat ini perseroan tengah melakukan ekspansi pembangunan pabrik di Rembang dan Indarung, dengan kurs Rp11.000, investasi pembangunan pabrik Rembang diperkirakan sekitar Rp3,7 triliun. Akan tetapi, dengan kurs Rp12.500, nilai investasi justru jadi membengkak hingga Rp4,4 triliun.

Maka dari itu, lanjutnya, perseroan sampai saat ini masih belum bisa melakukan antisipasi terhadap merosotnya nilai tukar Rupiah. Meski dari segi operasional perseroan bisa mengantisipasi dengan cara melakukan efisiensi, tidak sama halnya dengan segi anggaran capex.

“Kalau ke anggaran belanja modal, ya susah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rilis Data Ekonomi Makro, BPS Akan Paparkan Posisi Rupiah Februari

Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini dijadwalkan akan merilis data-data terkait ekonomi makro Indonesia, termasuk diantaranya terkait nilai tukar eceran Rupiah pada Februari 2105. Selain itu, BPS juga akan merilis perkembangan ekspor dan impor (Eksim) Indonesia dan perkembangan upah pekerja/buruh Februari 2015.

Sejak sebulan lalu, pergerekan mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat kian melemah tajam. Namun dengan pelemahan tersebut diharapkan menjadi potensi bagi ekspor Indonesia untuk dapat meningkat.

“Angka-angka tersebut akan diumumkan oleh Kepala BPS, Suryamin, dalam acara jumpa pers,” ujar Kepala Humas BPS Yeane Irmaningrum dalam undangannya kepada wartawan, di Jakarta, Senin (16/3/2015).

Berdasarkan data BPS pada Agustus 2014, ekspor Indonesia mengalami peningkatan sebesar 2,48 persen, pun dengan impor yang meningkat sebesar 5,05 persen dibandingkan Juli 2014.

Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya ekspor nonmigas sebesar 2,14 persen mencapai USD11,88 miliar dibandingkan Juli 2014. Sementara itu, ekspor migas naik sekira 4,08 persen USD2,496 miliar menjadi USD2,6 miliar. Masih dari data periode yang sama, nilai impor Indonesia sepanjang Agustus 2014 mencapai USD14,79 miliar atau naik 5,05 persen dibanding Juli 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain