13 April 2026
Beranda blog Halaman 37690

DPC PDIP Masih Solid Dukung Megawati

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Nunukan, Kaltara, menyatakan, Megawati Sukarnoputri yang menjabat Ketua Umum DPP PDIP merupakan sosok pemersatu kader di partai berlambang kepala banteng moncong putih.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nunukan, Lewi di Nunukan, menegaskan pada Kongres PDI Perjuangan yang akan diselenggarakan di Provinsi Bali hanya mengesahkan Megawati Sukarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan pada April 2015.
Ia mengatakan, pada Rakernas partai itu yang diselenggarakan di Semarang, Jateng, seluruh pengurus telah menyatakan mendukung secara aklamasi Megwati Sukarnoputri untuk memimpin PDI Perjuangan lima tahun kedepan.
“Pada kongres nanti di Bali kayaknya hanya mengesahkan saja Ibu Megawati Sukarnoputri menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan karena pada rakernas sebelumnya semua pengurus provinsi dan kabupaten/kota telah menyepakati untuk memimpin lima tahun kedepan,” sebut Lewi yang juga anggota DPRD Nunukan tersebut, Jum’at (27/3).
Menurut Lewi, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nunukan tetap konsiten dan komit untuk mendukung Megawati Sukarnoputri menjadi ketua umum dengan pertimbangan sosoknya masih menjadi sentral pemersatu kader.
Meskipun banyak kalangan yang menginginkan sosok putri Bung Karno tersebut sudah selayaknya digantikan kader lain, Lewi menegaskan, belum ada yang mampu menyamai ketokohannya di partai itu.
“Belum ada kader yang mampu menyamai ketokohan ibu Megawati Sukarnoputri meskipun banyak yang dianggap sudah layak menjadi ketua umum,” ujarnya.
Ia menilai seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan di Indonesia masih solid mendukung Megawati Sukarnoputri menjadi ketua umum karena masih menghormati kinerjanya yang telah mampu membesarkan partai.
Kemudian Kongres PDI Perjuangan yang dilaksanakan 9 April 2015 hanya membahas masalah program kerja lima tahun kedepan. 

Artikel ini ditulis oleh:

Akhiri Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Level 5.352,744

Jakarta, Aktual.co — Setali tiga uang dengan Rupiah, laju Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini dibuka di zona merah. Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, Jumat (27/3), laju IHSG pada pembukaan perdagangan melemah 0,30% ke level 5.352,744. Indeks LQ45 turun 1,78 poin atau 0,2 persen ke 930,23.

Sebanyak 73 saham menguat, dengan 43 saham bergerak melemah dan 51 saham bergerak stagnan. Membuka perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp213 miliar dari 157 juta lembar saham diperdagangkan.

Pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (26/3), IHSG juga ditutup turun 0,68% ke level 5.368,8. Dari 508 saham, sebanyak 82 menguat,201 melemah, dan 225 stagnan.   Dari 9 sektor yang ada, seluruhnya melemah.

Analis dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam risetnya menyebutkan sentimen yang tidak cukup kuat akan mempengaruhi pergerakan IHSG yang akan cenderung menurun. Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin kian menjauh dari zona hijau. Laju bursa saham Asia yang cenderung melemah pasca merespon penurunan bursa saham AS membuat IHSG kehilangan daya dorongnya.

“Kurang kondusifnya kondisi pasar membuat mood pelaku pasar kian berkurang. Ritme pasarpun menjadi tidak terlalu menarik untuk melakukan trading dimana volume perdagangan bergerak acak cenderung melemah,” ujarnya.

Di sisi lain, pelaku pasarpun tampaknya lebih banyak terlihat wait and see, bahkan tak jarang lebih memilih keluar pasar dengan konsekuensi cutloss. Pada perdagangan Jumat (27/3) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.340-5.360 dan resisten 5.384-5.415. Menurutnya, peluang penurunan masih dimungkinkan jika melihat sentimen yang ada masih kurang kondusif.

“Tetap cermati volume perdagangan dan tetap antisipasi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Krisis Yaman Picu Harga Minyak Dunia dan Emas Melonjak

Jakarta, Aktual.co — Harga minyak dunia melonjak pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah jet-jet tempur Arab Saudi menyerang sasaran pemberontak di Yaman, memicu kekhawatiran meningkatnya krisis di negara itu bisa mengancam produsen minyak mentah di Timur Tengah.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, melonjak 2,22 dolar AS, atau 4,5 persen, menjadi ditutup pada 51,43 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, merupakan tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga minggu. Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei, patokan global, melonjak 2,71 dolar AS menjadi menetap di 59,19 dolar AS per barel.

Kontrak mulai menguat pada Rabu menyusul berita bahwa Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi dilarikan ke “tempat yang aman” setelah sebuah pesawat tempur menyerang kompleks kepresidenan. Yaman berbatasan langsung dengan produsen minyak utama Arab Saudi, yang pada Rabu meluncurkan serangan terhadap pemberontak Huthi dalam upaya membantu menyelamatkan pemimpin Yaman yang diperangi.

Yaman telah dicengkeram oleh kekacauan yang terus meningkat sejak pemberontak Syiah melancarkan perebutan kekuasaan di Sanaa pada Februari. “Ketegangan geopolitik di Yaman mendorong harga minyak lebih tinggi,” Daniel Ang, seorang analis investasi Phillip Futures, mengatakan kepada AFP.

“Yaman bukan produsen besar tetapi merupakan pusat perdagangan di wilayah tersebut, sehingga ketegangan di sana dapat menyebabkan gangguan dalam aktivitas perdagangan produk-produk energi,” kata analis yang berbasis di Singapura itu.

Gejolak di Yaman telah dibayangi dampak kenaikan pasokan minyak mentah AS, yang meningkat 8,2 juta barel dalam pekan yang berakhir 20 Maret, menambah pasokan global yang berlimpah, kata para analis.

Harga minyak dunia telah jatuh sekitar 60 persen dalam enam bulan hingga awal Februari, karena produksi AS yang kuat memperburuk produksi tinggi oleh kartel OPEC. “Kelebihan pasokan di pasar minyak menjadi semakin tinggi dalam beberapa bulan terakhir, mengabaikan risiko geopolitik yang lebih besar,” kata analis Csommerzbank dalam sebuah catatan untuk kliennya.

“Namun demikian, ini tiba-tiba datang kembali ke dalam fokus yang tajam, menyusul serangan udara militer yang dilakukan oleh 10 negara Teluk dipimpin Saudi terhadap pemberontak Huthi di Yaman.”

Setali tiga uang dengan emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange yang berakhir naik pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena ketidakpastian yang dipicu oleh serangan udara di Yaman mendorong investor beralih ke aset-aset “safe haven”.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 7,8 dolar AS, atau 0,65 persen, menjadi menetap di 1.204,80 dolar AS per ounce. Perak untuk pengiriman Mei naik 14 sen, atau 0,82 persen, menjadi ditutup pada 17,14 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 7,5 dolar AS, atau 0,65 persen, menjadi ditutup pada 1.154,00 dolar AS per ounce.

Artikel ini ditulis oleh:

Akhir Pekan, Rupiah Kembali ke Kisaran Level Rp 13.000

Jakarta, Aktual.co —  Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan akhir pekan ini dibuka melemah. Seakan tak mampu bertahan, mata uang Garuda ini kembali ke level Rp.13.000.

Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index pada pagi ini, Jumat (27/3), rupiah dibuka melemah 8 poin atau 0,06% ke Rp13.026 per dolar AS, dibanding posisi sebelumnya di perdagangan penutupan pada Kamis (26/3) di level Rp.13.018 per dolar AS.

 Analis dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam risetnya menyebutkan, laju Rupiah kemarin memilih untuk berbalik melemah, padahal dengan adanya sentiment kembali melonjaknya laju minyak mentah membuat laju Dolar Amerika Serikat (AS) sedikit melemah. Namun, hal tersebut tidak berimbas pada penguatan laju Rupiah.

“Adanya persepsi akan meningkatnya demand Dolar AS di akhir bulan ini untuk pembayaran utang dan operasional korporate turut membuat laju Rupiah kian tertekan,” ujar Analis dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.

Pada Jumat (27/3) Rupiah diperkirakan Reza berada di bawah target level support 12.942, yakni Rp13.012-12.996 (kurs tengah BI). Menurutnya, setelah penguatan dalam beberapa hari terakhir tersebut belum cukup kuat untuk mempertahankan laju Rupiah di zona hijau.

“Sehingga dapat memunculkan peluang pelemahan lanjutan. Tetap cermati dan antisipasi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Agung Laksono akan Dongkel Syahrul Yasin Limpo

Jakarta, Aktual.co — Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Organisasi Partai Golkar kubu Agung Laksono, Ibnu Munzir telah mempersiapkan calon pengganti Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.
“Ini petunjuk organisasinya. Jadi bukan hanya Pak Syahrul saja yang akan diganti. Tetapi seluruh pengurus harian yang ada di daerah akan diganti,” ujarnya yang dihubungi melalui telepon genggamnya di Jakarta dari Makassar, Jum’at (27/3).
Ibnu Munzir mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan calon pengganti pengurus harian Golkar di seluruh daerah. Pergantian tersebut mulai dari ketua, wakil, sekretaris, dan bendahara.
Dia menyebutkan, alasan pergantian pengurus harian tersebut tidak lain karena masa jabatannya telah berakhir. Sehingga dibutuhkan pelaksana tugas (Plt).
Meski demikian, sebut Ibnu, DPP belum memutuskan siapa calon pengganti para ketua, sekretaris dan bendahara tersebut. Bahkan, dia mengaku belum mempunyai calon penggantinya.
Sebelumnya, sejumlah nama disebut sebagai kandidat alternatif pengganti Syahrul. Mulai dari Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel HM Roem, kemudian Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, Bupati Kabupaten Bantaeng Nurdin Abdullah, hingga Erwin Aksa dan Emil Abeng.
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kubu Agung Laksono, Sabil Rachman menegaskan, sangat mustahil jika Nurdin Abdullah ditunjuk sebagai Plt Golkar Sulsel.
“Untuk berada di posisi itu (ketua) harus kader. Sedangkan Nurdin Abdullah bukan kader, selain itu Nurdin juga berstatus pegawai negeri sipil (PNS),” katanya.
Menurut Sabil, berdasarkan amanah Mahkamah Partai Golkar (MPG) yang kemudian dilegitimasi oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), partai harus melakukan konsolidasi organisasi dalam bentuk musyawarah daerah (Musda).
Siapa pelaksana Musda, lanjut Sabil, kalau misalnya masa bakti Ketua DPD sudah selesai maka ditunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengambilalih. Namun jika masa baktinya belum selesai, maka tidak perlu dipaksa untuk menghadirkan Plt.
“Jangan dipaksakan Plt Kalau yang ada masa baktinya belum habis, kan tinggal membentuk panitia Musda saja. Plt itu cenderung bersifat politis yang bisa memancing resistnesi. Makanya mesti hati-hati dengan Plt,” jelasnya.
Sabil menegaskan, Musda bukan bertujuan untuk melakukan pergantian kepengurusan. Sebab, dalam aturan partai, ketua bisa terpilih dua kali.
“Musda bukan berarti pergantian ketua. Kalau ketua itu dianggap sukses di partai, misalnya mampu menaikkan atau mempertahankan keunggulan partai di daerahnya, terus tidak melakukan pelangggaran, serta mengakui Agung Laksono sebagai ketua umum, maka itulah yang kita pertahankan,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

WWF Indonesia: Matikan Lampu Menjadi Simbol Perjuangan Perubahan Iklim

Jakarta, Aktual.co — Direktur Komunikasi dan Advokasi WWF-Indonesia Nyoman Iswarayoga mengatakan pesan yang ingin disampaikan dalam pelaksanaan Earth Hour 2015 yakni berubah untuk menghadapi dampak perubahan iklim.
“Mematikan lampu menjadi simbol perjuangan untuk lingkungan yang lebih baik. Pesan kali ini ‘Change for Climate Change’, mari kita berubah untuk menghadapi perubahan iklim,” kata Nyoman di Jakarta, Jumat (27/3).
Aksi ini, lanjutnya, juga bisa dilakukan siapa saja. Tidak harus komunitas lingkungan karena secara individu masing-masing dapat terlibat untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dengan mematikan lampu mendukung kampanye Earth Hour yang dilaksanakan serentak di berbagai belahan dunia pada 28 Maret 2015, pukul 20.30-21.30 WIB.
Lambang 60+ pada kampanye Earth Hour, menurut dia, memiliki arti lebih sesuai tanda plus di belakangnya. Kegiatan tidak sebatas mematikan lampu selama satu jam saja, tetapi ada banyak kegiatan lain seperti ikut mendukung kegiatan konservasi hingga mengubah gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
“WWF maunya semua individu turun ke lapangan pada perayaan Earth Hour nanti. Tapi dukungan publik juga bisa diberikan secara online dengan memilih sendiri program konservasi apa yang ingin didukung,” ujar dia.
Kali ini fokus program konservasi mangrove, terumbu karang, dan penyu dilakukan di tujuh daerah, dan publik dapat melakukan dukungan melalui laman indokasih.com. Sedangkan gerakan perubahan gaya hidup dapat diikuti publik dengan menandatangani sikapnya di laman change.org/indonesia dengan melakukan tiga prinsip utama yakni mengenal, mencari tahu, serta memahami latar belakang produk sebelum mengonsumsinya.
“Dengan mengenal, mencari tahu, serta memahami tentang latar belakang produk yang dikonsumsi tentu turut menentukan ketahanan dan kerentanan bumi terhadap dampak perubahan iklim,” ujar Nyoman.
Earth Hour di Indonesia pertama dilakukan tahun 2009. Pada 2015, setidaknya ada 30 kota yang berpartisipasi dari gerakan ini, di antaranya Aceh, Padang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Lampung, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cimahi, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Kota Baru, Sidoarjo, Kediri, Denpasar, Mataram, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Palu, dan Makassar.
Pada 2014, kampanye global yang mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan di seluruh dunia untuk peduli terhadap perubahan iklim ini diikuti 30 kota.
Earth Hour yang diinisiasi di Sydney, Australia, yang memasuki tahun ke-7 di dunia berkembang dari satu kota menjadi 7.000 kota, dan dari satu negara menjadi 162 negara hingga menjadi kampanye lingkungan hidup global terbesar.
Dalam perhitungan yang pernah dilakukan sebelumnya apabila 10 persen penduduk Jakarta berpartisipasi dalam Earth Hour, mematikan listrik selama satu jam, dapat menghemat konsumsi listriknya sebesar 300 MWh atau setara dengan mematikan satu pembangkit listrik.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain