7 April 2026
Beranda blog Halaman 37803

Alm Frans Tumbuan Dimakamkan Siang Ini

Jakarta, Aktual.co —  Dunia perfilman Tanah Air, kembali berduka. Pada Senin (23/3) dini hari, tepat pukul 00.37 WIB, aktor Senior Frans Tumbuan menghembuskan nafas terakhirnya, di RS. Mayapada kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Kabar meninggalnya suami Rima Melati tersebut diduga mengidap komplikasi kanker.

Sementara itu, kabar duka meninggalnya Frans Tumbuan, kali pertama beredar dari anak almarhum.

“Saya dapat kabar langsung dari anaknya. Menurut anaknya meninggal jam 00.37 WIB, tapi ada berita lagi pukul 04.00 WIB,” kata Sys NS kepada wartawan, Senin (23/3).

“Kemarin saya, Camelia Malik, dan Roy Marten sempat ketemu almarhum. Jadi mendengar kabar ini kami sama sekali nggak menyangka, ” sambungnya.

Sys NS mengatakan, jenazah Frans Tumbuan nantinya langsung disemayamkan di Rumah Duka Yayasan Pelayanan Pemakaman ST. Carolus, Jakarta Pusat, Senin siang.

“Siang ini mau dibawa ke rumah duka ST. Carolus Salemba,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ratusan Bonek Orasi dan Teriakan Yel-yel di Gedung PN Surabaya

Surabaya, Aktual.co — Sekitar 100 suporter persebaya 1927 yang biasa dikenal dengan Bonek melakukan aksi orasi di loket pendaftaran perkara Pengadilan Negeri Surabaya.
Selain melakukan orasi secara bergantian, massa suporter yang memakai atribut persebaya 1927 juga meneriakkan yel-yel yang begitu keras hingga menjadi tontonan pengunjung persidangan yang lain.
Kedatangan suporter ke Pengadilan Negeri guna menemani Komisaris PT Persebaya Indonesia, Saleh Ismail Mukadar, guna mendaftarkan pekara gugatan perdata terhadap PT Mitra Muda Inti Berlian, yang mengelolah Persebaya Surabaya yang berlaga di Liga Super Indonesia.
Kuasa Hukum PT Persebaya Indonesia, Sunarno Edi Wibowo, menjelaskan gugatan ini sebagai bukti bahwa PT Persebaya Indonesia adalah pemilik sah dan berhak mengelolah Persebaya Surabaya. Sebab, selama ini PT Persebaya Surabaya yang bermarkas di Jalan Karang Gayam Surabaya, memiliki bukti-bukti semua, mulai dari siup NPWP dan sebagainya.
“Semuanya sudah tahu kalau PT Persebaya Indonesia itu yang punya hak mengelolah sepak bola Persebaya. PT MMIB itu kan perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor,” Ujar Sunarno Edi Wibowo, Senin (23/3).
Mereka menganggap bahwa PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB)  tidak mengelolah persebaya, sebab PT MMIB hanya mempunyai ijin mendirikan kontraktor, tidak mempunyai ijin mengelolah persebaya surabaya di bidang sepak bola.

Artikel ini ditulis oleh:

Sidang Praperadilan Sutan Bathoegana Dilanjutkan 6 April

Jakarta, Aktual.co — Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang perdana praperadilan yang diajukan Sutan Bhatoegana atas penetapan status tersangkanya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lantaran sebagai pihak termohon lembaga antirasuah itu tidak hadir hingga persidangan dimulai.
Petugas pengadilan telah melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali. Namun, KPK tidak hadir ke ruang persidangan. karena itu, majelis yang dipimpin hakim tunggal Asiadi Sembiring memutuskan menunda persidangan hingga awal April mendatang.
“Karena akan masuk hari Paskah dan saya mau kembali ke Medan. Jadi persidangan akan kami tunda sampai tanggal 6 April atau dua minggu lagi,” kata Asiadi dalam di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (23/3).
Dia berharap sidang selanjutnya kedua pihak, baik pemohon maupun termohon, dapat menghadiri persidangan. “Karena sudah ditunda. Jadi pihak termohon tidak lagi dipanggil-panggil seperti ini,” ujarnya
Sidang praperadilan mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dijadwalkan pukul 09.00 WIB, Senin (23/3). Sutan mengajukan gugatan praperadilan lantaran tidak terima atas putusan KPK yang menetapkan dirinya sebagai tersangka atas dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait penetapan dan pembahasan APBNP 2013 di Kementerian ESDM, 14 Mei 2014.
Sutan dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

DPRD Kompak Dukung Pergub

Jakarta, Aktual.co —Menyusul telah ditolaknya pembahasan RAPBD 2015 saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Jumat (20/3) lalu, dewan pastikan akan dorong  Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera terbitkan Peraturan Gubernur (Pergub).
Kecil kemungkinan bakal terjadi perubahan drastis dari sikap DPRD. Wakil Ketua F-Demokrat-PAN DPRD DKI, Achmad Nawawi mengatakan meski surat resmi dari Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi belum dikeluarkan, namun sudah bisa dipastikan dewan setuju digunakannya APBD-P 2014 dan mendesak Ahok keluarkan Pergub.
“Mau apa lagi, saya kira sudah jelas dengan Banggar menolak kemarin untuk membahas, itu sudah keputusan resmi DPRD untuk gunakan Pergub,” kata Nawawi di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (23/3).
Dia mengklaim mayoritas fraksi sudah sangat kompak mendukung Ahok gunakan APBD-Perubahan 2014. Sehingga, dia memastikan begitu pula keputusan Prasetio nanti. “Kita semua kompak kok, itu pun sudah jelas semua (Pergub), makanya nanti lebih jelasnya kan ada Rapat Jam 14.00 WIB, tapi sudah jelas sih diputuskan Pergub,” tutur dia.
Politisi Demokrat ini memastikan Fraksi Demokrat-PAN sepakat dukung Pergub. Kalaupun ada anggotanya yang ‘mbalelo’, dipastikannya itu bukan sikap fraksi. “Saya kira yang dua orang itu bukan atas nama fraksi, kalau dari partainya mungkin iya. Kita fraksi depan dukung Pergub,” ucap dia.
Seperti diberitakan sebelumnya siang hari ini DPRD DKI Jakarta akan memutuskan secara resmi  melalui Rapat Pimpinan Gabungan di ruang serba guna gedung DPRD pada pukul 14.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Cara Membuat Kuliner Terlezat di Dunia “Rendang”

Jakarta, Aktual.co — Rendang merupakan makanan khas Sumatera Barat. Sejak zaman dahulu, masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah asli Indonesia ini memang sudah ada.

Karena secara turun temurun resep masakan rendang ini oleh orang-orang tua terdahulu terus diturunkan kepada anak-anak dan cucunya di Minangkabau Sumatera Barat.

Selain bisa dijumpai di restoran Padang di seluruh dunia. Masakan rendang ini seringkali menjadi makanan favorit, pada  perayaan hari Raya Idul Fitri. Biasanya untuk menyantapnya, rendang dihidangkan dengan sayur dan ketupat.

Hingga saat ini, masakan rendang telah dikenal di beberapa negara Asia dan Amerika Serikat. Bahkan, pada tahun 2011, media CNN Internasional pun pernah menobatakan masakan rendang sebagai salah satu makanan terlezat di dunia, sebagai hidangan peringkat pertama dalam daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia).

Berikut bahan dan cara pembutan masakan daging rendang khas Sumatera Barat :
Bahan Daging Rendang :
2 kg daging sapi khas yang telah dicuci bersih dan dipotong-potong berlawanan arah dengan urat daging
1 liter santan perasan kental
1 liter santan yang lebih cair (tambahkan sedikit air)

Bahan Bumbu Daging Rendang :
3 lembar daun kunyit
4 lembar saun jeruk purut
3 batang sereh, memarkan
1 ruas jari asam kandis

Bahan yang Dihaluskan :
15 siung bawang merah
6 siung bawang putih
3 cm lengkuas
3 cm kunyit dan 2 cm jahe yang telah dibakar sebelumnya, kemudian bersihkan kulitnya
150 gram cabe merah besar
150 gram cabe merah keriting
5 butir kemiri
1/2 sdm ketumbar
1 sdt jinten yang telah disangrai sebelumnya
1 sdt bubuk pala
2 sdt garam

Cara Membuat Daging Rendang:
Masak santan cair dengan api kecil yang diikuti dengan seluruh sisa bahan bumbu, aduk sebentar kemudian masukkan bumbu yang telah dihaluskan. Aduk terus dengan stabil.

Aduk olahan santan selama kurang lebih 30 menit, kemudian masukkan potongan daging sapi sedikit demi sedikit.

Aduk olahan santan, bumbu dan daging dengan api sedang, hingga daging mengeluarkan minyak dan matang hingga ke dalam. Angkat dan Daging Rendang siap disajikan. Demikianlah pembahasan tentang Resep Daging Rendang ini. Selamat Mencoba!.

Artikel ini ditulis oleh:

PDIP: Hasil Survei Poltracking Tendensius dan deSukarnoisme

Jakarta, Aktual.co — Politisi PDIP, Masinton Pasaribu menilai, hasil survei Polltracking yang dirilis kemarin adalah politis, tendesius, dan deSukarnoisme.
“Saya menilai, hasil survei itu tidak benar, tendensius, politis dan deSukarnoisme. Seharusnya survei itu dilakukan terhadap kader dan pengurus PDIP,” kata Masinton, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (23/3).
Selain itu, survei tersebut dinilai bertujuan untuk membenturkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Jokowi.
“Saya sudah tahu siapa yang membenturkan Ibu Megawati dengan Jokowi. Paling tidak, bisa dilihat siapa sponsor survei itu,” kata anggota Komisi III DPR RI itu.
Ia menegaskan, kader dan pengurus PDIP tetap solid dan tidak terpengaruh dengan hasil survei yang menjagokan Jokowi sebagai ketua umum PDIP.
“Kader PDIP solid dan tidak terpengaruh dengan survei abal-abal ini, survei gak jelas.Ada yang tak ingin PDIP tumbuh berkembang,” kata Masinton.
Ketua DPD PDIP Jawa Barat, TB Hasanudin mempertanyakan hasil survei Poltracking yang menyimpulkan, Joko Widodo, Pramono Anung dan Ganjar Pranowo, menjadi sosok yang paling direkomendasikan jadi pemimpin partai berlambang banteng tersebut.
Menurut dia, hasil survei tidak sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dalam menentukan respondennya.
“Survey yang baru saja di rilis oleh Poltracking tentang calon ketua umum PDI Perjuangan hasilnya menurut saya aneh. Karena survey ini tak sesuai dengan kaidah ilmiah dalam menentukan responden dan metodologinya ngawur,” kata Hasanuddin dalam keterangan terulisnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain