12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37816

Ical: Keputusan Menkumham Peruncing Masalah

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Golkar Munas Bali, Aburizal Bakrie (Ical) menyebut keputusan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly, memperuncing perselisihan yang terjadi di internal Partai Golkar.
Hal itu menyusul keputusan yang menyatakan kepengurusan Agung Laksono yang sah, berdasarkan keputusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Partai Golkar (MPG).
“Pasti dia (Yasonna) memperuncing antar kedua kubu ini,” kata Ical, di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (10/3).
Menurut dia, apa yang diputuskan oleh menkumham lantaran adanya penafsiran yang salah dalam membaca putusan MPG yang dibacakan pada beberapa waktu lalu.
“Karena memang keputusannya didasarkan pada putusan Mahkamah Partai yang pentafsirannya berbeda 100 persen dengan keputusan itu sendiri,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

OJK: Hati-Hati Gunakan Internet Banking

Jakarta, Aktual.co — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat berhati-hati menggunakan fasilitas internet banking mengingat mulai munculnya modus kejahatan phishing .

Phising adalah bentuk penipuan yang dicirikan dengan percobaan untuk mendapatkan informasi penting, seperti kata sandi dan kartu kredit, dengan menyamar sebagai orang atau bisnis yang terpercaya dalam sebuah komunikasi elektronik resmi, seperti surat elektronik atau pesan instan.

“Modus ini sebelumnya dapat diatasi dengan meningkatkan security sistem dan pengamanan multifaktor melalui konfirmasi SMS atau penggunaan token, namun yang terjadi belakangan ini memanfaatkan celah jaringan internet karena komputer atau alat komunikasi nasabah terkena virus atau ditanami trojan atau juga alat komunikasi yang disadap, sehingga para penyerang bisa tahu nomor otentifikasinya,” kata Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti S Soetiono melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (10/3).

Ia mengharapkan masyarakat mematuhi informasi pengamanan yang telah diberikan oleh masing-masing bank saat menggunakan fasilitas internet banking.

“Masyarakat hendaknya tidak bertransaksi menggunakan komputer yang digunakan di tempat umum. Komputer yang digunakan untuk bertranskasi perlu di upgrade dengan anti virus secara berkala, mengganti PIN atau password, serta tidak mudah memberikan data pribadi dan nama ibu kandung,” kata Kusumaningtuti.

Menurut dia, OJK sudah meminta kepada setiap bank untuk mengaudit ulang pengamanan IT yang mendukung fasilitas internet banking termasuk melakukan pemblokiran otomatis jika dapat diidentifikasi komputer yang digunakan nasabah sudah terdeteksi terkena virus.

Masyarakat tidak perlu panik jika bank memblokir rekening nasabahnya karena bank akan mengedukasi dan mengkonfirmasikan serta membuka kembali blokir setelah nasabah juga melakukan berbagai tahapan yang harus dilakukan untuk pengamanan.

Beberapa bank sudah berhasil melakukan pemblokiran karena kerja sama antarbank yang segera melakukan pemblokiran baik pada rekening pengirim maupun rekening penerima.

“OJK meminta setiap bank segera merespon identifikasi satu bank lainnya jika patut diduga adanya kejahatan internet banking. Hal ini penting agar bank masih bisa menyelamatkan dana nasabah dan bank tidak menjadi korban karena kejahatan ini,” kata Tituk.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Dibantah, Perpecahan Antara Jokowi dengan Megawati

Jakarta, Aktual.co — Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan AP Batubara membantah telah terjadi perpecahan hubungan antara Presiden Joko Widodo dengan jajaran partai berlambang banteng pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.
“Tidak ada perpecahan itu. Isu itu sengaja dilempar agar terjadi perpecahan. Kalau saya yang ngomong perpecahan baru benar. Kalau orang luar yang ngomong itu tidak benar,” kata AP Batubara, di Jakarta, Selasa (10/3).
Pihak yang melempar isu perpecahan tersebut adalah oknum yang mencari celah untuk menghancurkan soliditas hubungan antara Presiden Jokowi dengan PDIP pimpinan Megawati Soekarnoputri.
“Mereka yang melempar isu itu orang gendeng (gila) yang mau mencari celah,” ujar dia.
Menurut dia, kritikan dari kader partai untuk presiden atas kebijakan tertentu merupakan hal yang wajar dilakukan demi perbaikan kebijakan.

Artikel ini ditulis oleh:

Plt Kapolri Ingatkan Komnas HAM Soal Ekspose Penangkapan BW

Jakarta, Aktual.co — Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti mengklarifikasi soal somasi yang dilayangkan pihaknya kepada Komnas HAM. Namun ia menampik, bahwa somasi terhadap Komnas HAM itu atas nama kepolisian.
“Yang mensomasi Komnas HAM itu bukan Polri, tetapi penasehat hukumnya para penyidik yang menangani kasus BW (Bambang Widjajanto)‎,” kata Badrodin saat melalui pesan singkat, Selasa (10/3).
Pelaksana Tugas (Plt) Polri itu menjelaskan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri itu melayangkan somasi melalui kuasa hukumnya karena ‎tidak suka atas tindakan Komnas HAM.
Dia tak sependapat, bahwa Komnas HAM membongkar ekspose atau gelar perkara mengenai hasil penyelidikan dugaan pelanggaran HAM yang mereka lakukan dalam penanganan kasus BW. Menurutnya, hasil ekspose itu bersifat rahasia, maka tidak boleh diumbar ke publik.
“Hal itu (somasi) sebagai masukan bagi Komnas HAM untuk tidak mengekspose ke publik hasil lidik (penyelidikan), karena dalam UU tidak mewajibkan hal tersebut. bahkan sebaliknya ada yang harus dirahasiakan,” jelasnya.
Badrodin mengingatkan Komnas HAM agar mengatur sistem informasi, mana yang boleh disampaikan ke publik dan yang dirahasiakan. “Semuanya itu ada aturannya, tidak boleh sembarangan,” tegasnya.
Seperti diketahui, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri melayangkan somasi kepada Komnas HAM pada 8 Februari lalu.
Bareskrim menunjuk kantor Advokat dan Penasihat Hukum Yunadi & Associates yang diwakili oleh Fredrich Yunadi, Irjen Pur Aryanto Sutadi dkk. Somasi dituangkan dalam surat kuasa khusus bernomor 202/YA-FY/PND-HAM/Bareskrim/SK/PID/II/15 tertanggal 5 Februari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Jimly Akui Bertemu dengan BW di Komnas HAM

Jakarta, Aktual.co — Prof DR Jimly Assiddiqie mengungkapkan bertemu pimpinan non aktif Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto, di kantor Komisi Hak Azasi Manusia JL. Latuharhari, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).
“Ya tadi saya bertemu Pak Bambang, namun tidak ada konteksnya dengan Polri,” ungkap Jimly.
Anggota tim sembilan itu mengaku pertemuannya dengan BW dikantor Komnas HAM di ruang yang terpisah dengan ruang pembahasan somasi yang dihadiri oleh Plt. Kapolri.
“Karena tidak ada waktu jadi saya minta Pak Bambang kesini,” ujar Jimly.
Dia menambahkan pertemuannya dengan BW adalah untuk bahas tentang perlindungan profesi.
“Kita bahas perlindungan profesinya ya, kita minta peradi segera proses laporan Pak Bambang,” tambah Jimly.

Artikel ini ditulis oleh:

Seperti Ini Bintang ‘US 708’ yang Berbeda dengan Bintang Lainnya

Jakarta, Aktual.co — Hampir satu dekade setelah penemuannya, Astronom mempelajari ‘Compact Star’ yang dijuluki ‘US 708’ bergerak lebih cepat, ketimbang bintang lainnya yang pernah diamati di Galaksi Bima Sakti.

Kecepatan Bintang itu melampui 746 mil per detik (atau 2,7 juta mil per jam). Bintang itu begitu cepat, sehingga Astronom mengatakan Bintang itu keluar dari gravitasi Galaksi kita (dalam 25 juta tahun).

“Pada kecepatan itu, Anda bisa melakukan perjalanan dari Bumi ke Bulan dalam lima menit,” terang Dr. Eugene Magnier, Astronom dari University of Hawaii, Manoa, selaku peneliti yang terlibat dalam penemuan, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis-nya.

Bintang dengan kecepatan luar biasa itu pertama kali ditemukan pada tahun 2005, demikian lapor Discovery News. Kemudian, selama beberapa tahun terakhir, Magnier bersama rekan-rekannya menggunakan Teleskop Keck II dan Pan-STARRS1 di Hawaii, dalam mengukur kecepatan Bintang itu beserta lintasannya.

Pengamatan menunjukkan, bahwa ‘AS 708’ – saat ini Bintang Helium – kemungkinan merupakan, salah satu setelah ‘Raksasa Merah’ di Orbit sekitar Bintang Kerdil putih besar.

Sebagai salah satu bentuk kerdil putih yang memencar dari ‘AS 708’ dari hidrogen dan helium, itu meledak di Supernova, serta mengirimkan ‘US 708’ terbang mengangkasa.

“Ini seperti bila Anda naik korsel ayunan, di mana Anda terhubung dengan rantai, dan Anda memotong rantai – maka Anda terbang jauh dari korsel,” papar Dr. Stephan Geier, seorang peneliti Postdoctoral di Observatorium Selatan Eropa, menjelaskan penemuan tersebut, kepada Space.  

 “Dalam hal ini meledak korsel.” Makalah tersebut dipublikasikan secara online pada 6 Maret dalam Science Journal.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain