3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37805

Petugas Proyek MRT Usir Mobil PMK dan Wartawan

Jakarta, Aktual.co — Ditengah fokus pemadaman api di Wisma Kosgoro Thamrin Jakarta Pusat, ada insiden kecil yang cukup membetot perhatian. Tepat di depan Wisma Kosgoro, ada pengerjaan proyek MRT yang menutup sebagian badan jalan di MH Thamrin.
Salah satu mobil pemadam kebakaran tampak parkir di dalam kawasan proyek tersebut. Petugas MRT yang tengah sibuk dengan pekerjaannya pun menanyakan izin mobil Damkar karena telah memasuki wilayah proyek.
Hal tersebut, diketahui ketika awak media yang tengah meliput, ditanya oleh salah satu petugas karena telah memasuki proyek tepat di Gedung Wisma Kosgoro.
“Ini ijin masuk ke wilayah proyek dari mana?,” kata petugas menggunakan seragam SMCC dikawasan proyek MRT, Selasa (10/3).
Tanpa komando, puluhan wartawan yang juga ikut berkumpul disekitar mobil damkar untuk mendapat informasi sontak menjawab.”Gak ada pak, kita lagi liputan,” teriak wartawan.
Karena merasa belum mendapat izin masuk kawasan proyek, petugas yang tidak ingin namanya disebut pun langsung meminta wartawan untuk meninggalkan kawasan proyek MRT.
“Kalau gitu keluar,” ucapnya tegas.
“Ini mobil Damkar juga gak boleh nih, karena gak ada izinnya,” sambungnya melihat mobil berwarna merah khas damkar terparkir di dalam kawasan proyek.
Puluhan wartawan pun terpaksa pergi keluar kawasan proyek MRT. Sementara petugas proyek MRT tengah sibuk berdiskusi dengan petugas damkar terkait izin mobil tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah Diminta Tidak Remehkan Pelemahan Rupiah

Jakarta, Aktual.co —  Pengamat Ekonom Universitas Widaya Mandira (Unwira) Kupang Dr Thomas Ola Langoday mememinta pemerintah tidak meremehkan melemahnya nilai tukar rupiah (NTR) terhadap dolar AS karena lama kelamaan bisa berdampak buruk terhadap tingkat pertumuhan ekonomi dalam negeri.

“Tingkat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dari waktu ke waktu terus mengalami gejolak yang sangat fundamental, sehingga pemerintah tidak perlu meremehkan gejolak nilai tukar ini agar tidak berdampak buruk bagi perekonomian rakyat,” katanya, Selasa (10/3).

Bayangkan sejak Kamis (5/3) nilai tukar rupiah mulai bergerak melemah bahkan anjlok ditransaksikan antarbank di Jakarta, sebesar 15 poin menjadi Rp12.990 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.975 per dolar AS sempat mencapai level Rp13.000 pada awal Maret dan hingga hari ini Selasa pagi sudah mencapai Rp13.050, terhadap dolar AS.

Artinya, kata Dekan Fakultas Ekonomi Unwira, dari hari ke hari tingkat pelemahannya terus meningkat sehingga perlu serius mencari langkah-langkah antisipatif dan alternatif sebagai tindakan pencegahan sebelum terlambat. “Memang Pemerintah maupun Bank Indonesia (BI) minta masyarakat tidak panik meski nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah, bahkan sempat melampaui level Rp13.050 pada Selasa pagi hingga pukul 11.00 Wita, karena fundamental ekonomi nasional aman.

Hal ini (tidak panik) disampaikan langsung Presiden Joko Widodo yang mengatakan tekanan terhadap rupiah disebabkan oleh penguatan dolar AS dan dialami oleh mata uang sejumlah negara lainnya sehingga ia menilai hal ini hanya bersifat sementara. Dengan kondisi saat ini, pemerintah melakukan sejumlah hal untuk memastikan pelemahan rupiah ini tidak terlalu mempengaruhi kondisi perekonomian nasional.

Meski demikian (fundamental ekonomi nasional aman), kewaspadaan melalui antisipasi dari pemerntah perlu terus dilakukan sebagai langkah pencegahan. “Semua tentu sepakat bahwa pelemahan mata uang rupiah dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal atau faktor luar negeri seperti kondisi perekonomian terkini di sejumlah negara misalnya di Tiongkok dan AS,” katanya.

Tetapi jangan salahkan faktor pasar atau resiko sistematis untuk pelemahan rupiah saat ini, tapi salahkan faktor resiko unik atau resiko faktor fundamental ekonomi kita yang tidak berorientasi ekspor.

Solusinya adalah jangan menaruh beban 100 persen untuk stabilisasi kurs rupiah kita pada Bank Indonesia saja, itu hanya jangka pendek, tapi pada seluruh kementerian saling kerja sama untuk menciptakan industri kita yang berbasis ekapor dengan daya saing serta value added yang tinggi di dunia. “Jika ini terjadi maka cadangan valas khususnya dolar kita akan mampu menstabilkan abnormal pasar jangka pendek karena fundamental ekonomi dan industri serta daya saing global produk kita tinggi,” jelasnya.

Pemerintahan Jokowi, katanya, harus melihat dengan perpektif jangka panjang terhadap daya saing produk global kita, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) harus digenjot misalnya, jangan hanya fokus pada masalah-masalah pragmatis jangka pendek saja.

Artikel ini ditulis oleh:

Jalan MH Thamrin Macet, Jalur Larangan Motor Tak Berlaku

Jakarta, Aktual.co — Kebakaran yang melanda Wisma Kosgoro Thamrin, Jakarta Pusat tidak hanya melumpuhkan aktivitas perkantoran di Wisma tersebut serta kemacetan. Dari pantauan Aktual.co, larangan motor melintas di kawasan Thamrin juga tidak berlaku hari ini  Selasa, (10/3).
Bundaran HI yang biasanya jadi titik akhir bagi pengendara motor terpaksa ditutup untuk parkir mobil pemadam. Petugas kepolisian yang berjaga pun tampak membiarkan motor-motor melintas bebas melewati kawasan yang seharusnya terlarang.
Sampai saat ini, petugas pemadam kebakaran masih terus menyemprotkan air ke lantai atas Wisma Kosgoro yang hangus terbakar. Meski nyala api sudah tak nampak, kepulan asap masih membumbung tinggi keluar dari jendela-jendela gedung yang rontok karena api.

Artikel ini ditulis oleh:

Besok, Bambang Widjojanto Dijadwalkan Bersaksi untuk Zulfahmi

Jakarta, Aktual.co — Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bambang Widjojanto, Rabu (11/3) besok. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif itu bakal diperiksa sebagai saksi.
“Ya Rabu besok, BW akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Z (Zulfahmi),” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Pol Victor Edi Simanjuntak, Selasa (10/3).
BW dalam pemeriksaan besok diharapkan hadir. Pasalnya sesuai jadwal, BW dipanggil sebagai saksi tersangka Zulfahmi pada Senin (9/3) kemarin. Namun, BW mangkir dengan alasan jadwal yang padat. Sehingga BW meminta penyidik kembali menjadwalkan ulang.
Sepert diketahui, BW akan diperiksa soal, kasus yang sama yakni dugaan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu di sidang MK pada 2010 lalu soal sengketa Kotawaringin Barat.
Peranan tersangka Zulfahmi sebagai koordinator saksi saat sidang di MK. Dan, memang keterangan BW sangat dibutuhkan sebagai saksi dalam tersangka Zulfahmi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kemenkumham: Persiapan Ruang Isolasi Nusakambangan 100 Persen

Jakarta, Aktual.co — Persiapan Pulau Nusakambangan, Cilacap, sebagai tempat eksekusi terpidana mati telah mencapai 100 persen. Maka dalam hal ini, eksekusi mati dalam waktu dekat akan segara dilaksanakan.
“Kami sudah siap 100 persen sejak tanggal 28 Februari. Tinggal tunggu hari H, itu urusannya Jaksa Agung,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jateng Yuspahruddin saat dihubungi, Selasa (10/3).
Dalam hal ini, kata dia, pembuatan sekat untuk ruang isolasi di Lembaga Pemasyarakatan Besi, Pulau Nusakambangan, sudah selesai. Maka dalam hal ini, tidak benar jika ada kabar bahwa Nusakambangan belum siap.
“Pemasyarakatan sudah siap, lapas di Nusakambangan sudah siap ‘full’. Kalau masalah PK (peninjauan kembali) dan gugatan PTUN (pengadilan tata usaha negara) bukan urusan kami, itu urusan kejaksaan.”
Disinggung mengenai sejumlah truk pengangkut material yang masih terlihat keluar masuk Nusakambangan, Yuspahrudin mengatakan bahwa material itu tidak ada kaitannya dengan persiapan eksekusi.
Menurut dia, material yang diangkut truk-truk itu digunakan untuk kegiatan pemeliharaan sejumlah lapas di Pulau Nusakambangan.
“Saat ini kan awal tahun, mungkin ada anggaran untuk perbaikan di lapas-lapas. Itu tergantung kalapasnya dan sekarang ini ada pemeliharaan.”
Saat ditanya mengenai kemungkinan telah adanya surat pemindahan terpidana mati warga negara Filipina Mary Jane Fiesta Veloso dari Lapas Wirogunan (Yogyakarta) ke Nusakambangan, dia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan itu.
“Belum, belum ada,” katanya.
Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu merilis 10 nama terpidana mati kasus narkoba yang akan dieksekusi, yakni Andrew Chan (warga negara Australia), Myuran Sukumaran (Australia), Raheem Agbaje Salami (Nigeria), Zainal Abidin (Indonesia), Serge Areski Atlaoui (Prancis), Rodrigo Gularte (Brasil), Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa (Nigeria), Martin Anderson alias Belo (Ghana), Okwudili Oyatanze (Nigeria), dan Mary Jane Fiesta Veloso (Filipina).
Eksekusi tersebut direncanakan akan dilaksanakan serentak di Pulau Nusakambangan pada waktu yang belum ditentukan. Akan tetapi hingga saat ini, Mary Jane Fiesta Veloso masih berada di Lapas Wirogunan, Yogyakarta, karena masih menunggu putusan sidang PK di Pengadilan Negeri Sleman.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Bursa AS Sukses Ditutup di Zona Hijau

Jakarta, Aktual.co — Bursa Amerika Serikat berhasil ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Senin (9/3) waktu AS (atau Selasa dinihari WIB).

Indeks Standard & Poor 500 berhasil menguat 0,39 persen ke level 2.079,43. Sementara itu, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,78 persen ke level 17.995.72.

“Ada perasaan yang lebih baik terkait dunia dan Eropa,” kata Kepala Investasi Philadelphia Trust Co Richard Sichel,  demikian dilansir dari Bloomberg, Selasa (10/3).

Sementara itu, tambah ia, masih ada kekhawatiran akan kemungkinan dinaikannya suku bunga tahun ini oleh Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed).

The Fed sendiri dijadwalkan akan menggelar rapat pada 17-18 Maret 2015 mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain